e-Journal Institut PTIQ Jakarta
Not a member yet
    295 research outputs found

    Memahami Relevansi Ayat Jizyah dengan Metode Tafsir Kontekstual Abdullah Saeed dan Maqashid al-Syariah Jasser Audah

    No full text
    Artikel ini mengungkap tafsir terhadap ayat Jizyah dalam Q.S Al-Taubah 29 yang seringkali dijadikan legitimasi memerangi kelompok yang dianggap tidak beriman, bagi kelompok radikal Islam. Hal ini dikarenakan belum ada upaya penafsiran yang relevan dan kontekstual untuk saat ini sehingga bila dibaca secara tekstual maka dapat dengan mudah disalahpahami. Artikel ini bertujuan untuk melakukan kontekstualisasi ayat jizyah dan melihat relevansinya dengan menggunakan metode tafsir kontekstual Abdullah Saeed. Dengan metode tafsir kontekstual, ditemukan bahwa ayat jizyah termasuk dalam nilai instruksional yang tergantung pada konteks. Sehingga dalam memahaminya perlu pengetahuan secara komprehensif tentang konteks, situasi dan kondisi secara spesifik dan tidak bisa serta merta dilihat sebagai ayat yang dapat diterapkan di segala waktu dan tempat. Kemudian dengan menggunakan metode maqa>s}id as-syari>’ah yang dikembangkan Jasser Auda, akan ditemukan hakikat nilai universal yang terkandung di dalam ayat jizyah. Artikel ini juga sekaligus melengkapi penafsiran terhadap ayat Jizyah yang belum dilakukan secara komperhensif relevansi ayat tersebut atas situasi politik dengan model nation state seperti sekarang. Para mufassir Al-Qur’an baik yang klasik seperti Al-Tabari dan al-Jashshash maupun yang kontemporer seperti al-Maraghi dan ‘Ali al-Sabuni mengulas ayat tersebut hanya dari sisi linguistik, historis dan hukum Islam dalam bingkai suasana politik masa lalu. Namun temuan penulis dengan menggunakan metode kontekstual Abdullah Saeed beserta konvergensi dengan Maqa>s}id as-Syari>’ah Jasser Auda, ayat Jizyah justru menawarkan pesan untuk berlaku adil secara sosial dan berbuat toleransi terhadap orang-orang yang bertentangan dengan nilai-nilai universal Al-Qur’a

    SUFISME KH. SHALEH DARAT TERHADAP PENAFSIRAN AYAT-AYAT SHALAT DALAM TAFSI

    Full text link
    Artikel ini mengungkap corak sufistik penafsiran kiai Shaleh Darat dalam kitab Tafsirnya, Tafsi>r Faid} al-Rah}ma>n. Sebagai ulama yang dominan menuliskan karya-karyanya dengan bahasa lokal, kiai Shaleh Darat lebih menekankan pada aspek sufistik dalam menafsirkan ayat Al-Qur’an. Artikel ini menggunakan metode maud}u’i> dengan mengambil ayat-ayat yang membahas tentang shalat sebagai obyek penafsiran, serta melakukan komparasi dengan karyanya yang lain, yaitu kitab Munjiyyat: Methik Saking Ihya’ ‘Ulu>m al-Di>n. Artikel ini melanjutkan temuan Ghazali Munir bahwa kiai Shaleh Darat dilihat dari metode dakwah dan karya-karyanya dominan pada sufistik. Dan juga Saiful Umam yang melihat metode dakwah sufistik yang dilakukan kiai Shaleh Darat tersebut digunakan sebagai kearifan dalam berdakwah. Dari berbagai tafsiran kiai Shaleh Darat terhadap ayat-ayat shalat, bisa disimpulkan bahwa shalat merupakan ibadah ritual selain dilakukan dengan jiwa dan badan yang bersih juga dijadikan sebagai medium untuk menghilangkan hal-hal yang tidak disenangi sekaligus menjadi pijakan mi’raj manusia kepada Allah. Dengan demikian, shalat bisa menyelamatkan manusia dari perbuatan buruk secara tidak kasat mata, sehingga dengan melakukan shalat bisa membedakan antara manusia dengan makhluk lainnya. Sebagai seorang tokoh yang hidup di awal abad 19, apa yang dilakukan kiai Shaleh Darat tersebut berangkat dari kearifan beliau dalam berdakwah. Sehingga ada beberapa faktor yang mendorongnya untuk menulis karya-karya dengan menggunakan bahasa lokal, sekaligus bernuansa sufistik.

    PENCIPTAAN PEREMPUAN PERSPEKTIF HERMENEUTIKA  GEORGE J.E. GRACIA

    Full text link
    Tulisan ini bermaksud memaparkan sedikit tentang penciptaan perempuan dalam Al-Qur’an surat al-Nisa’ ayat 1 dalam analisis hermeneutika Jeorje J.E. Gracia: meliputi pemaparan teori hermeneutika Jeorje J.E. Gracia dan aplikasi teori tersebut. Pembahasan penciptaan perempuan ini sangat penting, sebab ia sangat berpengaruh pada kedudukan perempuan dalam sejarah dan konteks sekarang ini. Al-Qur’an sebagai sumber refrensi kehidupan umat Islam mempunyai pengaruh yang besar dalam perilaku kehidupan manusia. Ayat-ayat yang terpapar di dalamnya menjadi acuan hidup manusia. Maka untuk memahami isinya, perlu kiranya ia ditafsirkan secara ulang guna mendapatkan arti dan maksud yang benar. Dalam hal ini penulis menggunakan penafsiran teori Jeorje J.E. Gracia. Teori Jeorje J.E. Gracia ini meliputi tiga fungsi yaitu: fungsi historis, fungsi makna dan fungsi implikatif. Kemudian ketiga fungsi ini penulis aplikasikan dalam penafsiran ayat tentang penciptaan perempuan yang termaktub dalam kitab suci Al-Qur’an. Artikel ini mengembangkan pendapat Zitunah Subhan bahwa penting memahami kedudukan perempuan secara utuh dari era pra Islam. Sebagai hasil, pada bagian fungsi historis ditemukan tentang keadaan masyarakat ketika ayat Al-Qur’an diturunkan, yaitu kedudukan perempuan yang rendah dan termarginalkan. Adapun pada bagian fungsi makna didapat kesimpulan bahwa perempuan tercipta dari jenis yang sama dengan laki-laki, bukan dari diri Adam. Sedangkan pada bagian fungsi implikatif, ditemukan bahwa konsep penciptaan perempuan ini ternyata mempunyai sinkronisasi dengan teori gender. Dari teori gender tersebut melahirkan pemahaman bahwa laki-laki dan perempuan adalah setara. Mereka memiliki derajat dan kedudukan yang sama

    NABI MUHAMMAD PRA DAN PASCA KENABIAN: PROSES PEMBENTUKAN PRIBADI LUHUR DAN KARAKTER AGUNG SANG RASUL

    Full text link
    Artikel ini mengkaji kehidupan Rasulullah pada masa pra kenabian dan pasca kenabian. Rasulullah sebagai manusia paling sempurna memiliki sifat dan karakter yang sempurna dalam setiap lini kehidupan. Dalam rumah tangga, Rasulullah menjadi suami dan ayah paling sempurna. Dalam kepemimpinan, Rasulullah merupakan pemimpin paling sempurna dan paling sukses sepanjang sejarah. Dengan menggunakan kajian pustaka serta metode analisis sejarah, artikel ini menguatkan temuan Hart bahwa Rasulullah dalam segala lini kehidupannya memiliki pengaruh yang besar. Juga mendukung pendapat Huda bahwa Rasulullah selain sebagai utusan Tuhan, tetapi dalam sikap pribadinya sangat menjunjung tenggang rasa. Dari hasil bacaan yang tertuang dalam artikel ini dapat diketahui bahwa seluruh perjalanan hidup rasulullah dari kecil hingga umur matang, 40 tahun seluruhnya menunjang untuk membentuk sifat dan karakter yang sempurna. Dalam makalah ini kehidupan Rasulullah terbagi menjadi dua fase; fase dari masa kanak-kanak hingga sebelum diangkat menjadi nabi. Fase kedua merupakan fase setelah diangkat menjadi nabi. Pada fase pertama merupakan fase proses pembentukan sifat dan karakter. Fase kedua merupakan fase matang di mana Rasulullah memulai dakwah sejak di Makkah hingga Madinah. Dari kajian ini dapat disimpulkan bahwa seseorang akan mendapatkan kematangan berfikir dan kedewasaan setelah berumur empat puluh tahun. dan hal ini juga dapat didapatkan jika sebelum umur tersebut mendapatkan banyak terpaan dan pelajaran hidup. Meski Allah sangat kuasa atas segala-galanya, tetapi Allah selalu memiliki sunnah-sunnah dalam makhluknya

    Labelisasi Halal dan Strategi Pemasaran Kopi Robusta pada Masyarakat Desa Talang Jawa Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang Sum-Sel

    No full text
    This study examines the Inclusion of Halal Labels and Marketing Strategies on the Purchase of Robusta Coffee in the Talang Jawa Village Community, Kec. High Cliff Kab. Four Laws. This type of research is a field research (filed research). This research aims to obtain information about Halal Labels and Marketing Strategies for the Purchase of Robusta Coffee in the Talang Jawa Village Community, Kec. High Cliff Kab. Four Lawangs that plunge directly into an object. This research is a field research that uses qualitative methods where a case study approach is carried out, then a data collection method used is observation, interviews, and documentation. Based on the results of the research obtained, the authors conclude that the effect of Halal labeling is very influential on consumer purchasing decisions, because after obtaining permission and certification of halal labeling consumers are sure of the quality of the coffee product

    Analisis Rasio Profitabilitas sebagai Alat Penilaian Kinerja Keuangan Bank Syariah di Indonesia (Studi Kasus Laporan Tahun 2016-2018)

    No full text
    Penilaian tingkat keuangan suatu perusahaan dapat dilakukan dengan menganalisis laporan keuangan perusahaan. Untuk mengetahui apakah keadaan keuangan perusahaan dalam kondisi yang baik dapat dilakukan berbagai analisa, salah satunya adalah analisis rasio. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan pada Bank BRI Syari’ah ditinjau dari analisis rasio keuangan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif deskriptif menggunakan pengukuran rasio profitabilitas. Data dan informasi penelitian diperoleh dari Laporan keuangan Bank BRI Syari’ah. Berdasarkan rasio profitabilitas dari penelitian ini adalah kinerja keuangan bank BRI Syari’ah pada tahun 2016-2018 mengalami fluktuasi jika dilihat dari return on asset, net profit margin dan return on equity berada ditahun 2017 sedangkan pada tahun 2016 nilai rasio profitabilitas berada diposisi tertinggi baik secara return on asset, net profit margin dan return on equity yang menandakan bahwa kinerja keuangan tahun 2018 sangat menurun

    Evaluasi Praktek IMBT di Bank XYZ dengan Pendekatan Maqashid Syariah

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktek IMBT yang dilakukan di Bank XYZ dan mengevaluasi kesesuaian praktek tersebut dengan maqashid syariah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif secara penuh yang terdiri dari tiga tahap analisis yaitu kajian literatur, in-depth interview, dan analisis deskriptif. Temuannya adalah bahwa praktek IMBT yang dilakukan oleh Bank XYZ telah memenuhi persyaratan atau kepatuhan syariah. Disisi lain dari sudut pandang maqashid syariah yang lima, seluruh praktek yang dilakukan telah sesuai. Dimana terdapat sistem yang mewakili terhadap penjagaan harta, pikiran, jiwa, keturunan dan harta nasabah. Berdasarkan hasil wawancara, nasabah mendapat tawaran yang baik dan jelas, serta pihak Bank XYZ sangat bertanggungjawab atas seluruh transaksi yang dilakukan

    Review Studi Perbandingan Audit Syariah dan Konvensional di Indonesia

    No full text
    This research aims to review and compare studies on Shariah and conventional auditing conducted in Indonesia. Through a literature review analysis of three Shariah auditing journal articles and three conventional auditing journal articles, this research identifies the development, challenges, and implementation of information technology in both types of auditing. The findings show that Shariah auditing in Indonesia has progressed well, but requires further in-depth understanding of practical obstacles. Meanwhile, conventional auditing continues to be a choice for non-Shariah companies to achieve financial transparency. This research provides valuable insights and recommendations for further studies to enhance the quality of auditing practices in Indonesia

    Review: Government Policy against Former Followers of International Terrorist Organizations

    No full text
    The purpose of this study is to analyze the legal status of citizenship of ex ISIS and analyze government policies and compare the implementation of policies with other countries. The author uses library research methods , techniques and deductive approaches , to analyze cases and regulatory problems in various phenomena . Legal information is obtained from primary, secondary, and tertiary sources. In this paper, the author applies the theory of state ownership, state responsibility, and citizens. The results of the study found that citizenship status is a fundamental right for everyone . This right cannot be exercised without a state legal framework, and the state must consider the consequences of revocation of citizenship as long as citizens want to return to being good citizens and loyal to the state. The state must protect the basic rights of individuals as regulated by domestic law and international law

    Penafsiran Ulang QS. An-Nisa [4]: 34 dalam Perspektif Tafsir Maqasid}i

    No full text
    Artikel ini bertujuan untuk menelaah lebih mendalam pesan yang disampaikan dalam Al-Qur’an surah al-Nisa 34 soal kepemimpinan perempuan. Ayat ini secara tekstual dipahami oleh mayoritas ulama tafsir bahwa laki-laki adalah pemimpin perempuan baik domestik maupun publik. Dengan menggunakan metode pembacaan tafsi>r maqa>s}id}i yang diinisiasi oleh Abdul Mustaqim, penelitian ini akan mencoba menafsirkan ulang QS. An-Nisa ayat 34. Ada tiga analisis yang harus dipahami dalam metode tafsi>r maqa>s}id}i Abdul Mustaqim, yaitu dengan analisis kebahasaan, analisis ‘ulu>m Al-Qura>n atau hermeneutis dan analisis maslahah. Ketiga analisis ini akan memberikan kebaharuandalam penafsiran Al-Qur’an. QS. An-Nisa ayat 34 menggunakan term al-rijāl dan al-nisa>’ yang menunjukkan pemaknaan laki-laki dan perempuan bukan makna jenis kelamin namun makna secara gender. Karena term laki-laki dan perempuan secara jenis kelamin ditunjukkan dengan kata al-ẓakar dan al-uns\a. Maka dari itu, reinterpretasi yang ditawarkan oleh Tafsi>r Maqa>s}id}i QS. An-Nisa ayat 34 yaitu harus ada ketersalingan antara laki-laki dan perempuan dalam keluarga bukan superioritaslaki-laki atas perempuan. Hal ini dikarenakan kemaslahatan keluarga adalah kunci utama bagi kemaslahatan umat seluruhnya. Ketersalingan adalah jawaban atas ketidakadilan dalam sebuah keluarga. Goals yang ingin dicapai oleh Tafsi>r Maqa>s}id}i Abdul Mustaqim ini mencari jalan tengah atau istilah yang digunakan untuk jalan moderasi antara yang fundamental ekstrimis dan liberal

    110

    full texts

    295

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Journal Institut PTIQ Jakarta
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇