JASAWIKA (E-Journal)
Not a member yet
    98 research outputs found

    PEMBINAAN KETERAMPILAN MANAJERIAL PENGURUS YAYASAN KARMEL DENGAN KONSEP APPRECIATIVE INQUIRY

    Get PDF
    Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan di Yayasan Karmel. Permasalahan yang dihadapi adalahkurangnya keterampilan manajerial pengurus yayasan, tata kelola organisasi yang belum optimal, menurunnya jumlahmurid, dan belum adanya rencana strategis jangka panjang, karena informasi terkait manajemen dan konsep strategiyang dimiliki masih terbatas. Permasalahan tersebut memberikan indikasi bahwa yayasan masih perlu meningkatkanketerampilan manajerialnya. Keterampilan manajerial merupakan kemampuan mengatur organisasi untuk mencapaitujuan, yang meliputi kemampuan untuk menggali dan mengembangkan potensi yang ada. Hal ini sejalan dengankonsep appreciative inquiry yaitu filosofi yang menunjukkan perubahan paradigma dalam keberlangsungan organisasi.Peralihan pendekatan dari cara tradisional yang melihat kekurangan untuk menyelesaikan masalah kepada pendekatanbaru yang menggali kekuatan untuk mendesain ulang organisasi dengan tujuan agar organisasi dapat lebihsustainable. Kegiatan ini terdiri dari tahap persiapan (survei, pengajuan proposal, penyamaan persepsi, danpenyusunan materi), tahap pelaksanaan (pemaparan materi dan diskusi), dan tahap evaluasi. Materi yang disampaikanadalah manajemen dalam organisasi, konsep dasar appreciative inquiry, strategi transformasi, dan appreciativeinquiry dalam manajemen perubahan. Hasil kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman dan keterampilan manajerialpengurus yayasan dalam membuat rencana strategis dengan konsep appreciative inquiry yang ditunjukkan pada hasilpost test dan rencana tindak lanjut untuk menentukan konsep awal dalam strategi transformasi dengan terlebih dahulumenggali setiap hal positif yang dimiliki yayasan.Kata Kunci (keywords): keterampilan manajerial, appreciative inquiryAbstractThis Community Service activity has been done in cooperation with Karmel Foundation. The foundation has beenserving in educational fields, from kindergarden to high schools for more than 90 years. The problems found were lackof managerial skills of basic management, inadequate organizational governance, decreased number of students, nolong-term strategic plan, and limited knowledge regarding strategic management concepts. These problems indicatedthat the foundation still needs to improve its managerial skills. Managerial skills are the ability to organize anorganization to achieve its goals, including the ability to explore and develop existing potential that in line with theconcept of Appreciative Inquiry (AI). AI is a philosophy that shows a paradigm shift in organizational sustainability. Itchanges the approach from the traditional way that looks at shortcomings to solve problems to a new approachviewpoint that explores organization’s strength to redesign and to make it more sustainable. This activity follows thisfollowing steps. First, the preparation which includes survey, submission of proposals, common perceptions, andmaterial preparation. Second, the implementation that deals with material presentation and discussion. Finally, theevaluation. The materials presented the activity were management in organizations, basic concepts of appreciativeinquiry, transformation strategies, and appreciative inquiry in change management. The result was an enhancedunderstanding of managerial skills to make strategic plans based on the Appreciative Inquiry concept. It wassummarized from the post-test and the follow-up plans to determine the initial project in the transformation strategy byfirst exploring every positive thing the foundation possesed.Keyword): manajerial skills, appreciative inquir

    PELATIHAN STRATEGI PEMAHAMAN NARRATIVE READING YANG BAIK BAGI SISWA KELAS VII SMP KATOLIK SANTO YOSEPH KEPANJEN

    Get PDF
    Kemampuan berbahasa Inggris yang baik sudah menjadi kewajiban bagi siswa-siswa sekolah di Indonesia,baik siswa SD, SMP, hingga SMA/SMK. Kemampuan berbahasa Inggris yang diajarkan di sekolah-sekolahIndonesia mencakup pengetahuan tata bahasa (grammar), kemampuan membaca (reading), menulis (writing),berbicara (speaking), dan mendengar (listening). Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan menguasai kelimaaspek kemampuan ini adalah ketertarikan siswa pada apa yang dipelajari. Dalam hal kemampuan membaca(reading), salah satu jenis pengajaran membaca yang dapat menarik minat siswa untuk belajar membaca adalahcerita atau narasi, atau dalam bahasa Inggrisnya Narrative Reading.Dari hasil observasi dan diskusi dengan puhak sekolah mitra, yaitu SMP Katolik Santo YosephKepanjen, diketahui bahwa siswa kelas 7 (tujuh) SMPK St. Yoseph Kepanjen membutuhkan tambahan jam belajarbahasa Inggris, terutama untuk meningkatkan kemampuan reading. Sebagian besar bacaan yang dipakai dalampelajaran sehari-hari masih belum memakai bacaan narasi (narrative reading).Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah membimbing dan melatih siswa kelas 7 (tujuh) SMPKatolik Santo Yoseph Kepanjen tahun ajaran 2018-2019 agar menguasai strategi memahami narrative reading dandengan demikian dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka, terutama di aspek kemampuan reading.Metode yang dipakai menggunakan problem-based teaching dimana siswa diajak dan dibimbing untuk memahamibacaan narasi dalam modul yang sudah disediakan, dan group discussion serta peer teaching untuk memecahkan soalsoal pemahaman bacaan dalam kelompok, dengan menggunakan strategi membaca yang diajarkan oleh Tim pelaksanaabdimas. Dalam tanya-jawab setelah proses pelatihan selesai, sebagian besar peserta menyatakan dapat lebihmemahami bacaan yang diberikan berkat strategi yang diajarkan dan dapat menjawab soal-soal bacaan dengan lebihmudah. Harapannya modul pengajaran narrative reading ini dapat terus digunakan untuk melatih kemampuanberbahasa Inggris siswa-siswa di SMP Katolik Santo Yoseph Kepanjen.Kata kunci: bahasa Inggris, reading, narrative reading, strategi membacaAbstractGood English language skills have become an obligation for school students in Indonesia, from elementary,junior high, to high school/ vocational students. English language skills taught in Indonesian schools usually includethe knowledge of grammar, reading, writing, speaking, and listening. One of the factors that determine the success ofmastering these five skills is the students' interest in what is being learned. In terms of reading skill, one teachingmethod that can attract students' interest is learning English by reading stories, or Narrative Reading.Observations at and discussions with the partner school, namely the Santo Yoseph Kepanjen Catholic JuniorHigh School, revealed that the 7th (seventh) graders of SMPK St. Yoseph Kepanjen needed additional hours of learningEnglish, especially to improve their reading skill. Most of the readings used in everyday lessons have not use narrativereading yet.The purpose of this community service is to instruct and train grade 7 (seven) students of the Santo YosephKepanjen Catholic Junior High School in the 2018-2019 academic year to master strategies for understandingnarrative reading and thereby improve their English skills, especially in the aspect of reading skill. The instructionmethod used is problem-based teaching where students were taught and aided to understand narrative reading in theprovided modules. In addition, group discussions and peer teaching were used to help solving reading comprehensionproblems in the groups. The narrative reading strategies were given by the community service implementation team. Inthe question-and-answer session after the training process was completed, most of the participants stated that theycould better understand the reading given thanks to the strategies taught and could answer reading questions moreeasily. It is hoped that this narrative reading teaching module can be used regularly to improve the English languageskills of students at the Santo Yoseph Catholic Junior High School Kepanjen.Key words: English, reading skill, narrative reading, reading strategie

    PENINGKATAN TEKNIK PRESENTASI DAN PENDOKUMENTASIAN JARINGAN KOMPUTER DI SMA NEGERI 3 BORONG MANGGARAI TIMUR

    No full text
    Penggunaan software presentasi merupakan salah satu kebutuhan utama dalam kegiatan belajar mengajar era modern saat ini. Kemampuan menggunakan software presentasi ini menjadi hal yang wajib dimiliki oleh para guru. Guru di Sekolah Menengah Atas Negeri 3 borong secara umum telah terbiasa menggunakan software presentasi tetapi kurang optimal penggunaannya, hal ini disebabkan kurangnya pemahaman tentang teknik presentasi yang menarik dan pemanfaatan fitur-fitur sofware tersebut. Selain itu kondisi di sekolah ini sedang dalam tahap pembangunan gedung dan fasilitas termasuk pengadaan fasilitas komputer, maka dari itu sekolah perlu memiliki sebuah dokumentasi untuk jaringan komputer sehingga memudahkan sekolah dalam melakukan pengembangan dan perawatan jaringan komputer. Kata kunci: teknik presentasi, software, jaringa

    PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KETERAMPILAN GAMBAR TEKNIK DAN RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) BAGI PERANGKAT DESA SITIARJO

    No full text
    Wilayah Desa Sitiarjo terdiri dari perbukitan dan dataran. Saat musim penghujan, selalu terjadi banjir yang mengakibatkan kerugian materiil termasuk rusaknya infrastruktur desa.Pendanaan terhadap perbaikan kerusakan infrastruktur dilakukan dengan menyusun proposal dana yang akan diajukan baik kepada pihak pemerintah maupun non pemerintah. Perangkat Desa Sitiarjo dituntut mampu untuk menyusun proposal dana dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan dan pendampingan pembuatan Gambar Teknik dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).Berdasarkan hasil evaluasi, pelatihan tahap I, II, dan III telah berjalan dengan cukup lancar dan baik. Kegiatan ini juga diikuti dari perangkat desa di luar Sitiarjo serta melebihi dari jumlah yang direncanakan pada tahap I, hal ini menunjukkan antusiasme perangkat desa di dalam memperoleh materi yang diberikan. Tersusunnya RAB pembangunan infrastruktur Desa Sitiarjo menunjukkan bahwa Perangkat Desa Sitiarjo telah mampu menyusun RAB dengan baik. Sedangkan pembuatan gambar dengan AutoCAD cukup sulit untuk dilakukan oleh perangkat Desa Sitiarjo, hal ini dikarenakan software tersebut masih cukup baru bagi mereka serta kurangnya kemampuan dasar tentang pengetahuan komputer.Sehingga di kemudian hari diperlukan pelatihan yang lebih intensif mengenai pembuatan gambar dengan bantuan AutoCAD Kata kunci: AutoCAD, Gambar Teknik, RA

    PENGEMBANGAN BAKAT MINAT DAN PENDIDIKAN KARAKTER DI UPTD “KAMPUNG ANAK NEGERI” SURABAYA

    Get PDF
    Abundant natural resources cannot determine the success of a nation in achieving its national goals, but human resources can determine its success. In the times of globalization, Indonesian people really need to develop Human Resources (HR). Thus, character education is needed early on to be able to produce quality human resources to properly support the implementation of development programs. Indonesia often experiences crimes, injustice, corruption, and violence against children, which indirectly shows that our nation is experiencing a character crisis in the society. Therefore, our community service was held in Surabaya's Kampung Anak Negeri (Kanri) because it was necessary to train and develop the character, talent, and interests of the young people from an early age. Our research method is observing and interviewing the people of Kanri so that the community service team could design programs that could beapplied to the children in Kanri. The results of the community service are aimed to optimally develop the potentials, talents, interests, personalities, cooperation, and independence of learners. Keywords: Character, Kanri, Interest, Surabay

    BANTUAN DESAIN BUKIT KONSERVASI KAWASAN SUMBER BRANTAS KOTA BATU

    Get PDF
    Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas bagian hulu secara hidrologi masih belum berhasil, hal ini terlihat dari rendahnya debit aliran dasar pada Kali Brantas. Upaya konservasi lahan memerlukan biaya yang tidak sedikit, dan sulit dilakukan manakala tidak mendapat dukungan masyarakat. Oleh karenanya, dalam hali ini dianggap perlu adanya konsep yang dapat memadukan kepentingan: konservasi lahan, dan sarana ekowisata. Sebagian kawasan Sumber Brantas merupakan kawasan imbuhan dari mata air Sumber Brantas, dan merupakan kawasan konservasi. Oleh karena itu dirancang kegiatan perencanaan konservasi lahan yang terpadu dengan sarana Ekowisata. Hasil kegiatan berupa rancang bangun rencana konservasi lahan yang cocok untuk tujuan wisata dan tempat singgah, bagi pengendara yang melintas di sekitar bukit melalui jalan dari Kota Batu ke arah Pemandian Cangar, atau tepatnya di pintu masuk Taman Hutan Rakyat (Tahura) Tumenggung Suryo. Topografi kawasan berupa bukit, yang sebelah kakinya berhadapan dengan Arboretum Sumber Brantas, sehingga sangat potensial jika digunakan juga sebagai paket wisata ekologis. Dalam kawasan tempat singgah ini terdapat beberapa gazebo dengan pemandangan alam pegunungan yang sangat bagus, dan beberapa tempat swa-foto. Tanaman konservasi juga dipilih perpaduan antara tanaman keras dengan tanaman jenis perdu atau gantung yang dapat tumbuh berdampingan. Cara tanam dipilih model dalam pot atau digantung, pada tanaman keras. Limpasan permukaan diangani dengan pembuatan tampungan melingkar di kaki bukit, berupa kolam terbuka yang dimanfaatkan juga sebagai sarana budidaya ikan air tawar. Kata Kunci: Brantas, Ekowisata, Konservasi-laha

    PELATIHAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN DARING BAGI GURU DI SDK FRATERAN 1 KEDIRI

    Get PDF
    Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang besar terhadap proses pembelajaran khususnya pendidikan dasar. Berbagai masalah yang dihadapi tidak hanya dari sisi siswa dan orang tua, namun dari sisi guru. Diperlukan keterampilan guru di dalam melaksanakan pembelajaran daring agar tujuan pembelajaran dapat tersampaiakan dengan baik kepada siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SDK Frateran 1 Kediri untuk memberikan pelatihan kepada guru tentang pemanfaatan teknologi di dalam pembelajaran daring. Dari hasil pelatihan terdapat peningkatan tingkat pemahaman guru di dalam pembelajaran daring. Kata Kunci: kompetensi guru, pembelajaran daring, pemanfaatan teknolog

    PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA DI KECAMATAN TAMAN, KOTA MADIUN

    No full text
    Kegiatan Iptek bagi Masyarakat (IbM) ini adalah memberdayakan ibu-ibu rumah tangga tidak produktif yang berada di Kecamatan Taman, Kota Madiun, yang memiliki hasrat menjadi wirausahawan untuk menopang kebutuhan ekonomi rumah tangga. IbM ini bertujuan sebagai berikut: 1). Membantu memberdayakan ibu-ibu rumah tangga yang tidak mandiri secara ekonomi, khususnya para ibu rumah tangga yang menjadi mitra IbM ini. 2). Membantu menciptakan keterampilan dan kenyamanan dalam kehidupan bermasyarakat melalui wirausaha. 3). Meningkatkan keterampilan berpikir, membaca dan menulis atau keterampilan lain seperti penggunaan komputer dan internet yang dibutuhkan oleh wirausahawan dalam hal ini kelompok ibu-ibu rumah tangga yang menjadi mitra IbM.Program IbM ini memiliki target luaran yaitu adanya jasa berupa pelatihan keterampilan kerajian dari kain flanel, pelatihan menumbuhkembangkan jiwa kewirusahaan, pelatihan akuntansi dan manajemen keuangan, dan pelatihan manajemen pemasaran. Serta terbentuknya sebuah usaha baru di bidang kerajinan dari kain flanel. Serta adanya metode berupa modul-modul pelatihan kerajinan dari kain flanel, kewirusahaan, modul akuntansi dan manajemen keuangan, dan modul pemasaran.Metode pelaksanaan untuk mencapai tujuan pengabdian masyarakat melalui kegiatan IbM ini dilakukan dengan cara diskusi, pelatihan pengenalan komputer, internet dan e-commerce, pemberian modul-modul dan pendampingan. Kegiatan IbM ini, diharapkan dapat membantu menopang kebutuhan ekonomi rumah tangga bahkan dapat meningkatan kesejahteraaan masyarakat sekitarnya. Dengan kegiatan IbM ini sangat membantu pemberdayaan diri ibu-ibu yang menjadi mitra IbM dalam hal pembentukan usaha baru. Dengan demikian ada peningkatan pendapatan yang diperoleh ibu-ibu mitra IbM ini. Kata Kunci: kerajinan flanel, wirausaha, dan interne

    PROGRAM PKM BAGI EKSISTENSI USAHA JAHIT PEREMPUAN DI KOTA MADIUN

    No full text
    Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) tujuannya adalah untuk membantu usaha mitra agar dapat meningkat dan berkembang lebih baik daripada sebelumnya. Pada Mitra Penjahit perempuan di Kota Madiun, Program PKM membantu mengembangkan usaha mitra melalui pelatihan teknik jahit dan penggunaan teknologi dalam membantu promosi produk agar lebih eksis atau lebih dikenal di masyarakat luas. Hal ini dilakukan dengan cara penguasaan manajemen sumber daya manusia yang dimiliki mitra secara efektif dan efisien, agar dapat meningkatkan manajemen produksi, manajemen pemasaran dan manajemen keuangan mitra. Dengan perbaikan dari pilar manajemen pada mitra akan membuat produk mitra semakin dikenal dan diakui oleh masyarakat. Kata Kunci: Manajemen Usaha, Program PK

    PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PROMOSI DALAM UPAYA MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN BAGI KOMUNITAS MUDA-MUDI PEDULI ANTI KEMISKINAN

    Get PDF
    Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan sebagai bentuk upaya untuk mendukung program pemerintah dalam menggalakkan kewirausahaan dalam masyarakat. Anak asuh dari Komunitas Muda-Mudi Peduli Anti Kemiskinan (KOMPAK) khususnya yang memiliki minat dalam kewirausahaan menjadi sasaran dalam kegiatan pengabdian ini. Peserta memperoleh pemahaman dan keterampilan dalam membuat media promosi, kewirausahaan dan pengelolaan usaha (keuangan) baik bagi yang sudah sebagai pelaku usaha maupun bagi yang ingin menjadi pelaku usaha. Peserta pelatihan menunjukkan peningkatan dalam pengelolaan usaha dari anak asuh KOMPAK khususnya dalam pembuatan media promosi dan penyusunan laporan keuangan usaha setelah dilakukannya pengabdian. Kata Kunci: Kewirausahaan, Media Promosi, dan Pengelolaan Usah

    76

    full texts

    98

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JASAWIKA (E-Journal)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇