JASAWIKA (E-Journal)
Not a member yet
    98 research outputs found

    ASPEK LEGAL PRODUK PANGAN OLAHAN GUNA PENINGKATAN NILAI EKONOMI DI SMKN 3 MALANG

    No full text
    Indonesia saat ini sedang menggalakkan ekonomi kreatif. Salah satu bentuk ekonomi kreatif adalah di bidang kuliner. Bentuk usaha di bidang kuliner yakni berbentuk rintisan dan UMKM. Dalam perkembangan dunia kuliner di Indonesia sangat diminati oleh generasi muda, salah satu indikator terjadi peningkatan peminat bidang tata boga baik di tingkat sekolah kejuruan maupun pendidikan tinggi. Namun seiring majunya usaha pangan olahan marak pula permasalahan hukum terkait pangan olahan antara lain produk pangan tanpa ada izin, tidak ada merek, tidak ada komposisi dalam kemasan pangan olahan dan tidak ada jaminan keamanan pangan.Oleh karena itu pengabdian masyarakat ini merupakan bentuk kepedulian agar sejak dini pelaku usaha pangan olahan memahami aspek legalitas secara menyeluruh yang meliputi jaminan kualitas pangan serta keamanan pangan. Jika kualitas terjamin dan terjaga maka menjadi keniscayaan pelaku usaha akan memperoleh peningkatan nilai ekonomi. Sasaran pengabdian masyarakat ini pada siswa SMKN 3 Malang kelas XI jurusan tata boga. SMKN 3 Malang merupakan sekolah kejuruan favorit yang memiliki banyak prestasi baik di tingkat lokal, regional, nasional, maupun internasional. Tujuan kegiatan ini mendidik siswa semakin kompeten di bidang pangan olahan tanpa mengabaikan aspek legalitas. Sehingga setelah lulus dapat secara mandiri mengembangkan kompetensi dan meningkatkan nilai ekonomi dengan membuka rintisan usaha atau UMKM Pangan olahan tanpa melanggar aturan yang berlaku, sesuai standarisasi produk pangan olahan serta produk berkualitas layak kompetisi di era global. Kata kunci: aspek legal, nilai ekonomi, produk panga

    KKN-PPM: PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA KRESEK, KABUPATEN MADIUN MELALUI PENGEMBANGAN POTENSI WISATA ALAM DAN EKONOMI

    Get PDF
    Kegiatan Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) diharapkan dapat memberi pengalaman belajar dan bekerja kepada mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat. Universitas Katolik Widya Mandala Madiun mengadakan KKN-PPM di lima dusun: Brojo, Ngandong, Jatirogo, Katregan, dan Sewu, di Desa Kresek, Kabupaten Madiun. Desa Kresek memiliki potensi ekonomi dan potensi wisata alam. Potensi wisata yaitu tubing atau arung jeram, sedangkan potensi ekonomi yaitu industri rumah tangga: jamur tiram, rengginang, krupuk lempeng, anyaman bambu, susu sapi perah, sabun susu sapi, dan yoghurt. Tujuan kegiatan: 1) lebih meningkatkan potensi ekonomi dan potensi wisata masyarakat; 2) dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat. Target yang ingin dicapai: 1) meningkatnya sadar wisata dari masyarakat dan pengembangan wisata; 2) meningkatnya wawasan berwirausaha; 3) meningkatnya pengetahuan tentang tata buku dan penentuan harga jual yang benar untuk industri rumah tangga; 4) meningkatnya pengetahuan dan keterampilan pengemasan dan pemasaran produk industri rumah tangga. Program keberlanjutan KKN-PPM memprioritaskan pada peningkatan potensi wisata alam. Metoda pelaksanaan yang dilakukan adalah melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Kegiatan KKN-PPM terdiri dari penyuluhan Sadar Wisata Sapta Pesona; pelatihan kewirausahaan; pelatihan pengelolaan dan pemasaran wisata alam dan kuliner; pelatihan membuat souvenir/cinderamata wisata; dan pemberian alat produksi souvenir wisata; pelatihan pemasaran wisata berbasis teknologi informasi; pelatihan pengemasan produk; pelatihan pemasaran berbasis teknologi informasi untuk krupuk lempeng, pelatihan kripik pare dan abon jamur tiram; serta penyerahan alat produksi abon jamur tiram; pelatihan tata buku; pelatihan penentuan harga jual produk; pelatihan pengemasan produk; pelatihan hidroponik, ecobrik, dan aquaponik. Kata kunci: pemberdayaan, potensi wisata, potensi ekonomi, teknologi informas

    PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KETERAMPILAN MENULIS OPINI MENGGUNAKAN METODE TIGA KATA BAGI UMAT GEREJA PAROKI IJEN MALANG

    Get PDF
    Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan daya kreativitas dari masyarakat. Dewan Pengurus Pastoral Paroki Gereja Ijen telah berupaya untuk meningkatkan kreativitas dalam menyampaikan informasi dan opini melalui media website. Akan tetapi, permasalahannya adalah kurang percaya dirinya setiap pengurus dan angota untuk menulis konten media untuk websitetersebut. Melalui pelatihan peningkatan keterampilan menulis opini dengan metode tiga kata ini diharapkan mampu meningkatkan minat dan keterampilan untuk menulis opini bagi umat Gereja Paroki Ijen. Hasilnya melalui diskusi, sharing¸dan praktik langsung keterampilan menulis umat Gereja Paroki Ijen meningkat. Peserta pelatihan dan pendampingan mampu membuat tulisan opini dengan sistematis, informatif, namun tidak terkesan kaku. Kata Kunci: Keterampilan Menulis, Metode Tiga Kata, Peningkata

    PELATIHAN PERENCANAAN KEUANGAN : INVESTASI UNTUK PASANGAN MUDA

    Get PDF
    AbstrakPemberian materi mengenai pelatihan perencanaan keuangan untuk pasangan muda menjadi penting mengingatsalah satu masalah didalam keluarga adalah masalah keuangan. Mitra pengabdian ini Komisi Keluarga Dekanat 1Keuskupan Agung Palembang mempercayakan pemberian materi ini pada tim dosen Fakultas Bisnis dan AkuntansiUniversitas Katolik Musi Charitas Palembang. Pelatihan ini diikuti 53 peserta dari berbagai paroki, namun yangmengisi kuesioner yang dibagikan tim sebanyak 45, adapun distribusi peserta berdasarkan gender adalah 24orang pria (53%) dan 21 wanita (47%). Sebelum pelaksanaan pelatihan , tim meminta peserta untuk mengisikuesioner sebelum dan setelah pelatihan, yang bertujuan sebagai masukan bagi tim untuk mengetahui efektifitaspemberian materi. Peserta diminta untuk mengisi kuesioner sebelum dan setelah melakukan pelatihan. Kuesionerterdiri dari 10 pertanyaan yang digunakan untuk mengukur pengetahuan mengenai ada peningkatan sebelum dansesudah pelatihan. Presentase peningkatan jawaban yang cukup tinggi adalah pertanyaan tentang alokasi danapendidikan dan minimal dana darurat yang dimiliki. AbstractProviding material on financial planning training for young couples is important considering that one of theproblems in the family is finance. This service partner, namely the Family Commission of Deanship 1 of theArchdiocese of Palembang, entrusted this material to a team of lecturers of the Faculty of Business and Accounting,Musi Charitas Catholic University Palembang. This training was attended by 53 participants from variousparishes, but 45 of the questionnaires were distributed by the team, while the distribution of participants based ongender was 24 men (53%) and 21 women (47%). Before the implementation of the training, the team askedparticipants to fill out a questionnaire before and after the training, which was intended as input for the team tofind out the effectiveness of the material. Participants were asked to fill out a questionnaire before and afterconducting the training. The questionnaire consisted of 10 questions that were used to measure knowledge about anincrease before and after training. A fairly high percentage increase in answers was the question of the allocationof education funds and the minimum amount of emergency funds they had

    PENINGKATAN LINGKUNGAN HIJAU SKALA RUMAH TANGGA DI TENGAH PANDEMI COVID-19 (Percontohan di RT 8, RW 4, Perumahan Karanglo Indah, Desa Balearjosari)

    Get PDF
    abstrakUndang-undang Republik Indonesia No 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, menetapkan harustersedia Ruang Terbuka Hijau sebesar 30% dari luas Daerah Aliran Sungai (DAS). Dan dalam Permen ATRNomor 16 tahun 2018 ditetapkan harus tersedia RTH privat sebesar 10%. Hal itu bertujuan untukmeningkatkan kualitas lingkungan hidup di wilayah perkotaan, diantaranya penyediaan resapan, penyegaranudara, dan tentunya aspek estetika. Namun tidak banyak masyarakat Indonesia yang mengetahui adanyaperaturan tersebut. Bahkan banyak pengembang yang tidak memperhatikan aspek tersebut. Sehingga parapembeli rumah tidak tahu adanya persyaratan dalam mendirikan atau mengembangkan bangunan yang harusmenyediakan RTH.Di Perumahan Karanglo Indah (dalam kasus ini sebagai percontohan adalah wilayah RT 8) masihdirasakan kurangnya Ruang Terbuka Hijau di sebagian besar rumah, seperti lingkungan hijau. Hal ini karenahalaman rumah sudah penuh tertutup bangunan. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untukmemberikan pemahaman kepada masyarakat tentang arti pentingnya RTH. Pengabdian kepada Masyarakat inidilaksanakan saat pandemi Covid-19, yang harus mengikuti protokol kesehatan dan physical distancing, makapemberian pemahaman hanya diberikan kepada Ketua RT, ketua PKK dan dasa wisma. Hasil dari pelaksanaankegiatan berupa percontohan lingkungan hijau berupa penanaman tanaman sayur, baik secara hidroponikvertikal maupun apung dan tanaman dalam polybag. Upaya ini selain untuk menambah lingkungan hijau jugamendukung kegiatan Kemandirian Pangan di era pandemi Covid-19 AbstractLaw No.26 of 2007 on Spatial Planning determines that 30% of Watershed must be available for open spaces. TheRegulation of The Minister of Agragrian and Spatial Planning Number 16 of 2018 determines that 10% of openspaces must be available for private open spaces. It aims to improve the quality of environment in urban areasincluding the availability of infiltration, air freshening, and aesthetic aspects. However, not many Indonesians knowthis regulation. Even many developers do not pay attention to this aspect and house buyers do not know the openspace requirements for building or developing buildings. Most houses at Karanglo Indah Housing ( as a pilotproject, RT 8, RW 4) are still lack of open spaces as the green environment. This is because the yard is full ofbuildings. This Community Service aims to provide information to that community so that they understand theimportance of open space. Since the Community Service was carried out during the Covid-19 pandemic which mustcomply with health protocols and physical distancing, the information is only given to the head of NeighborhoodAssociation, head of Family Welfare Group and head of a Group of ten families. The result of this activity is a pilotgreen environment as planting vegetable plants, both vertical and floating hydroponics and plants in polybags.Besides enlarging the green environment, this activity also supports food independence activities in the era ofCovid-19 pandemic

    PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN SENAM DYSMENORRHEA PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 1 SINGKAWANG

    Get PDF
    Kesehatan remaja saat pandemik ini kurang mendapat perhatian, baik karena sistem pembelajaran yang sudah berubah. Siswa dan siswi cenderung untuk melakukan pembelajaran melalui online di rumah yang membuat keterbatasan gerak setiap harinya. Dampak dari hal tersebut salah satunya adalah pada Kesehatan reproduksi remaja putri khususnya adalah dysmenore atau nyeri saat menstruasi meningkat. Tujuan kegiatan ini adalah pencegahan dan menurunkan intensitas nyeri, diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup para remaja putri di SMA Negeri I Singkawang. Melakukan program dengan pendampingan senam dysmenore melalui pelajaran Kesehatan jasmani atau olah raga selama satu bulan. Kegiatan diawali dengan penyuluhan Kesehatan reproduksi kepada remaja putri 63 siswi dan pendampingan melakukan senam dymenore minimal dua kali sebelum menstruasi berikutnya. Hasil pendampingan didapatkan dari 63 siswi, tingkat pengetahuan naik 80% dan penurunan tingkat nyeri sebelum dan setelah melakukan senam mayoritas berada pada skala nyeri ringan 68%. Pendampingan senam dysmenore bisa menjadi pilihan bagi para guru olah raga SMA dalam meningkatkan Kesehatan reproduksi remaja putri khususnya tentang dysmenore.   Kata kunci : senam dysmenore, tingkat nyeri, remaja   Abstract Adolescent health during pandemic is less attention, either because a learning system that has changed. The students tend to do learning online in limited activities for activity daily living. The impact of this, one is on reproductive healthcare adolescent girls especially dysmenorrhea or pain during menstruation was increased. The purpose of this activity is prevention and sent down, the intensity of pain needed to improve the quality of life the adolescent girls in government high school I at Singkawang. With assistance program through a lesson gymnastic dysmenorrhea health both physical or sporting during one month blended with sport subject at school. Counseling program was held about reproductive health to adolescent girls. Respondents 63 adolescent gilrs have pain during menstruation and given assistance do gymnastics at least twice before the next menstruation. The result shows that the knowledge getting up 80 % and decreasing level of pain before and after the majority, have mild pain 68% after intervention. Counselling program for the dysmenorrhea gymnastics is effective to improve of the quality of reproduction health in adolescents.     Key words: dysmenorrhea gymnastic, level of pain, adolescent

    PENERAPAN METODE HYPNOTEACHING DALAM MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN YANG MENYENANGKAN BAGI GURU-GURU SEKOLAH KATOLIK DI KEC. DONOMULYO

    Get PDF
    oai:ojs2.asawika.journalwidyakarya.ac.id:article/1Dari hasil observasi awal pada kelompok sasaran, yaitu sekolah-sekolah Katolikdi Kecamatan Donomulyo (TK-SMP) ada 4 sekolah yang memiliki 41 guru. Merekarata-rata merupakan guru yayasan dari Yayasan Karmel yang kantor pusatnya beradadi Malang. Sebagian besar dari guru-guru tersebut dalam mengajar masihmenggunakan metode pembelajaran yang konvensional.Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan bagipeningkatan kompetensi pedagogik para guru di sekolah-sekolah Katolik diKecamatan Donomulyo. Adapun metode yang digunakan adalah perpaduan antarademonstrasi (peragaan hipnosis oleh kedua pemateri), ceramah tentang hipnosis danpemanfaatannya dalam pembelajaran, tanya-jawab, diskusi dan praktik oleh paraguru dalam memberikan kata-kata yang sugestif kepada siswa. Setelah prosespelatihan berakhir dilakukan penyebaran angket untuk mendapat informasi balikandari peserta pelatihan. Sebagian besar peserta menyatakan mendapatkan hal yangbaru dan metode yang digunakan sangat variatif dan menyenangkan. Oleh karena itu,peserta memberi saran agar kegiatan serupa rutin bisa diadakan

    PELATIHAN PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF DI MASA PANDEMI COVID-19

    Get PDF
    Dukungan kepada masyarakat sangatlah penting terlebih pada masa pandemi covid-19ini. Kerjasama yang baik antara masyarakat dan universitas dapat memeberikan kontribusi dan dukungan kepada masyarakat. Pengabdian yang dilakukan ini secara spesifik ditujukan kepada para ibu sebab para ibu memiliki peran sentral dalam keluarga termasuk dalam hal pengaturan keuangan. Kegiatan yang dilakukan adalah memberikan pelatihan pembuatan sabun dan tali kait masker sebagai usaha pengembangan ekonomi kreatif. Kedua produk, yaitu sabun dan tali masker sebagai objek untuk diproduksi dan diharapkan bisa dijual sehingga bisa membantu keuangan keluarga di masa pandemi covid-19 ini. Selanjutnya juga diadakan pelatihan bagaimana mempromosikan produk serta membukukan keuangan usahanya. Promosi produk sangat penting supaya bisa menggait pelanggan dan diharapkan bisa memiliki pelanggan setia. Pembukuan keuangan juga tak kalah penting agar uang usaha bisa diatur dan diketahui peredarannya, sekalipun itu dalam lingkup usaha kecil.   Kata Kunci: pelatihan, sabun, tali kait masker, promosi, buku kas   ABSTRACT   Support for the community is very important, especially during this COVID-19 pandemic. Good cooperation between the community and the university can contribute and support the community. This service is specifically aimed at mothers because mothers have a central role in the family, including in terms of financial arrangements. The activities carried out were providing training in making soap and mask hooks as an effort to develop the creative economy. The two products, namely soap and mask straps, are objects to be produced and are expected to be sold so that they can help family finances during this COVID-19 pandemic. Furthermore, training was also held on how to promote products and record business finances. Product promotion is very important so that it can attract customers and is expected to have loyal customers. Financial bookkeeping is equally important so that business money can be regulated and its circulation known, even if it is within the scope of a small business.   Keywords: training, soap, mask hook rope, promotion, cash boo

    76

    full texts

    98

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JASAWIKA (E-Journal)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇