Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI) Journal
Not a member yet
5492 research outputs found
Sort by
Pengaruh Universalism Terhadap Purchase Intention Produk Halal Melalui Mediasi Halal Brand Image : Studi Pada Halal Brand Make Over
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Universalism terhadap Purchase Intention produk halal melalui mediasi Halal Brand Image pada merek Make Over. Pendekatan kuantitatif dengan survei digunakan, menargetkan wanita muslim milenial dan generasi Z di Indonesia yang aktif secara digital, berusia lebih dari 17 tahun, dan memiliki pengalaman menggunakan produk. Sampel dipilih secara purposive, data dikumpulkan melalui kuesioner online skala Likert untuk mengukur sikap, persepsi, dan niat beli. Analisis dilakukan menggunakan PLS-SEM melalui software SMARTPLS untuk menilai validitas, reliabilitas, hubungan antar variabel, serta peran mediasi. Hasil menunjukkan bahwa Universalism berpengaruh positif dan signifikan terhadap Purchase Intention dan Halal Brand Image; semakin tinggi nilai Universalism konsumen (kepedulian kemanusiaan, etika, keberlanjutan), semakin positif persepsi citra merek dan niat beli. Halal Brand Image juga berpengaruh positif terhadap Purchase Intention dan memediasi pengaruh Universalism secara signifikan. Penelitian ini memberikan implikasi bagi perusahaan dalam memperkuat citra halal dan mendorong Electronic Word of Mouth (e-WoM) untuk meningkatkan niat beli konsumen
Pengaruh Media Sosial dan Deskripsi Pekerjaan Terhadap Minat Melamar Kerja Generasi Z dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Intervening
Kemajuan teknologi digital telah mentransformasi proses manajemen sumber daya manusia (MSDM) dalam proses rekrutmen, khususnya dalam penyebaran lowongan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial dan deskripsi pekerjaan terhadap minat melamar kerja generasi Z dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan dari responden mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang sesuai dengan kriteria penelitian. Analisis data menggunakan metode Partial Least Square (PLS) untuk menguji hipotesis atau hubungan langsung dan tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap minat melamar kerja. Deskripsi pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat melamar kerja. Kemudian motivasi kerja terbukti berperan sebagai variabel intervening yang signifikan untuk memediasi pengaruh media sosial dan deskripsi pekerjaan terhadap minat melamar kerja. Hasil studi ini menunjukkan bahwa media sosial tidak dapat mempengaruhi secara langsung minat melamar kerja mahasiswa generasi Z. Untuk media sosial dan deskripsi pekerjaan secara bersamaan berperan penting dalam membangun motivasi kerja mahasiswa generasi Z untuk berminat melamar kerja. Dengan peran motivasi kerja sebagai mediasi terbukti mendorong mahasiswa generasi Z dalam mengambil keputusan melamar kerja
Keberlanjutan Usaha UMKM: Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan, Digitalisasi Bisnis, Modal Usaha, Model Inovasi Bisnis
Keberlanjutan usaha merupakan kemampuan suatu bisnis, termasuk UMKM, untuk bertahan, berkembang, dan memberikan manfaat ekonomi, sosial, serta lingkungan dalam jangka panjang. Konsep ini tidak hanya menekankan pada pencapaian keuntungan finansial, tetapi juga pada tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Dalam konteks UMKM, isu keberlanjutan menjadi semakin penting mengingat tantangan kompleks seperti rendahnya literasi keuangan, keterbatasan akses layanan keuangan formal, kurangnya pemanfaatan teknologi digital, keterbatasan modal, serta minimnya inovasi model bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan, digitalisasi bisnis, modal usaha, dan inovasi model bisnis terhadap keberlanjutan usaha UMKM di Kota Surakarta. Populasi UMKM di Surakarta per 2023 sebesar 13.203, pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik simple random sampling dan menghasilkan 112 responden UMKM yang memenuhi kriteria sebagai unit observasi. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel literasi keuangan, inklusi keuangan, digitalisasi bisnis, modal usaha, dan inovasi model bisnis berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan usaha UMKM. Temuan ini menegaskan bahwa kemampuan pengelolaan keuangan, keterjangkauan layanan keuangan, adopsi teknologi digital, kecukupan modal, serta inovasi dalam model bisnis merupakan faktor strategis yang mampu memperkuat ketahanan dan daya saing UMKM dalam menghadapi dinamika lingkungan bisnis yang semakin kompetitif
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Melalui Knowledge Management pada PT. Telkom Akses Bali
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap knowledge management serta implikasinya terhadap kinerja pegawai di PT. TA Bali. Selain itu, penelitian ini juga menguji peran knowledge management sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap knowledge management dan kinerja pegawai. Budaya organisasi juga terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap knowledge management dan kinerja pegawai. Selanjutnya, knowledge management berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil analisis mediasi menunjukkan bahwa knowledge management mampu memediasi secara signifikan pengaruh kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan kepemimpinan transformasional dan penguatan budaya organisasi yang didukung oleh pengelolaan pengetahuan yang efektif dapat meningkatkan kinerja pegawai secara berkelanjutan di PT. TA Bali
Analisis Pengembangan Kompetensi Pada Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Sukabumi
Pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan instrumen strategis dalam mewujudkan profesionalisme, kinerja, dan kualitas pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pengembangan kompetensi ASN pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sukabumi, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, serta merumuskan implikasi strategis bagi perancangan model pengembangan kompetensi berbasis digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan analisis dokumen. Informan penelitian meliputi unsur pimpinan, pejabat struktural, dan pelaksana teknis yang terlibat langsung dalam perencanaan dan pelaksanaan pengembangan kompetensi. Analisis data dilakukan secara tematik dengan triangulasi sumber, serta menggunakan perspektif teori pembelajaran digital Mark Nichols sebagai kerangka analisis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi ASN di BKPSDM Kota Sukabumi telah berjalan secara rutin dan memiliki landasan regulasi yang kuat, namun belum optimal. Hambatan utama meliputi keterbatasan anggaran dan sarana pelatihan, variasi kesiapan dan budaya belajar ASN, serta belum terintegrasinya pemetaan kompetensi berbasis gap dengan sistem perencanaan pelatihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kompetensi tidak cukup dilakukan melalui penambahan pelatihan, melainkan memerlukan transformasi menuju sistem pembelajaran digital yang terintegrasi, berjenjang, berbasis kebutuhan kompetensi, serta didukung oleh budaya belajar, coaching, dan mentoring internal
Pengaruh Disiplin Kerja, Komunikasi, Dan Konflik Kerja Terhadap Kinerja PT Batam Megah Sukses di Kota Batam
Penelitian ini mengeksplorasi dampak disiplin kerja (X1), komunikasi (X2), dan konflik kerja (X3) terhadap performa karyawan (Y) PT Batam Megah Sukses di Kota Batam. Pendekatan kuantitatif dengan populasi 112 karyawan dijadikan sampel penuh, pengumpulan data primer dengan kuesioner Google Form, dianalisis menggunakan SPSS: uji deskriptif; validitas dan reliabilitas; asumsi klasik: normalitas, heteroskedastisitas, multikolinearitas; regresi linier berganda; uji t parsial; dan uji F simultan. Temuan: disiplin kerja secara umum baik (deskriptif X1), komunikasi berjalan efektif (X2), konflik kerja relatif terkendali (X3), namun performa karyawan masih di bawah standar optimal (kuantitas 59%, kualitas 68%, inisiatif 65% terhadap target 100%). Hasil regresi menegaskan adanya pengaruh positif dan signifikan dari ketiga variabel independen terhadap performa karyawan, baik secara parsial maupun simultan, bahwa ketiga elemen tersebut secara signifikan memengaruhi kinerja karyawan; rekomendasi meliputi penguatan disiplin lewat penegakan SOP tegas, perbaikan komunikasi secara intensif, dan pengelolaan konflik melalui mediasi serta team building guna memaksimalkan produktivitas organisasi
Literasi Digital dan Financial Anxiety Sebagai Determinan Keputusan Penggunaan Fintech pada Pekerja Informal
Perkembangan layanan financial technology (fintech) di Indonesia mendorong transformasi ekonomi digital dan memperluas akses keuangan bagi sektor informal, namun pemanfaatannya masih dihadapkan pada rendahnya literasi digital dan tingginya financial anxiety dalam pengambilan keputusan keuangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi digital dan financial anxiety terhadap keputusan penggunaan layanan fintech pada pekerja informal di Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori terhadap 500 pekerja informal yang dipilih melalui teknik stratified random sampling di wilayah Bandung, Bogor, dan Cianjur. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis melalui statistik deskriptif serta regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan fintech, sedangkan financial anxiety berpengaruh negatif dan signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan literasi digital dapat mendorong adopsi fintech, sementara tingginya kecemasan keuangan menjadi faktor penghambat inklusi keuangan. Oleh karena itu, intervensi kebijakan dan strategi pengembangan fintech perlu mengintegrasikan peningkatan literasi digital dengan upaya pengelolaan financial anxiety melalui edukasi yang transparan, perlindungan konsumen, dan desain layanan yang lebih inklusif bagi pekerja informal
Pengaruh Kualitas Produk, Citra Merek, Harga Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Produk Skincare Wardah
Produk perawatan kulit saat ini telah menjadi bagian penting dalam rutinitas masyarakat modern karena berkaitan dengan penampilan dan kesehatan kulit. Wardah sebagai salah satu merek skincare halal lokal menghadapi tekanan persaingan yang semakin kuat dalam industri kecantikan. Walaupun dikenal memiliki kualitas yang baik dan identitas kehalalan yang kuat, minat terhadap Wardah menunjukkan tren penurunan, terutama di kalangan anak muda yang lebih memilih merek baru dengan inovasi produk serta strategi pemasaran digital yang lebih menarik. Turunnya minat beli ini dipengaruhi oleh pandangan konsumen mengenai kualitas produk yang dianggap belum memenuhi harapan, citra merek yang dinilai kurang relevan dengan tren saat ini, serta persepsi bahwa harga tidak sepadan dengan manfaat yang diberikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang memiliki prosedur kerja terstruktur dan sistematis. Jenis penelitian yang diterapkan adalah penelitian eksplanatori yang menelaah hubungan sebab-akibat antar variabel, di mana perubahan pada variabel bebas dipandang dapat memengaruhi variabel terikat. Populasi penelitian mencakup seluruh mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Prima Indonesia yang pernah memakai produk Wardah, namun jumlah pastinya tidak diketahui, sehingga perhitungan sampel menggunakan rumus Lemeshow yang sesuai untuk populasi tidak teridentifikasi secara pasti. Berdasarkan perhitungan tersebut, diperoleh sampel sebanyak 96 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kualitas Produk berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian produk skincare Wardah. Citra Merek juga terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Selain itu, Harga pun memberikan pengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen dalam membeli produk Wardah. Secara menyeluruh, ketiga variabel tersebut yaitu Kualitas Produk, Citra Merek, dan Harga, sama-sama memberikan kontribusi signifikan terhadap Keputusan Pembelian pada produk skincare Wardah
Strategi Peningkatan Kompetensi Tim Fasilitasi Monitoring Dan Evaluasi Melalui Metode Analisis SWOT/QSPM
Sumber daya manusia yang kompeten merupakan faktor kunci keberhasilan pelaksanaan program pembangunan daerah, termasuk Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW). Tim Fasilitasi, Monitoring, dan Evaluasi (FASMONEV) P2RW Kecamatan Gunungpuyuh memiliki peran strategis dalam memastikan akuntabilitas, transparansi, dan efektivitas program. Namun, pelaksanaan tugas tim masih menghadapi berbagai kendala kompetensi, baik pada aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi kompetensi Tim FASMONEV serta merumuskan strategi peningkatan kompetensi yang tepat dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta analisis data secara induktif. Untuk perumusan strategi digunakan analisis SWOT yang diperkuat dengan matriks IFE, EFE, SPACE, TOWS, dan penentuan prioritas strategi menggunakan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi Tim FASMONEV belum merata, terutama pada pemahaman teknis pembangunan, analisis RAB, serta kemampuan penyusunan rekomendasi berbasis data. Analisis strategis menempatkan tim pada Kuadran I (agresif), yang menunjukkan kondisi internal cukup kuat dan didukung peluang eksternal. Berdasarkan hasil QSPM, strategi prioritas adalah penguatan kapasitas SDM berbasis praktik, diikuti penataan manajemen kerja dan kolaborasi, optimalisasi sistem dan prosedur kerja, serta adaptasi regulasi dan mitigasi risiko organisasi. Strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme dan efektivitas pelaksanaan monitoring dan evaluasi P2RW
Strategi Peningkatan Kompetensi Petugas Pusat Kesejahteraan Sosial (PUSKESOS) Studi Kasus Puskesos “CEKAS” (Cekatan Edukatif Kreatif Amanah Santun) Kelurahan Benteng Kota Sukabumi
Pusat Kesejahteraan Sosial (PUSKESOS) merupakan layanan terintegrasi di tingkat kelurahan yang berperan strategis sebagai garda terdepan penanganan permasalahan kesejahteraan sosial masyarakat. Namun, implementasi Puskesos masih menghadapi kendala, terutama pada aspek kompetensi sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi kompetensi petugas Puskesos “CEKAS” (Cekatan Edukatif Kreatif Amanah Santun) Kelurahan Benteng Kota Sukabumi serta merumuskan strategi peningkatan kompetensinya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dipilih secara purposive meliputi Dinas Sosial, UPT SLRT, petugas Puskesos, dan unsur masyarakat pengguna layanan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi lapangan, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan lima dimensi kompetensi Spencer & Spencer serta diperkuat dengan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan kompetensi petugas belum optimal, terutama pada dimensi pengetahuan dan keterampilan teknis, ditandai rendahnya pemahaman regulasi, keterbatasan penggunaan teknologi (SIKS-NG), ketergantungan pada individu kunci, serta rendahnya disiplin kehadiran. Meski demikian, petugas memiliki kekuatan berupa motivasi altruistik-spiritual, empati, dan kedekatan dengan masyarakat. Berdasarkan skor IFAS 3,50 dan EFAS 3,25, posisi strategi berada pada Kuadran I (agresif), sehingga strategi utama yang direkomendasikan adalah strategi SO melalui mentoring berbasis pengalaman, penguatan identitas profesional melalui sertifikasi dan kemitraan pelatihan, serta pembelajaran kolaboratif antar Puskesos pilot project. Strategi ini dinilai realistis, berkelanjutan, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan