Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI) Journal
Not a member yet
5492 research outputs found
Sort by
The Economic Impact of Inflation and Exchange Rates on Stock Returns Mediated by Capital Structure in Food and Beverage Sub-Sector Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange
In this study examines the effect of inflation and exchange rates on stock returns with capital structure as a mediating variable in food and beverage subsector companies listed on the Indonesian Stock Exchange during 2019-2023. The results showed that inflation and exchange rates have a signnificant influence on capital structure, where inflation has a negative impact and exchange rate fluctuations worsen capital structure. Furthermore, inflation has a positive impact on stock returns while exchange rates have a negative impact. Capital structure is proven to have a positive impact on stock returns, indicating the importance of good capital structure management in improving investor perception and stock performance. These results provide important insights for economic risk management and invesment in the sector
Netnographic Insights: Unveiling Green Marketing Strategies for Business Development in Scarlett Cosmetics
In today’s world, both national and international companies are increasingly producing environmentally friendly products and services as part of their Corporate Social Responsibility (CSR) efforts, which positively impact the environment and society. Scarlett Cosmetics is one such company. This study aims to explore the green marketing strategies implemented by Scarlett Cosmetics. A virtual ethnographic approach was employed, utilizing online observation techniques with a "lurking" method on relevant platforms. The study found that Scarlett’s green marketing strategy includes: 1) the use of glass bottles to promote eco-friendly products, 2) environmental awareness campaigns through the #SayangiDiriSayangiBumi program, and 3) a commitment to sustainability. The findings suggest that Scarlett’s green marketing strategy not only enhances its brand image but also fosters increased customer satisfaction and loyalty
Implementation of Case-Based Learning to Enhance Students' Engagement and Academic Performance in Advanced Financial Accounting
The learning paradigm shifts from teaching to learning, teaching to learning community. According to Permendikbud Number 3 of 2021, Key Performance Indicator (KPI) number 7 is to realize a collaborative and participatory classroom. The aim is to analyze the application of the case-based learning method to understanding advanced financial accounting and how to understand advanced financial accounting regarding the preparation of combined financial statements of head offices and branch offices. The object of this research is undergraduate Accounting students of the Faculty of Economics, University of Semarang, with a total of 6 classes. The subject of this research is Advanced Financial Accounting. The results showed that with this learning model system, lecturers will more easily provide a deep understanding to students. In this system, students act as the center of learning. It can increase student cognition and make them more active and innovative. Thus, this research can answer the question of whether the project-based learning model system with a case method approach can increase student creativity and innovation in understanding the Advanced Financial Accounting course, which is so complex
Spiritual Leadership as a Catalyst for Fraud Prevention in Financial Services: Strengthening Economic Development Through Organizational Culture and Employee Motivation
This study aims to explore the impact of spiritual leadership on fraud prevention in financial service companies in Indonesia, focusing on the mediating role of organizational culture and the moderating effect of employee motivation. Employing a quantitative approach, the target population consists of all employees working in banking and non-banking financial service companies across several provinces in Indonesia. The 220 samples are selected through convenience sampling based on participants' availability and willingness. Data is obtained using a 5-point Likert scale questionnaire, and the analysis is conducted using descriptive statistics and Partial Least Squares (PLS) to test the hypotheses. The findings indicate that spiritual leadership significantly influences fraud prevention, both directly and through the organizational culture. Organizational culture effectively mediates the relationship between spiritual leadership and fraud prevention. However, employee motivation does not moderate this relationship. Interestingly, employee motivation does moderate the relationship between organizational culture and fraud prevention. These results imply that financial service companies should cultivate spiritual leadership and a solid organizational culture to enhance fraud prevention efforts while recognizing employee motivation's critical role in this context
Market Penetration Traffic Referencing Seasonal Patterns based on Marketing Value
This study analyses market penetration traffic as a strategic instrument integrating value-based marketing with market performance. Using a descriptive qualitative approach, this study identifies three zones of market penetration traffic: green, yellow, and red. The findings show that the effectiveness of market penetration depends on the company's ability to integrate value-based marketing with market sensing capability. The green zone requires maintenance and expansion strategies, the yellow zone needs strategy optimisation, and the red zone necessitates fundamental transformation. The findings indicate the importance of continuously monitoring traffic indicators for marketing strategy adjustment. Managerial implications emphasise the development of effective feedback mechanisms to optimise market penetration and customer value creation
Analisis Eskalasi Produktivitas, Efektivitas Usaha Dan Transformasi Digital Terhadap Keberlangsungan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Bidang Food & Beverage Di Kota Sukabumi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah eskalasi produksi, efektivitas usaha dan tranformasi digital memiliki pengaruh dan berdampak terhadap keberlangsungan UMKM. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif dan asosiatif. Sumber data yang digunakan dengan melakukan wawancara dan menyebar kuesioner sebagai alat dalam memperoleh data serta sampel yang digunakan yaitu sampling jenuh kepada 43 responden owner UMKM dengan mengunakan sistem pengukuran ordinal. Kemudian data yang sudah diperoleh dilakukan beberapa pengujian seperti uji validitas dan realibilitas kemudian dilakukan uji asumsi klasik yang berikutnya dianalisis dengan bantuan software SPPS 25 untuk menjawab hipotesis pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan eskalasi produktivitas terhadap keberlangsungan UMKM dan tidak berpengaruh serta tidak signifikan efektivitas usaha dan trasnformasi digital terhadap keberlangsungan UMKM
Pengaruh Analisis Jabatan, Beban Kerja, Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Motivasi Intrinsik Sebagai Variabel Intervening (Studi Pada Kantor BNN Provinsi Jawa Tengah)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh analisis jabatan, beban kerja, dan kompetensi terhadap kinerja pegawai, serta peran motivasi intrinsik sebagai variabel mediasi. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah ketidakseimbangan antara jumlah pegawai dan beban kerja serta kurangnya kompetensi menyebabkan penyelesaian pekerjaan tidak sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Hal ini menandakan kinerja pegawai BNN Provinsi Jawa Tengah dalam penyelesaian pekerjaan masih perlu ditingkatkan dan mendorong pegawai untuk meningkatkan kompetensi di bidangnya masing-masing. Jenis penelitian ini termasuk dalam kuantitatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah explanatory. Penelitian ini menggunakan data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari obyek penelitian yang diperoleh dari kuesioner. Penelitian ini dilakukan di lingkungan BNN Provinsi Jawa Tengah dengan sampel sebanyak 82 pegawai. Metode analisa menggunakan analisa three box method dan PLS-SEM Hasil analisa membuktikan bahwa analisis jabatan berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, beban kerja berpengaruh negatif terhadap kinerja pegawai, kompetensi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, analisis jabatan tidak berpengaruh terhadap motivasi intrinsik, beban kerja tidak berpengaruh terhadap motivasi intrinsik, kompetensi tidak berpengaruh terhadap motivasi intrinsik, dan motivasi intrinsik berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Motivasi intrinsik tidak memediasi pengaruh analisis jabatan, beban kerja, kompetensi terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kinerja pegawai, diperlukan pendekatan secara keseluruhan, di mana faktor motivasi intrinsik diperhatikan selain aspek teknis seperti analisis jabatan, beban kerja, dan kompetensi
Pengaruh Pengetahuan, Pendapatan, Risiko, Umur Dan Gender Terhadap Minat Gen-Z Dalam Berinvestasi Di Pasar Modal
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh pengetahuan, pendapatan, risiko, umur, gender terhadap minat Gen Z dalam berinvestasi di pasar modal. Investor pasar modal nasional didominasi kelompok generasi Z dan milenial berdasarkan data dari KSEI. Pengetahuan tentang investasi yang didapatkan pada Gen Z cukup luas, ini dikarenakan Gen Z terlahir di era digital. Pendapatan pada Gen Z juga berpengaruh pada minat investasinya. Resiko yang didapat pada investasi juga berpengaruh pada minat investasi Gen Z. Saat berinvestasi sebagian Gen Z yang terkena resikonya akan berhenti melakukannya dan akan ada yang tetap melanjutkannya, hal ini bisa dikarenakan dari kurangnya pengetahuan atau sudah menguasai pengetahuan dan mampu mengatasinya. Umur sendiri merupakan tanda seseorang sudah hidup berapa lama. Gender merupakan perbedaan antara pria dan wanita, perbedaan tersebut bisa dikarenakan jenis kelamin dan bentuk tubuh. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan sampel yang digunakan adalah 151 responden Gen Z di kota Medan. Metode analisis data menggunakan regresi linier berganda. Purposive Sampling digunakan sebagai metode pengambilan sampel. Kesimpulan penelitian ini adalah Pengetahuan, Pendapatan, Risiko, Umur, Gender berpengaruh secara simultan, terhadap minat berinvestasi. Pengetahuan, Pendapatan dan Umur berpengaruh secara parsial terhadap minat berinvestasi. Risiko dan gender tidak berpengaruh signifikan terhadap minat berinvestasi
Pengaruh Disiplin Kerja, Beban Kerja Dan Pengembangan Karier Terhadap Kinerja Pegawai Melalui Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Di Sekretariat Daerah Kabupaten Dompu Nusa Tenggara Barat
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja, beban kerja, dan pengembangan karier terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening di Sekretariat Daerah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) berperan penting dalam meningkatkan kinerja pegawai, yang mencakup disiplin kerja, manajemen beban kerja, dan pengembangan karier yang baik. Disiplin kerja yang tinggi dan manajemen beban kerja yang efektif diharapkan dapat meningkatkan kepuasan kerja, yang pada akhirnya berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menganalisis hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja dan pengembangan karier berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, sedangkan beban kerja memiliki pengaruh negatif. Selain itu, kepuasan kerja terbukti menjadi mediator yang signifikan antara disiplin kerja, pengembangan karier, dan kinerja pegawai. Penelitian ini memberikan rekomendasi kepada manajemen Sekretariat Daerah Kabupaten Dompu untuk lebih memperhatikan faktor-faktor yang dapat meningkatkan disiplin kerja, mengelola beban kerja secara efektif, dan memberikan peluang pengembangan karier yang lebih baik guna meningkatkan kinerja pegawai secara keseluruhan
Evaluasi Dan Peningkatan Praktik Usaha Tempe Dengan Metode Participatory Action Research: Perspektif Pengusaha Tempe Dan Konsumen
Penelitian ini berfokus pada permasalahan yang dikaji pada praktik usaha tempe saat ini, khususnya yang terkait dengan kualitas produk, kepuasan konsumen, dan pemasaran produk, kemudian permasalahan utama yang dihadapi oleh pengusaha tempe dalam pemasaran, menjaga kualitas produk, dan kepuasan konsumen, serta bagaimana metode Participatory Action Research (PAR) dapat digunakan untuk mengevaluasi dan memperbaiki praktik usaha tempe secara lebih efisien dan berkelanjutan. Lokasi penelitian di Jalan Mustokoweni, Kelurahan Plombokan, Kecamatan Semarang Utara. Jumlah informan penelitian sebanyak 9 orang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan focus group discussion. Berdasarkan hasil focus group discussion, dapat disimpulkan bahwa dari focus group discussion yang pertama, peneliti menyimpulkan bahwa pemasaran yang dilakukan sudah ketinggalan zaman. Oleh karena itu, perlu dilakukan penggantian teknik pemasaran produk tempe yang selama ini dilakukan. Teknik pemasaran yang sebaiknya dilakukan adalah melalui media sosial, dan internet, seperti WhatsApp, Instagram, TikTok, atau Shopee. Hal ini akan memberikan gambaran yang jelas tentang potensi pasar tempe dan strategi yang dapat digunakan untuk mengembangkan pasar tempe yang lebih luas. Selanjutnya, dari focus group discussion kedua, para pelaku UKM tempe, masyarakat, dan konsumen memahami cara mengurus sertifikasi produk halal yang kini semakin mudah dengan layanan administrasi sistem daring. Tentunya dengan adanya sertifikat produk halal, mereka berharap masyarakat, dalam hal ini konsumen tempe, akan lebih tenang dalam mengonsumsi produk tersebut karena kehalalannya terjamin