Ejournal UIN Imam Bonjol Padang
Not a member yet
2739 research outputs found
Sort by
ANALISIS STRATEGI PROMOSI DAN BRANDING PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS ANDALAS MELALUI MEDIA SOSIAL
Branding merupakan suatu upaya dalam memberikan informasi yang tepat dan dapat memaksimalkan tujuan yang diharapkan. Dalam membangun branding perlu ada strategi yang dibuat dengan sistematika dan kompleksitas, diantaranya adalah pemanfatan Promosi melalui Media Sosial. Unit Perpustakaan Universitas Andalas, merupakan wadah bagian penting dan vital bagi Institusi Kelembagaan Universitas Andalas. Perpustakaan Universitas Andalas memanfaatkan promosi media sosial sebagai strategi dalam membangun branding. Tujuan Penelitian ini, untuk melihat strategi Perpustakaan Universitas Andalas, dalam memenuhi kualitas pelayanan dan fasilitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi literature Dari keseluruhan hasil penelitian dan pembahasan, kegiatan branding perpustakaan media sosial seperti Youtube, Instagram dan Facebook sebagai alat promosi dan pemasaran perpustakaan memaksimalkan kualitas pelayanan dan fasilitas dengan strategi kepuasan pengunjung. Nilai jual yang disajikan bagi Perpustakaan Universitas Andalas dengan mengkolaborasikan pemanfaatan teknologi informasi. Selanjutnya merancang, menentukan, dan memperkenalkan perpustakaan digital kepada pengunjung (pemustaka) dan memberikan berbagai akses kemudahan, kenyamanan dan keamana
MENGAKTUALISASIKAN KHOIRU UMMAH MELALUI DAKWAH ISLAM (Analisis Surat Ali Imran Ayat 110)
ABSTRAK
Membahas umat Islam tidak dapat dilepaskan dari dua hal yaitu : ajarannya yaitu al-Qur’an dan sunah dan umat atau pengikutnya. Seringkali, secara sosiologis ada perbedaan yang mencolok antara ajaran Islam yang bersifat normatif dengan umat Islam itu sendiri. Ketika Islam mengajarkan persatuan, kenyataannya umat Islam secara faktual seringkali berpecah belah karena perbedaan faham keagamaan atau kepentingan politik. Demikian juga ketika Al-Qur’an memposisikan umat Islam dengan prediket umat terbaik, kenyataannya kondisi umat Islam banyak tertinggal dalam seluruh aspek kehidupan. Maka, dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggali makna dibalik doktrin khoiru ummah dalam al-Qur’an surat Ali Imran ayat 110.
Hasil penelitian menunjukan bahwa : pertama, secara teologis, Islam memberikan prediket sebagai umat terbaik pada umat Islam. Doktrin ini, selain harus diyakini karena merupakan bagian dari kalamullah juga menjadi pekerjaan rumah bagi umat Islam untuk mewujudkannya. Kedua, prediket sebagai umat terbaik bukan merupakan pemberian gratis namun harus diwujudkan melalui usaha dan perjuangan. Ketiga, karakter dasar umat terbaik adalah aktif melakukan amar ma’ruf nahi munkar dan beriman kepada Allah.
Kata kunci, dakwah, khoiru ummah, ali imran 110
ABSTRACT
Discussing Muslims cannot be separated from two things, namely: the teachings of the Qur'an and the sunnah and the people or their followers. Often, sociologically there is a striking difference between the normative teachings of Islam and the Muslims themselves. When Islam teaches unity, the fact is that Muslims are often divided because of differences in religious beliefs or political interests. Likewise, when the Qur'an positions Muslims with the predicate of the best people, in reality the condition of Muslims is lagging behind in all aspects of life. So, with a qualitative approach, this study explores the meaning behind the doctrine of the khoiru ummah in the Qur'an Surah Ali Imran verse 110.
The results of the study show that: first, theologically, Islam gives the predicate as the best ummah to Muslims. This doctrine, besides having to be believed because it is part of kalamullah, is also a homework for Muslims to make it happen. Second, the predicate as the best ummah is not a free gift but must be realized through effort and struggle. Third, the basic character of the best people is to be active in doing amar ma'ruf nahi munkar and believe in Allah.
Keywords, da'wah, khoiru ummah, ali imran 11
PENDIDIKAN KARAKTER SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH PERSPEKTIF HADIS
Pendidikan karakter merupakan ikhtiar yang disusun secara sistematis dan dilaksanakan untuk membantu peserta didik memahami nilai-nilai perilaku manusia berkaitan dengan Penciptanya yaitu Allah, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan, dan kebangsaan yang termanifestasi dalam pikiran, sikap, perasaan, perkataan, dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama, hukum, tata krama, budaya, dan adat istiadat. Tulisan ini bertujuan untuk memahami formulasi konsep pendidikan karakter perspektif Hadits. Melalui telaah pemahaman secara tekstual dan kontekstual. Permasalahan yang ada dijawab melalui penelitian kepustakaan (library research). Data-data dikumpulkan dari berbagai referensi; baik primer, sekunder, maupun data pendukung. Data-data yang ada dianalisis dengan pendekatan hermeneutik dengan cara content analysis (analisis isi). Hasil penelitian menunjukkan Hadis-hadis yang diangkat dalam penelitian ini mengandung karakter atau perilaku manusia terhadap Tuhan, diri sendiri, sesama manusia, dan lingkungannya. Beberapa konsep pendidikan karakter yang dapat diungkap dari Hadits tersebut adalah Pertama, Konsep pendidikan karakter dalam Islam, Kedua, Konsep Karakter dan Akhlak dalam Islam dan Ketiga, Akhlak dan Karakter dalam Hadis. Keempat, Materi Akhlak dan Karakter dalam Hadis. Kelima, Peran Guru dan orang tua dalam pendidikan karakter
Wasiat Wajibah Ahli Waris non Muslim dan Murtad
Tulisan ini bertujuan untuk menganalisa dasar pertimbangan hakim dari sisi usul fikih dan fikih, khususnya terkait yurisprudensi Mahkamah Agung. Terdapat 6 putusan yang sudah memiliki kepastian hukum dan menjadi yurisprudensi Mahkamah Agung tentang wasiat wajibah, yaitu putusan Nomor. 368K/AG/1995, 51K/AG/1999, 16K/AG/2010, 721K/AG/2015, 218K/AG/2016, 331K/AG/2018. Pada putusan Nomor. 368K/AG/1995 tentang kewarisan anak yang pindah agama, Nomor. 51K/AG/1999 tentang kewarisan anak non-muslim, Nomor. 16K/AG/2010 tentang kewarisan istri non-muslim, Nomor. 721K/AG/2015 tentang kewarisan anak non-muslim, Nomor. 218K/AG/2016 tentang kewarisan beda agama, Nomor. 331K/AG/2018 tentang kewarisan suami murtad. Berdasarkan 6 putusan hakim tersebut, hakim memberikan wasiat wajibah kepada ahli waris yang tidak beragama Islam, dan putusan tersebut sudah menjadi yurisprudensi di Mahkamah Agung. Berbeda dengan apa yang sudah diatur di dalam hukum Islam dan pada Pasal 209 Kompilasi Hukum Islam, bahwa wasiat wajibah hanya diberikan kepada orang tua dan anak angkat. Tulisan ini menggunakan metode penelitian library research dengan bersumber kepada kitab-kitab, buku, dan putusan hakim. Dalam hal ini, putusan yang ditetapkan oleh hakim dinilai berkesesuaian dengan nilai-nilai keadilan, meski tidak mengikuti aturan yang sudah berlaku sebagai pedoman oleh hakim Pengadilan Agama, yaitu KHI
Islamic Financial Management Student Skill Development Training in Developing a Profit and Loss Information System
Students of the Sharia Financial Management Study Program still use the manual calculation method in financial management, such as bookkeeping. This model is less effective when used in financial management because students have to think about entering several formulas to produce output in each calculation operation. This will be done repeatedly by students. This method will make students bored and even reduce the level of concentration in the learning process. The use of the internet as a means of supporting learning on campus is still not optimal because once again learning in this course uses conventional methods. The purpose of the service is to provide education about the importance of financial management by utilizing internet-connected technology and providing additional skills to students through training in developing a website-based financial management information system. The service implementation method used is by briefing on the importance of information systems for financial management as well as practices in developing simple information systems. The result of this activity is students are able to develop a simple information system such as for profit and loss calculation system
Aplikasi Pemakaian Gedung Pendopo dan Peminjaman Peralatan Pada Bagian Umum Kantor Walikota Dumai Berbasis Web
Providing excellent public services is the goal of every local government. The Dumai City Government is currently competing to implement and take advantage of advances in information technology to help create effective public services. With the lack of efficiency in borrowing the pavilion building and equipment in the general section of the Dumai Mayor's office, still using letter requests is the cause of this problem. Therefore, making this web-based application called the application for the use of the Pendopo Building and borrowing equipment at the general part of the Dumai Mayor's office was carried out as an effort to overcome this problem. This application development is based on PHP programming. This application provides various kinds of facilities for borrowing the building and the equipment that is therein
Analisis Bibliometrik Terhadap Penelitian Business Process Reengineering dan Manajemen Menggunakan Vosviewer
Penelitian ini membahas tentang Analisis Bibliometrik Terhadap Penelitian Business Process Reengineering Dan Manajemen Pada Google Scholar Menggunakan VOSViewer. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui jumlah publikasi jurnal ilmiah pada interval waktu 2013 – 2023. Peneliti yang paling aktif dalam riset tentang Business Process Reengineering dan Manajemen serta pemetaan riset tentang Business Process Reengineering dan Manajemen. Metode penelitian pada penelitian ini adalah Tinjauan Pustaka menggunakan pendekatan bibliometric. Data yang digunakan pada penelitian adalah publikasi ilmiah yang terindeks google scholar berjumlah 257 publikasi dengan kata kunci pencarian "Business Process Reengineering" dan "Manajemen". Hasil penelitian ini menunjukkan dari tahun 2013 hingga 2023 mengalami peningkatan yang fluktuatif. Puncak jumlah terbanyak publikasi terjadi pada tahun 2022 sebanyak 52 artikel sedangkan publikasi terendah pada tahun 2019 sebanyak 7 artikel. Terdapat 5 peneliti yang aktif dalam pempublikasi jurnal ilmiah tentang Business Process Reengineering dan Manajemen adalah Wildan Suharso, Sugeng Santoso, Ilyas Nuryasin, Farrikh Al Zami dan Dian Nuswantoro. Dimana Wildan Suharso dan Ilyas Nuryasin memiliki korelasi yang erat. Densitas penelitian yang masih rendah memberikan peluang bagi peneliti lain untuk menciptakan novelty pada penelitian ini melalui publikasi onlin
The Resilience of Sufi Spiritual Behavior in Society in the 5.0 Era Increases Subjective Well-Being
Abstract: From time to time, the pattern of human life continues to change. These changes started from the Stone Age until now, in the era of society 5.0. These changes have a purpose for the welfare of humanity. Changes in lifestyle from time to time cannot be separated from challenges and problems. Someone who is not able to adapt will be evicted separately. Conversely, someone who is able to survive in his life through every change will find satisfaction in his life. Sufi spiritual behavior is a safe choice of behavior to live life in the era of society 5.0 as resilience. There are several ways of building resilience in Sufi spiritual behavior to increase psychological well-being, also known as subjective well-being. The resilience of Sufi spiritual behavior includes training the ego (self-emotion) to resist the demands of the id (lust), strengthening faith, living as a blessing, and always surrendering to God. Such resilience is integrated into his personality so that his life is calm and his mind is not toying with him. Someone who chooses the resilience of Sufi spiritual behavior has a strong power to live life. The person is happy despite all difficulties and grateful for the abundance of God's grace. In the end, the person's subjective well-being increase
PENINGKATAN KOMPETENSI TENAGA PENDIDIK DI PONDOK PESANTREN DARUL AMAL
Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan terkait dengan tenaga pendidik yang
mengajar di yayasan pondok pesantren belum mempunyai kualifikasi pendidikan
yang sesuai, kurangnya tenaga pendidik yang ahli di bidang mata pelajaran pondok
seperti nahu, shorof, kitab kuning, tauhid, dan lain sebagainya. Tujuan penelitian
yaitu (1) Untuk mengetahui perencanaan program peningkatan kompetensi tenaga
pendidik di pondok pesantren Darul Amal (2) Untuk mengetahui pelaksanaan
program peningkatan kompetensi tenaga pendidik di pondok pesantren Darul Amal
(3) Untuk mengetahui evaluasi program peningkatan kompetensi tenaga pendidik di
pondok pesantren Darul Amal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif
kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan
dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu, dengan data reduction
(reduksi data), data display (penyajian data), conclusion drawing/verification
(penarikan kesimpulan). Hasil penelitian: (1) Perencanaan program peningkatan
kompetensi tenaga pendidik yang dilakukan di pondok pesantren Darul Amal telah
dirancang oleh pimpinan Yayasan, kepala madrasah dan tenaga pendidik setiap awal
semester. program yang direncanakan seperti program pengembangan diri, program
peningkatan kompetensi tenaga pendidik (2) Pelaksanaan program peningkatan
kompetensi tenaga pendidik yang dilakukan kepala madrasah berupa pelatihan, KKG,
house training, lokakarya/workshop. (3) Evaluasi program peningkatan kompetensi
tenaga pendidik berupa penentuan standar pencapaian, melakukan evaluasi dengan
melakukan kegiatan FGD (Forum Group Discussion) bersama pimpinan, dan
melakukan pembinaan terkait peningkatan kompetensi tenaga pendidik
The "Muaro-Pekanbaru" Railway Monument Cultural Reserve as a Source For Local History Learning in Pekanbaru
Local history learning can be used to foster students' awareness and interest in the area where they live. Through learning local history students can also learn about the uniqueness of their region such as culture, historical heritage and local wisdom. One source that can be used as a local history lesson is the "Muaro-Pekanbaru" Railway Monument cultural reserve. This monument is a historical heritage located in Pekanbaru City, Riau Province and is one of the proofs of the Japanese occupation of Indonesia when they occupied Pekanbaru. The existence of this railway monument was built to commemorate and honor the romushas who died tragically in the construction of a train network that connected the east coast and west coast of Sumatra with the route from Muaro to Pekanbaru. This monument can be a source of learning local history for the community, especially in Pekanbaru. This paper aims to explain the utilization of the "Muaro-Pekanbaru" Railway Monument Cultural Heritage Site in learning local history. The approach used in this study is descriptive-qualitative. The results of the study show that the "Muaro-Pekanbaru" Railway Monument cultural heritage can be used as a source of learning local history in Pekanbaru