Ejournal UIN Imam Bonjol Padang
Not a member yet
2739 research outputs found
Sort by
Educational Role on Dakwah Qur'anic Approach in Human Development
Al-Qur'an as a guidance book is the authentic and authoritic educational Sources. It is importance to use Al-Qur'an as a main source of Moslem. This article explains the educational role of dakwah from Quranic point of view in human development It will explains five educational approaches on Al-Qur'an, they are: bi al-maurizah (education through advice), tarbiah bi al- Qissah (education through story telling), tarbiah bi al-ahdath (education through action), tarbiah bi af-cuqubah (education through law enforcement dan tarbiah bi al-Qudwah (education through example) The writer concludes that the five aspects of educational dakwah from Al-Qur'an would be able to fulfill human developmen
DAKWAH DAN SENI BERBICARA
disebut dengan juru dakwah (al-Da'i). Untuk Al-Qur'an adalah kitab dakwah yang mencakup didalamnya unsur- unsur yang mengintari dakwah, sepertijuru dakwah, penerima dakwah, metode dakwah, dan media dakwah. Dakwah dengan segala unsurnya merealisasikannya kepada masyarakat diselenggarakan oleh al- da'i yang telah memenuhi kriteria-kriteria denganitu untuk mempergunakan cara-cara tertentu, sesuai dengan kondisi sosial-budaya masyarakat. aktifitas yang dilakukan oleh setiap muslim yang takterpisahkan satu sama lain, masing-masing unsur dalam dakwah mendapat perhatian dan sorotan dalam al-Qur'an secara sistematis dan sesuai dengan masyarakat yang adalah kesatuan suatu Dakwah seperangkat dengan sesuai kemampuannya, bertujuan menjadikanseluruh umat manusia meyakini dan mengamalkan ajaran Islam denganbaik dan bertanggungjawab serta diiringi dengan akhlak mulia demimemperoleh kebahagiaan sekarang dan yang akan datang. kondisisosial mengintarinya. Dakwah sebagai ujung tombak bagi pengembangan Islam diwujudkan keberbagai segi kehidupan manusia. Melaksanakannya dalam artian umum adalah kewajiban bagi setiap pribadi muslim
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSI DENGAN MOTIVASI KERJA (Tinjauan dalam Komunikasi Organisasi)
Tujuan tulisan ini ingin melihat hubungan antara kecerdasan emosi dengan motivasi kerja dalam sebuah organisasi. Contoh yang dikemukakan melibatkan organisasi kependidikan, sebagai sasarannya adalah guru di sekolah. Fokus masalah yang dikemukakan bagaimana peran guru dalam menumbuhkan kasih sayang sebagai bahagian dari pengelolaan emosi dalam pelaksanaan proses belajar mengajar. Sedangkan dikalangan organisasi non kependidikan dicontohkan pekerja agen asuransi dalam menghadapi nasabah. Secara umum tulisan ini menjelaskan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosi dengan motivasi kerja dalam organisasi. Secara teoritis tulisan ini akan diperkaya dengan pandanganpandangan yang dikemukakan para ahli dibidangnya serta dipertegas dengan kutipan ayat Al-Quran yang sejalan dengan maksud tulisan ini
MOTIVASI BERPRESTASI DALAM BEKERJA DI ERA GLOBAL
Sumberdaya Manusia merupakan aset yang sangat penting bagi organisasi dan merupakan salah satu unsur yang sangat menentukan keberhasilan suatu organisasi, terutama dalam menghadapi persaingan dan tantangan bisnis yang semakin besar, seperti globalisasi, perubahan teknologi dan perhatian terhadap kualitas. Untuk dapat menghadapi tantangan bisnis tersebut, organisasi harus mampu mengelola sumberdaya manusia yang dapat diarahkan pada pencapaian tujuan organisasi
GENDER DAN KOMUNIKASI POLITIK AKTIVIS PARTAI ISLAM DI PADANG SUMATERA BARAT
Affirmative action in gender mainstreaming at politic party, is marked with theexistence of quota 30% women role in nomination quota of legislative memberinviting pro and contra. There are two perspectives in looking at this gender. First, positivistic perspective (or objective) which sees that women have to begiven opportunity in political space, its importance if women to have make ofpolicy. Proper women isn t it well-balance position with men in legislativebecause amount residents of more women compared to men. Second the naturalistic perspective (or subjective). Which my tries to express that women have their own responsible and their readiness of women to enter political worl
KEPEMIMPINAN DAN OPTIMALISASI FUNGSI MASJID
kepemimpinan sebagai pengikat sosial. dan juga karena kemampuan pembina atau pemimpin masjid menghubungkan kondisi Masjid merupakan salah satu institusi keagamaan yang potensial dikembangkan umat Islam di seluruh pelosok tanah air. Masjid memiliki posisi yang sangat penting dalam upaya membentuk, membina mengembangkan nilai-nilai kepribadian islami kepada individu dan umat Untuk difungsikan secara optimal sosial dan kebutuhan masyarakat dengan berbagai kegiatan masjid dan Fungsi masjid yang demikian komplek berbagai kebutuhan umat baik dalam aspek ibadah maupun pembinaan dan pengembangan potensi umat. Semua itu tentu akan dapat dirasakan dan dinikmati sebagaimana diharapkan jika dikelola denga baik. Mengelola masjid berarti mengupayakan optimalisasi fungsi masjid, untuk itu diperlukan adanya pengelola atau pemimpin masjid yang memiliki kemampuan dalam memimpin dan menggerakkan orang untuk menjalankan berbagai aktivitas masji
Analisis Wacana Alternatif Analisis Teks Media
Some people have a notion that mass media has never and will not more giving fact or truth "naturally " In reading a text, we have done imaginative dialogued with its author, not only living in range of time but also living in different place. That why, here we get into a hermeneutik thought. This article will offer analyse discourse approach, not only related to written and text discourses, but also context discourses
Dakwah Ethic In Pluralistic Society
Dakwah ethic presents in Al-Qur'an as Messenger of Allah done. His attitudes and activities in dakwah include his dakwah activity inpluralistic society. Pluralism does not mean that all religion arenght, but it means that all religion have the right to exist with the risk under its followers This article discourse part of Al-Quran that gives argument in order to do dakwah activities in pluralistic societ
Akidah Human Perfectness as a Concept of Dakwah
There is a relation between human perfect ness and the concept of Muttaqun and Muflihun as Allah said that aqidah is a principle of human ife perfection. Exactly, iman is aqidah, good activities and the honesty. Iman is ofen called as amal saleh. that is every good activities that done for living in this earth or afler world. In other Words, it is good for spiritual and material point of view The writer concludes that people do not need to concentrate only one aspect. They should consider every Islamic aspect