Ejournal UIN Imam Bonjol Padang
Not a member yet
2739 research outputs found
Sort by
Pemanfaatan Literasi Digital dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra oleh Mahasiswa Pascasarjana Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Universitas Indraprasta PGRI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan Literasi Digital dalam hal ini ChatGPT di kalangan mahasiswa Pascasarjana Program Studi Bahasa dan Sastra UNINDRA PGRI Jakarta dalam pembelajaran bahasa dan sastra. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Survei dan studi pustaka digunakan untuk mengumpulkan data. Survei dilakukan pada Juni 2024. Hasil penelitian menunjukkan persentase terbesar pemanfaatan ChatGPT bagi mahasiswa adalah untuk membantu proses belajar bahasa, sastra, dan literasi digital yaitu sebanyak 14 responden. Diikuti dengan mencari informasi yaitu sebanyak 12 responden, mengerjakan tugas yaitu sebanyak 11 responden, mencoba hal baru sebanyak 1 (satu) responden. Intensitas penggunaan ChatGPT yaitu sebanyak 3 (tiga) responden menjawab sangat sering. Sebanyak 23 responden atau menjawab sering, 11 responden jarang menggunakan ChatGPT, 1 (satu) responden menjawab sangat jarang. Sebanyak 26 responden menjawab setuju bahwa ChatGPT membantu mereka dalam belajar dan mencari informasi. Dua belas responden menjawab setuju. Pengetahuan Literasi digital mahasiswa 35 responden menjawab tahu, dan 3 responden manjwab tahu. Penggunaan gadget setiap hari dijawab 38 responden. Mendapatkan berita di Koran sebanyak 10 responden, media online 9 responden, media sosial 15 responden, dan perpustakaan 4 responden. Mahasiswa menemukan informasi di internet sebanyak 30 responden, 8 responden bertanya pada orang lain. Untuk tugas kuliah sebanyak 35 responden sering merujuk ke materi online dan 3 responden terkadang merujuknya. Keterampilan responden cukup ahli dalam berinternet yaitu sebanyak 20 responden, sangat ahli sebanyak 1 resonden, tidak terlalu ahli sebanyak 17 responden. Penelitian menunjukkan Mahasiswa Pascasarjana UNINDRA PGRI seluruhnya mengetahui ChatGPT dan sangat intens dalam menggunakannya dalam proses pembelajaran bahasa, sastra, dan literasi digital. ChatGPT membantu mereka belajar dan mendapatkan informasi serta terkait dengan literasi digital. Untuk menjaga nilai-nilai etika dan moral akademik dan memastikan bahwa aplikasi ini bermanfaat bagi mahasiswa dan orang lain, perlu ada pengawasan selama mahasiswa menggunakanny
Penguatan Manajemen Organisasi Pesantren Sabilul Jannah untuk Peningkatan Kualitas Lembaga di Pesisir Selatan
Pondok Pesantren Sabilul Jannah tengah menghadapi masalah manajemen, hal itu ditandai dengan munculnya berbagai persoalan, di antaranya: terjadinya kekosongan pimpinan, pengelolaan keuangan yang tidak transparan, hingga proses perekrutan tenaga pengajar yang tidak terbuka. Permasalahan di atas merupakan tugas urgen untuk dicarikan jalan keluarnya agar proses pembelajaran di pondok pesantren Sabilul Jannah berjalan dengan lancar. Pondok Pesantren Sabilul Jannah berlokasi di Kampung Timbulun, Kenagarian Aur Duri Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini berupaya membantu mitra keluar dari masalah-masalah tersebut. Metode pendekatan yang digunakan untuk mencapai target luaran yaitu: Survey, Focus Group Discussion, Pelatihan, dan Pendampingan. Selain itu tim pengabdian juga menentukan prosedur dan langkah-langkah solutif dalam pemecahan masalah. Dalam pelaksanaan program melibatkan unsur pimpinan, guru-guru, serta pakar-pakar dalam bidangnya yang berpengalaman dalam pemberdayaan masyarakat, yakni pakar dalam manajemen organisasi pesantren. Adapun hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah: Pertama, mitra mampu menyusun Statuta Pesantren. Kedua, mitra mampu menyusun Rencana Induk Pengembangan (RIP). Ketiga, mitra mampu menyusun Struktur Organisasi dan Tata Kelola dengan baik
Dinamika Psikologi Bekerja dalam Lingkungan Ekstrim dengan Ketidakpastian yang Tinggi
Teams that work to respond to disaster situations or other safety threats are faced with high risks that can affect other people and themselves. The Gegana Troop is a form of team that works to handle crisis situations. This unit, which is under the command of the Brimob Unit at POLRI Headquarters, has the main function of taking action against high-level and high-intensity social security and order disturbances, especially organized crime that uses firearms and/or explosives. These officers face huge consequences if mistakes occur in the tasks they carry out. This situation certainly has a huge psychological impact on the officers. This research aims to reveal the psychological dynamics of individuals who work in extreme situations with very high uncertainty through qualitative methods with a phenomenological approach. There are three main findings, namely forms of uncertainty, the psychological impact of uncertainty, and efforts to deal with uncertainty. The findings from this research can be used as study material for policy makers to be able to carry out the necessary series of prevention or interventions, not only to optimize their tasks in the field, but also to overcome potential problems that could arise from these tasks
LAHIRNYA PAKISTAN: Perjuangan Muslim India Dan Tantangan Pembangunan Bangsa
Penelitian ini membahas tentang pembentukan negara Pakistan sebagai hasil dari konflik dan perbedaan antara populasi Muslim dan Hindu-Buddhis di India. Fokus kajian mencakup latar belakang etnis dan agama yang beragam dengan dominasi Islam sebagai identitas nasional. Metode peniltian yang digunakan adalah metode sejarah dengan 4 tahap, heuristi, kritik, insterpre tasi, dan historiografi. Proses berdirinya Pakistan pada 14 Agustus 1947 merupakan wujud keinginan populasi Muslim untuk memiliki negara terpisah. Tokoh-tokoh kunci seperti Sayyid Ahmad Khan, Muhammad Iqbal, dan Muhammad Ali Jinnah berperan signifikan dalam mewujudkan visi negara Islam ini. Selain itu, penelitian menyoroti perkembangan politik penting, termasuk krisis tahun 2007 dan kontribusi tokoh seperti Benazir Bhutto serta Fazlur Rahman. Pemikiran Fazlur Rahman mengenai transformasi tradisi Islam dalam konteks modernitas turut menjadi bagian dari pembahasan. Aspek ekonomi Pakistan, seperti industri tekstil, pengolahan makanan, kimia, dan petrokimia, serta sumber daya alam seperti gas alam dan minyak bumi, juga dikaji. Penelitian ini turut membandingkan kebijakan pendidikan di Pakistan dengan Indonesia, di mana Pakistan menerapkan wajib belajar hingga tingkat SLTA, sementara Indonesia hingga SLTP. Sistem pendidikan kedua negara memiliki kemiripan dengan keberadaan lembaga pendidikan umum, madrasah, serta perguruan tinggi umum dan keagamaan
Ideology and Impact of the Feminism Movement in Indonesia Beginning of the XX Century
This article aims to describe the feminist movement in Indonesia in the early 20th century. This research employed the historical method, encompassing several key stages. Heuristics involved the systematic gathering of relevant sources, including articles, books and existing research related to the study. Subsequently, source criticism was conducted to assess the authenticity, reliability and credibility of the identified sources. Following this, the interpretation stage involved analyzing the collected data to extract meaningful insights and draw conclusions. Finally, the findings were combined and presented in a scholarly format through the writing of a research paper. In addition, the author collects data through the Dutch website (Delpher) which is a website that provides digitized full texts of newspapers, books, journals, and copy sheets of historic Dutch-language radio news broadcasts. The research reveals that the Indonesian feminist movement arose in response to the injustices faced by women during Dutch colonial rule in the East Indies. A key example of this inequality was the restricted access to education for women compared to their male counterparts. This disparity spurred the emergence of the feminist movement, driven by the goal of securing equal rights for women
Maḥmud yunus wa manhajihi fii ta’liifi al qamuus “‘Arabiy - induunisiy
The “Arabic-Indonesian” dictionary by Mahmoud Yunus is one of the most famous and widely used dictionaries in Indonesia. It is also suitable for Arabic language learners, especially for beginners. This research aims to find out the Arabic-Indonesian dictionary by Mahmoud Yunus, the methodology of its composition, and the advantages and disadvantages. The results of this research: the writing of an Arabic-Indonesian dictionary by Mahmoud Yunus in June 1972 to renew the Al-Zahbi dictionary. The methodology of its composition uses the radical alphabet according to the pioneers. The advantages of this dictionary are the ease of searching for words, because the dictionary takes the simplest dictionary system, which is the regular alphabet system, and includes rare or colloquial words that cannot be known using morphological rules. This dictionary includes meanings from the infinitive, plural, feminine, masculine, and others. This dictionary contains illustrated vocabulary by presenting a group of words. It is easy to use and handle because the size of the dictionary is moderate and light. To complete this dictionary, in the last unit you write the method for using it, the brief word table, and the list of references. The disadvantages of this dictionary are that in searching for the word, some words had to be abstracted to the root of the word, but some of them were without abstraction and there is no renewal from the author, so there is no modern modern vocabulary in this dictionary, such as vocabulary about science and technology, and there is no correction on it. Errors in this dictionary are either misidentifications or typographical errors
Manusia dalam Bumi Manusia Pramoedya Ananta Toer
Bumi Manusia is a controversial and interesting novel, Pramoedya Ananta Toer as the author was accused of being involved with communists. Bumi Manusia was banned from circulation but then gained a crowded place among readers and has been translated in approximately 36 languages, its ideas and messages will ultimately contribute to the color of the reading public, how to think, behave and exist. This study is a discourse analysis model that aims to describe human existence in Bumi Manusia with the hermeneutic objective method as an analytical approach. The final result can be concluded that humans who exist in Bumi Manusia are none other than those who are armed with knowledge and independence are able to struggle out of various difficulties faced, are able to stand on their own feet, and do not become criminals running away from responsibility. The concept of humanity in Bumi Manusia is rooted in the factual social conditions of the little people and the oppressed. Humans who exist in Bumi Mansusia do not envision perfect humans, or ideal humans who aspire to be, successful winners with achievements based on the ideals of perfect humans who are overwhelmed by perfection, but humans who are able to continue to struggle to get out of the factual tests experienced by humans on earth. Because perfect humans, success and always being winners according to Pramoedya do not exist on earth but in heaven
Paradigma Cinta dan Materialistik Menuntut Ilmu dalam Islam: Sebuah Solusi Bagi Kepala Madrasah Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar
Permasalahan pendidikan di Indonesia salah satunya adalah pelajar umumnya malas dalam belajar menyebabkan tingkat IQ negara ini rendah, dan kemungkinan buruknya generasi bangsa akan mengalami penurunan drastis dalam kecerdasan literasi. Meskipun kajian tentang menumbuhkan motivasi belajar dan kewajiban menuntut ilmu dalam Islam telah banyak diteliti, kajian hal yang mendasar dan esensial secara mendalam, yaitu paradigma belajar dalam Islam jarang dipertimbangkan. Penelitian ini mengatasi kesenjangan tersebut dengan mengubah paradigma pelajar Muslim di Indonesia yang mulanya materialistik menjadi paradigma cinta dalam menuntut ilmu pada Islam. Adapun metode yang digunakan adalah literature riview yang secara mendalam dan holistik. Temuan penelitian terlihat bahwa paradigma materialistik dalam belajar tidak memberikan motivasi yang kokoh dan konsisten untuk pelajar Muslim di Indonesia. Sedangkan, paradigma cinta dalam belajar dengan pemaknaan implisit terhadap hadist riwayat Ibnu Majah nomor 224 tentang kewajiban menuntut ilmu bagi seorang Muslim menjadikan qalbu (hati) terbuka dan rileks untuk menuntut ilmu. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagai seorang Muslim untuk tetap terdikte kepada Allah Swt, Rasulullah Saw, dan ilmu dalam hal belajar. Untuk itu, paradigma cinta ini sangat direkomendasikan bagi kepala madrasah sebagai langkah awal dalam perbaikan motivasi pelajar Muslim
PENGGUNAAN PARTICLE SWARM OPTIMIZATION PADA JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK KLASIFIKASI SINYAL RADAR
Klasifikasi sinyal radar merupakan salah satu tugas penting yang memiliki aplikasi luas, termasuk dalam domain militer, navigasi, dan pengawasan cuaca. Jaringan Syaraf Tiruan (JST) telah terbukti efektif dalam menyelesaikan tugas klasifikasi kompleks berkat kemampuannya dalam memodelkan pola dan hubungan non-linear dalam data. Salah satu tantangan mendasar dalam implementasi JST adalah penentuan jumlah node optimal pada hidden layer, yang secara signifikan memengaruhi performa model. Penelitian ini mengusulkan pendekatan berbasis Particle Swarm Optimization (PSO) untuk mengoptimalkan konfigurasi JST dalam klasifikasi sinyal radar. PSO, sebagai algoritma optimasi berbasis populasi yang terinspirasi dari perilaku sosial kawanan, memungkinkan eksplorasi ruang solusi secara lebih efisien dan efektif dibandingkan metode tradisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PSO pada JST secara signifikan meningkatkan metrik performa model, termasuk accuracy, precision, recall, dan F1-score, dibandingkan dengan metode baseline. Namun demikian, penggunaan PSO tidak memberikan peningkatan efisiensi dalam hal waktu komputasi. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan model pembelajaran mesin yang lebih akurat untuk aplikasi praktis seperti pengawasan cuaca dan sistem pertahanan, sekaligus memperkaya kajian teoretis di bidang optimasi dan jaringan syaraf tiruan
Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter di MTsN 2 Kota Padang
The purpose of this research is to know the implementation of the value of religious character, discipline character, value of the patriotism character education and the implementation of the value of responsibility in MTsN 2 Padang. This research includes to the qualitative research, the informan of this research are religion teacher, the headmaster, the vice headmaster and students in MTsN 2 Padang. The collecting of data is using any equipment and instrument, they are observation, interview and documentation. To analyze the authors data using inductive, deductive and competitive methods. Based on this research the result the implementation of the value of religious character education in MTsN 2 Padang is well under way and is expected to be in learners a religious chacacter, so that learners become religious in the school community, family and community. The implementation of the value of discipline character education in MTsN 2 Padang through classroom attendance on time and wearing madrasah uniforms has been well under way that it is expected that participants become disciplined and habitual discipliners to engage in any activity in the school ward, family and community. The implementation of the value of environmental character care in MTsN 2 Padang through ward cleanliness whit put the trash in place, the classroom hygiene and the toilets in the school so that it is expected that learners have a character who cares about the environment both in the school ward, family and community. Implementation of the educational value of a character of patriotism in MTsN 2 Padang through the flag ceremony is already in progress so well that it is expected that learners have a patriotic love character in both neighborhoods, families and communities. The implementation of the character education value of responsibility in MTsN 2 Padang through the learning assignments given by teachers to learners of training and homework and responsibility of learner in performing class pickers has gone well so that it is expected that learners are accustomed to being responsible for the duties placed upon them both in madrasah, family and community