Ejournal UIN Imam Bonjol Padang
Not a member yet
    2739 research outputs found

    PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA KETERAMPILAN MENULIS PESERTA DIDIK KELAS V SD NEGERI 23 PASIR SEBELAH KOTA PADANG

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang aktifnya peserta didik dalam mengikuti pembelajaran sehingga peserta didik kurang mengasah kemampuan berpikir kritisnya terutama pada keterampilan menulis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis oada keterampilan menulis peserta didik kelas V SD Negeri 23 Pasir Sebelah Kota Padang.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperiment). Populasi dari penelitian ini adalah seluruh peserta didik dari kelas I sampai kelas VI SD Negeri 23 Pasir Sebelah Kota Padang tahun ajaran 2022/2023. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 36 peserta didik dengan dua kelas yaitu kelas yang dipilih sebagai kelas eksperimen ialah kelas VA yang berjumlah 17 peserta didik dan kelas kontrol yaitu kelas VB yang berjumlah 19 peserta didik.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis pada keterampilan menulis peserta didik. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis uji-t yang menunjukkan nilai sig sebesar 0,000 yang menyatakan dari 0,05 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Artinya, ada perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis pada keterampilan menulis peserta didik kelas V SD Negeri 23 Pasir Sebelah Kota Padang. Hasil analisis data diperoleh rata-rata pada kelas eksperimen ialah 80,82 sedangkan pada kelas kontrol ialah 74,73

    MANAJEMEN PELAYANAN PUBLIK PADA PELAYANAN TERPADU SATU PINTU DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 2 BONDOWOSO

    Full text link
    Manajemen pelayanan publik merupakan upaya penerapan fungsi-fungsi manajemen dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh penyelenggara pelayanan publik khususnya madrasah meliputi pemenuhan pelayanan atas barang, jasa dan/atau pelayanan administratif yang diinginkan oleh masyarakat dengan berpedoman pelaksanaannya pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian field research (penelitian lapangan). Subyek diambil menggunakan teknik purposive. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Teknik analisis data model Miles, Huberman, dan Saldana melalui langkah-langkah kondensasi data, penyajian data, dan penarikan simpulan/verifikasi. Uji keabsahan data menggunakan Triangulasi Sumber dan Triangulasi Teknik. Penelitian ini menghasilkan fakta-fakta sebagai berikut : 1) Perencanaan Manajemen Pelayanan Publik pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu dilakukan dengan diturunkannya Surat Keputusan kepala madrasah dan dibuatnya SOP (Standar Operasional Prosedur) oleh kepala TU. 2) Pengorganisasian Manajemen Pelayanan Publik pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu dilakukan dengan kepala madrasah menentukan tugas dan yang bertugas di PTSP. 3) Kepemimpinan Manajemen Pelayanan Publik pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu dilakukan dengan memberikan motivasi dan pengarahan melalui komunikasi secara langsung terhadap bawahan yang dilakukan secara langsung atau dalam waktu rapat. Terakhir dalam memecahkan konflik pimpinan PTSP melakukan dengan musyawarah mufakat di dalam rapat evaluasi. 4) Pengendalian Manajemen Pelayanan Publik pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu dilakukan dengan adanya pemantauan kegiatan serta pengoreksian penyimpangan yang dilakukan secara langsung oleh kepala TU terhadap kinerja petugas PTSP

    OPTIMALISASI PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS MELALUI PROGRAM TIGA PIN DI SDIT BAITURRAHIM

    Full text link
    Pendidikan karakter berbasis religius semakin penting di tengah kompleksitas masyarakat yang meningkat. Kasus pelanggaran etika menunjukkan perlunya perhatian serius pada pembentukan karakter yang kuat. Dalam pendidikan, kebutuhan ini semakin mendesak, dengan banyak penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter berbasis religius efektif mengatasi tantangan tersebut. Integrasi ajaran agama dalam kurikulum membantu siswa memperoleh pengetahuan akademis dan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai moral dan etika yang penting untuk kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang implementasi, efektivitas, tantangan dan dampak dari program penguatan pendidikan karakter berbasis religius di SDIT Baiturrahim. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yang memungkinkan peneliti untuk mendeskripsikan secara rinci karakteristik, proses, dan dampak dari program tersebut. Penelitian ini mengungkapkan implementasi dan efektivitas program Tiga PIN di SDIT Baiturrahim dalam memperkuat pendidikan karakter religius. Program ini terdiri dari Tahfizh Al-Quran, Puasa Sunnah, dan Teladan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Tahfizh berhasil meningkatkan hafalan Al-Quran siswa serta memperdalam pemahaman mereka terhadap ajaran Islam. Puasa Sunnah juga berdampak positif pada disiplin dan pengendalian diri siswa. Teladan dari guru dan staf administrasi membantu memperkuat nilai-nilai moral dan etika dalam kehidupan sehari-hari siswa. Tantangan dalam implementasi meliputi konsistensi program dan dukungan eksternal yang terbatas. Langkah-langkah untuk mengatasi tantangan tersebut mencakup penguatan pengawasan dan evaluasi, pengembangan sistem penghargaan yang terstruktur, peningkatan partisipasi orang tua, dan penerapan ekstrakurikuler berbasis religius. Hasilnya menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan karakter siswa melalui pendekatan holistik yang melibatkan sekolah dan komunitas.Kata kunci— Program, Pendidikan Karakter,  Religius. Abstract Religious-based character education is increasingly important amidst the increasing complexity of society. Cases of ethical violations show the need for serious attention to the formation of strong character. In education, this need is even more pressing, with many studies showing that religious-based character education effectively addresses the challenge. The integration of religious teachings in the curriculum helps students acquire academic knowledge and a deep understanding of moral and ethical values that are essential for daily life. This study aims to provide a better understanding of the implementation, effectiveness, challenges and impact of the religious-based character education strengthening programme at SDIT Baiturrahim. This study uses a descriptive qualitative method, which allows researchers to describe in detail the characteristics, processes and impacts of the programme. This research reveals the implementation and effectiveness of the Tiga PIN programme at SDIT Baiturrahim in strengthening religious character education. This programme consists of Tahfizh Al-Quran, Sunnah Fasting, and Exemplary. The results showed that the Tahfizh programme succeeded in improving students' Quran memorisation and deepening their understanding of Islamic teachings. Sunnah fasting also had a positive impact on students' discipline and self-control. Role models from teachers and administrative staff help strengthen moral and ethical values in students' daily lives. Challenges in implementation include programme consistency and limited external support. Measures to overcome these challenges include strengthening monitoring and evaluation, developing a structured reward system, increasing parental participation, and implementing religious-based extracurriculars. The results show that the programme was successful in improving students' character through a holistic approach involving the school and community.Keywords— Programme, Character Education, Religion

    Ansyithoh Lughahwiyah Dalam Membentuk Keterampilan Berbicara di Sekolah Tinggi Agama Islam

    Full text link
    Getting used to speak Arabic requires strong discipline and motivation. An effective and efficient strategy is needed in its implementation. The purpose of this study was to discuss the strategy for forming bi'ah lughowiyah at the As-sunnah Islamic College (STAI As-Sunnah) through a dormitory program, guided directly by native speakers. This study uses a field research method with a qualitative approach. Data collection in this study used observation, interviews and documentation. Data analysis used the miles and huberman models. Based on the results of the study, it shows that the dormitory program, ansyithoh lughahwiyah from qismu lughoh and guidance from native speakers and competent lecturers are the most effective strategies in forming bi'ah lughowiyah and producing students who are proficient in Arabic both orally and in writing

    Optimalisasi Produksi Seprai di UMKM Nikyta Seprai Dengan Metode Simpleks dan Branch and Bound

    Full text link
    Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian global dengan memajukan pertumbuhan ekonomi lokal dan menciptakan lapangan kerja. Di tengah persaingan yang semakin ketat, UMKM perlu mengadopsi strategi efektif untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing. Nikyta Seprai adalah sebuah UMKM di sektor tekstil di Kota Padang Panjang yang menghadapi tantangan dalam menentukan kombinasi produksi seprai yang optimal. Untuk mengatasi tantangan tersebut, metode optimasi, khususnya Integer Linear Programming, sangat penting untuk meminimalkan biaya bahan baku dan memaksimalkan keuntungan. Metode Simpleks dan metode Branch and Bound menawarkan pendekatan yang menjanjikan untuk mengoptimalkan produksi seprai di Nikyta Seprai. Artikel ini mengeksplorasi penerapan metode-metode tersebut di Nikyta Seprai, mengidentifikasi tantangan dalam proses produksi, dan mendemonstrasikan bagaimana metode optimasi dapat mengatasi tantangan tersebut, menghasilkan efisiensi produksi yang lebih baik dan keuntungan maksimum. Hasil analisis menunjukkan bahwa masalah penentuan kombinasi produksi seprai dan alokasi sumber daya untuk mendapatkan keuntungan maksimum di Nikyta Seprai yang diselesaikan menggunakan Integer Linear Programming, khususnya melalui metode Simpleks dan metode Branch and Bound. Solusi optimal menghasilkan keuntungan sebesar Rp 842.500, dengan jumlah produksi seprai karet sebanyak 10 buah, seprai rimpel sebanyak 1 buah, dan seprai 2 in 1 karet sebanyak 1 buah, dengan menggunakan software POM-QM V5

    PENDAMPINGAN KOMUNITAS MASYARAKAT DALAM PEMBUATAN BRIKET DARI LIMBAH KULIT KAKAO DI KELURAHAN LUBANG PANJANG KOTA SAWAHLUNTO

    Full text link
    Lubang Panjang merupakan salah satu kelurahan yang terdapat di Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto. Kelurahan ini memiliki luas wilayah 231,93 Km2. Masyarakat kelurahan Lubang Panjang sangat mengantungkan hidupnya dari pertanian dan perkebunan. Menurut data potensi kelurahan memiliki luas wilayah perkebunan dan pertanian sekitar 938,68 Ha. Salah satu komoditi pertanian dan perkebunan yang paling dominan adalah kakao. Masalah yang dihadapi oleh masyarakat kelurahan lubang adalah limbah kulit kakao yang menumpuk setiap kali panen dan bahkan limbah tersebut menghasilkan bau yang kurang sedap. Untuk mengatasi masalah tersebut Tim KKN UIN Mahmud Yunus Batusangkar melakukan pendampingan pengolahan limbah kulit kakoa agar dapat termanfaatkan dan bernilai ekonomis dalam bentuk kegiatan pelatihan pengolahan limbah kulit kakao menjadi briket. Pelatihan ini diikuti sebanyak 15 orang dari komunitas masyarakat yang terdiri dari ibu rumah tangga, karang taruna, dan perangkat kelurahan. Metode dalam pelatihan ini dibagi kedalam dua tahap yakni penyampaian materi tentang manfaat dan cara pengolahan briket dari limbah kulit kakoa dan tahap kedua adalah praktek pembuatan briket. Pelatihan ini mendapat respon positif dari para peserta dan para peserta mengikuti kegiatan ini sangat antusias. Kata Kunci: Briket, Limbah Kulit Kakau, Lubang Panjan

    PELATIHAN SMART PHOTOGRAPHY DALAM PENGUATAN PRESENTASI DIRI DARING PADA GENERASI Z

    Full text link
    Media sosial menjadi salah satu platform yang paling banyak digunakan saat ini. Hasil survei Digital Global Overview Report tahun 2023, 59.4% populasi di dunia telah menggunakan media sosial. Di Indonesia, pengguna media sosial mencapai 60.54% dari total penduduk. 78.5% pengguna internet memiliki lebih dari 1 akun media sosial dengan usia diatas 18 tahun sebagai pengguna terbanyak saat ini, yang teridentifikasi sebagai generasi Z. Generasi ini adalah generasi pertama yang lahir saat teknologi telah berkembang dan menjadikan media sosial sebagai media mempresentasikan diri. Presentasi diri daring untuk menunjukan diri yang ideal secara leluasa dapat dilakukan. Namun presentasi diri daring yang salah justru akan membentuk citra diri yang manipulatif. Tujuan diadakannya pelatihan smart photography bertujuan untuk memberikan penguatan presentasi diri daring yang lebih otentik. Metode yang digunakan adalah pelatihan tindakan. Evaluasi pertama pelatihan dilakukan dengan praktik hasil pelatihan di media sosial masing-masing. Evaluasi kedua menggunakan wawancara untuk dianalisis secara tematik mengenai pengalaman sebelum dan sesudah pelatihan dengan menggunakan foto di media sosial. Hasil pelatihan menunjukan kecenderungan peningkatan usaha mempresentasikan diri secara lebih positif dengan menggunakan caption yang kreatif dengan menggunakan teknik smart-photography melalui prinsip komposisi, simetris, rule of third dan perspective. Pelatihan ini tidak hanya menguatkan presentasi diri daring peserta, namun diharapkan memberikan kemampuan teknis fotografi dengan perangkat yang sederhana yaitu smartphone. Kata Kunci: Smart Photography, Pelatihan, Presentasi Diri Darin

    Mengangkat Citra Meluaskan Agama: Kiprah Humas Pondok Pesantren Tanpa Kyai di Kabupaten Tebo Provinsi Jambi

    Full text link
    ABSTRACT: The Bustanil Inshaf Islamic Boarding School, Tebo Regency, Jambi Province, was established in 2020. The founder of this Islamic Boarding School is not Kyai an Educator, but an entrepreneur who intends to invite the local community to take their children to study Islam. A year later the manager of the Islamic boarding school established a Public Relations (PR) section aimed at socializing the existence of this institution and attracting the interest of the surrounding community to take their children to study at the boarding school. This article will describe the communication strategy of the PR organization and the obstacles experienced in improving the image of the Bustanil Inshaf Islamic Boarding School. Using qualitative data, through interviews with 10 informants in March 2022, as well as observations of Islamic Boarding School Public Relations activities, the study found that the PR communication strategy for improving the image of the Bustanil Inshaf Islamic Boarding School is to build direct, active and good communication with multiple parties, namely: the community, local leaders and government agencies. Public Relations is also active in communicating through social media. The parents of the students were also asked to help spread the news about the existence of this Islamic Boarding School. The news about the extracurricular activities of active students and the strategic location of the Islamic Boarding School has made the image of the Islamic Boarding School increase. Barriers experienced by the PR are minimal resources with knowledge of multi-media publications that have not been optimal. However, these obstacles did not prevent the Public Relations of the Bustanil Inshaf Islamic Boarding School from trying to raise its image to spread religious teachings to the younger generation

    STRATEGI LIVE STREAMING MELALUI APLIKASI YOUTUBE PADA FESTIVAL RANDAI HYBRID KOTA SAWAHLUNTO TAHUN 2021 DALAM MEMEBERIKAN TONTONAN PERTUNJUKAN YANG MAKSIMAL

    No full text
    Penelitian membahas terkait Penggunaan aplikasi live streaming ini yang dimanfaatkan oleh pelaksana Festival Randai di Kota Sawahlunto tahun 2021 untuk mempertunjukan dan menyiarkan kepada seluruh penonton yang ingin menyaksikan langsung event tersebut. Fenomena penggunaan media internet khususnya YouTube yang semakin menjamur dimanfaatkan oleh penyelenggara yang tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Penelitian ini menggunakan Teknik kualitatif dengan Membandingkan data hasil wawancara dengan isi suatu dokumen dan Membandingkan hasil tayangan live streamig festival randai hybrid dengan perspektif penonton dengan berbagai pendapat dan pandangan terhadap hasil yang dinimati melalui akun Youtube Ombiln Coal Mining heritage Of Sawahlunto Dinas Kebudayaan Peninggalan Bersejarah dan Permuseuman Kota Sawahlunto. Hasil penelitian ini menunjukkan Dinas Kebudayaan Peninggalan Bersejarah dan Permuseuman Kota Sawahlunto dengan akun Ombiln Coal Mining heritage Of Sawahlunto memiliki Strategi konten yang bagus dan juga memiliki konten-konten kebudayaan khusunya Kota Sawahlutno yang tidak dimiliki oleh akun YouTube milik dinas lain. Sehingga strategi ini bisa dijadikan untuk menghadapi persaingan dan menjadi pembeda dengan akun YouTube milik dinas lain. Pelaksanaan ini menggunakan system manajemen dengan pola POAC fungsi manajemen yang terdiri: Perencanaan, mengidentifikasi dan menentukan indikator efektifitas, memilih dan menentukan hasil, mempersiapkan rencana tindakan, membangun pengawasan, komunikasi, pelaksanaan da sumberdaya manusia

    Berebut Wacana: Kontestasi Pemahaman Moderasi Beragama di UIN Riau

    Full text link
    This research aims to find out how the understanding of religious moderation and what issues arise related to religious moderation policies among UIN Suska Riau lecturers. Data were obtained through survey, FGD, and documentation, with several lecturers who are considered to represent the scientific disciplines of Da'wah, Education, Economics, Ushuluddin, and Psychology. The results showed; First, that in general, UIN Suska lecturers have a fairly good national commitment. The same applies to tolerance. They are even willing to be friends with people of different religions; and at UIN Suska Riau, lecturers generally reject all things related to violence. Second, a number of important issues emerged during this research. Although the majority of UIN Suska Riau lecturers view the importance of moderate religious attitudes, there are still those who consider that religious moderation is part of the weakening of Islamic teachings, and there are also those who understand religious moderation as another face of Islam Nusantara. Another issue that arises is that religious moderation is considered an effort to reduce loyalty to one's religion. Religious moderation is considered a process of ignoring religious approaches that are based on text, so that it tends to favor context. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemahaman moderasi beragama dan isu apa saja yang muncul terkait dengan kebijakan moderasi beragama di kalangan dosen UIN Suska Riau. Data diperoleh dengan survey, FGD dan dokumentasi, terhadap beberapa dosen yang dianggap mewakili disiplin keilmuan Dakwah, Pendidikan, Ekonomi, Ushuluddin, dan Psikologi. Hasil penelitian menunjukkan; Pertama, bahwa secara umum, para dosen UIN Suska memiliki komitmen kebangsaan yang cukup baik. Begitu pula pada sikap toleransi. Bahkan mereka bersedia bersahabat dengan orang yang berbeda agama; dan di UIN Suska Riau, para dosen pada umumnya menolak segala hal yang berkaitan dengan kekerasan. Kedua, Sejumlah isu penting muncul selama riset ini dilakukan. Meskipun mayoritas para dosen UIN Suska Riau memandang penting akan sikap beragama yang moderat, namun demikian masih ada juga yang menganggap bahwa moderasi beragama merupakan bagian dari pelemahan ajaran Islam, ada juga yang memahami moderasi beragama sebagai wajah lain dari Islam Nusantara. Isu lain yang muncul adalah bahwa moderasi beragama dianggap sebagai upaya mengurangi kesetiaan terhadap agama yang di milikinya. Moderasi beragama dianggap sebagai proses pengabaian atas pendekatan keagamaan yang didasarkan pada teks, sehingga cenderung menggunggulkan konteks

    2,301

    full texts

    2,739

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ejournal UIN Imam Bonjol Padang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇