SELAMAT DATANG di OPEN JOURNAL SYSTEM FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Not a member yet
471 research outputs found
Sort by
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar
This article discusses the implementation of the independent learning curriculum at the Jami'atul Qurro' Islamic Boarding School in Palembang, with the aim of analyzing how the process of implementing the independent learning curriculum at the Jami'atul Qurro' Islamic Boarding School. This type of research is qualitative with a descriptive approach. The results of this study can be seen that the independent learning curriculum has been implemented, by looking at the essence of the Pancasila Student Profile, namely noble character, global diversity, critical thinking, mutual cooperation, independence and creativity. In the implementation process, it starts from the implementation plan, implementation and evaluation. The planning process is by determining the designs of the independent curriculum and participating in workshops on the independent learning curriculum before implementing the learning curriculum, followed by the implementation process and there is also an evaluation process that is carried out in accordance with applicable regulations. The obstacle to the implementation of the independent curriculum is that when the implementation of the independent curriculum is too early to be implemented and on average it still uses K13 so that the implementation of the curriculum is still followed up in the process of improvement and preparation. Then there must be socialization of the independent learning curriculum also needs to be socialized intensely and as well as possible so that this independent learning curriculum can be carried out properly
LKA LKA Ke-Muhammadiyahan dan Ke'Aisyiyahan dalam Menanamkan Nilai-nilai Persyarikatan yang Efektif untuk Anak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan LKA Ke'Muhammadiyahan dan Ke'Aisyiyahan pada anak usia 5-6 tahun. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian dan ini dilakukan secara eksperimen dengan desain pre-test-post-test. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dengan jumlah 31 anak. Teknik pengumpulan data dengan tes. Teknik analisis untuk menguji hipotesis menggunakan uji beda (t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak pada kelompok eksperimen yang menggunakan LKA Ke'Muhammadiyahan dan Ke'Aisyiyahan memiliki rerata skor yang lebih tinggi dibandingkan dengan anak pada kelompok kontrol yang menggunakan majalah reguler. Berdasarkan perhitungan uji-t, ditentukan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Dari sini dapat disimpulkan bahwa LKA efektif dalam mendorong nilai-nilai organisasi Muhammadiyah dan Ke'Aisyiyahan. Penelitian ini terbatas pada satu tempat yaitu Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal yang terletak di pusat kota dan dengan sampel yang sedikit sehingga generalisasi hasil juga terbatas. Bagi peneliti selanjutnya, perlu dilakukan penelitian yang lebih luas dengan populasi yang berbeda. Pemanfaatan LKA Muhammadiyah dan 'Aisyiyahan dapat menjadi alternatif lingkungan belajar yang dapat merangsang minat anak dan melibatkan anak secara aktif dalam memperoleh pengalaman belajar tentang perkumpulan Muhammadiyah dan 'Aisyiyahan. Kajian ini memberikan kontribusi untuk pemahaman bahan referensi guru di kelas Muhammadiyah dan Ke'Aisyiyahan
Analisis Layanan Perpustakaan
This article is entitled "Analysis of School Library Services at SMA Negeri 1 Tanjung Lago". This study aims to determine the school library services and the constraints of school library services at SMA Negeri 1 Tanjung Lago. The problems that occur are related to library services where the current needs of the library have not been met, this is what causes library services to not run fully. In this research, the type of research used is the type of field research that is qualitative. In the study, informants were also the head of the library, library staff, deputy head of curriculum, and students. Data collection techniques used are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on the results of the discussion, it can be concluded that school library services are carried out through activities (1) reading room services, in the library of SMA Negeri 1 Tanjung Lago the reading room services are quite good, with the provision of facilities in the form of tables, chairs, air circulation, and room lighting. (2) circulation service, for this service is not maximized because it is still done manually. (3) reference service, where this service is not maximized, because there are still limited collections of books, and there are still many collections of old books. (4) information and communication technology services, this service has not been implemented, due to limited supporting facilities and the lack of library staff in the field of expertise. It can be concluded that the school library services at SMA Negeri 1 Tanjung Lago have not run optimally in accordance with national library standards
Penerapan Sikap Empati Konselor dalam Proses Konseling
The process of counseling is a providing assistance carried out by a counselor to the counselee with the aim of alleviating the problems that are being felt by the counselee. In this case a counselor is required to have the ability to convince the counselee to follow the process counseling. One of the abilities that a counselor must have to achieve success in counseling is empathy. Where the attitude of the counselor's empathy is very important to build a good relationship with the counselee and is also the key to the success the process of counseling. The purpose of this research is to reveal the importance of applying counselor empathy in the process of counseling. The methodology used in this research is library research
Pengembangan Desain Media Autentik Berbasis Barang Bekas Dalam Meningkatkan Kosakata Anak Kelompok B
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi media pembelajaran berbasis barang bekas yang efektif untuk meningkatkan kosakata anak usia dini kelompok B dan mengembangkan media pembelajaran dengan berbasis barang bekas dengan buku panduan yang memenuhi syarat kepraktisan. Pada penelitian pengembangan media pembelajaran berbasis barang bekas ini digunakan jenis penelitian Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Penelitian ini dilakukan di TK Yamal-Haq. Subyek coba dalam penelitian ini adalah terhadap 15 orang siswa dan 1 orang guru mata pelajaran simulasi media yang diambil dengan teknik pengambilan sampel purposif sampling. Pada tahap pengembangan materi dipilih dua validator secara sengaja (purposif) dan kedua validator tersebut memahami tentang langkah-langkah pengembangan media pembelajaran berbasis barang bekas. Prosedur pengembangan di mulai dari langkah pertama yaitu analisis kinerja dan kebutuhan, langkah kedua desain, langkah ketiga pengembangan, langkah keempat yaitu implementasi dan langkah kelima adalah evaluasi. Jenis data yang dikumpulkan berupa data kualitatif dan kuantitatif yang terdiri dari data primer dan data sekunder. Data kualitatif diperoleh melalui teknik pengumpulan data seperti wawancara, analisis dokumen, atau observasi yang telah dituangkan dalam catatan lapangan. Bentuk lain dari data kuantitatif adalah gambar yang diperoleh dari dokumentasi foto studi. Hasil validasi dari validator menunjukkan bahwa dari aspek media menunjukkan kategori sangat valid. Hasil validasi buku panduan dari aspek format, bahasa dan isi menunjukkan kategori sangat valid, dan hasil analisis dari respon siswa yang persentasenya menunjukkan diatas 70%
Peningkatan Kemampuan Apresiasi Sastra Melalui Kegiatan Membaca Cerita Rakyat Dalam Pembelajaran
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan apresiasi sastra khususnya apresiasi cerita rakyat dengan menggunakan metode pembelajaran diskusi melalui kegiatan membaca cerita rakyat pada siswa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri atas empat tahap penelitian yaitu, perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus dilaksanakan dalam dua kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X.2 SMAN 6 Jeneponto pada semseter 2 tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 31 siswa. Data penelitian berupa hasil observasi, hasil tes kemampuan apresiasi cerita rakyat, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan pada siklus I dan siklus II, sikap yang ditunjukkan siswa pada setiap siklus memperlihatkan sikap yang berbeda. Setelah dilakukannya tindakan pada siklus II siswa menjadi lebih aktif dan kritis dalam proses pembelajaran diskusi, tidak hanya pasif namun dapat mengikuti arahan peneliti dengan baik dan tertib. Hasil tes siswa pada saat kegiatan pra-siklus yaitu, siswa yang mencapai KKM sebanyak 5 orang atau 16,12%, pada hasil kegiatan siklus I siswa yang mencapai KKM sebanyak 17 orang atau 54,84%, sementara pada siklus II siswa yang mencapai KKM sebanyak 29 orang atau sebesar 93,55%
Pengaruh Ekstrakurikuler Pramuka Terhadap Pembentukan Profil Pelajar Pancasila
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh ekstrakurikuler pramuka terhadap pembentukan profil pelajar pancasila di SMAN 5 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode asosiatif dan hubungan kausal. Adapun populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh siswa yang mengikuti ekstrakurikuler pramuka di SMAN 5 Pekanbaru yaitu sebanyak 32 siswa. Besar sampel dalam penelitian ini ialah seluruh populasi atau disebut juga total sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan ialah angket dan dokumentasi, pengolahan data menggunakan aplikasi IBM SPSS Version 25. Penelitian ini menggunakan uji normalitas untuk melihat apakah data berdistribusi normal atau tidak, uji linearitas untuk melihat hubungan antar variabel bebas dan terikat linear atau tidak, kedua uji tersebut merupakan syarat dalam melakukan analisis regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai koefisien regresi X sebesar 0,687, dengan persamaan regresi Y= -0,256 + 0,687x menyatakan bahwa setiap penambahan 1% nilai Ekstrakurikuler Pramuka, maka nilai Pembentukan Profil Pelajar Pancasila bertambah sebesar 0,687 dengan arah positif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima dan kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka (variabel X) berpengaruh positif terhadap pembentukan Profil Pelajar Pancasila (Y)
Pengembangan Model Pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) untuk Menstimulasi Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini
Cognitive abilities of early childhood are very important to be developed as their provision later. At this time, children are easy to stimulate and receive stimulation from the surrounding environment. Therefore the cognitive development of early childhood is very important to be stimulated, one way that can be done to develop early childhood cognitive is to use the STAD cooperative learning model which is expected to help children develop their cognitive. This study uses the Borg & Gall development model. The subjects of this study were 24 people, 12 for limited trials and 12 people for field tests. Data collection techniques used in this study were interviews, quasi-experimental validation and observation. The results of this study indicate that there is an increase in the cognitive development of group B children after being given STAD cooperative learning. This is indicated by the increasing score in each child's cognitive assessment and the results of the SPSS calculation of early childhood cognitive development have Sig <α (0.016 <0.05). From these results it can be seen that the cognitive development of early childhood before the application of the STAD learning model is significantly different from after the application of the STAD type cooperative learning model
Media Bahan Alam: Meningkatkan Kemampuan Mengenal Warna pada Anak Usia 4-5 Tahun
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal warna melalui media bahan alam anak usia 4-5 tahun di TK Hikma Lamasi, Kabupaten Luwu. Design penelitian yang digunakan yai tu Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan II siklus dengan jumlah subyek sebanyak 15 anak. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan instrumen observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Analisis data kualitatif dengan menganalisis data dari wawancara selama penelitian untuk langkah-langkah reduksi data, display data dan verifikasi data. analisis data kuantitatif dengan statistik deskriptif yang membandingkan hasil yang diperoleh dari pre- intervensi, siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal warna melalui media bahan alam, dibuktikan dengan rata-rata indikator yangdidapat pada Pra Siklus yaitu 31.66% dari 15 anak dan nilai rata-rata indikatorpada siklus pertama tingkat keberhasilannya mencapai 55.41% kemudian pada siklus kedua setiap indikator kreativitas anak mengalami peningkatan menjadi 98.75 %.
abstract
This study aims to describe the learning process in improving the ability to recognize colors through natural media and find the best way from natural media to improve the ability to recognize colors through natural materials for children aged 4-5 years at Hikma Lamasi Kindergarten, Luwu Regency. The research design used was Classroom Action Research using 2 cycles with 15 subjects. The research data were obtained using observation and documentation instruments. The data analysis technique used in this research is qualitative and quantitative data analysis. Qualitative data analysis by analyzing data from interviews during the study for data reduction steps, data display and data verification. quantitative data analysis with descriptive statistics comparing the results obtained from pre-intervention, cycle I and cycle II. The results showed an increase in the ability to recognize color through natural media, as evidenced by the average indicator obtained in the pre-cycle, namely 31.66% of 15 children and the average value of indicators in the first cycle, the success rate reached 55.41% then in the second cycle each indicator children's creativity has increased to 98.75%
Peran Pengasuh Panti Asuhan dalam Melaksanakan Fungsi Pengganti Keluarga
Pengasuhan anak merupakan kewajiban bersama yang mengikut sertakan seluruh pihak anggota keluarga. Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Amanah Tasikmalaya merupakan salah satu dari sekian banyak lembaga yang menampung anak dari berbagai latar belakang keluarga yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah guna mengetahui apakah pengasuh berhasil dalam menjalankan perannya dalam melaksanakan fungsi keluarga. Penelitian ini dilakukan karena dilatarbelakangi karena pengasuh nya tidak memiliki latar belakang sebagai pengasuh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dari penelitian ini menggunakan tiga metode yaitu, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penegasan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa berdasarkan analisis data dilapangan yaitu bahwa para pengasuh yang berada di LKSA Amanah Tasikmalaya ini mengerti dengan peran mereka sebagai orang tua asuh bagi anak-anak asuh disana, jadi mereka dalam proses pengasuhan nya tidak hanya menjadi sosok contoh yang baik melainkan juga senantiasa meluangkan waktu mereka untuk dapat mendampingi anak asuh ketika beraktifivitas sehingga anak asuh dapat memperoleh kasih dan sayang dari orang tua asuh disana. Dan juga untuk fungsi keluarga di dalam LKSA Amanah Tasikmalaya juga berjalan dengan semestinya dimana di dalam fungsi keluarga terdapat beberapa fungsi yang mana berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi dapat terlihat bahwa pengasuh sangatlah mengerti akan kondisi yang dibutuhkan bagi setiap anak asuhnya