SELAMAT DATANG di OPEN JOURNAL SYSTEM FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Not a member yet
471 research outputs found
Sort by
PERKEMBANGAN BAHASA ANAK
Bahasa merupakan suatu alat komunikasi yang disampaikan seseorang kepada orang lain agar bisa mengetahui apa yang menjadi maksud dan tujuannya. Pentingnya bahasa sebagai identitas manusia, tidak bisa dilepaskan dari adanya pengakuan manusia terhadap pemakaian bahasa dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari. Untuk menjalankan tugas kemanusiaan, manusia hanya punya satu alat, yakni bahasa. Dengan bahasa, manusia dapat mengungkapkan apa yang ada di benak mereka. Sesuatu yang sudah dirasakan sama dan serupa dengannya, belum tentu terasa serupa, karena belum terungkap dan diungkapkan. Hanya dengan bahasa, manusia dapat membuat sesuatu terasa nyata dan terungkap
IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN BERCERITA DI KELOMPOK B TK PATRIOTIK KECAMATAN SUWAWA KABUPATEN BONE BOLANGO
Sebelum melaksanakan kegiatan bercerita, guru terlebih dahulu menetapkan rancangan prosedur/langkah-langkah yang harus dilalui dalam bercerita, berikut ini akan diuraikan langkah-langkah yang harus ditempuh oleh guru dalam menerapkan kegiatan bercerita dikelas. Meliputi : (1) menetapkan tujuan dan tema cerita; (2) menetapkan bentuk bercerita yang dipilih; (3) menetapkan bahan dan yang digunakan dalam kegiatan bercerita; (4) menetapkan rancangan langkah-langkah kegiatan bercerita, antara lain mengkomunikasikan tujuan dan tema cerita, mengatur tempat duduk kegiatan pembukaan, pengembangan cerita, menetapkan tehnik bertutur yang akan digunakan, dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan menyangkut isi cerita; (5) menetapkan rancangan penilaian kegiatan bercerita. Rancangan penilaian ini mengacu pada rancangan pelaksanaan kegiatan, serta tujuan dan tema yang telah dipilih sebelumnya, tanggapan dan jawaban mereka merupakan petunjuk atas pemahaman mereka tentang isi cerita. Kelima langkah kegiatan bercerita ini telah dilaksanakan oleh guru di kelompok B TK Patriotik dalam mengembangkan kemampuan berbahasa khususnya bercerita, dengan memanfaatkan buku-buku di sekolah sebagai media bercerita pada anak. Disamping itu media gambar juga paling efektif sebagai media penyampai cerita pada anak
Asesmen Kreativitas Dan Keberbakatan Anak
Penelitian ini berlatarbelakang anak yang mengalami hambatan dalam berinteraksi sosial yang bertujuan untuk mengetahui perkembangan sosial emosional anak yang mengalami hambatan dalam berinteraksi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah salah satu anak disekolah Aisyiyah Bustanul Athfal 7 yang bernama CK usia 5 tahun yang merupakan anak yang memiliki hambatan dalam berinteraksi sosial. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, pengamatan observasi dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama masa pertumbuhan dan perkembangan anak akan selalu membutuhkan pengenalan terhadap banyak hal yang baru salah satunya adalah pengenalan dunia luar dan berinteraksi dengan orang lain selain anggota keluarga anak perlu berinteraksi dengan orang baru tetapi dengan pegawasan orang tuanya. Hal inilah yang menyebabkan anak yang bernama CK sulit untuk berinteraksi dengan orang yang baru dia kenal sehingga perlu adanya stimulasi seperti membiarkan anak ber eksplorasi terhadap segala hal yang ingin di ketahuinya
PENGEMBANGAN SOAL HIGH ORDER THINKING (HOT) MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MELATIH KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS VI SD
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan soal-soal berdimensi HOT dalam pembelajaran tematik Tema 3 Tokoh dan Penemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI semester I tahun pelajaran 2017/2018 di SD Negeri No. 80 Kota Tengah Kota Gorontalo. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model pengembangan Plomp tipe formative evaluation, yang merujuk pada prosedur Tessmer. Penelitian ini terdiri dari dua tahap yaitu preliminary dan tahap formative evaluation yang meliputi self evaluation, expert reviews dan one-to-one (low resistance to revision) dan small group serta field test(high resistance in revision).Prototipe soal-soal berdimensi HOT yang dikembangkan dikategorikan valid. Valid tergambar dari hasil penilaian validator, dimana validator menyatakan baik berdasarkan konten, konstruk, dan bahasa. Berdasarkan proses pengembangan yang dilakukan diperoleh data bahwa prototipe soal-soal berdimensi HOT memiliki potensial efek terhadap hasil belajar . Hal ini terlihat dari hasil pekerjaan peserta didik pada saat proses pembelajaran dengan kategori baik
KOMPETENSI PEDAGOGIK DOSEN TERHADAP PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN
Dosen sebagai elemen yang memiliki peranan yang sangat strategis dalam proses pembelajaran, kompetensi pedagogik dosen terdapat aspek penting didalam pengembangan pembelajaran.Oleh karena itu bagaimana peran dan kontribusi kompetensi pedagogik dosen terhadap pengembangan pembelajaran.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan data sekunder dan data primer, dengan tehnik pengumpulan data sekundernya diperoleh dari referensi dan data yang telah diolah sebelumnya sedangkan data primer di peroleh berdasarkan datahasil observasi, wawancara dan diskusi terpusat.Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang bagaimana peran kompetensi pedagogik terhadap pengembangan pembelajaran.Untuk itu penulis memberikan simpulan bahwa kompetensi pedagogikdosen memberikan peran yang sangat besar terhadap pengembangan pembelajaran meliputi beberapa aspek yaitu :Menguasai karakteristik peserta didik, Menguasai teori belajar dan prinsip pembelajaran yang mendidik, Pengembangan kurikulum,Kegiatan pembelajaran, Pengembangan potensi peserta didik,Komunikasi dengan peserta didik,Penilaian dan evaluasi.
 
Meningkatkan Kemampuan Dasar Kognitif Anak melalui Pembelajaran Sentra Persiapan
Penelitian ini untuk mengetahui tahapan langkah-langkah penelitian dengan menggunakan pendekatan persiapan cyrcle dan mengetahui kemampuan dasar kognitif anak dalam kelompok B2 TK Islam TKIT Raudhatul Jannah Cilegon. Metode yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini. Subjek dari penelitian ini adalah kelas B2 TKIT Raudhatul Jannah Pondok Cilegon Indah Cibeber Cilegon Banten yang berjumlah 20 anak dari 9 putri dan 11 putra. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan tes. Berdasarkan hasil observasi dan tes dari sebelum siklus, siklus I, siklus II dan siklus III tentang peningkatan kemampuan dasar kognitif anak melalui pendekatan persiapan cyrcle di TKIT Raudhatul Jannah, maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan dasar kognitif anak dapat ditingkatkan melalui Mempelajari persiapan cyrcle
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA DINI MELALUI MEDIA KARTU ANGKA
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam mengenal lambang bilangan melalui media kartu angka pada anak Kelompok A Kelompok Bermain PAUD Taman Sari I. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian anak Kelompok A sebanyak 15 anak yang terdiri dari 10 anak perempuan dan 5 anak laki-laki. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dengan masing-masing tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi yang berupa lembar pengamatan kemampuan kognitif anak dalam mengenal lambang bilangan dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, kemampuan kognitif anak dalam mengenal lambang bilangan dapat meningkat dengan menggunakan media kartu angka. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya rata-rata persentase kemampuan kognitif anak dalam mengenal lambang bilangan pada tahap pra siklus yaitu 26.7 % menjadi 57.7 % pada siklus I dan 86.7 % pada siklus II setelah dilakukannya tindakan dengan menggunakan media kartu angka dalam proses pembelajaran. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kartu angka dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam mengenal lambang bilangan pada Kelompok A Kelompok Bermain Taman Sari I
Pengaruh Bermain Bola Plastik Kecil terhadap Kemampuan Gerak Manipulatif Anak
This research was conducted because of the low ability of children in manipulative motion. The purpose of this study was to obtain empirical data about the Effects of Playing Small Plastic Balls on Children's Manipulative Motion Capabilities. The research method used is quantitative research with one group pretest posttest design. Data collection techniques used are performance tests. The results showed the average value of the pretest or before treatment was 11.05 and the average value of the posttest after treatment was 36.80. Hypothesis testing using non-parametric statistics in this case is the Wilcoxon test. The basis for decision making in the Wilcoxon test is, if the Asymp.sig value <0.05, then H1 is accepted and if the Asymp.sig value> 0.05, then H1 is rejected and based on test output statistics, it is known asymp.sig.n ( 2-tailed) worth 0,000. Because the value is 0,000 <0.05, the hypothesis is accepted
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI SISWA KELAS II SD MELALUI METODE DONGENG
Penelitian ini bertujuan untuk dapat meningkatkan kemampuan komunikasi siswa kelas II Sekolah dasar melalui pelaksanaan metode dongeng. Melalui dongeng siswa akan banyak menyimak perbendaharaan kata baru dan juga berinteraksi dengan pendongeng sehingga kemampuan berkomunikasi siswa dapat meningkat. Subjek penelitian adalah siswa kelas II SDIT AlHusna Bekasi Utara, Jawa Barat. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan kelas atau Classroom Action Research. Terdiri dari 2 siklus. Dari hasil tindakan dari siklus pertama (1) dan kedua (2) terjadi peningkatan. Peningkatan tersebut terlihat dari perbedaan rata-rata skor aktivitas anak pada siklus 1 dan siklus 2. Adapun peningkatan tersebut pada siklus 1 memperoleh skor 63 pada kriteria cukup aktif dan siklus kedua skornya meningkat menjadi 97 termasuk kriteria sangat aktif selain itu harapan lain adalah program kegiatan berdongeng dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran untuk siswa kelas II SD dalam meningkatkan kemampuan komunikasi siswa
Identifikasi Kesadaran Diri pada Anak di TK Negeri Pembina Pohuwato
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kesadaran diri pada anak kelompok B. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan jenis penelitian Kualitatif. Data dalam penelitian ini dapat di peroleh langsung dari informan sekolah yaitu orang-orang yang terlibat langsung dalam sekolah seperti kepala sekolah dan guru-guru dan orang tua. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian diketahui bahwa identifikasi kesadaran diri pada anak Kelompok B TK Negeri Pembina Kecamatan Paguat Kabupaten Pohuwato dapat di identifikasikan. Diantaranya: a). anak-anak sudah mampu mengetahui kesadaran emosi dan menyadari perasaannya. b). Penilaian diri atau kemampuan memandang dirinya sendiri, dari 18 anak terdapat 3 anak yang belum mampu mengetahui nama panjangnya. c). sedangkan untuk percaya diri tampil di depan kelas dan menyatakan pendapatnya, anak-anak sudah mampu melakukannya bahkan saling berebut untuk maju di depan kelas