SELAMAT DATANG di OPEN JOURNAL SYSTEM FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Not a member yet
    471 research outputs found

    Penerapan Metode Discovery Learning untuk Meningkatkan Aktifitas Belajar dan Hasil Belajar Desain Grafis Percetakan pada Siswa

    Get PDF
    The purpose of this study was to determine the application of discovery learning methods to improve learning activities and learning outcomes Graphic Design Printing Material Picture Forms and Perspectives One-Point Missing Class XI Students of SMK Negeri I Tampaksiring Academic Year 2019/2020. This research is a class action research (Classroom Action Research). The study was conducted in class XI of Tampaksiring I Public Vocational School which was conducted from June to August 2019. Based on the results of the study showed that the application of discovery learning method can improve learning activities and learning outcomes of graphic design printing data material normally distributed Class XI SMK Negeri 1 Tampaksiring 2019-2020 Academic Year. This is indicated by 1) increasing each cycle in the pre-activity cycle of students obtained a percentage of 41% included in the unfavourable category, in cycle 1 the percentage of student activity increased to 72% included in the sufficient category and in the second cycle the process increased to be better by 89% included in either category. 2) Increased student learning outcomes in the pre-cycle stage, Cycle I, and Cycle II increased learning outcomes. In the pre-cycle stage, from 33 students, data obtained that there were 25 students or 76% who scored less than the cut-off score is 75 and 8 students or 24% whose scores were more than the cut-off score is 75 with an average value of 64.84. Furthermore, the first cycle of 33 students obtained data that there were 13 students or 39% who received grades less than the cut-off score is 75 and 20 students or 61% whose values ​​were more than the cut-off score is 75 with an average value of 70.69, and in the second cycle from 33 students obtained data that there are 4 students or 12% who scored less than the cut-off score is 75 and 29 students or 88% whose value was more than the cut-off score is 75 with an average value of 77.42

    HUBUNGAN METODE BERCAKAP-CAKAP DAN METODE BERCERITA DENGAN KEMAMPUAN BERBICARA PADA ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK TERATAI KOTA MAKASSAR TAHUN 2016

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan metode bercakap-cakap dan metode bercerita dengan kemampuan berbicara anak taman kanak-kanak. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Variabel dalam penelitian ini yaitu metode bercakap-cakap dan metode berbicara sebagai variabel bebas dan kemampuan berbicara sebagai variabel terikat. Populasi dan sampel yang digunakan sebanyak  40 orang dalam kelas yang berbeda.Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu teknik observasi dan teknik dokumentasi. Data diperoleh melalui instrument observasi dengan alat check list dan dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik nonparametrik. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa metode bercakap dan metode bercerita mempunyai hubungan positif yang signifikan dengan kemampuan berbicara anak taman kanak-kanak.  Berdasarkan hasil penelitian ini maka disarankan kepada semua Taman Kanak-kanak  untukmenggunakan metode bercakap-cakap dan metode bercerita untuk mengembangkan kemampuan berbicara anak

    Pengaruh Kepercayaan Diri Terhadap Kemandirian Anak di Taman Kanak-Kanak

    Get PDF
    This study aims to determine the effect of self-confidence in children's independence in the nursery. This study uses a survey method with a quantitative approach. The survey research in question is describing a causal relationship commonly referred to as path analysis. The samples were randomly determined, namely Lotus Kindergarten, Rahmah Kindergarten, and Kindergarten Aisyiah Perumnas II with a sample of 142 students. Path analysis requires that the data to be analyzed meet several statistical tests, namely: (1) Normality test, (2) Homogeneity Test, (3) Test of Significance and Linearity Test of Regression Coefficient and (4) Multicolourity Test. In this study it was found that there was a significant relationship between Confidence (X1) and Independence (X2). The closeness of the relationship between X1 and X2 is confirmed by the results of testing the hypothesis that there is a positive direct effect of Self-Confidence (X1) on Independence (X2). The results of hypothesis testing indicate that Self Confidence (X1) has a significant effect on Independence (X2) as evidenced by the results of statistical tests. The size of the contribution of the Self Confidence variable to Independence is statistically indicated by the value (ρy1 x ρy1) = 0.32 x 0.32 = 0.10 or 10%. This value indicates that approximately 10% of the variation in the independence of children in kindergarten (Group B) is explained directly by self-confidence

    Evaluasi Program Pelatihan Keterampilan Menjahit Di LKP Tri Nur

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menilai evaluasi program pelatihan keterampilan menjahit di LKP Tri Nur Kelurahan Liluwo Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian evaluatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan evaluasi program model CIPP (Conteks, Input, Proses, Produk) yang dikembangkan oleh Daniel Stufflebeam. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Evaluasi Conteks: Program yang diselenggarakan oleh LKP Tri Nur telah sesuai dengan kebutuhan warga belajar;  Tujuan yang ditetapkan oleh program selaras dengan tujuan warga belajar; (2) Evaluasi Input: Sebagian warga belajar telah memiliki pengalaman menjahit; Karakteristik Instruktur dalam pembelajaran telah sesuai dengan program; Sarana dan prasarana sudah menunjang proses pelaksanaan program; (3) Evaluasi Proses: Warga belajar ikut aktif dalam pembelajaran; Instruktur mengajar dengan melihat kemampuan warga belajar; Instruktur yang mengajar mempunyai kemampuan dibidang menjahit; (4) Evaluasi Produk: Tujuan diselenggarakan program pelatihan keterampilan menjahit telah tercapai dan sesuai dengan visi misi lembaga; Hasilnya warga belajar memiliki kemampuan sesuai dengan tingkatan kursus yang diambil; Dampaknya, warga belajar lebih yakin pada kemampuan diri sendiri dan beberapa ada yang sudah membuka usaha mandiri

    Peningkatan Keterampilan Motorik Halus Anak melalui Kegiatan Melipat Kertas

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus melalui kegiatan melipat dengan berbagai media di TK Melati Matali Baru. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa TK Melati Matali Baru  berjumlah 23 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi (cheklist) dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif. Kriteria keberhasilan penelitian ini apabila persentase ≥75% dari jumlah anak TK Melati  berada pada kriteria baik sesuai harapan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan motorik halus meningkat setelah adanya tindakan melalui kegiatan melipat dengan berbagai media yang memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar secara mandiri dan tanpa adanya tekanan

    Kesiapan Sekolah dalam Penerapan Kearsipan Berbasis Digital

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui :1) kebijakan sekolah mengenai penerapan kearsipan berbasis digital, 2) prosedur penerapan kearsipan berbasis digital, 3) kesiapan sumber daya manusia dalam penerapan kearsipan berbasis digital,4) kesiapan sarana dan prasarana dalam penerapan kearsipan berbasis digital , 5) pendanaan dalam penerpan kearsipan berbasis digital. Metode yang digunakan adalah kuantitatif jenis deskriptif eksplanatori. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) kebijakan sekolah berada pada kategori siap, 2) prosedur penerapan berada pada kategori siap, 3) kesiapan sumber daya manusia berada pada kategori siap, 4) kesiapan sarana dan prasarana berada pada kategori siap, 5) pendanaan berada pada kategori kurang siap. Analisis Kesiapan Sekolah dalam Penerapan Kearsipan Berbasis Digital di SMK Negeri 4 Gorontalo berada pada kategori siap, sehingga perlu untuk ditingkatkan dan dipertahankan

    Implementasi Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi

    Get PDF
    Continuing professional development for teachers is a government policy in the context of improving the quality of education, through improving the quality of teachers. One of the activities in continuing professional development is teacher training. Teacher professional development activities can be carried out in three forms, namely personal development (including functional training and teacher collective activities), scientific publications, and development. To provide opportunities for teachers to participate and prepare themselves to experience change. Learning Competency Improvement Program is a program that aims to improve student competency through teacher training in planning, implementing, and evaluating learning that is oriented to higher-order thinking skills (HOTS). This program is part of the Continuing Professional Development program mandated by Law Number 14 of 2005 concerning Teachers and Lecturers and Minister of Administrative Reform and Bureaucracy Reform Number 16 of 2009 concerning the Position of Teacher Functionality and Credit Numbers. The zone to improve learning competence is basically part of a strategy to accelerate the development of equitable, quality and equitable education (Integration Development), through the management of teacher activity centers, teacher working groups, deliberations for subject teachers, and Teacher Guidance and Counseling Consultations, which has been done through Clusters or Rayon, especially in improving learning competence

    Pengaruh Pemberian Gaji Terhadap Motivasi Kerja dan Profesionalisme Guru Honor

    Get PDF
    This study aims to determine the direct effect of salary giving on the motivation and effectiveness of teacher learning in the learning process. The provision of salary is a form of gratitude for the hard work of the teachers in this case honorary staff who have dedicated themselves as teachers. With the provision of salary it will motivate the teacher in the teaching and learning process in the classroom. The population in this study were teachers in Ende district who were included in the voluntary teacher category with salaries obtained based on committees and from school operational assistance or commonly referred to as BOS funds. The research method is a survey research with path analysis approach. Data collection was carried out using a questionnaire, which has been tested. The results of the study showed that there was a positive and significant direct effect on salary giving, and work motivation on teacher professionalism. For this reason, policies are needed to improve teacher professionalism, it is necessary to increase the provision of salaries and work motivation

    Meningkatkan Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri Melalui Permainan Cacaburange

    Get PDF
    The Purpose of this research is to improve ability of geometry through cacaburange games. This research was implemented at Setiabudhi Kindergarten, Rangkasbitung in July-August 2018/2019. The method used is action research through two cycles, the cycles consist of planning, acting, observing, and reflecting. Subjects were children ages 4-5 years at TK Setiabudhi who had problems in ability of geometry as many as 10 people. Data collecting using observation sheets, field notes, and record documentation. Analysis of the percentage of data used in this study based on Mills in the amount of 71%, the end result of overall analysis is 84,66% with increased 46,11%. Based on the increasing percentage of the current study, it can be stated that the hypothesis is accepted. It can be concluded that the use of cacaburange games can improve ability of geometry on children ages 4-5 years. The implications of this research that the cacaburange games can be used as an alternative to improve the ability of geometry. Increased ability of geometry in children can help with the child’s ability to understand and recognize geometry

    Hubungan Antara Minat Belajar dan Prestasi Belajar Siswa pada Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan antara Minat Belajar dan Prestasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar dengan sampel kelas V dan berlokasi di Kota Gorontalo, dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis data secara korelasional. Data dalam penelitian ini dipeoleh melalui angket, observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dalam penelitian ini merupakan  merupakan data primer yang dintinjau dari sumbernya. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan statistik regresi linear. Teknik analisis data ini digunakan untuk melihat hubungan antara minat belajar dengan prestasi belajar IPS siswa dalam penelitian ini analisis data terdiri dari beberapa bagian yakni: 1). Uji Normalitas, 2). Uji Linieritas regresi, 3). Uji Hipotesis, 4).Uji  Signifikasi, 5). Koefisien Determinasi. Sebagai sampel dalam penelitian ini berjumlah 25 orang siswa atau satu robongan belajar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa minat belajar siswa memiliki hubungan positif dan signifikan dengan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS di Sekolah Dasar nilai korelasi sebesar 76,20%. Sedangkan sisanya sebesar 23,80% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini seperti model pembelajaran, stimulus guru, kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual dan kepribadian siswa serta lingkungan belajar siswa. Hasil koefisien positif menunjukan bahwa semakin tinggi minat belajar siswa maka akan semakin optimal pula prestasi yang diperoleh oleh siswa dalam kegiatan pembelajaran IPS Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan antara Minat Belajar dan Prestasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar dengan sampel kelas V dan berlokasi di Kota Gorontalo, dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis data secara korelasional. Data dalam penelitian ini dipeoleh melalui angket, observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dalam penelitian ini merupakan  merupakan data primer yang dintinjau dari sumbernya. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan statistik regresi linear. Teknik analisis data ini digunakan untuk melihat hubungan antara minat belajar dengan prestasi belajar IPS siswa dalam penelitian ini analisis data terdiri dari beberapa bagian yakni: 1). Uji Normalitas, 2). Uji Linieritas regresi, 3). Uji Hipotesis, 4).Uji  Signifikasi, 5). Koefisien Determinasi. Sebagai sampel dalam penelitian ini berjumlah 25 orang siswa atau satu robongan belajar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa minat belajar siswa memiliki hubungan positif dan signifikan dengan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS di Sekolah Dasar nilai korelasi sebesar 76,20%. Sedangkan sisanya sebesar 23,80% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini seperti model pembelajaran, stimulus guru, kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual dan kepribadian siswa serta lingkungan belajar siswa. Hasil koefisien positif menunjukan bahwa semakin tinggi minat belajar siswa maka akan semakin optimal pula prestasi yang diperoleh oleh siswa dalam kegiatan pembelajaran IP

    433

    full texts

    471

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SELAMAT DATANG di OPEN JOURNAL SYSTEM FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇