SELAMAT DATANG di OPEN JOURNAL SYSTEM FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Not a member yet
471 research outputs found
Sort by
Kesiapan Sekolah dalam Pengelolaan Model Pembelajaran hybrid Learning di SMA Kota Gorontalo
Penelitian ini tentang kesiapan sekolah dalam pengelolaan model pembelajaran hybrid learning di SMA Kota Gorontalo yang bertujuan untuk mengetahui: (1) Kesiapan kurikulum dalam pengelolaan model pembelajaran hybrid learning, (2) Kesiapan sarana dan prasarana sekolah dalam pengelolaan model pembelajaran hybrid learning, (3) Kesiapan pendidik dan tenaga kependidikan dalam pengelolaan model pembelajaran hybrid learning, dan (4) Kesiapan siswa untuk mengikuti pembelajaran hybrid learning. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian yaitu deskriptif eksplanatori. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik kuesioner (angket), wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dengan menggunakan formulasi persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kesiapan kurikulum dalam pengelolaan model pembelajaran hybrid learning berada pada kategori sangat siap, (2) Kesiapan sarana dan prasarana sekolah dalam pengelolaan model pembelajaran hybrid learning berada pada kategori siap, (3) Kesiapan pendidik dan tenaga kependidikan dalam pengelolaan model pembelajaran hybrid learning berada pada kategori siap, dan (4) Kesiapan siswa untuk mengikuti pembelajaran hybrid learning berada pada kategori siap. Untuk itu disarankan: (1) Kepala sekolah diharapkan dapat meningkatkan kesiapan sarana dan prasarana, kesiapan pendidik dan tenaga kependidikan, dan kesiapan siswa agar lebih siap dalam pembelajaran hybrid learning dan juga dapat mempertahankan kesiapan kurikulum, (2) Tenaga pendidik dan tenaga kependidikan diharapkan kreatif dan inovatif dalam mengembangkan pembelajaran dengan mengintegrasikan teknologi sehingga lebih siap dalam pelaksanaan pembelajaran hybrid learning, (3) Siswa diharapkan dapat meningkatkan kemampuannya di bidang teknologi, informasi dan komunikasi sehingga lebih siap mengikuti pembelajaran hybrid learning, dan (4) Peneliti lainnya diharapkan dapat memperdalam kembali penelitian ini khususnya pada aspek-aspek yang belum dikaji oleh peneliti
Model Bimbingan Kelompok dengan Menggunakan Metode Role Playing dalam Mengurangi Kecemasan Berkomunikasi
This research is motivated by the students' communication anxiety that has not been achieved and there are Counseling Guidance Teachers who have not used varied methods in implementing group guidance. The purpose of the study was to describe: a). The profile of students' communication anxiety levels, b). The implementation of group guidance by BK teachers using the role playing method. c). The design model of group guidance services using the role playing method in helping reduce the level of communication anxiety of students. This research was conducted using a mixed method. The sampling technique used was total sampling with 30 participants. While qualitative research, the key informants of the research are 1 BK teacher class XI MIPA 1 and 2 additional informants. The instruments used are questionnaires and interviews. The data analysis technique used statistical test tools. The technique used in data processing is the percentage. For qualitative data analysis through data reduction, data presentation and drawing conclusions.
Keywords: Communication Anxiety, Student
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI MEDIA BUKU CERITA BERGAMBAR DI KELAS II SDN 2 TILANGO KABUATEN GORONTALO
Masalah dalam penelitian ini adalah” Apakah Melalui Media Buku Cerita Bergambar Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas II SDN 2 Tilango Kabupaten Gorontalo Meningkat ? Tujuan penelitian ini adalah untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa Membaca Permulaan Melalui Media Buku Cerita Bergambar Pada Siswa Kelas II SDN 2 Tilango Kabupaten Gorontalo. Metode yang digunakan adalah Peneltian Tindakan Kelas. Penelitian ini menggunkan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah kelas II sebanyak 17 orang.Pada observasi awal menunjukkan bahwa siswa yang memiliki hasil belajar tuntas sebanyak 5 orang siswa dengan presentase 29%, setelah dilakukan penelelitian pada siklus I menunjukkan bahwa siswa yang memiliki hasil belajar tuntas sebanyak 7 orang siswa dengan presentase 41% dan pada siklus II sebanyak 14 orang siswa dengan presentase 83%. Hasil pada siklus II ini sudah mencapai indikator keberhasilan yang sudah ditetapkan, sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media buku cerita bergambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas II SDN 2 Tilango Kabupaten Gorontalo
PENGEMBANGAN LKS MATEMATIKA SD DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDEDTEMA PERMAINAN TRADISIONAL
Tujuan penelitian ini adalah unyuk menghasilkan produk berupa LKS matematika SD dengan pendekatan open ended tema permainan tradisional.Jenis penelitian yang digunakan adalah pengembangan atau research and development (R&D). Metode pengembangan LKS matematika berbasis pendekatan open ended menggunakan langkah-langkah penelitian pengembangan 4D diadaptasi menjadi 3 tahap yaitu: define, design, dan develop, yang penerapannya disesuaikan dengan kebutuhan peneliti. Teknik pengumpulan data menggunakan angket validasi dan respon siswa. Hasil penelitian diperoleh berdasarkan penilaian validator,maka LKS matematika SD dengan pendekatan open endedtema permainan tradisional dinyatakan layak digunakan pad aproses pembelajaran. Berdasarkan pengolahan data hasil angket respon siswa, LKS matematika SD dengan pendekatan open endedtema permainan tradisional praktis digunakan oleh sisw
Pengaruh Supervisi Akademik Pengawas Sekolah dan Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh supervisi akademik pengawas sekolah dan kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri Se-Kecamatan Banyuasin III. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sedangkan metode peneltian yang digunakan adalah metode survei. Sampel dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru-guru SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Se-Kecamatan Banyuasin III yang berjumlah 70 orang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuisioner. Sedangkan teknik analisis data menggunakan uji t dan uji F. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh supervisi akademik pengawas sekolah dan kepemimpinan kepala sekolah baik secara parsial maupun secara simultan terhadap kinerja guru SMP Negeri Se-Kecamatan Banyuasin III
Pengembangan Buku Saku Manajemen Konflik Sebagai Media Bimbingan dan Konseling Sosial di SMKS Gotong Royong Gorontalo
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya media mengenai cara yang digunakan oleh individu atau siswa untuk menghadapi pertentangan atau perselisihan antar dirinya dengan orang lain yang terjadi dikehidupan. Hal ini tentu akan berpengaruh pada layanan bimbingan dan konseling sosial disekolah dan kesiapan siswa dalam mengelola konflik dengan baik. Solusi yang tepat untuk mengatasi terbatasnya media bimbingan dan konseling sosial sebagai bahan bacaan siswa sekaligus sebagai sarana guru bimbingan dan konseling dalam menyampaikan pesan dalam proses pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling sosial adalah dengan mengembangkan media berupa buku saku Manajemen Konflik untuk menunjang proses layanan bimbingan dan konseling sosial di sekolah. Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini yaitu mengembangkan buku saku Manajemen Konflik sebagai media bimbingan dan konseling di SMA/SMK Sederajat.
Prosedur penelitian ini menggunakan prosedur penelitian dan pengembangan menurut Sugiyono (2016:409) yang terdiri dari 10 tahapan, tetapi pengembangan ini hanya sampai pada tahap 5 untuk menghasilkan produk akhir buku saku, karena pada tahapan tersebut prodak sudah melakukan uji validasi ahli. Adapun langkah-langkah penelitian yang dilakukan sebagai berikut : (1) Potensi dan Masalah; (2) Pengumpulan Data; (3) Desain Produk; (4) Validasi Desain ( Validasi Ahli); (5) Revisi Desain (Produk Akhir Buku Saku). Berdasarkan uji validasi ahli, meliputi ahli bahasa Indonesia, ahli bimbingan dan konseling dan ahli desain media maka buku saku Manajemen Konflik ini telah dapat digunakan sebagai media bimbingan dan konseling sosisal di SMA/SMK Sederajat
Pengembangan Aplikasi Berbasis Android “GC Services” sebagai Media Bimbingan dan Konseling Belajar pada Siswa di SMP Negeri 4 Kota Gorontalo
Kurangnya pengunaan aplikasi berbasis android sebagai media saat proses layanan bimbingan dan konseling, penggunaan media masih sebatas leaflet, buku saku, proyektor dan lain sebagainya. Masalah dalam bidang belajar merupakan bagian dari berbagai masalah yang dialami siswa. Solusi dalam meminimalisir masalah serta kurangannya penggunaan media aplikasi berbasis android sesuai dengan masalah-masalah belajar. Peneletian ini bertujuan mengembangkan produk aplikasi berbasis android “GC Services” sebagai media bimbingan dan konseling belajar pada siwa SMP Negeri 4 Kota Gorontalo.
Prosedur penelitian ini menggunakan prosedur penelitian dan pengembangan menurut Sugiyono (2016:409) yang terdiri dari 10 tahapan, tetapi pengembangan ini hanya sampai pada tahap 6 untuk uji coba aplikasi berbasis android sebagai media bimbingan dan konseling, karena pada tahapan tersebut sudah melakukan uji kelayakan produk. Adapun langkah-langkah penelitian yang dilakukan sebagai berikut : (1) Potensi dan Masalah; (2) Pengumpulan Data; (3) Desain Produk; (4) Validasi Desain ( Validasi Ahli); (5) Revisi Desain; (6) Uji Coba Produk
Berdasarkan hasil penilaian ahli desain, ahli bahasa Indonesia, ahli materi bimbingan dan konseling, dan uji coba produk skala kecil pada siswa serta guru bimbingan dan konseling aplikasi berbasis android telah masuk dalam kategori sangat layak digunakan sebagai media bimbingan dan konseling belajar pada siswa SMP Negeri 4 Kota Gorontal
Implementasi Hasil Diklat Penguatan Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kemampuan kepala sekolah dalam mengimplementasikan teknik analisis manajemen, (2) kemampuan kepala sekolah dalam menilai rapor mutu, (3) kemampuan kepala sekolah dalam pengelolaan peserta didik, dan (4) kemampuan kepala sekolah dalam pengelolaan sarana dan prasarana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif explanatory. Teknik pengumpulan data melalui observasi/pengamatan, kuesioner (angket), wawancara, dan dokumentasi. Kemudian teknik analisis data yang digunakan terhadap data yang terkumpul adalah metode statistik. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kemampuan kepala sekolah dalam mengimplementasikan teknik analisis manajemen di Sekolah Dasar Negeri Se-Kecamatan Kota Timur termasuk dalam kategori cukup baik, (2) kemampuan kepala sekolah dalam menilai rapor mutu di Sekolah Dasar Negeri Se-Kecamatan Kota Timur termasuk dalam kategori baik, (3) kemampuan kepala sekolah dalam pengelolaan peserta didik di Sekolah Dasar Negeri Se-Kecamatan Kota Timur termasuk dalam kategori baik, dan (4) kemampuan kepala sekolah dalam pengelolaan sarana dan prasarana di Sekolah Dasar Negeri Se-Kecamatan Kota Timur termasuk dalam kategori baik. Untuk itu disarankan: (1) bagi dinas pendidikan, agar lebih memantau dan mengevaluasi implementasi hasil diklat penguatan di sekolah, (2) bagi lembaga penyelenggara diklat, agar lebih mempertajam dan memperkuat materi-materi diklat penguatan yang tertentu, (3) bagi kepala sekolah, agar lebih memahami kekuatan dan kelemahan sekolah serta meningkatkan kemampuan dalam membuat analisis TAM, (4) bagi guru, diharapkan dapat menambah pengetahuan tentang kompetensi manajerial kepala sekolah dan juga bisa lebih mengerti tugas-tugas kepala sekolah dalam hal kompetensi manajerial agar bisa menilai kepala sekolah lebih baik lagi
PERSEPSI ORANG TUA SISWA SEKOLAH DASAR DI KOTA BANJARBARU TERHADAP KEBIKAKAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH PADA MASA PANDEMI COVID-19
Abstrak
__________________________________________________________
Pandemi Covid-19 telah menyebabkan perubahan pola interaksi dan aktivitas dalam hampir seluruh aspek kehidupan manusia tak terkecuali sektor pendidikan. Masuknya virus corona ke Indonesia telah mengubah proses pembelajaran sekolah di hampir sebagian besar wilayah Indonesia menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), belajar dari rumah atau School from Home (SFH). Akibatnya metode belajar yang semula mengandalkan ceramah dan interaksi fisik berubah drastis menjadi daring dan orang tua dituntut untuk menjadi pembimbing serta menggantikan peran guru dalam proses pembelajaran daring dirumah. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki persepsi dan sikap orang tua siswa Sekolah Dasar di kota Banjarbaru terhadap pembelajaran jarak jauh, sebagai respon atas penutupan banyak sekolah akibat pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah orang tua siswa Sekolah Dasar di tiga kecamatan di kota Banjarbaru berjumlah 6 orang. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan angket. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, pengelompokkan data, dan menyimpulkan data. Hasil penelitian persepsi orang tua siswa Sekolah Dasar di kota Banjarbaru terhadap kebijakan pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi Covid-19 sebagai berikut: (1) Setiap orang tua memiliki persepsi yang hampir sama mengenai kebijakan pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi Covid-19. Orang tua secara umum tidak memiliki pandangan yang negatif atau penolakan terhadap kebijakan pembelajaran jarak jauh, mereka cenderung setuju dengan kebijakan tersebut. (2) kendala-kendala yang terkait dengan pembelajaran jarak jauh lebih disebabkan oleh kesiapan orang tua menjadi guru di rumah. Orang tua dituntut memfasilitasi kebutuhan belajar daring anak di rumah. Materi pembelajaran juga menjadi kendala bagi orang tua. Dalam hal ini banyak orang tua yang mengalami kesulitan dalam memahami materi anak.
Abstract
______________________________________________________________
The Covid-19 pandemic has caused changes in interaction patterns and activities in almost all aspects of human life are not involved in education. The entry of the corona virus into Indonesia has changed the learning process in most parts of Indonesia into Distance Learning, School from Home (SFH). As a result of learning methods that rely on lectures and drastic physical interactions, parents become brave and change parents to become mentors and help the teacher's role in the learning process from home. This study aims to assess the attitudes of parents of elementary school students in the farthest Banjarbaru city, in response to the closure of many schools due to the Covid-19 pandemic. This type of research is descriptive research using a qualitative approach. The subjects of this study were parents of elementary school students in three sub-districts in the city of Banjarbaru totaling 6 people. The technique of collecting data was through interviews and questionnaires. Data analysis techniques are carried out by collecting data, grouping data, and concluding data. The results of the research on the perceptions of parents of elementary school students in the city of Banjarbaru towards distance learning policies during the Covid-19 pandemic are as follows: (1) Every parent has almost the same perception regarding distance learning policies during the Covid-19 pandemic. Parents generally do not have a negative or negative view of the distance learning policy, they agree with the policy. (2) obstacles related to distance learning are more due to the readiness of parents to become teachers at home. Parents to facilitate children's learning needs at home. Learning materials are also an obstacle for parents. In this case, many parents have difficulty in understanding children's material
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN MICROSOFT POWER POINT TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF PADA ANAK USIA DINI KELOMPOK B (5-6 TAHUN)
The purpose of this study was to see the effect of Microsoft Power Point learning media on cognitive abilities in early childhood group B, Gorontalo City. This research is an experimental quantitative research with one group pretest-posttest research design and a sample size of 25 children. The results showed that there were differences in cognitive abilities before and after using Microsoft Power Point learning media. Judging from the average number before using Microsoft Power Point learning media is 18.04 and the average value after is 32.84. Based on the t-test using paired samples test, the results of the t-test = 23.90 while the value of t-table = 2.064, so the value of t-count = 23.90 > t- table = 2.064 or p-value = 0.00 <0.05 in other words tcount > ttable then Ho is rejected and H1 is accepted, which means that there is an influence of Microsoft Power Point learning media on cognitive abilities in early childhood. The increase is influenced because Microsoft Power Point attracts children's interest to recognize symbols, numbers, shapes, recognize colors, recognize differences from something that almost looks the same, recognize different sounds, and recognize sound sources