SELAMAT DATANG di OPEN JOURNAL SYSTEM FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Not a member yet
471 research outputs found
Sort by
Penerapan Layanan Bimbingan Kelompok dengan Menggunakan Permainan untuk Membantu Meningkatkan Penerimaan Diri Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan teknik permainan melalui bimbingan kelompok dalam meningkatkan penerimaan diri siswa kelas VII SMP Negeri 8 Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif terhadap 10 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas VII di SMP Negeri 8 Makassar. Pengumpulan data dengan menggunakan instrument observasi. Analisis data menggunakan deskriptif komparatif membandingkan kondisi awal dengan siklus kedua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan yang berarti signifikan yaitu penerapan teknik permainan dalam bimbingan kelompok dapat digunakan untuk meningkatkan penerimaan diri siswa kelas VII di SMP Negeri 8 Makassar. Hal ini terbukti dari keberhasilan siswa dalam mengikuti kegiatan bimbingan kelompok pada siklus pertama ke siklus kedua meningkat dari tinggi menjadi sangat tinggi dan dari kondisi awal dengan kategori sedang meningkat ke siklus 2 dengan kategori sangat tinggi
Hakekat Keluarga dan Dasar Pembentukan Keluarga
Humans are created by living in pairs. The creation of humans from male and female types is the forerunner of human reproduction in order to continue the existence of human life in this world. The purpose of creating a human in a pair, male and female, is so that humans can feel calm and serenity in life, ask each other, and maintain mutual relationships. With the family, it becomes one bridge through which to realize the goal of human creation. This research studies the nature of the family in life. The method in this research is a library research by collecting different references in studying the family. This article summarizes various things about the entire family
Manajemen Stres Istri yang Melangsungkan Pernikahan Dini
Pernikahan yang dilakukan pada saat berumur 16 tahun bagi perempuan dan 19 tahun bagi laki-laki tanpa adanya kesiapan psikis maupun materi disebut dengan pernikahan dini. Pernikahan dini dapat menimbulkan berbagai masalah secara psikologis, sosial dan ekonomi yang dapat menimbulkan stres. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan manajemen stres istri yang melangsungkan pernikahan dini di Desa Beusa Meranoe Kecamatan Peureulak. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data diperoleh dari hasil observasi dan wawancara. Informan penelitian adalah dua istri yang menikah di usia dini, suami dan orang tua yang bersangkutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan istri dalam manajemen stres adalah berpikir positif, memikirkan hal-hal yang disenangi, mengontrol keadaan, melakukan kegiatan-kegiatan yang disenangi, meminta support dari keluarga, dan bersabar
Peluang Pemberdayaan Masyarakat melalui Penyediaan Program Lifeskill Game Online Pubg Mobile Di Era Teknologi Informasi Serta Komunikasi Modern
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya perkembangan jumlah peminat serta keberhasilan dan prestasi komunitas game online sekarang ini, terutama sejak masa pandemi. Fenomena banyaknya ajang prestasi dan lomba game online juga semakin menambah daya tarik tersendiri bagi generasi muda, sehingga mereka banyak yang ingin meningkatkan skillnya dalam bermain game online. Tujuan penelitian mengungkapkan berbagai peluang yang dapat di tangkap oleh masyarakat terutama generasi muda dalam bentuk penawaran program lifeskill dalam meningkatkan kemampuannya. Jenis penelitian deskriptif, dengan pendekatan studi literature. Sumber data di peroleh dari berbagai literature, buku, jurnal, media massa cetak maupun online yang relevan dengan kajian penelitian yang sudah ditetapkan. Hasil penelitian ada beberapa program Pendidikan Luar Sekolah yang cocok diselenggarakan menyikapi tingginya antusiasme dari penikmat game online tersebut. diantaranya ,Class Private, Workshop, Training, dan Komunitas game online terprogram. Yang harapannya kepada pemain game online dan penyelenggara program peningkatan life skill ini menjadi sarana dalam pemberdayaan masyarakat di era teknologi informasi dan komunikasi moder
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Pada Realistic Mathematics Education (RME)
This study aims to determine the effectiveness of the Realistic Mathematics Education model on students' creative thinking abilities. The method used is a quantitative method. The samples in this study were fourth grade students at SDN Bintoro 8 and grade IV students at SDN Bintoro 9. Quantitative data were analyzed by t-test and gain test based on the value of students' creative thinking abilities. The results showed that (1) the average difference in creative thinking abilities of experimental class students was better than the control class; (2) improvement of students' creative thinking ability in the experimental class which is higher than the control class
Implementasi Sistem Zonasi
Tujuan penelitian untuk mengetahui: (1) Kebijakan pelaksanaan sistem zonasi pada proses penerimaan peserta didik baru tingkat Sekolah Menengah Atas, (2) Sistem penerimaan peserta didik baru tingkat Sekolah Menengah Atas, dan (3) Prosedur pelaksanaan penerimaan peserta didik baru tingkat Sekolah Menengah Atas Se Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian yaitu deskriftif eksplanatori. Penelitian ini di fokuskan pada Implementasi kebijakan sistem zonasi di Sekolah menengah atas se Kota Gorontalo, dengan jumlah subjek penelitian yaitu 78 orang. Tehnik pengumpulan data dengan cara menggunakan kuesioner dan wawancara. Analisis data yang di gunakan adalah tehnik analisis deskriftif dengan menggunakan formulasi persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Kebijakan pelaksanaan sistem zonasi pada proses penerimaan peserta didik baru berada pada kategori cukup baik, (2) Sistem penerimaan peserta didik baru berada pada kategori cukup baik, dan (3) Prosedur pelaksanaan penerimaan peserta didik baru berada pada kategori cukup baik
Pemanfaatan Media Pembelajaran Digital Pada Perkuliahan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) gambaran ketersediaan media pembelajaran digital diperkuliahan, (2) gambaran tingkat pemanfaatan media pembelajaran digital diperkuliahan, (3) gambaran aktivitas pemanfaatan media pembelajaran digital diperkuliahan, dan (4) untuk mengetahui gambaran ketersediaan sarana dan prasarana dalam mendukung pemanfaatan media pembelajaran digital diperkuliahan Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas ilmu pendidikan Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif explanatory. Teknik pengumpulan data melalui angket, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian teknik analisis data yang digunakan terhadap data yang terkumpul adalah analisis deskriptif. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) ketersediaan media pembelajaran digital dengan presentase 77.74% termasuk dalam kategori kurang efektif, (2) tingkat pemanfaatan media digital dengan presentase 76.82% termasuk dalam kategori kurang efektif, (3) efektifitas pemanfaatan media digital dengan presentase 78.99% termasuk dalam kategori kurang efektif, dan (4) ketersediaan sarana dan prasarana mendukung media digital di Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo dengan presentase 73.45% termasuk dalam kategori kurang efektif. Untuk itu disarankan: (1) Untuk Jurusan diharapkan lebih meningkatkan fasilitas ketersediaan media digital pendukung yang akan digunakan oleh setiap dosen. (2) Untuk dosen diharapkan lebih menguasai dan meningkatkan kompetensi dalam penggunaan media digital dalam berbagai aplikasi sehingga mahasiswa dapat mudah memahami maksud dari pembelajaran yang telah di sampaikan. (3) Untuk mahasiswa diharapkan lebih menguasai dalam menggunakan berbagai aplikasi untuk memudahkan informasi pengetahuan sehingga mampu belajar mandiri dan dapat mengakses berbagai pengetahuan. Dan (4) Untuk peneliti dapat menambah wawasan dalam penggunaan berbagai media digital dalam mengakses berbagai informasi pengetahuan
DESKRIPSI KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF ANAK USIA 5-6 TAHUN DALAM KEGIATAN MENGGAMBAR BEBAS DI MASA PANDEMI COVID-19
The purpose of this study was to determine the description of the creative thinking abilities of children aged 5-6 years in free drawing activities during the COVID- 19 pandemic. The method used in this research is descriptive qualitative. Data collection techniques using were observation techniques, interviews and documentation. The results of the study can be observed based on four indicators on creative thinking, namely (1) thinking fluently, children can smoothly answer teacher questions and smoothly determine the image to be made; (2) flexible thinking, children can think more than one idea so that children can make two kinds of pictures; (3) think original, children can draw independently; and (4) think in detail, the child can give color to the image and can produce clear images
Pentingnya keterampilan TIK guru PAUD pada abad 21
Teknologi berkembang begitu pesat, di abad 21 ini teknologi bukan lagi menjadi sesuatu yang sulit ditemui. Para milenial mendominasi penggunaan TIK dalam kesehariannya. Tak jarang anak usia dini lebih pandai menerapkan TIK dari pada orang tua atau gurunya. Anak usia dini tergolong generasi digital natif. Generasi digital natif ditandai dengan kemudahan anak mengakses dan berinteraksi dengan peralatan digital sejak dini. Guru PAUD dituntut memiliki kreativitas di dalam mengajar, jika guru masih mengguakan cara lama atau pembelajaran tradisonal di abad 21, maka kemungkinan anak kurang antusiasme di dalam kegiatan pembelajaran. Kondisi tersebut, menjadi dasar dilakukan pengamatan. teknologi, akan tetapi diperlukan juga subtitusi untuk anak. Pengamatan ini menggunakan metode kualitatif studi kasus. Dari pengamatan ini diperoleh hasil bahwa guru TK yang tidak terampil TIK cenderung pasif dan memiliki minat rendah dalam mengasah kemampuan TIK. Hal ini nampak dari wawancara dan obeservasi yang telah dilakukan pada beberapa narasumber. Teknik analisa data yang digunakan yaitu penjodohan pola dan pembuatan penjelasan untuk memaknai kondisi pada TK
Peran Pendidikan Non Formal Dalam Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Wisata Alam Bukit Teletabis
Penelitian ini dilatar belakangi berkembangnya lokasi wisata Alam Bukit Teletabis di Kabupaten Pasaman. Namun keterlibatan dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan pengembangan lokasi wisata kurang terlihat. Penelitian bertujuan mengetahui; Bagaimana bentuk keterlibatan masyarakat dalam pengembangan wisata alam Bukit Teletabis, dan mengapa partisipasi masyarakat kurang terlihat dalam pengembangan lokasi wisata alam Bukit Teletabiss. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan Teknik observasi dan wawancara, sedang pengambilan responden dengan Teknik purporsive randam sampling. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa; secara umum keterlibatan masyarakat dalam kegiatan pengembangan wisata Bukit Teletabis hanya pada pemanfaatan lokasi bagi kepentingan pribadi yaitu sebagai tempat berdagang. Masyarakat menganggap upaya pengembangan merupakan tugas pemerintah dan organisasi pemuda yang ada. Sementara kurangnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan pengembangan wisata Bukit Teletabis karena kurangnya pengetahuan masyarakat tentang bentuk tanggungjawab yang dapat mereka lakukan. Hal ini terungkap dikarenakan masyarakat tidak dilibatkan dalam pembahasan kegiatan pengembangan lokasi wisata. Disarankan untuk meningkatkan peran aktif masyarakat dilakukan kegiatan pemberdayaan oleh pihak yang berwenang. Kegiatan pemberdayaan sebaiknya dengan Pendidikan non formal sehingga lebih fleksibel dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat yang sangat heterogen