SELAMAT DATANG di OPEN JOURNAL SYSTEM FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Not a member yet
471 research outputs found
Sort by
Manajemen Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen guru mengajar dalam memperbaiki mutu pembelajaran di SMA Negeri 4 Prabumulih, kendala yang dihadapi, dan strategi yang diterapkan guru mengajar. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data penelitian ini kepala sekolah dan guru-guru. Teknik pengumpulan data: (1) observasi; (2) wawancara; (3) dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Manajemen guru mengajar dalam memperbaiki mutu pembelajaran di SMA Negeri 4 Prabumulih dapat dikatakan baik. Guru dalam merencanakan pembelajaran mengacu kepada kurikulum 2013 yang ditetapkan. Guru dalam melaksanakan pembelajaran disusun berdasarkan kalender akademik 2020/2021 yang terdiri dari kegiatan minggu efektif, per semester (semester ganjil dan semester genap); (2) Kendala yang dihadapi adalah keterbatasannya sarana prasarana yang ada di SMA Negeri 4 Prabumulih yaitu infocus, buku pegangan guru dan buku pegangan siswa, alat peraga sebagai media pembelajaran, komputer yang ada di laboratorium; (3) strategi yang diterapkan guru mengajar guna untuk memperbaiki mutu pembelajaran di SMA Negeri 4 Prabumulih, dijelaskan sebagai berikut. yaitu menggunakan buku elektronik dalam menyampaikan pembelajaran, guru-guru menerapkan literasi digital sebagai pengganti terbatasnya sarana yang ada seperti infocus, buku pegangan guru, alat peraga sebagai media pembelajaran, guru dalam menyampaikan materi pembelajaran memvariasikan metode-metode pembelajaran yang ada, sehingga dapat terciptanya suasana belajar yang aktif, kreatif dan menyenangkan
Pemahaman Masyarakat terhadap Pengelolaan Sampah dengan Sitem 3R (Reduce, Reuse, dan Recyle) Di Kelurahan Moodu
Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan adanya Pengelolaan Sampah dengan Sistem 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle) masyarakat dapat memahami pengelolaan sampah dengan sistem 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle), yang tentunya akan sangat berdampak posistif bagi masyarakat karena sudah tersedianya tempat pengelolaan sampah, sosialisasi serta pelatihan-pelatihan, dan tentunya alat yang mendukung masyarakat dalam mengolah sampah dengan sistem 3R yaitu mulai dari reduce atau mengurangi sampah, reuse menggunakan kembali sampah, dan recycle mendaur ulang kembali sampah yang ada di Kelurahan Moodu Kota Gorontalo berdasrakan kalkulasi penduduk yang ada sekitar 75 % masyarakat sudah mengetahui dan melakukan pengeleloaan sampah dengan sistem 3R yang peneliti temukan. Dengan adanya pemahaman masyarakat dengan sistem 3R tentunya akan berdampak bagi masyarakat itu sendiri serta lingkungan sekitar tempat tinggal bisa menjadi bersih dan terhindar dari penyakit-penyakit yang ditimbulkan akibat sampah serta menurunya volume produksi sampah yang ada di Moodu Kota Gorontalo
Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19 melalui Bermain
Coronavirus sudah mulai mewabah di Indonesia sejak bulan maret 2020, virus tersebut diduga berasal dari China. Sehingga berdampak pada seluruh lapisan masyarakat menjadi terhenti, tidak luput juga pada kegiatan pembelajaran. Baik dari mahasiswa sampai ke siswa usia dini juga terdampak pandemi tersebut dan harus melakukan kegiatan Belajar Dari Rumah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan data bersifat primer dan tekniknya menggunakan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan Metode pembelajran untuk anak adalah dengan cara bermain itu lebih efektif untuk masa atau fase anak usia dini. Anak usia dini yang ikut serta dalam pembelajaran imajinatif diharapkan sanggup menciptakan reaksi yang sesungguhnya terhadap tugas- tugas kreativitas. Area bermain tidak selalu menyertakan harapan- harapan yang tentu untuk tingkah laku anak serta pendidikannya di masa tiba. Kemampuan kognitif adalah kemampuan untuk berpikir dalam berpikir, mengingat, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan. Sehingga Pada penelitian ini dapat dilihat bahwa bermain dapat meningkatkan kemampuan kognitif, kemampuan bahasa, kemampuan motorik dan kemampuan sosial dan emosional
Penguatan Kesadaran Bela Negara Pada Remaja Milenial Menuju Indonesia Emas
Defending the state is not only the obligation of the TNI and Polri but the responsibility of all people, especially the millennial generation. As the nation's next generation, millennial youth have a great responsibility to determine the nation's future. State defense is an attitude and behavior that must be possessed by millennial youth to ensure the survival of the nation and state. Awareness and inculcation of the values of defending the country are considered the best preventive concepts to fortify millennial youth to always have a sense of love, pride and loyalty to NKRI in the midst of today's developments. The purpose of this study includes how to strengthen awareness of defending the country in the millennial generation. This research is a qualitative research with a descriptive approach. The results of this study are that it is necessary to inculcate the values of defending the state for millennial youth through formal and informal school facilities, lectures or examples by involving religious leaders or fighters, state defense training, seminars and FGDs, communication and information media/social media/internet media. by using struggle films, short videos, national songs, educational programs. In addition, awareness of defending the country can be raised by building national insight
Analisis Tingkat Religiusitas Pada Mahasiswa Yang Mengikuti Organisasi
This study is aims to describe of religious level by students who follow the organization. The study uses a quantitative descriptive study method. The withdrawal of samples in this research uses sampling, by cluster sampling techniques. The findings suggest that the religiosity of the student who attends the organization falls at a high rating of 28%, and a high category of 66%. This suggests that most research subjects have high religious levels. Therefore, effort is required for students who join the organization to maintain religiosit
Implementasi Praktek Kerja Industri
Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui implementasi praktek kerja industri di smk negeri 1 gorontalo. Metode pada penelitian ini menggunakan Pendekatan Kuantitatif dengan jenis penelitian Eksplanatori. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Indikator Perencanaan Memiliki Presentase 90,18 % dan Memiliki Kriteria Sangat Baik sehingga Dapat Meningkatkan Kemampuan dan Keterampilan Siswa-siswa Sesuai dengan Bidang Keahliannya (2) indikator Pelaksanaan Memiliki Presentase 92,18 % dan Memiliki Kriteria Sangat Baik sehingga Dapat Meningkatkan Kemampuan dan Keterampilan Siswa-siswa Sesuai dengan Bidang keahliannya (3) Indikator Pengawasan/Monitoring Memiliki Presentase 91,95 % dan Memiliki Kriteria Sangat baik. Dengan Hasil Presentase itu Dapat Meningkatkan Kemampuan dan Keterampilan Siswa-siswa Sesuai dengan Bidang Keahliannya (4) indikator Evaluasi Memiliki Presentase Yaitu 92,20 % dan Memiliki Kriteria Sangat Baik Sehingga Dapat Meningkatkan Kemampuan dan Keterampilan Siswa-siswa sesuai dengan bidang keahliannya yang Profesional dan Mampu bersaing di Dunia Industri.. Untuk disarankan: Bagi Sekolah yaitu dapat Meningkatkan Kemampuan dan Keterampilan Siswa-siswa Sesuai dengan Bidang Keahliannya di SMK Negeri 1 Gorontalo maka perencanaan perlu di kembangkan dalam pelaksanaan kegiatan praktek kerja Industri. Bagi Guru yaitu Dapat dijadikan Acuan untuk lebih Meningkatkan dan Mengembangkan Lulusan yang profesional, Bagi Siswa yaitu Menambah wawasan dan patokan untuk lebih meningkatkan diri agar menjadi Lulusan yang Profesional dibidang keahliannya. Bagi Peneliti Selanjutnya yaitu dapat meperluas wilayah penelitian untuk meningkatkan hasil Karya Tulis Ilmiah dan bisa menjadi acuan dan masukan bagi penelitian selanjutnya
Analisis Nilai-nilai Karakter dalam Adat Aqiqah di Gorontalo
Pendidikan karakter dapat diperoleh dari mana saja, seperti halnya dalam budaya atau adat di Gorontalo. Dari berbagai budaya atau adat yang berlaku dimasyarakat Gorontalo terdapat makna atau nilai-nilai pendidikan karakter yang bisa dipelajari didalamnya, begitupun dalam adat Aqiqah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran nilai-nilai karakter yang terkandung dalam Adat Aqiqah di Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan observasi, wawancara, serta dokumentasi sebagai instrumen pengumpulan data. Narasumber dalam penelitian ini adalah dua tokoh adat dan satu tokoh agama. Data dianalisis menggunakan tiga teknik yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa dalam adat aqiqah di Gorontalo terdapat nila-nilai karakter religius, jujur, toleransi, disiplin, mandiri, demokratis, cinta tanah air, bersahabat/komunikatif, cinta damai, peduli sosial dan tanggung jawab
Penerapan Pendidikan Multikultural
Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui penerapan pendidikan multicultural pada SMK Kesehatan Mutiara Bangsa Purwakarta Jawa Barat.. Metode penulisan artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data yang diperoleh dari kajian literature atau studi pustaka serta observasi danwawancara. Lokasi penelitian SMK Kesehatan Mutiara Bangsa Purwakarta Jawa Barat. Responden sejumlah 38 siswa kelas X. Hasil penelitian: Penerapan pendidikan Multicultural di SMK Kesehatan Mutiara Bangsa Purwakarta Jawa Barat sudah sesuai dan terlaksana dengan baik.1).Penerapan menghargai pluralitas dan heterogenitas sudah sesuai dengan intruksi pemerintah berdasarkan UUD 1945 dan Pancasila. 2).Penerapan Idiologi sudah baik dilaksanakan sesuai dengan intruksi pemerintah berdasarkan UUD 1945 dan Pancasila.3).Penerapan konsep multikultural telah menggunakan konsep demokrasi, keadilan, hukum, nilai-nilai budaya,etos, hak asasi manusia. 4). Pelaksanaan pendidikan multikultural sebagai ide dan proses sudah terlaksana tanpa melihat gender, kelas sosial, etnik, ras, dan karakteristik budaya harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar di sekolah 5)Pelaksanaan Tujuan Pendidikan multikultural sudah terlaksana dengan baik tidak membedakan kelompok etnis atau tradisi budaya dan agama Pendidikan akan dasar-dasar kemanusiaan untuk perdamaian, kemerdekaan, dan solidaritas. 6).Pelaksanaan pendidikan multikulturan telah menggunakan model, yakni :a) Pengajaran tentang keragaman budaya sebuah pendekatan asimiliasi kultural; b) Pengajaran tentang berbagai pendekatan dalam tata hubungan sosial;c) Pengajaran untuk memajukan pluralisme tanpa membedakan strata sosial dalam masyarakat;d) Pengajaran tentang refleksi keragaman untuk meningkatkan pluralisme dan kesamaan . 7).Penerapan Pendidikan Islam dalam Pelaksanaan Multikultul Comission on Education for theTwenty-first Century, bahwa pendidikan sepanjang hayat sebagai suatu bangunan ditopang oleh empat pilar, yaitu (a) leraning to know atau learning to learn, (b) learning to do, (c) learning to
live together, (d) learning to be
Pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pelaksanaan manajemen berbasis sekolah di SMA Negeri 4 Prabumulih ditinjau dari manajemen kurikulum, manajemen sarana prasarana, manajemen kesiswaan, manajemen mutu guru. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data penelitian ini kepala sekolah dan guru-guru. Teknik pengumpulan data: (1) observasi; (2) wawancara; (3) dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah di SMA Negeri 4 Prabumulih ditinjau dari Manajemen Kurikulum, bahwa memberlakukan kurikulum 2013 dan melakukan perevisian terhadap dokumentasi tersebut, begitu juga dalam implementasinya; (2) Ditinjau dari Manajemen Sarana dan Prasarana, sudah sesuai dengan standar yang ada sebagai persyaratan yang terdiri dari: ruang kepala sekolah, ruang guru, Laboratorium, Perpustakaan, Mushollah/Masjid, Ruang Kelas, WC, Lapangan, sarana olahraga, sarana kesenian; (3) Ditinjau dari Manajemen Kesiswaan dapat dikatkaan baik, yaitu: pendataan peserta didik baru (setiap tahun ajaran baru); Mendata lulusan jumlah peserta didik; Mendata jumlah peserta didik setiap rombongan belajar (rombel); Menyiapkan data kehadiran peserta didik; Mengurus administrasi pindah bagi peserta didik; (3) Ditinjau dari Manajemen Mutu Guru dikatakan baik, yaitu: (1) Jumlah guru yang ada berjumlah 39 orang guru, yang terdiri dari 28 orang guru PNS dan 11 orang guru honorer. Dari 28 orang guru PNS yang sudah memiliki sertifikat pendidik sebanyak 25 orang guru PNS (89,29%) dan 3 orang guru PNS (10,71%) belum memiliki sertifikat pendidik
Analisis Kemampuan Membaca Permulaan melalui Media Kartu Gambar
Membaca permulaan merupakan kemampuan awal yang penting bagi perkembangan anak usia dini secara keseluruhan untuk memahami ilmu lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai literatur yang berkaitan dengan peran media kartu gambar dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan jenis studi pustaka. Studi pustaka dilakukan dengan mengumpulkan data menggunakan dokumentasi dari buku dan karya ilmiah jurnal yang relevan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi dengan membaca dan mencatat serta mengelola bahan penelitian kemudian menyimpulkan hasilnya. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya penggunaan media yang menarik seperti kartu gambar dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak, serta peran orang tua sebagai motivator, teladan dan fasilitator bagi anak untuk membangun kecintaan anak belajar. Selain itu, diharapkan agar dalam proses pembelajaran guru sebagai pembimbing anak beraktivitas di sekolah melakukan inovasi dalam pembelajaran agar anak tidak jenuh selama proses pembelajaran. Penelitian ini berguna bagi orang tua, guru dan masyarakat dalam mendampingi anak bermain sambil belajar