SELAMAT DATANG di OPEN JOURNAL SYSTEM FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Not a member yet
471 research outputs found
Sort by
Peran Orang Tua Dalam Proses Pembelajaran Dalam Jaringan di Masa Pandemi Covid-19
Pandemi Covid-19 telah berlangsung selama 1 tahun. Sejak saat itu, proses kegiatan belajar mengajar pun mengalami perubahan. Proses belajar Dalam Jaringan (Daring) menjadi solusi dari pemerintah untuk menekan angka penyebaran dari virus tersebut. Akan tetap pada praktiknya, guru, murid serta orang tua khususnya merasa kewalahan dalam melaksanakan proses Daring tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam proses belajar Daring di masa Covid-19 serta faktor yang mempengaruhi pembelajaran daring bagi anak. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan menggunakan analisa kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan kepada 10 orang tua (3 ayah dan 7 ibu). Hasil menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran ekstra selama masa pandemi berlangsung. Adapun peran orang tua dalam proses belajar daring antara lain mengawasi anak selama menggunakan gadget, mendampingi anak mengerjakan tugas sekolah, menjalin komunikasi yang baik dengan anak, memberikan edukasi serta menciptakan lingkungan bersih aman dan nyaman bagi anak.
Kata Kunci : Peran Orang Tua; Masa Pandemi Covid-19;
ABSTRACT
The Covid-19 pandemic has been going on for 1 year. Since then, the teaching and learning process has changed. The online learning process is a solution from the government to reduce the spread of the virus. However, in practice, teachers, students and parents in particular feel overwhelmed in carrying out the Online process. This study aims to determine the role of parents in the online learning process during the Covid-19 period and the factors that influence online learning for children. This research uses case study method using descriptive qualitative analysis. This research was conducted to 10 parents (3 fathers and 7 mothers). The results show that parents have an extra role during the pandemic. The role of parents in the online learning process includes supervising children while using gadgets, assisting children with school assignments, establishing good communication with children, providing education and creating a clean, safe and comfortable environment for children.
Keywords : The Role of Parents; The Covid-19 Pandemi Period
Analisis Keefektifan Job Description Middle Leader
Tujuan dari penelitian ini yakni : (1) Mengetahui keefektifan kinerja Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum di SMP Negeri, (2) Keefektifan kinerja Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan di SMP Negeri, (3) Keefektifan kinerja Wakil Kepala Sekolah bidang Sarana dan Prasarana di SMP Negeri, dan (4) Keefektifan kinerja Wakil Kepala Sekolah bidang Hubungan Masyarakat (HUMAS) di SMP Negeri Se-Kecamatan Suwawa kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan angket, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kinerja wakil kepala sekolah bidang kurikulum berada pada kategori baik. (2) Kinerja wakil kepala sekolah bidang kesiswaan berada pada kategori sangat baik. (3) Kinerja wakil kepala sekolah bidang sarana dan prasarana berada pada kategori sangat baik. (4) Kinerja wakil kepala sekolah bidang hubungan masyarakat berada pada kategori baik. Hasil penelitian menyarankan kepada kepala sekolah, (1) Meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan kepada setiap wakil kepala sekolah dalam mengerjakan tugas dan wewenang mereka, (2) Mengevaluasi setiap program yang dilaksanakan oleh masing – masing wakil kepala sekolah, (3) Terus meningkatkan komunikasi yang baik kepada setiap wakil kepala sekolah untuk tujuan agar terciptanya hubungan yang baik antara kepala sekolah dan masing – masing wakil kepala sekolah.(4) Terus meningkatkan komunikasi yang baik kepada setiap wakil kepala sekolah untuk tujuan agar terciptanya hubungan yang baik antara kepala sekolah dan masing – masing wakil kepala sekolah dan memberikan motivasi kepada setiap wakil kepala sekolah, guna untuk meningkatkan semangat kerja.
 
Strategi Pembelajaran Anak Usia Dini Berbasis Inovasi Kreatif di Masa Pembiasaan Baru
Strategi Pembelajaran Anak Usia Dini Berbasis Inovasi Kreatif Di Masa Pembiasaan Baru. Kreativitas penting diberikan pada lebih awal. Oleh karena itu diperlukan bimbingan untuk mengembangkan kreativitas seseorang. Pada masa pandemi COVID-19 ini para guru senantiasa harus kreatif dalam menciptakan desain pengajaran yang kreatif. Pembelajaran kreatif akan membuat siswa aktif dalam mengembangkan kreativitas mereka sendiri. Mengembangkan kreativitas dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai cara untuk membangun iklim belajar yang memicu berkembangnya kemampuan berpikir dan bekerja. Strategi yang bisa ditempuh untuk mengembangkan kreativitas seseorang adalah dengan mengajukan beberapa pertanyaan yang menantang tingkat proses berpikir tertinggi sesuai dengan konsep pengembangan ide kreatif, juga kreatif dan inovatif. Pertanyaan yang diberikan dikategorikan berdasarkan peta profil kreativitas seseorang (yaitu) profil individu imajinatif, investasi, improver, dan gagasan inkubasi
Pengawasan Profesional Kepala Sekolah Dalam Meningkatan Mutu Pembelajaran
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pengawasan professional kepala sekolah dalam peningkatan mutu pembelajaran guru yang meliputi: (1) upaya-upaya kepala sekolah membantu guru mengatasi kesulitan mengajarnya dalam menyesuaikan dengan tuntutan perubahan baru di MIM Unggulan Kota Gorontalo; (2) upaya-upaya kepala sekolah dalam melakukan penilaian terhadap sasaran program pengajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan belajar peserta didik di MIM UnggulanKota Gorontalo; (3) upaya-upaya kepala sekolah dalam melakukan perbaikan program pengajaran yang telah direncanakan di MIM Unggulan Kota Gorontalo; (4) upaya-upaya kepala sekolah melakukan program-program perubahan di MIM Unggulan Kota Gorontalo; dan (5) upaya-upaya kepala sekolah melakukan evaluasi terhadap program-program pengajaran di MIM Unggulan Kota Gorontalo.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus yang berlokasi di MIM Unggulan Kota Gorontalo. Hasil penelitian menunjukkan: (1) upaya-upaya kepala sekolah membantu guru mengatasi kesulitan mengajarnya dalam menyesuaikan dengan tuntutan perubahan baru Di MIM Unggulan Kota Gorontalo meliputi: membantu guru yang mengalami kesulitan mengajar (Menggabungkan ke group, sharing ilmu, penggunaan model, metode, dan teknik pemlelajaran), menyiapkan laptop dan LCD di kelas, penyediaan buku paket, pelatihan pembuatan video-video pembelajaran, mendesain pembelajaran yang menyenangkan, dan penyediaan jaringan listrik dan internet (WIFI) dan Indi Home; (2) upaya-upaya kepala sekolah dalam melakukan penilaian terhadap sasaran program pengajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan belajar peserta didik Di MIM Unggulan Kota Gorontalo meliputi: melakukan supervisi administrasi dan supervisi kelas, pemantauan melalui CCTV dan pemantauan langsung ke kelas, bimbingan khusus terhadap siswa-siswa yang memiliki bakat dan potensi untuk persiapan dalam mengikuti lomba; (.3) upaya-upaya kepala sekolah melakukan program-program perubahan di MIM Unggulan Kota Gorontalo meliputi: bimbingan khusus bagi siswa yang orang tuanya ingin mengikutkan anaknya dalam bimbingan di bidang matematika, sains, tilawah, bimbingan khusus juga dilakukan bagi siswa-siswa yang memiliki keinginan sendiri, penilaian karakter siswa; (4) upaya-upaya kepala sekolah melakukan program-program perubahan di MIM Unggulan Kota Gorontalo meliputi: kerjasama dengan sekolah, perguruan tinggi dan lembaga bimbingan belajar, raport digital, kultum setelah sholat Dzuhur, proaktif dalam mengikuti lomba-lomba, penilaian sikap berbasis IT melalui aplikasi Dojo Class, absensi online, group kelas, akun untuk guru, siswa, dan orang tua, dan program hafalan Qur’an juz 30; dan (5) upaya-upaya kepala sekolah melakukan evaluasi terhadap program-program pengajaran di MIM Unggulan Kota Gorontalo meliputi: rapat evaluasi dalam hal ini membahas tentang kendala terhadap program pengajaran yang telah direncanakan, dan kegiatan Problem Solving setiap hari Ju’mat
Sikap Masyarakat Terhadap Pengembangan Wisata Pantai Botutonuo Kabupaten Bone Bolango
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Sikap Masyarakat Terhadap Pengembangan Wisata Pantai Botutonuo Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, dan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap masyarakat terhadap pengembangan wisata pantai Botutonuo lorong 1cukup baik.Hal ini didasarkan pada sikap masyarakat terhadap fasilitas umum yang ada di wisata pantai botutonuo seperti adanya penginapan, warung makan, toilet/WC umum, mushala, pondok kayu, tempat parkir, dan adanya jasa perahu. Tersedianya fasilitas tersebut bisa menjadi nilai tersendiri bagi pengembangan wisata pantai Botutonuo.Selain itu, sikap masyarakat terhadap kebersihan objek wisata diketahui bahwa dari pihak pengelola selalu menjaga kebersihan lingkungan, dengan senantiasa membersihkan lingkungan pantai, area penginapan, pondok kayu serta menyediakan tempat sampah disekitar area panta
Analisis Kinerja Pegawai Pada Masa Bekerja Dari Rumah
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kualitas kinerja pegawai pada masa bekerja dari rumah (2) mengetahui kuantitas kinerja pegawai pada masa bekerja dari rumah, dan (3) mengetahui tanggung jawab pegawai Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo pada masa bekerja dari rumah (work from home). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif explanatory. Teknik pengumpulan data melalui observasi/pengamatan, kuesioner (angket), wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kualitas kinerja pegawai pada masa bekerja dari rumah termasuk dalam kategori baik, (2) kuantitas kinerja pegawai pada masa bekerja dari rumah termasuk dalam kategori baik, dan (3) tanggung jawab pegawai Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo pada masa bekerja dari rumah (work from home) termasuk dalam kategori baik, hasil keseluruhan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja pegawai Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo pada masa bekerja dari rumah (work from home) termasuk dalam kategori baik. Untuk itu disarankan: (1) bagi Fakultas Ilmu Pendidikan diharapkan bisa meningkatkan lagi kinerja pegawainya dengan pelatihan-pelatihan dan kegiatan-kegiatan saat bekerja dari rumah agar harapan dan tujuan Fakultas dapat terwujud,
(2) bagi pegawai, diharapkan selalu meningkatkan kompetensinya dan mencari inovasi baru dalam setiap proses menjalankan tugas yang diberikan oleh atasan, serta bisa lebih meningkatkan lagi tanggung jawab dalam bekerja dilihat dari segi ketekunan kerja, komitmen kerja, serta kedisiplinan dalam mengerjakan pekerjaan agar dapat terwujudnya kinerja pegawai yang efektif dan efisien sesuai dengan tujuan bersama pada masa bekerja dari rumah (work from home)., dan (3) bagi peneliti, diharapkan agar dapat memperluas lagi pengetahuan dan pemahaman mengenai kinerja pegawai, indikator yang terdapat di dalam kinerja pegawai, serta yang menjadi sub indikator pada penelitian ini, sehingga dapat berguna bagi peneliti saat sudah menjadi pegawai di dunia kerja nanti.
Kata Kunci: Kinerja; Work From Home
 
Mengembangkan Motorik Halus Anak Melalui Metode Demonstrasi di Lhokseumawe-Aceh
Perkembangan motorik halus anak kelas B3 TK Safiatuddin Lhokseumawe belum berkembang secara optimal, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan motorik halus anak melalui penggunaan metode demontrasi pada kelas B3 TK Safiatuddin Lhokseumawe. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas kolaboratif dengan guru yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah anak-anak kelas B3 TK Safiatuddin Lhokseumawe yang berjumlah 22 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan motorik halus anak kelas B3 TK Safiatuddin Lhokseumawe telah mengalami perkembangan dengan diterapkannya metode demontrasi, yakni pada siklus I perkembangan motorik halus anak yang berkembang sangat baik sebanyak 9 orang atau 41 %, kemudian pada siklus II menjadi 18 orang anak yang berkembang sangat baik dengan persentase 82 %. Sehingga perkembangan motorik halus anak kelas B3 TK Safiatuddin Lhokseumawe mengalami perkembangan melalui penggunaan metode demonstrasi
Analisis Potensi Jiwa Kewirausahaan Siswa Sekolah Menegah Kejuruan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi jiwa kewirausahaan siswa SMK dilihat dari aspek: (1) kepribadian; (2) disiplin diri; (3) kreativitas; (4) motivasi; (5) keberanian; (6) kepercayaan diri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis pendekatan eksplanatori. Jumlah subjek penelitian sebesar 32 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dengan menggunakan formula persentase. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa potensi jiwa kewirausahaan siswa SMK Negeri 1 Posigadan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan dilihat dari aspek: (1) kepribadian berada pada kategori cukup baik dengan persentase sebesar 74,50%; (2) disiplin diri berada pada kategori cukup baik dengan persentase sebesar 74,00%; (3) kreativitas berada pada kategori cukup baik dengan persentase sebesar 72,25%; (4) motivasi berada pada kategori cukup baik dengan persentase sebesar 71,25%; (5) keberanian berada pada kategori cukup baik dengan persentase sebesar 72,38%; (6) kepercayaan diri berada pada kategori cukup baik dengan persentase sebesar 73,63%. Untuk itu disarankan: (1) Bagi Sekolah, hendaknya untuk dapat meningkatkan profesionalisme guru dan menyelenggarakan berbagai kegiatan seperti bazar sekolah, workshop siswa dan menghadirkan tokoh-tokoh wirausahawan sukses untuk dapat memberi wawasan dan pengalaman terhadap para peserta didik; (2) Bagi Guru, diharapkan untuk dapat mengembangkan potensi jiwa kewirausahan melalui pembelajaran yang berisi kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan dunia usaha agar para peserta didik memiliki pengalaman secara nyata; (3) Bagi Peserta didik, hendaknya untuk selalu berkonsentrasi dan bersunguh-sungguh serta proaktif dalam menerima materi pendidikan kewirausahaan yang diberikan oleh guru
Hubungan Keterampilan Komunikasi dan Pemberian Reward dengan Motivasi Belajar Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Hubungan keterampilan komunikasi dengan motivasi belajar siswa di SMP se-Kecamatan Telaga. 2) Hubungan pemberian reward dengan motivasi belajar siswa di SMP se-Kecamatan Telaga. 3) Hubungan antara keterampilan komunikasi dan pemberian reward dengan motivasi belajar siswa di SMP se-Kecamatan Telaga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan teknik korelasional. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Keterampilan komunikasi dengan motivasi belajar siswa memiliki hubungan yang positif dengan koefisien korelasi 82%. 2) Pemberian reward dengan motivasi belajar siswa memiliki hubungan yang positif dengan koefisien korelasi 76%. 3) Keterampilan komunikasi dan pemberian reward dengan motivasi belajar siswa memiliki hubungan yang positif dengan koefisien korelasi 70%. Untuk itu disarankan: 1) Guru, diharapkan untuk lebih meningkatkan keterampilan komunikasi, agar lebih percaya diri saat mengajar. 2) siswa, diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, agar bisa mendapatkan prestasi. 3) Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan dapat melakukan penelitian lanjutan yang berkaitan dengan keterampilan komunikasi, pemberian reward, dan motivasi belajar siswa dengan menambah faktor-faktor lain guna mendapatkan berbagai informasi dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa
Hubungan Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah Dan Motivasi Kerja Dengan Kinerja Guru
Penelitian ini bertujuan untuk megetahui: 1) hubungan perilaku kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja guru di SMK Negeri Se Kota Gorontalo, 2) hubungan motivasi kerja terhadap kinerja guru di SMK Negeri Se Kota Gorontalo, 3) hubungan perilaku kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja secara bersama-sama dengan kinerja guru di SMK Negeri Se Kota Gorontalo. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan teknik korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 427 guru. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Sampel berjumlah 207 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan: 1) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara perilaku kepemimpinana kepala sekolah dengan kinerja guru di SMK Negeri Kota Gorontalo; 2) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi kerja dengan kinerja guru di SMK Negeri Se Kota Gorontalo; 3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan secara bersama-sama antara perilaku kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja dengan kinerja guru di SMK Negeri Se Kota Gorontalo. Untuk itu disarankan: (1) diharapkan kepada kepala sekolah mampu memberikan motivasi terus menerus kepada guru untuk meningkatkan kinerja mereka; 2) diharapkan kepada guru untuk lebih mementingkan motivasi kerja dalam meningkatkan kinerja guru. ; 3) Bagi peneliti diharapkan dapat meneliti faktor lain yang juga mempengaruhi kinerja guru.