SELAMAT DATANG di OPEN JOURNAL SYSTEM FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Not a member yet
471 research outputs found
Sort by
Dampak Hasil Pelatihan Kecakapan Hidup Bagi Pemuda Di Desa Paris
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Dampak Hasil Pelatihan Kecakapan Hidup Bagi Pemuda Pengangguran di Desa Paris Kecamatan Mootilango. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, dan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapatkan terkait dengan pelatihan kecakapan hidup di Desa Paris Kecamatan Mootilango sebagai berikut, pertama pelaksanaan pelatihan kecakapan hidup sangat bermanfaat dan dibutuhkan oleh pemuda yang ingin mendapatkan lapangan pekerjaan ataupun mengembangkan usahanya. Kedua setelah pemuda mengikuti pelatihan kecakapan hidup terjadi perubahan mencakup pengetahuan, sikap dan keterampilan yang sangat mendukung proses pelatihan. Ketiga dampak dari pelatihan kecakapan hidup menunjukkan dampak positif yaitu pemuda dapat bekerja secara mandiri dan berkelompok, memanfaatkan pengetahuan yang dimiliki untuk memperoleh usaha
Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dan Kecerdasan Spiritual Dengan Kedisiplinan Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Kedisiplinan siswa di SMP se-kota Gorontalo 2) Hubungan Kecerdasan Spiritual dengan Kedisiplinan siswa di SMP se-kota Gorontalo. 3) Hubungan antara Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual dengan Kedisiplinan Siswa di SMP se-kota Gorontalo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan teknik korelasional. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan kedisiplinan siswa di SMP se-kota Gorontalo dengan koefisien korelasi 0,5776 atau 57,76%. 2) Terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan spiritual dengan kedisiplinan siswa di SMP se-kota Gorontalo dengan koefisien korelasi 0,6241 atau 62,41% 3) Terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual dengan kedisiplinan Siswa di SMP se-kota Gorontalo dengan koefisien korelasi 0,6724 atau 67,24%. Untuk itu disarankan: 1) Bagi Sekolah diharapkan mendesain program untuk mengembangkan kebijakan pendidikan seperti pelaksanaan peningkatan kedisipinan belajar siswa, pengelolaan kelas, serta pembinaan pendidikan karakter tanggungjawab dan disiplin waktu sehingga dapat menghasilkan siswa yang mempunyai kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual yang lebih baik. 2) Bagi guru diharapkan mampu menjadi tauladan siswa melalui peningkatkan disiplin belajar, guru menjadi sumber motivasi siswa untuk mengembangkan kecerdasan emosional dan spiritual serta kedisiplinan. 3) Bagi peneliti diharapkan dapat memperkuat kemampuan menganalisis mengenai kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual dengan kedisiplinan siswa dengan menggunakan sampel yang lebih besar
Motivasi Belajar Mahasiswa Dalam Pembelajaran Daring Di Masa Pandemi Covid-19
Pandemi Covid-19 berdampak pada dunia pendidikan. Adanya wabah virus corona ini menghambat kegiatan belajar mengajar yang biasanya berlangsung secara tatap muka dan mengharuskan proses pembelajaran harus dari rumah atau School from Home (SFH). Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui motivasi Pembelajaran Selama Pandemi Covid-19. Adapun metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan Kuantitatif, dimana jumlah sampel 41 orang mahasiswa yang ada di Universitas Muhammadiyah Sorong. selain itu, Teknik pengumpulan data menggunakan aplikasi google form dan dianalisis menggunakan Microsoft excel, adapun jenis surveinya menggunakan skala likert. Hasil penelitian ini mengemukakan bahwa implementasi pembelajaran daring dapat memberikan dampak dalam peningkatan pemahaman mahasiswa selama pelaksanaan pembelajaran meliputi beberapa aspek yakni perhatian, pemahaman, kemampuan dan motivasi berada pada kategori cukup dan baik dalam menerima materi yang disampaikan. Oleh karena itu, pembelajaran daring dapat memberikan nuansa pembelajaran tersendiri yang dapat berdampak pada peningkatan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa selama pembelajaran. 
Pola Pembelajaran dalam Layanan Bimbingan dan Konseling terhadap Siswa Berkebutuhan Khusus (Tunagrahita) di Sekolah Luar Biasa
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola pembelajaran dalam layanan bimbingan dan konseling terhadap Siswa berkebutuhan khusus (tunagrahita) di SLBN 4 Kota Bengkulu tahun 2020. Metode penelitian menggunakan studi lapangan. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian diperoleh simpulan (1) Siswa tunagrahita memiliki karakteristik berbeda-beda dalam ketunaannya; (2) Pelaksanaan program layanan hendaknya disesaikan dengan kebutuhan Siswa; (3) Perlunya modifikasi kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan siswa; (4) Penggunaan metode harus sesuai dengan corak permasalahan yang di alami Siswa; (5) Penggunaan media layanan merupakan unsur penting dalam mencapai keberhasilan program; (6) Evaluasi merupakan aspek penting dalam keberhasilan program layanan; (7) Sekolah harus bersinergi dengan unsur-unsur Sekolah demi kelancaran program layanan bimbingan dan pembelajaran
Self-Control Pada Anak Jalanan Usia Remaja di Kota Serang dan Alternatif Penanganannya dalam Bimbingan dan Konseling
ABSTRAK
Penelitian dilatarbelakangi oleh maraknya keberadaan anak jalanan di Kota Serang yang disertai oleh stigma negatif dari masyarakat terhadap perilaku anak jalanan di Kota Serang. tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui serta memahami gambaran self-control pada anak jalanan usia remaja, mengetahui faktor yang mempengaruhi self-control pada anak jalanan serta untuk menentukan alternatif layanan bimbingan dan konseling apa yang dapat diberikan oleh konselor kepada anak jalanan usia remaja di Kota Serang dalam meningkatkan self-control. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Penentuan informan pada metode ini menggunakan metode purposive sampling. Setting pada penelitian ini dilakukan di Kota Serang. Metode pengumpulan data dalam penelitian diperoleh dengan melalui observasi tak terstruktur, wawancara secara langsung, semi terstruktur dan formal serta dengan menggunakan metode dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan menggunakan metode triangulasi sumber data. Adapun dalam analisis data yaitu dengan menggunakan teknik reduksi data, sajian (display) data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa anak jalanan usia remaja di Kota Serang memiliki kemampuan kontrol diri yang rendah atau kurang dapat mengontrol dirinya. Faktor yang melatarbelakangi self-control pada anak jalanan yakni adanya faktor usia dan juga lingkungan keluarga. Disamping itu, terdapat faktor lain yang cukup mempengaruhi kontrol diri pada anak jalanan yaitu adanya pengaruh pendidikan pada anak jalanan. Pendekatan Realitas dengan menggunakan teknik WDEP merupakan alternatif bantuan dari layanan bimbingan dan konseling yang dirasa sesuai dan tepat untuk meningkatkan self-control pada anak jalanan usia remaja di Kota Serang.
Kata Kunci : self-control; faktor yang mempengaruhi; konseling; pendekatan Realitas; WDEP.
ABSTRACT
This research is motivated by the rampant existence of street children in Serang City which is accompanied by a negative stigma from the community towards the behavior of street children in Serang City. The research objectives are to find out and understand the self-control picture of street children in adolescence, to know the factors that influence self-control in street children and to determine what alternative guidance and counseling services can be provided by the counselor to street children in the city of Serang. improve self-control. This study uses a qualitative approach with a case study research method. Determination of informants in this method using purposive sampling method. The setting in this study was carried out in Serang City. The data collection method in this research was obtained through unstructured observation, direct interviews, semi-structured and formal and by using the documentation method. The data validity test was carried out using the triangulation method of data sources. As for data analysis, namely by using data reduction techniques, data display and drawing conclusions. The results of the study showed that street children in Serang City had low self-control abilities or had less self-control. The factors behind self-control in street children are age and family environment. In addition, there are other factors that are sufficient to influence self-control in street children, namely the influence of education on street children. The Reality approach using the WDEP technique is an alternative assistance from guidance and counseling services that are deemed appropriate and appropriate to improve self-control in adolescent street children in Serang City.
Keywords: self-control; influencing factors; counseling; Reality approach; WDEP
Social Skill Anak Usia 5-6 Tahun Di Gorontalo
ABSTRACT
The study objective is to observe the information regarding the student’s social skills in Group B of TK Indra 1 Hunggaluwa in Limboto Sub-district, Gorontalo District. This study employs a descriptive quantitative method with Group B as the research subject. The data collection techniques include data reduction, data display, and verification. The finding shows that children’s social skill have developed, this is seen from their behavior where children are able to understand and accept the social consequences that exist in the school environment for what they do, and children are also able to take care of themselves. Behavior related to tasks, children are able to ask and answer questions given by the teacher and to follow directions/rules in group activities. In addition, children can show their interpersonal behavior to others include greeting when entering the classroom, having conversations with friends while playing, helping friends who find difficulties in doing their tasks, respecting the work of others. However, from self-behavior, task-related behavior, and also interpersonal behavior, it is identified that some children still need guidance from teachers or others.
Keywords: Social Skill; Child; Kindergarte
Kemampuan Mengenal Huruf Anak Usia 5-6
The problem in this study What is the ability of children to recognize letters in group B children to kindergarten Al-Qur’an Uswatun Hassanah Ollot 1, West Bolangitang District, Bolaang Mongondow Utara Regency The purpose of this study was to describe the ability to recognize letters in group B children in kindergarten Al-Qur’an Uswatun Hassanah Ollot 1, West Bolangitang District, Bolaang Mongondow Utara Regency. The method used is descriptive are abservation, documentation and interviews. The results showed that the child’s ability to recognize letters was at a very good development stage with an average of 11.75% Starting to develop an average of 82.35% and not yet developing 5.88% in the study it cant be conclude that the ability to recognize letters in group B children at kidergrten Al-Qur’an Uswatun Hassanah Ollot 1, West Bolangitang District, Bolaang Mongondow Utara Regency is starting to develop
Kesiapan Penerapan Pembelajaran Aktif, Kreatif dan Menyenangkan bagi Anak Usia Dini di Era New Normal
In order to organize learning during the new normal era, due to the COVID-19 outbreak, various suitable strategies are needed in order to create active, creative, and fun learning. Therefore, this study aims to determine the readiness of Early Childhood educators in conducting face-to-face learning (PTM) in the new academic year 2021/2022. A total of ten teachers and staff were invited to conduct interviews and fill out a questionnaire related to face-to-face learning. The results show that as many as the majority of teachers and staff are ready to welcome face-to-face learning which will start in the new academic year 2021/2022, as many as 9 out of 10 stated their readiness. This readiness is inseparable from the availability of facilities and infrastructure that are adapted according to health protocols and also the readiness of teacher competencies in preparing various media, strategies, activities and games to facilitate learning both synchronously and asynchronously
Model Bimbingan Kelompok dengan Menggunakan Metode Home Room dalam Meningkatkan Kedisiplinan Peserta Didik
Penelitian ini dilatarbelakangi untuk meningkatkan kedisiplinan pada peserta didik kleas X IPS SMA PGRI 2 Padang. Tujuan dalam penelitian ini adalah: 1). Memberikan layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan metode home room dengan tema kedisiplinan. 2). mendeskripsikan pelaksanaan konseling oleh guru BK untuk peserta didik berperilaku tidak disiplin. 3). Membuat rancangan pelayanan konseling dalam meningkatkan kedisiplinan peserta didik serta memberikan bimbingan kelompok dengan metode home room. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Sampel yang dipilih digunakan dengan Propertional total sampling, yaitu sebanyak 30 orang. Data penelitian ini diperoleh melalui angket dan diolah menggunakan teknik persentase, serta wawancara dengan informan kunci yaitu Guru BK SMA PGRI 2 Padang dan Informan tambahan Guru BK SMA PGRI 2 Padang dan peserta didik SMA PGRI 2 Padang. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan rumus persentase dan mendeskripsikan hasil wawancara yang dilakukan dengan informan kunci.
Kata Kunci: Meningkatkan Kedisiplinan, Peserta Didik
Abstract
The background of this research is to improve discipline in class X IPS students at SMA PGRI 2 Padang. The objectives of this research are: 1). Provide group guidance services using the home room method with the theme of discipline. 2). describe the implementation of counseling by BK teachers for students behaving undisciplined. 3). Designing counseling services in improving student discipline and providing group guidance with the home room method. This research was conducted using quantitative and qualitative descriptive methods. The selected sample is used with a total sampling of property, which is as many as 30 people. The data of this research were obtained through a questionnaire and processed using the percentage technique, as well as interviews with key informants, namely BK teachers at SMA PGRI 2 Padang and additional informants from BK teachers at SMA PGRI 2 Padang and students at SMA PGRI 2 Padang. The data analysis technique used is using the percentage formula and describing the results of interviews conducted with key informants.
 
Faktor Mempengaruhi Kinerja Guru Bimbingan dan Konseling/ Konselor Memberikan Bimbingan Karier
Bimbingan karier merupakan salah satu bidang layanan bimbingan dan konseling yang diberikan kepada siswa Sekolah Menengah Atas termasuk Madrasah Aliyah. Permasalahan dalam penelitian ini belum optimalnya pelaksanaan bimbingan karir khususnya di masa pandemik covid-19. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru bimbingan dan konseling/konselor dalam memberikan bimbingan karir kepada siswa. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Proses pengumpulan data dengan wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian yaitu faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru bimbingan dan konseling dalam memberikan bimbingan karier adalah: kompetensi guru bimbingan dan konseling/konselor, motivasi baik yang datang dari dalam maupun dari luar serta dukungan kepala dan stakeholder madrasah