SELAMAT DATANG di OPEN JOURNAL SYSTEM FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Not a member yet
471 research outputs found
Sort by
Peran Pendamping Dalam Pengelolaan Program Keluarga Harapan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Peran Pendamping dalam pengelolaan Program Keluarga Harapan. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian Deskriptif, dengan pendekatan Kualitatif, dan teknik pengumpulan data menggunakan teknik Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Penelitian ini dilatar belakangi dari Peran Pendamping Program Keluarga Harapan sebagai Temuan data dilapangan menunjukan bahwa Keluarga Penerima Manfaat dari Program Keluarga Harapan butuh seorang pendamping agar program tersebut lebih terarah dan dapat memberi manfaat kepada Keluarga Penerima Manfaat, dengan adanya Peran Pendamping dalam Pengelolaan Keluarga Harapan dapat mampu meningkatkan kemampuan dan wawasan yang dapat merubah perilaku dan pola pikir masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendamping memiliki empat peran keterampilan yaitu peran sebagai peran fasilitatif, peran mendidik, peran perwakilan rakyat dan peran teknis. Selama ini pendampingan sudah dilaksanakan hanya saja belum optimal, dikarenakan masalah yang timbul dalam penerimaan bantuan PKH seperti ketidak tepat sasarannya program dan keterlambatan dalam penyaluran bantuan. Namun, Hal ini bukan dari pendamping namun dari pusat yang sifatnya mendadak sehingga menyebabkan pendamping kesulitan dalam pemutakiran data penerima program keluarga harapan
Pengaruh Kegiatan Fun Cooking Terhadap Kemampuan Sosial Emosional Anak Kelompok B Di RA Almourky
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh kegiatan fun cooking terhadap kemampuan sosial emosional anak di kelompok B di RA Almourky kabupaten Gorontalo. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan eksperimen kegiatan fun cooking dan desain penelitian pre-test dan post-test yang dilakukan dengan memberikan sebelum diberi perlakuan dan sesudah diberi perlakuan subjek penelitian ini adalah 20 anak usia 5-6 tahun Kelompok B di RA Almourky dan teknik pengumpulan data yaitu observasi dan test. Hasil penelitian menggambarkan bahwa terdapat pengaruh kegiatan fun cooking terhadap kemampuan sosial emosional anak, dapat dibuktikan dengan jumlah nilai rata- rata kemampuan sosial emosional pre-test sebelum diberi perlakuan adalah 17,15, setelah itu dilakukan 6 kali treatment yaitu ada kenaikan dan perubahan di peroleh nilai rata-rata keseluruhan 22,09 yang kemudian pada post-test atau sesudah diberi perlakuan yang diperoleh nilai rata-rata adalah 31,8. Maka hal ini dapat membuktikan perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian perlakuan melalui kegiatan fun cooking terhadap kemampuan sosial emosional anak. kesimpulan bahwa belajar menggunakan kegiatan fun cooking berpengaruh terhadap kemampuan sosial emosional anak
Bagaimana Siswa Menggambarkan Dirinya?
Abstrak
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran konsep diri siswa SMA Negeri Suwawa Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini adalah deskripsi kuantitaf yang menguji/menilai konsep diri siswa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 siswa yang dibagi dalam 2 kelas, setiap kelas terdiri 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan pertanyaan kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis presentase. Hasil dari analisis data yang digunakan analisis presntase menunjukan bahwa indikator aspek fisik memperoleh data persentase sebesar 65.67% dikategori sedang. Indikator aspek sosial memperoleh data persentase sebesar 50.10%. dikategorikan sedang. Indikator aspek moral memperoleh data persentase sebesar 53,98%. dikategorikan sedang. Sedangkan indikator psikis memperoleh persentase sebesar 49.33% dikategorikan rendah. Berdasarkan hasil persentase jumlah rata-rata sebesar 54,77% konsep diri dapat disimpulkan bahwa siswa SMA Negeri Suwawa Kabupaten Bone Bolango Memiliki konsep diri dikategorikan sedang.
 
Deskripsi Perilaku Konsumtif Siswa Kelas IX SMP Negeri 3 Gorontalo
Abstrak
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang mendeskripsikan perilaku konsumtif siswa kelas IX di SMP Negeri 3 Kota Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku konsumtif siswa kelas IX di SMP Negeri 3 Kota Gorontalo yang berjumlah 150 siswa sedangkan pengambilan sampel penelitian dengan teknik random sampling berjumlah 60 siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang dianalisis dengan analisis persentase menunjukkan bahwa dari perilaku konsumtif siswa diperoleh hasil sebagai berikut: membeli barang karena hadiah yang menarik (65,25%), membeli produk karena kemasan menarik (78,12%), membeli produk untuk menjaga penampilan diri dan gengsi (70,96%), membeli produk karena potongan harga (81,17%), membeli barang untuk menjaga status sosial (80,06%), unsur konformitas terhadap model yang mengiklankan produk (75,9%), menimbulkan rasa percaya diri tinggi (83,34%), dan membeli barang dari dua barang sejenis dengan merk yang berbeda (89,52%). Hal ini menunjukkan bahwa Perilaku Konsumtif Kelas IX SMP Negeri 3 Gorontalo termasuk pada kategori tinggi.
Kata kunci: Deskripsi, Perilaku Konsumtif, Siswa
Abstract
This quantitative descriptive study elaborates consumptive behavior of ninth grade students at SMP 3 State Junior High School in Gorontalo, with the purpose of examining said behavior in 150 students by using random sampling to obtain 60 students as samples. Based on the findings analyzed by percentage from the students' consumptive behavior revealed the tendencies to buy items are as follows: additional attractive merchandise (65,25%), attractive packaging (78,12%), maintain self-appearance and prestigiousness (70,96%), discount (81,17%), social status (80,06%), conformity to the endorser (75,9%), establishment of great confidence (83,34%), and having two similar items with different brands (89,52%). This reveals the consumptive behavior to be in high category.
Keywords: Description, Consumptive Behavior, Students
Analisis Kinerja Pegawai Honorer Daerah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pegawai honorer daerah di Kantor Gubernur Provinsi Gorontalo dalam kualitas personal pegawai honorer, tanggung jawab kerja pegawai honorer dan prestasi kerja pegawai honorer.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif eksplanatori. Jumlah responden penelitian 73 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis presentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) kualitas personal pegawai honorer berada pada kriteria efektif dengan presentase 78.77%, 2) tanggung jawab kerja pegawai honorer berada pada kriteria efektif dengan presentase 77.26%, (3) prestasi kerja pegawai honorer berada pada kriteria efektif dengan presentase 79.88%.
 
Hubungan Antara Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah Dan Partisipasi Guru Dalam Pengambilan Keputusan Dengan Motivasi Kerja Guru
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Hubungan kepemimpinan transformasional kepala sekolah dengan motivasi kerja guru di Sekolah Dasar Negeri se Kota Tengah Kota Gorontalo. 2) Hubungan partisipasi guru dalam pengambilan keputusan dengan motivasi kerja guru di Sekolah Dasar Negeri se Kota Tengah Kota Gorontalo. 3) Hubungan kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan partisipasi guru dalam pengambilan keputusan dengan motivasi kerja guru di Sekolah Dasar Negeri se Kota Tengah Kota Gorontalo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan teknik korelasional. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Kepemimpinan transformasional kepala sekolah dengan motivasi kerja guru memiliki hubungan yang positif dengan koefisien korelasi 2) Partisipasi guru dalam pengambilan keputusan dengan motivasi kerja guru memiliki hubungan yang positif dengan koefisien korelasi. 3) Kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan partisipasi guru dalam pengambilan keputusan dengan motivasi kerja guru memiliki hubungan yang positif dengan koefisien korelasi. Untuk itu disarankan: 1) Bagi Kepala Sekolah diharapkan mendesain program untuk mengembangkan motivasi kerja guru yang tinggi dan partsipasi guru dalam perumusan penyelesaian masalah yang berkesinambungan di instansi yang dipimpin. 2) Bagi guru diharapkan meningkatkan partisipasi dalam pengambilan keputusan melalui motivasi kerja setiap guru. 3) Bagi peneliti diharapkan dapat memperkuat kemampuan menganalisis mengenai kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan partisipasi guru dalam pengambilan keputusan dengan motivasi kerja guru dengan menggunakan sampel yang lebih besa
Peningkatan Pemahaman Perubahan Wujud Benda dalam Pembelajaran Sains Melalui Metode Eksperimen
Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini di rencanakan terdiri dari empat komponem yakni: (1) rencana tindakan (2) pelaksanaan tindakan (3) observasi (4) refleksi. Dalam kegiatan pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode eksperimen. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru kelas dan siswa kelas IV semester 1 tahun pelajaran 2022/2023 dengan jumlah siswa 21 orang yang aktif mengikuti pelajaran selama penelitian berlangsung di SD Negeri 38 Parepare, jenis data yang diperoleh adalah data kualitatif yang terdiri dari hasil observasi dan tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman perubahan wujud benda dalam pembelajaran sains siswa kelas IV SD Negeri 38 Parepare setelah ditetapkan metode eksperimen. Adapun nilai rata-rata pada tahap pratindakan sebesar 40,47. Hasil belajar siswa untuk siklus I mencapai nilai rata-rata 54,04. Dan hasil belajar siswa pada siklus II meningkat dengan nilai rata-rata 75,71
Hubungan Antara Efikasi Diri Dengan Stres Akademik Mahasiswa Bimbingan dan Konseling
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kondisi mahasiswa mengalami gejala stress akademik seperti merasa gugup, detak jantung berdetak saat hendak menemui dosen, malas serta kesulitan memahami penjelasan dosen. Efikasi diri yang dimaksud merupakan keyakinan atas kemampuan diri untuk menghadapi situasi atau kondisi dengan maksud mencapai tujuan tertentu. Stres akademik yang dimaksud merupakan kondisi ketidakseimbangan individu secara fisik maupun psikologis mengalami hambatan atau ketidakseimbangan antara tuntutan dan kemampuan dilihat dari gelaja fisik, berpikir, gelaja emosional dan gejala perilaku.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara efikasi diri dengan stress akademik mahasiswa angkatan 2016 Bimbingan dan Konseling Universitas Jambi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional, dengan populasi 76 mahasiswa angkatan 2016 Bimbingan dan Konseling Universitas Jambi. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 40 responden, dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat pengumpulan data menggunakan angket atau kuesioner dengan menggunakan skala likert. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment.
Hasil penelitian diperoleh koefisien korelasi (rxy) = -0,748 dengan p = 0,000 (p < 0,050). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antara efikasi diri dan stress akademik mahasiswa angkatan 2016 Bimbingan dan Konseling Universitas Jambi
Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Di Sekolah TK Negeri Pembina Tilamuta Kabupaten Boalemo
The purpose of this study was to determine the effectiveness of the use of learning media in Pembina Tilamuta Public Kindergarten school which is the First Public Kindergarten school at the district level and has always been an example for Kindergarten/KB schools in Boalemo Regency. This research is a qualitative research with descriptive qualitative methods using interview data collection techniques, documentation and triangulation. The subjects of this study consisted of six informants consisting of school principals, educators at Pembina Tilamuta Public Kindergarten, and Early Childhood Education Experts. The results of this study indicate that the use of learning media in Pembina Tilamuta Public Kindergarten is not effective in stimulating various aspects of development in children. This can be seen from the results of interviews which show that teachers are less creative in creating interesting learning media for children. The principal considers the teacher's motivation to be creative is very important in the success of the learning process. Minimal motivation to be creative makes the learning process in class monotonous and uninteresting.
Keywords: effectiveness; learning media; teacher motivation; creatio
Peran Instruktur Dalam Layanan Pembelajaran Di Kursus Setir Mobil
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena layanan pembelajaran di Kursus Setir Mobil LPK Nusantara Jaya Kota Padang yang sangat diminati masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran instruktur di kursus setir mobil LPK Nusantara Jaya Kota Padang. Jenis penelitian ini kualitatif dengan pendekatan deskriptif.Sumber data adalah instruktur, pengelola, dan warga belajar LPK Nusantara Jaya Kota Padang. Teknik pengumpulan data; wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber dan metode. Hasil dan pembahasan penelitian dapat disimpulkan bahwa peran instruktur tidak hanya sebatas sebagai pengajar, melainkan ada banyak peran yang dilakukan; (1) sebagai sumber belajar, instruktur memberikan materi dan metode yang digunakan untuk mengajar warga belajarnya agar kegiatan pembelajaran berjalan dengan baik. (2) sebagai fasilitator, instruktur memfasilitasi warga belajarnya dalam hal penunjang pembelajaran. (3) sebagai pengelola data, instruktur mengelola waktu dan absensi warga belajar mengikuti pembelajaran dengan tujuan agar memudahkan memonitor dan untuk persiapan tahap evaluasi nantinya. (4) sebagai pembimbing, instruktur membimbing warga belajarnya setiap saat di jam atau waktu pembelajaran berjalan. (5) sebagai motivator, selain memberikn bimbingan instruktur juga memotivasi warga belajarnya agar semangat dalam belajar. (6) sebagai evaluator, instruktur akan mengevaluasi hasil pembelajaran dari warga belajarnya, apakah lulus atau tidak