SELAMAT DATANG di OPEN JOURNAL SYSTEM FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Not a member yet
471 research outputs found
Sort by
Hubungan Antara Perhatian Orang Tua Dengan Intensitas Bermain Game Online Pada Anak Usia Sekolah Dasar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya intensitas bermain game online pada anak usia sekolah dasar dan rendahnya perhatian orang tua terhadap anaknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara perhatian orang tua dengan intensitas bermain game online pada anak usia sekolah dasar di Asrama TNI-AD Parak Pisang Kota Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan tipe korelasional. Populasi penelitian ini adalah 35 anak. Teknik pengambilan sampel survei dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Sampel untuk penelitian ini berjumlah 25 orang. Metode dan alat pengumpulan data berupa angket. Teknik analisis data menggunakan rumus persentase dan Spearman Rho. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara perhatian orang tua dengan intensitas bermain game online pada anak usia sekolah dasar di Asrama TNI-AD Parak Pisang Kota Padang. Saran dalam penelitian ini diharapkan kepada orang tua untuk lebih memperhatikan anaknya, agar anak lebih fokus untuk melakukan hal-hal yang positif
Peran Orang Tua Dalam Pengenalan Pendidikan Seks Bagi Anak Usia Dini
The Department of Population Control, Family Planning, Women's Empowerment and child Protection (DPPKBP3A) of the Blitar Regency noted that during January to October 2021 there were around 37 cases of sexual violence against children. Where 20 of them are female victims. Early childhood sex education aims to provide knowledge to children about their nature as humans who physical differences between men and women or are called sex classifications. Sexual education is a lesson given to someone to find out various information related to the development of sexuality. In general, sexual education is clear and correct information related to sexuality, which includes the process of conception, pregnancy to birth, sexual behavior, sexual relations, and aspects of health, psychology and society. sex education given to children from an early age is a form of effort to provide correct knowledge to children about sex itself. The number of cases of sexual violence against children is triggered by the lack of awareness of parents in providing education and supervision about sex
Analisis Kesulitan Belajar Siswa Pada Masa Pandemi Covid-19
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar siswa dimasa pandemi covid-19 di SMP Negeri 1 Saluputti Kab. Tana Toraja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata interval nilai kelas VI1 yaitu 21,61% berada pada kategori “Tidak Sulit”. Rata-rata interval nilai kelas VIII yaitu 16,85% berada pada kategori “Cukup Sulit”. Interval nilai kelas IX 13,05% berada pada kategori “Cukup Sulit” rata-rata interval nilai kelas VII-IX yaitu 17%. Berdasarkan hal tersebut maka dapat disimpulkan bahwa siswa kelas VII-IX di SMP Negeri 1 Saluputti cukup mengalami kesulitan belajar dimasa pandemi covid-19
Strategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Lulusan
Penelitian ini berjudul Strategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Lulusan di UPT SMA Negeri 9 OKI. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang sumber informan utamanya adalah kepala sekolah informan pendukung adalah waka kesiswaan dan guru. Data yang diperoleh dengan motode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan Mutu Lulusan sudah baik, hal ini bisa dilihat dari tahap strategi kepala sekolah antara lain: perencanaan, tahap ini digunakan kepala sekolah untuk menganalisis agar mempermudah dalam meningkatkan mutu lulusan, seperti menganalisis lingkungan internal dan eksternal perumusan strategi Analisis kekuatan perencanaan strategi. Implementasi strategi, implementasi yang dilakukan dalam ini membuat beberapa program yang ditujukan agar menghasilakan mutu lulusan yang dapat bersaing, seperti: pembentukan koordinator penanggung jawab program yang akan memudahkan kepala sekolah dalam mengetahui seruruh kegiatan disekolah Sosialisasi rencana kegiatan program sekolah yang diperlukan untuk mendapatkan dukungan penuh dari pihak yang terkait dan masyarakat sekitar, program unggulan, program unggulan ini berfungsi agar siswa-siswi dapat menigkatkan mutu lulusan yang berkualitas dan dapat bersaing. Evaluasi, evaluasi yang kepala sekolah lakukan dalam meningkatkan mutu lulusan yaitu: laporan pelaksanaan program hal ini berguna agar mempermudahkan kepala sekolah dalam melakukan evaluasi, evaluasi rutin pada proses pembelajaran evaluasi ini yang dilakukan guru dengan mengadakan kuis, ulangan harian uts dan uas. Kendala yang dihadapi strategi kepala sekolah dalam meningkatkan mutu lulusan yaitu: Guru mengajar tidak sesuai dengan bidangnya, masih terdapat guru yang tidak disiplin
Kepemimpinan Kyai Dalam Transformasi Pondok Pesantren
ABSTRAK
ZULKIFLI ZUBEDI. 2021. Kepemimpinan Kyai dalam Transformasi Pondok Pesantren (Studi Kasus di Pondok Pesantren Al-Huda Kota Gorontalo). Skripsi Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo. Pembimbing I Dr. Nina Lamatenggo, SE., M.Pd.dan Pembimbing II Dr. Arifin, M.Pd.
Penelitian ini membahas tentang kepemimpinan Kyai dalam melakukan proses transformasi di pondok pesantren baik dari segi gaya kepemimpinan, pembelajaran maupun proses kulturisasi nilai-nilai budaya. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan: (1) gaya kepemimpinan Kyai; (2) transformasi peningkatan kualitas pembelajaran; (3) transformasi nilai-nilai budaya di Pondok Pesantren Al-Huda Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data dilakukan dengan, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi data dan review informan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Gaya kepemimpinan Kyai di Pondok Pesantren Al-Huda Kota Gorontalo, memiliki karakteristik dan ciri khas masing-masing. Gaya-gaya kepemimpinan tersebut meliputi: gaya religio patrenalistik, gaya moderat, gaya situasional, gaya konvensional tratradisional dan gaya transformasional visioner; (2) Transformasi peningkatan kualitas pembelajaran di Pondok Pesantren Al-Huda Kota Gorontalo dilakukan dengan meningkatkan kapasitas pendidik melalui berbagai kegiatan pengembangan kompetensi. Selain itu, terdapat proses regenerasi pendidik dengan mengirimkan alumni Al-Huda yang berprestasi ke perguruan tinggi yang ada didalam ataupun di luar negeri. Kemudian terdapat proses pengembangan kurikulum dengan melakukan studi keberbagai lembaga pendidikan profesional, melakukan perampingan kurikulum kepesantrenan dan memadukan kurikulum pondok dengan kurikulum Kemenag dan Kemendiknas; (3) Transformasi nilai-nilai budaya di Pondok Pesantren Al-Huda Kota Gorontalo yang di internalisasikan kedalam kehidupan warga pondok pesantren terdiri dari 7 (tujuh) nilai budaya yaitu nilai religius, toleransi, kemandirian, kebersamaan, kepedulian sosial dan nasionalisme. Untuk itu disarankan: (1) Yayasan Pendidikan dan Dakwah Islamiah Pondok Pesantren Al-Huda, diharapkan senantiasa melakukan evaluasi dan monitoring secara berkesinambungan agar kualitas pendidikan yang diberikan kepada para santri semakin baik, sehingga lulusan yang dihasilkan dapat terjamin mutu kualitasnya;(2) Kyai, agar tetap konsisten dan istiqomah dalam melakukan transformasi pondok pesantren dalam berbagai aspek. Sehingga kedepan pondok pesantren Al-Huda dapat melahirkan para generasi ulama dan cendekiawan muslim kelas dunia yang tidak hanya menguasai satu bidang ilmu saja, namun juga dapat menjawab berbagai tantangan di masa kini dan nanti sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi; (3) Ustaz, Ustazah/Guru, kiranya agar dapat memiliki semangat dan motivasi yang tinggi untuk mengikuti berbagai kegiatan pengembangan kompetensi sehingga wawasan yang mereka miliki senantiasa mengikuti perkembangan zaman, sehingga menjadi Guru Abad 21 yang berkompeten, profesional dan handal sekaligus menjadi agen perubahan dalam memajukan mutu pendidikan yang ada di pondok pesantren, sehingga tidak kalah bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya
Peran Ibu-ibu Dalam Pencegahan Demam Berdarah Dengue Di Desa Buladu Kecamatan Sumalata Timur Kabupaten Gorontalo Utara
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran masyarakat dalam pencegahan demam berdarah dengue di desa Buladu Kecamatan Sumalata Timur Kabupaten Gorontalo Utara. untuk mendapatkan jawaban di atas, peneliti menggunakan metode Kualitatif teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi dan teknik yang digunakan adalah analisis kualitatif yang menjelaskan bahwa hasil penelitian menunjukan bahwa masyarakat yang berada di Desa Buladu kurang memahami tentang pecegahan demam berdarah dengue yang mengakibatkan banyaknya masyarakat yang terjangkit penyakit DBD. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran masyarakat dalam pencegahan Demam Berdarah Dengue peneliti mengambil 7 informan yang menjadi subjek penelitian. dalam pencegahan demam berdarah dengue ada 3 cara yang dilalui (1) menguras dan menyikat tempat penampungan air, (2) menutup tempat penampungan air rumah tangga, (3) mengubur, menyingkirkan, memanfaatkan dan/atau mendaur ulang barang-barang bekas yang dapat menampung air hujan
Implementasi Standar Pengelolaan Pendidikan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi Standar Pengelolaan Pendidikan di SMA Ngeri 1 Pangkalan Lampam Kabupaten Oki. Penelitian ini mengunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan meneliti langsung ke lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara langsung dengan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Serta Guru. Teknik analisi data dalam penelitian ini mengunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan bawha Perencanaan program pendidikan di SMA Negeri 1 Pangkalan Lampam sudah dilakukan dengan mengacu kepada stadnar pengelolaan pendidikan progam pembinaan lebih terarah kepada pembinaan terhadap aturan dan disiplin. Namun belum sesuai dengan standar pengelolaan pendidikan, karena masih belum melaksanakan kegiatan pengawasan secara terstruktur. Pelaksanaan program kerja ini mengacu pada RKS, bentuk rencana kerja yang sudah di realisasikan sudah ada di SMA Negeri 1 Pangkalan Lampam di antara nya berkaitan dengan standar pengelolaan pendidika
Hubungan Kecerdasan Emosional Dengan Kemampuan Berkomunikasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Telaga Biru
Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Hubungan Kecerdasan Emosional Dengan Kemampuan Berkomunikasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode yang digunakan adalah metode kuantitatif kolerasional dengan jumlah sampel 20 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, serta teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi sederhana. Hasil Penelitian menunjukan bahwa terdapat Hubungan Kecerdasan Emosional Dengan Kemampuan Berkomunikasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Besar Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Kemampuan Berkomunikasi siswa mencapai 58.9% sedangkan sisanya sebesar 41.1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Selanjutnya Koefisien regresi X sebesar 0,967 menyatakan bahwa setiap penambahan nilai variabel X (Kecerdasan Emosional), maka nilai partisipasi variabel Y (Kemampuan Berkomunikasi) meningkat sebesar 0,967. Koefisien regresi tersebut bernilai positif, sehingga dapat dikatakan bahwa arah pengaruh variabel X terhadap Y adalah positif.
Kata Kunci : Kecerdasan Emosional, Kemampuan Berkomunikasi, Siswa
Abstract
This study aims to determine the correlation between emotional intellingence and communication skills of Class VIII students of SMPN 1 Telaga Biru, Gorontalo District. This study employs a quantitative approach with a sample of 20 students. Data were collected through questionnaires and analyzed using a simple regression technique. The results showed a correlation between emotional intelligence and the communication skills of class VIII students of SMPN 1 Telaga Biru, Gorontalo District by 58.9%. The remaining 41.1% is influenced by other variables not examined. The regression coefficient of X is 0.967. It means that for every additional value of variable X (Emotional Intelligence), the value of the participation of variable Y (Communication Ability) increases by 0.967. The regression coefficient is positive, which means that the direction of the influence of the variable X on Y is positive.
Keywords: Emotional Intelligence, Communication Skill, Students
 
Deskripsi Interaksi Sosial Siswa SMA Se-Kota Gorontalo di Masa Pandemi Covid-19
Abstrak
Permasalahan dalam penelitian ini adalah interaksi sosial siswa SMA se-kota Gorontalo di masa pandemi covid-19, sehingga dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi sosial siswa SMA se-kota Gorontalo di masa pandemi covid-19.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yaitu mengkaji interaksi sosial siswa SMA se-kota Gorontalo di masa pandemi covid-19. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA se-kota Gorontalo kelas X dengan anggota populasi 1764 siswa yang dijadikan anggota sampel sebanyak 10% atau 209 siswa, teknik pengumpulan data menggunakan angket, data dianalisis dengan menggunakan analisis persentase
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa interaksi sosial siswa SMA se-kota di masa pandemi covid-19 menunjukkan 19,14% pada kategori tinggi, 73,21% pada kategori sedang, 7,66% pada kategori rendah. Rata-rata persentase interaksi sosial SMA se-kota gorontalo di masa pandemi covid-19 67.61%. Dengan demikian interaksi sosial siswa SMA se-kota Gorontalo dikategorikan dalam kategori sedang.
Kata Kunci: Interaksi Sosial, Masa Pandemi Covid-19, Siswa
ABSTRACT
The Problem addressed in this study is the social interaction of senior high school students throughout Gorontalo City during the covid-19 pandemic. Thus, this present study aims to determine the social interaction of senior high school students throughout Gorontalo City during the covid-19 pandemic.
This quantitative descriptive study examines the social interactions of senior high school students throughout Gorontalo City during the covid-19 pandemic. Therefore, the population in this study is senior high school students throughout Gorontalo Coty in class X, amounting to 1764 students, with a sampel of 209 students taken from 10% of the population. The data collection technique used in this stdy is questionnaires, while the data analysis is done through percentage analysis.
The finding of this study is the social interaction of senior high school students throughout Gorontalo City during the COVID-19 pandemic obtains a perentage of 19.14% in the high category, 73.21% in the medium category, and 7.66% in the lo category. The average percentage of this study is the social interaction of senior high school students throughout Gorontalo City during the covid-19 pandemic is 67.61%. Thus, the social interaction of senior high school students throughout Gorontalo City is included in the medium category.
Keywords: Social Interaction, Covid-19 pandemi Period, Students
 
Manajemen Pengadaan Sarana Dan Prasarana Pendidikan
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan Manajemen Pengadaan Sarana Pendidikan di MTs Nurul Muhajirin Sukatani, Banyuasin-Sumatera Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan pengecekan keabsahan data. Hasil penelitian ini dalam pengadaan sarana menampung usulan dari berbagai sumber, menyesuaikan sesuai dengan kebutuhan yaang medesak, menyesuikan dengan skala prioritas dengan keadaan keuangan sekolah, untuk perencanaan pengadaan selama 1 semeste