SELAMAT DATANG di OPEN JOURNAL SYSTEM FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Not a member yet
471 research outputs found
Sort by
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA PADA MATERI INTRODUCING SELF MELALUI MODEL THINK PAIR SHARE DI KELAS IV SDN 7 BILUHU KABUPATEN GORONTALO
Abstrak
This study intends to make improvements to the learning process through think pair share model to improve the student’ abilities of introducing self in class IV at SDN 7 Biluhu. This study used a classroom action research with research procedures through the preparation, action, observation and evaluation, also analysis and reflection. Indicator performance defined is an increase in the ability of 70% of students about introducing self through think pair share model.
Based on the data obtained from the study conducted at the beginning of observation, only 6 people or 30% of the 20 students who achieve value what has been set. Learning first cycle after obtaining the action through a model think pair share, of the 20 students, there are 11 people or 55% increase, and in the second cycle of learning has increased a total of 18 or 90% of students achieve mastery and performance indicators are also defined. Based on these studies, it can be concluded that the use of think pair share model can improve student’ abilities of introducing self at class IV at SDN 7 Biluhu.
 
Analisis Kemampuan Mengajar Guru Di Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan mengajar guru dalam: (1) menganalisis rancangan pembelajaran, (2) menganalisis pelaksanaan pembelajaran, (3) menganalisis evaluasi pembelajaran, dan (4) menganalisis tindaklanjuti pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif ekplanatori. Jumlah sampel dalam penelitian yaitu 57 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dengan menggunakan formulasi persentase. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) kemampuan guru dalam menganalisis rancangan pembelajaran di sekolah dasar se-kecamatan marisa kabupaten pohuwato memiliki skor 90.12% berada pada kriteria sangat baik, 2) kemampuan guru dalam menganalisis pelaksanaan pembelajaran di sekolah dsar se-kecamatan marisa kabupaten pohuwato memiliki skor 90.15% berada pada kriteria sangat baik, 3) kemampuan guru dalam menganalisis evaluasi pembelajaran di sekolah dasar se-kecamatan marisa kabupaten pohuwato memiliki skor 87.88% berada pada kriteria baik, dan 4) kemampuan guru dalam menganalisis tindaklanjut pembelajaran di sekolah dasar se-kecamatan marisa kabupaten pohuwato memiliki skor 89.65% dengan kriteria baik. Untuk itu disarankan: 1) Kepala sekolah untuk lebih meningkatkan lagi kemampuan guru-guru dalam merencanakan, mengimplementasikan, mengevaluasi dan menindaklajuti pembelajaran, 2) Guru untuk dapat menambah wawasan dan kemampuan yang dimiliki terutama kemampuan dalam proses pembelajaran dan juga dalam penyusunan RPP dan lain sebagainya yang menyangkut pembelajaran disekolah
Pengaruh Bimbingan Kelompok Terhadap Perilaku Empati Siswa
Abstrak
Permasalahan yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah rendahnya perilaku empati siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah Pengaruh Bimbingan Kelompok Terhadap Perilaku Empati Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1 Telaga Kabupaten Gorontalo. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan eksperimen semu yang menggunakan “one group pre-test and post-test design”. Penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu variabel X (bimbingan kelompok) dan variabel Y (oerilaku empati siswa). Perlakuan diberikan 8 kali terhadap siswa kelas VIII yang berjumlah 15 orang. Populasi dalam penelitian ini adalah sebagaian kelas VIII SMP Negeri 1 Telaga Kabupaten Gorontalo yang berjumlah 15 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Total sampling adalah teknik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Teknik pengumpulan data berupa teknik angket yang berfungsi sebagai pre-test dan post-test.
Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dan diuji hipotesis menggunakan Uji t. Dari hasil perhitungan diperoleh thitung = sebesar 13,7513. Sedangkan dari daftar distribusi t pada taraf nyata 5% Diperoleh t (dk = n₁ + n₂ - 2 = 15 + 15 – 2 = 28) = 1.701. artinya thitung > tdaftar. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi “Terdapat pengaruh Bimbingan Kelompok Terhadap Perilaku Empati Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Telaga Kabupaten Gorontalo”, dapat diterima. Maka untuk meningkatkan perilaku empati siswa, hendaknya digunakan layanan bimbingan kelompok.
Abstract
The problem that is the focus of this study is the low empathy behavior of students. The purpose of this study was to determine whether there is an Influence of Group Guidance on the Empathetic Behavior of Class VIII Students at SMP Negeri 1 Telaga, Gorontalo Regency. The implementation of this study used pseudo-experiments using "one group pre-test and post-test design". This study consists of two variables, namely variable X (group guidance) and variable Y (students' empathy). The treatment was given 8 times to class VIII students totaling 15 people. The population in this study was class VIII of SMP Negeri 1 Telaga, Gorontalo Regency, which amounted to 15 students. The sampling technique in this study was total sampling. Total sampling is a sampling technique where the number of samples is equal to the population.
The data collection technique is in the form of a questionnaire technique that functions as a pre-test and post-test. The collected data are then analyzed and hypothesized using the t Test. From the calculation results obtained thitung = by 13.7513. Whereas from the distribution list t at the real level 5% Obtained t (dk = n₁ + n₂ - 2 = 15 + 15 – 2 = 28) = 1.701. it means counting > the list. Thus the hypothesis that reads "There is an influence of Group Guidance on the Empathy Behavior of Class VIII Students of SMP Negeri 1 Telaga, Gorontalo Regency", can be accepted. So to improve students' empathetic behavior, group guidance services should be used
Literature study Analysis of Adlerian Group Counseling
Upaya untuk memberikan bantuan dan mengembangkan keterampilan pribadi sebagai alat untuk pemecahan masalah kelompok disebut konseling kelompok. Pendekatan konseling kelompok Adler adalah bagian dari melihat hal-hal yang paling berharga dalam hidup. Metode konseling kelompok Adler adalah suatu bentuk konseling kelompok yang menitikberatkan pada integritas pribadi yang terarah pada diri sendiri dan keragaman anggota kelompok. Tujuan dari pembinaan kelompok Metode Adler adalah untuk mengembangkan individu yang dewasa dan bertanggung jawab secara sosial. Artikel ini membahas analisis kontribusi metode Adler terhadap konseling kelompok berdasarkan studi kepustakaan, karena diketahui metode Adler merupakan metode dalam praktik konseling kelompok yang populer
Pengelolaan Kelompok Kerja Guru Dalam Menigkatkan Kompetensi Profesional
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perencanaan KKG dalam peningkatkan profesional guru, (2) pelaksanaan program KKG dalam meningkatkan profesional guru, (3) evaluasi KKG dalam peningkatkan profesional guru, (4) tindak lanjut program KKG dalam peningkatkan profesional guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif explanatory. Jumlah subyek penelitian 39 orang. Tehnik pengumpulan data melalui observasi/pengamatan, kuesioner (angket), wawancara, dan dokumentasi. Tehnik analisis data yang digunakan terhadap data yang terkumpul adalah metode statistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) perencanaan dalam pengelolaan kelompok kerja guru dalam peningkatan profesional guru di SDN Gugus Meyambanga termasuk kategori sangat baik, (2) pelaksanaan dalam pengelolaan kelompok kerja guru dalam peningkatan profesional guru di SDN Gugus Meyambanga termasuk dalam kategori sangat baik, (3) evaluasi dalam pengelolaan kelompok kerja guru dalam peningkatan professional guru di SDN Gugus Meyambanga dalam kategori cukup baik, (4) tindak lanjut dalam pengelolaan kelompok kerja guru dalam peningkatan profesional guru di SDN Gugus Meyambanga dalam kategori cukup baik
Inovasi Pembelajaran Program Pendidikan Keluarga di Era Covid 19
Corona virus adalah sekelompok virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan dan manusia. Beberapa jenis virus corona diketahui menyebabkan infeksi saluran pernapasan pada manusia, mulai dari batuk dan pilek hingga yang lebih parah seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).Telah terbukti bahwa jenis baru coronavirus menyebabkan penyakit COVID-19. COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus yang baru ditemukan. Virus baru dan penyakit yang ditimbulkannya tidak diketahui sebelum merebak di Wuhan, China pada Desember 2019. COVID-19 adalah pandemi yang saat ini terjadi di banyak negara di dunia
Pemberdayaan Kelompok Tani Dalam Meningkatkan Produktifitas Usaha Pertanian
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya pemberdayaan kelompok tani dapat berjalan menciptakan suasana yang berkembang secara optimal mengenai peningkatan pengetahuan dan keterampilan produktifitas usaha pertanian. Proses pembalajarannya juga tidak membosankan yang diberikan oleh ketua kelompok karena itu, anggota selalu mendengarkan perintah dari ketua kelompok. Pemantapan dan pengutan di penyulahan hanya saja ketua kelompok dan sebagian anggota yang selalu mengikuti penyuluhan pertanian, akan tetapi ketua dan anggota lain apa yang di dapatkan dari kegiatan penyuluhan selalu di beritahukan dan diterapkan kepada anggota yang tidak mengikuti penyeluhan tersebut. Menghindari persaingan dan mengatasi eksploitasi, kelompok petani selalu bersikap adil atau bersikap sportif dan selalu menjaga persawahaan mereka dari orang yang akan. Kelompok petani juga selalu berkerja tim ketika dalam proses panen dengan sikap saling membantu bahwa dukungan itu tidak mengenal batas dan bisa dilakukan bagaimana pun kondisinya. Kelompok tani selalu menciptakan kondisi yang kondusif karena itu anggota lain merasa nyaman di dalam kelompok ini
Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) Di Desa Raharja
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam tahap perencanaan, masyarakat dan pemerintah desa tidak dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Tahap validasi telah sesuai dengan bukti, fakta kondisi terkini dan sesuai dengan kriteria komponen PKH. Tahap penetapan KPM PKH dilakukan oleh pemerintah pusat bukan pihak pemerintah daerah ataupun pemerintah desa dengan pemilihan dari DTKS. Tahap penyaluran bantuan PKH disalurkan melalui kartu keluarga sejahtera atau buku tabungan yang disalurkan setiap 3 bulan sekali dan penggunaan bantuan sesuai dengan komponen yang ada di dalam keluarga, namun masih terjadi permasalahan dimana penerima PKH sering mengeluh dengan tidak tepatnya waktu serta saldo ATM penerima yang tidak sesuai harapan. Hal ini diakibatkan tidak sinkronnya data. Tahap pemutakhiran data yaitu perubahan yang terjadi dalam keluarga penerima manfaat. Tahap verifikasi komitmen yakni keluarga penerima manfaat harus memenuhi kewajiban terkait pemanfaatan layanan kesehatan dan pendidikan, jika ditemukan tidak memenuhi kewajiban maka akan ditangguhkan atau diberhentikan secara otomatis dan tahap pendampingan selalu dilakukan dengan baik oleh pihak pendamping bahkan pendamping selalu berpesan untuk lebih memanfaatkan bantuan tersebut dalam hal pemenuhan gizi anak
Pelaksanaan Ritual Kelahiran Anak dan Relevansinya Dengan Nilai Pendidikan Islam Pada Masyarakat Jawa
Artikel ini membahas tentang Pelaksanaan Ritual Kelahiran Anak dan Relevansinya Dengan Nilai Pendidikan Islam Pada Masyarakat Jawa di Martapura. Jenis penelitian yakni kualitatif dengan pendekatan deskriptif, metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara juga dokumentasi. Teknik analisis data, dimulai dari data display, penyajian data dan verifikasi. Sedangkan teknik pemeriksaan keabsahan data yakni melalui triangulasi terdiri dari triangulasi waktu, sumber dan metode. Dari hasil pembahasan bahwa dalam pelaksanaan ritual atau ibadah baik wajib maupun yang sunnah, baik ritual pra dan pasca kelahiran anak masyarakat Jawa yang dilakukkan masyarakat Martapura masih dilakukan dalam batas kewajaran dan tidak melanggar syariat agama. Kegiatan yang dilaksanakan mengandung nilai ibadah dan juga salah satu aktivitas menghidupkan dakwah Islami, serta sedekah yang di berikan setelah kegiatan ritual ataupun selamatan. Nilai pendidikan Islam pada ritual pra kelahiran yang meliputi empat bulanan (telon-telon) dan nujuh bulanan (piton-piton), Nilai-nilai pendidikan Islam pada ritual pasca kelahiran yang meliputi mendhem ari-ari, brokohan, sepasaran serta selapanan. Pelaksanaan ritual-ritual pasca kelahiran yang dilaksanakan sama dengan membaca bacaan ayat-ayat dari Al-Qur-an, tahlil, serta solawat dan di akhiri dengan sedekah dari shohibul hajat. Nilai pendidikan Islam bahwa dari kegiatan ini setidaknya ada proses melatih anak baik yang belum lahir atau sudah lahir untuk selalu mengulurkan tangan, suka memberi kepada orang lain
Korelasi Antara Self Efficacy dengan Kemantapan Pengambilan Keputusan Studi Lanjut Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat hubungan antara self efficacy dengan kemantapan pengambilan keputusan studi lanjut siswa kelas XII SMA PGRI 2 Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan menggunakan metode korelasional, analisis statistic yang digunakan adalah analisis korelasi brivariat yang dilakuaan dengan bantuan SPSS 24 dan menggunakan rumus uji korelasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII SMA PGRI 2 Kota jambi yang berjumlah 78 orang yang diambil dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Data penelitian diambil dengan menggunakan angket. Hasil penelitian menerangkan bahwa terdapat hubungan antara self efficacy dengan kemantapan pengambilan keputusan studi lanjut, hal ini ditunjukkan dari hasil analisis dimana r hitung sebesar 0.633 dengan r tabel sebesar 0,2227 pada tingkat signifikansi (α) 0,05 (0,633 > 0,2227) dengan demikian maka Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi yang memadai antara self efficacy dengan kemantapan pengambilan keputusan studi lanjut siswa kelas XII SMA PGRI 2 Kota Jambi