SELAMAT DATANG di OPEN JOURNAL SYSTEM FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Not a member yet
    471 research outputs found

    Pengelolaan Program Merdeka Belajar

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji tentang program merdeka belajar. Penelitian bertujuan untuk: (1) perencanaan program merdeka belajar; (2) implementasi program merdeka belajar; dan (3) hasil program merdeka belajar. Metode penelitian adalah kualitatif. Teknik penguumpulan datamelalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perencanaan dalam pengelolaan program merdeka belajar yang diterapkan di SMA Negeri 3 Gorontalo bahwa kebijakan dalam program merdeka belajar seperti penyederhanaan RPP dapat mempermudah guru dan kepala sekolah yang nantinya akan menjadi penggerak dan jugaagen perubahan di masa depan yang akan memberikan dampak besar bagi institusi pendidikan guna melahirkan generasi penerus yang unggul; (2) Implementasi dari pengelolaan program merdeka belajar mempermudah guru dan peserta didik dalam proses pembelajaran karena adanya penyederhanaan pembelajaran sehingga dengan kurikulum merdeka belajar sekolah, guru dan peserta didik khususnya guru lebih leluasa dalam melaksanakan proses pembelajaran didukung oleh beban administrasi yang telah dibuat sederhana sehingga dalam menjalankannya guru akan lebih merasa nyaman; dan (3) hasil program merdeka belajar di SMA Negeri 3 Gorontalo menerapkan program intrakurikuler dan  projek penguatan profil pelajar pancasila. projek penguatan profil pelajar pancasila mengambil beberapa dimensi yakni tolobalango yang artinya lamaran, dimana peserta didik dikenalkan bagaimana adat lamaran daerah gorontalo, dan mengkampanyekan anti perundungan. Untuk itu disarankan: (1) bagi Kepala Sekolah diharapkan agar dapat meningkatkan fasilitas yang menunjang program merdeka belajar; (2) bagi pendidik diharapkan agar lebih kreatif dan inovatif dalam pengembangan program merdeka belajar; (3) bagi peneliti lainnya diharapkan dapat memperdalam kembali penelitian ini terutama pada aspek aspek yang kiranya belum dikaji oleh peneliti.   Kata Kunci: program merdeka belajar, perencanaan, implementasi, dampa

    Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah Dalam Mengembangkan Organisasi Sekolah

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, (1) Untuk mengetahui bagaimana pengembangan sumber daya manusia, (2) bagaimana proses yang di lakukan dalam melayani pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan dalam penelitain ini berjumlah 5 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi. Dokumentasi dalam penelitian ini berupa gambar saat melakukan wawancara, struktur organisasi, visi misi sekolah, prestasi peserta didik, program kegiatan. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan.hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1 Pengembangan sumber daya manusia di SMK Negeri 1 Dungaliyo, selaku manajerial kepala sekolah selalu memberikan kesempatan kepada guru untuk mengikuti pelatihan baik dukungan dari segi biaya maupun motivasi, kepala sekolah melakukan supervisi dalam pembelajaran untuk menilai kompetnsi mengajar guru dan masalah yang dialami guru dalam pembelajaran, kemudian kepala sekolah melakukan beberapa upaya dalam mengahsilkan lulusan yang mampu bersaing di dunia indistri dan kerja yaitu dengan melaksanakan program prakerin atau magang dan ujian kompetensi. (2) Proses yang dilakukan dalam melayani pelanggan di SMK Negeri 1 Dungaliyo, selaku manajerial kepala sekolah melakukan penjaminan kualitas untuk kebutuhan siswa dalam proses pendidikan dengan memberikan kesempatan kepada guru untuk mengikuti pelatihan serta pemenuhan kebutuhan siswa dalam proses pembelajaran. Kemudian kepala sekolah melakukan penilaian tingkat kepuasan pelanggan dengan melihat bertambahnya jumlah siswa ditiap tahun – tahun mendatang. Selaku manajerial sekolah, kepala sekolah percaya bahwa dengan bertambahnya jumlah siswa menandakan bahwa pelayanan yang diberikan pihak sekolah sudah optimal

    Pelatihan Keterampilan Dialectical Behavior Therapy dalam Bimbingan Kelompok untuk Guru Bimbingan dan Konseling

    Get PDF
    Muaro Jambi terdapat Sebagian telah memiliki guru bimbingan dan konseling, namun terdapat pula sekolah yang guru bimbingan dan konseling nya bukan berlatar belakang bimbingan dan konseling dan terdapat juga sekolah yang belum memiliki guru bimbingan dan konseling. beberapa guru bimbingan dan konseling berpendapat bahwa rendahnya: 1. pemahaman hakikat dan fungsi bimbingan dan konseling di sekolah paradigma baru dan 2. keterampilan bimbingan kelompok merupakan   masalah   yang   paling urgen   untuk   segera   diselesaikan. Adapun metode yang digunakan metode worksop suatu bentuk kegiatan yang mana ada beberapa orang ahli bidang tertentu dan berkumpul dengan sekelompok orang dengan latar belakang maupun profesi yang sama serta melakukan kegiatan interaksi secara bersama untuk membahas suatu masalah tertentu. Dalam proses pelaksanaannya, kegiatan workshop ini biasanya akan lebih fokus untuk membahas berbagai masalah tertentu yang disertai dengan pelatihan. Para peserta di dalamnya akan mendapatkan pengetahuan baru yang sangat bermanfaat dan juga bisa diterapkan sesuai dengan bidang profesi yang dimilikiny

    Perilaku 3R (Right, Reality, Responsible) Sebagai Penguatan Mental Dalam Pencegahan Covid-19 Remaja Muslim di Pondok Pesantren Al-Kautsar Pamekasan

    Get PDF
    Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan perilaku positif 3R (right, reality, and responsible) sebagai penguatan mental dalam pencegahan Covid-19 pada remaja muslim di Pondok Pesantren Al-Kautsar Pamekasan. Melalui kajian awal diketahui bahwa remaja muslim di pondok pesantren tersebut merasa stres dan cemas karena kurangnya pemahaman dan informasi terkait Covid-19. Dengan kecenderungan tersebut diasumsikan bahwa mereka perlu dibantu mengembangkan perilaku positif. Untuk itu diperlukan upaya edukasi pengembangan perilaku yang baik dan benar, perilaku realistis dan perilaku bertanggungjawab bagi remaja muslim. Materi pelatihan meliputi (1) pemahaman potensi diri, (2) resiko dan bahaya Covid-19, (3) perencanaan pribadi dan (4) pengembangan perilaku positif 3R. Pelatihan dikemas dalam bimbingan kelompok dengan metode PIJAR yaitu Pahami diri, Identifikasi kebutuhan dan harapan, Jelaskan dan evaluasi perilaku saat ini, Arahkan rencana dan solusi dan Realisasi rencana

    Pemberdayaan Konselor Sebaya Sebagai Strategi Penanganan Masalah Remaja

    Get PDF
    Perkembangan teknologi dan informasi memberikan dampak yang signifikan pada perilaku remaja. Tidak hanya dampak positif, namun dampak negatif juga diterima remaja yang belum mampu menyaring dan mengontrol diri. Untuk itu, perlu adanya strategi yang tepat untuk mendampingi remaja yang berada pada masa pubertas, salah satunya melakukan pelatihan konselor sebaya. Metode kegiatan ini menggunakan model pelatihan dan bimbingan untuk membentuk konselor sebaya di SMA Negeri 1 Poso. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembentukan konselor sebaya dapat membantu berbagai permasalahan remaja yang tidak bisa diakses guru BK, terutama mengenai pergaulan remaja. Diharapkan pembentukan kelompok konselor sebaya menjadi model baik untuk ditiru sekolah lain.

    Faktor Penyebab Perilaku Cyberbullying pada Peserta Didik

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi karena fenomena yang ditemukan dilapangan pada saat ini media sosial menjadi salah satu faktor pendukung terjadinya perilaku bullying yang disebut dengan cyberbullying. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengungkapkan dan mendeskripsikan tingkatan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku cyberbullying pada peserta didik di SMP Negeri 5 Kota Jambi. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VIII di SMP Negeri 5 Kota Jambi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, dengan populasi seluruh siswa kelas VIII di SMP Negeri 5 Kota Jambi. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 206 reponden, teknik penerikan sampel meggunakan teknik simple random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan angket atau kuesioner dengan model skala likert terdapat lima opsi jawaban. Kemudian teknik analisis data dengan menggunakan rumus presentase. Hasil analisis yang diperoleh memberikan implikasi terhadap layanan bimbingan dan konseling dalam usaha mencegah dan mengentaskan perilaku cyberbullying yang terjadi dilingkungan peserta didik, baik secara individual, kelompok atapun klasikal. Karena perilaku cyerbullying ini memiliki dampak negatif bagi pelaku ataupun korban.Kata Kunci: Perilaku Cyberbullying, Sekolah Menengah Pertam

    Pengembangan Media Wayang Fantasi Untuk Mengembangkan Kemampuan Bercerita Anak Usia 5-6 Tahun

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi hasil pengamatan peneliti terkait pemanfaatan media pembelajaran yang digunakan dalam mengembangkan kemampuan bercerita anak masih banyak menggunakan bahan dari pembelian pabrik, serta boneka yang ada disekolah saja. Hal ini menjadi bahan kajian peneliti ingin mengembangkan media yang lebih menarik berdasarkan kebutuhan anak sehingga anak tidak bosan. Tujuan penelitian ini mengembangkan media pembelajaran wayang fantasi untuk mengembangkan kemampuan bercerita anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian ini adalah Research and Development  mengacu pada prosedur penelitian milik Borg and Gall dengan tahapan yang dipilih oleh peneliti empat tahapan yaitu; (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain. Penyusunan instrument merupakan pengembangan validasi materi dan validasi ahli dimana subjek yang digunakan dalam penelitian di TK Labschool UNP Kediri.  Analisis data pada penelitian pengembangan ini menggunakan rumus Aiken untuk menentukan kelayakan dan kemenarikan produk hasil pengembangan yakni berupa wayang fantasi, kemudian dianalisis kuantitatif dan kualitatif. Kesimpulan yang diperoleh adalah hasil validasi desain media wayang fantasi   dinyatakan layak dengan hasil nilai 97,6%. Rekomendasi yang diberikan berdasarkan masukan validator sebaiknya diujicobakan produk untuk bisa melihat lagi tahapan keefektifan langsung pada anak usia dini

    Peran Rhoudatul Athfal dalam Menanamkan Anti Radikalisme pada Anak Usia Dini di Jakarta

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran rhoudhatul athfal dalam menanamkan anti radikalisme pada anak usia dini. Subjek penelitian ini lima guru rhaudhatul athfal (RA) di Jakarta. Metode penelitian mengunakan penelitian kualitatif yang mengambarkan perencanaan guru RA dalam menyiapkan pembelajaran anti radikalisme, metode pembelajaran yang digunakan untuk mencegah radikalisme serta wawasan guru terkait dengan radikalism. Metode pengumpulan mengunakan wawancara, dokumentasi dan observasi. Teknik analisa data mengunakan langkah-langkah pengumpulan data, display data dan reduksi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru belum memiliki perencaan khusus namun sikap-sikap anti radikalisme misalnya toleransi dan sopan santun sudah diajarkan di sekolah, materi anti radikalisme dapat dimuat dalam tema negaraku dan lingkungan. Metode yang dapat digunakan untuk menanamkan anti radikalisme adalah ceramah, diskusi,. keteladanan, pebiasaan dan tanya jawab. Waktu menanamkan sikap anti radikalism pada saat proses pembelajaran dan diluar pembelajaran. &nbsp

    Kolaborasi Guru dan Orang Tua PAUD di Masa Pandemi

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai implementasi kolaborasi antara orang tua dan guru di Daycare selama pandemi COVID-19 mengenai enam dimensi kemitraan Epstein. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan teknik pengumpulan data melalui survei terhadap orang tua dengan kuesioner melalui media sosial, yang dilakukan terhadap 19 orang tua peserta Daycare. Penelitian menunjukkan bahwa orang tua selalu berkolaborasi untuk proses belajar anak meskipun dilakukan di Daycare sebagai unit PAUD nonformal dan dilakukan dalam program BDR (Belajar Dari Rumah) dengan metode pembelajaran jarak jauh

    Hubungan Antara Percaya Diri dengan Kemampuan Berbahasa Anak Usia Dini di Kelurahan Tampo Kabupaten Muna

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara percaya diri dengan kemampuan berbahasa anak. Subjek penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun di Kelurahan Tampo. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 20 anak dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode korelasi. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi sederhana. Hasil penelitian menunjukan tingkat kepercayaan diri anak pada kelurahan Tampo berada pada rentang nilai skor 28-30 ada 5 anak (25%), pada skor 31-33 ada 4 anak (20%), lalu pada skor 34-36 ada 4 anak (20%), dan pada skor 37-39 ada 7 anak (35%). Sedangkan Kemampuan berbahasa anak menunjukkan sebanyak 5 anak (25%) berada pada kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 14 anak (70%) berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan 1 anak (5%) berada pada Mulai Berkembang (MB). Berdasarkan hasil analisis korelasi sederhana menunjukan nilai r-hitung (0,444) > r-tabel (0,422). Sehingga dapat disimpulkan ada hubungan signifikan antara percaya diri dengan kemampuan berbahasa anak usia dini di Kelurahan Tampo Kabupaten Muna

    433

    full texts

    471

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SELAMAT DATANG di OPEN JOURNAL SYSTEM FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇