Rumah Jurnal STAIN Majene
Not a member yet
    395 research outputs found

    PENDIDIKAN ISLAM PADA PONDOK PESANTREN DI INDONESIA DALAM CATATAN SEJARAH

    Full text link
    Artikel ini bertujuan untuk mengungkap pendidikan Islam pada Pondok Pesantren di Indonesia dalam catatan sejarah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: Sejarah pesantren di Indonesia bermula pada era Wali Songo, sebelum masa penjajahan, pesantren digunakan sebagai wadah untuk menimba ilmu sekaligus menempa para santri agar dapat menyebarluaskan ajaran agama Islam, mendidik kader-kader pendakwah guna disebarkan ke seluruh Nusantara. Hasilnya bisa dilihat, Islam menjadi agama mayoritas di Indonesia dan bahkan, jumlah pengikutnya adalah yang terbanyak di dunia. Diantara pesantren tertua adalah Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu, Kebumen, Pondok Pesantren Luhur Dondong, Semarang, Pondok Pesantren Nazhatut Thullab, Sampang, Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Cirebon, Pondok Pesantren Tegalsari, Ponorogo. Pada masa colonial, Indonesia dijajah dan pesantren selalu berhadapan dengan kolonialis Belanda yang sangat membatasi ruang geraknya. Sebagai respons penindasan Belanda tersebut, kaum santri mulai melakukan perlawanan. Antara tahun 1820-1880, pemberontakan kaum Padri di Sumatera yang dipimpin oleh Imam Bonjol, pemberontakan Diponegoro di Jawa, pemberontakan Banten akibat tanam paksa yang dilakukan Belanda dan pemberontakan di Aceh yg dipimpin antara lain oleh Teuku Umar dan Teuku Cik Ditiro. Pada akhir abad 19 Belanda mencabut resolusi yang membatasi jamaah haji sehingga jumlah peserta jamaah haji pun membludak. Kaum Muslimin melaksanakan haji sekaligus niat belajar agama d Makkah sehingga setelah kembali jumlah pesantren semakin meningkat dari tahun ke tahun. Menjelang kemerdekaan, kaum santri terlibat dalam merumuskan dan menyusun Undang-Undang Dasar Republik Indonesia, yang diantaranya melahirkan Piagam Jakarta. Pesantren pada era kemerdekaan, para santri berjuang mempertahankan kemerdekaan, namun ponpes mendapat ujian karena Soekarno melakukan penyeragaman atau pemusatan pendidikan nasional. Akibatnya pengaruh pesantren mulai menurun kembali, jumlah pesantren berkurang, hanya pesantren besarlah yang mampu bertahan. Hal ini dikarenakan pemerintah mengembangkan sekolah- sekolah umum. Pondok Pesantren membentuk madrasah-madrasah sebagai sekolah umum bercirikan Islam

    EFEKTIVITAS STRATEGI MOVIE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS IX A SMP NEGERI 2 PAMBOANG

    Full text link
    Fokus penelitian ini adalah bagaimana penggunaan strategi pembelajaran film dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas IX A SMPN 2 Pamboang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar peserta didik sebelum dan setelah menggunakan strategi movie learning, dan mengetahui apakah strategi movie learning efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian eksperimen ini menggunakan desain One Grup Pre-Test and Post-Test design. Penelitian ini melibatkan 27 peserta didik kelas IX A SMPN 2 Pamboang. Instrument yang digunakan ialah tes, dan menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik sebelum menggunakan strategi movie learning termasuk dalam kategori rendah dengan nilai rata-rata 60,25. Sebaliknya, hasil belajar siswa setelah menggunakan strategi movie learning termasuk dalam kategori sedang dengan nilai rata-rata 78,20. Selanjutnya hasil uji paired sample t-test  menghasilkan nilai sig 0,000 sehingga sig (2-tailed) < α atau (0,000 < 0,05), maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa strategi movie learning efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas IX A SMPN 2 Pamboang

    ANALISIS PENGAPLIKASIAN MEDIA TEKHNOLOGI PADA APLIKASI MUSLIM PRO VERSI 14.6.1 DALAM MENENTUKAN ARAH KIBLAT

    Full text link
    Kiblat merupakan bagian terpenting bagi umat Islam dalam melaksanakan shalat fardur maupun sunnah. Semua umat Islam yang melaksanakan shalat harus menghadap ke arah kiblat. Setiap umat Islam hendaknya mengetahui pedoman untuk mengetahui arah kiblat.Dengan begitu, misalnya Anda sedang dalam perjalanan jauh dan tidak memiliki petunjuk kiblat, Anda bisa menggunakan pedoman arah kiblat untuk mengetahui arah kiblat saat shalat memutuskan. Akan tetapi kadang untuk menentukan arah kiblat jika sedang bepergian jauh, maka tidak mudah mengetahui arah kiblat, untuk itu peneliti mengambil jduul ini supaya mengkaji lebih dalam bagaimana cara memudahkan untuk mengetahui arah kiblat melalui aplikasi Muslim Pro Versi 14.6.1. Metode penelitian yang digunakan adalah Library research atau kepustakaan, dalam penelitian ini peneliti mencari data melalui jurnal-jurnal terdahulu yang berkaitan dengan judul penelitian yaitu “Analisis Pengaplikasian Media Tekhnologi Pada Aplikasi Muslim Pro Versi 14.6.1 Dalam Menentukan Arah Kiblat”, Mencari dari karya-karya ilmiah, artikel, buku dll. Untuk jenis penelitiannya adalah kualitatit. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Pengaplikasian Media Tekhnologi Pada Aplikasi Muslim Pro Versi 14.6.1 Dalam Menentukan Arah Kiblat adalah aplikasi yang sangat membantu dan sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari, dan setelah di analisis pengaplikasiannya sangat mudah, akan tetapi berguna dan sangat bisa di manfaatkan, dan juga untuk rating pada aplikasi ini sangat bagus. Aplikasi ini menunjukkan bahwa 150 juta pemakaian aplikasi, 1,5 juta yang memberi ulasan. Intinya aplikasi ini bagus,dan sangat membantu masyarakat

    Perkembangan Ekonomi dan Keuangan dalam Islam: Inspirasi dari Khulafaur Rasyidin

    Full text link
    Islamic economics is the response of Islamic scholars to the economic challenges of their time, which is closely related to the Koran and hadith. Islamic economics is also a social science whose Islamic values ​​influence all of society's economic activities. Islamic economics is part of every aspect of life which is based on four sciences, namely the Al-Quran, Sunnah, Ijma', and Qiyas. This discusses a very inclusive way of life. The aim of this research is to describe the history of public policy and the development of Islamic political economy during the time of Khurafaur Rasyidin. Based on the results of this research, Khulafaur Rasyidin's leadership period consisted of four levels of leadership. The first economic policies implemented during the Khurafaur Rasyidin era were during the Abu Bakr era, the second during the reign of Umar bin Khattab, and the third during the reign of Uthman bin Affan, and finally during the reign of Ali bin Talib. Regarding his leadership, several activities were carried out, namely establishing Baitul, shopping centers, distribution of welfare, pension funds, soldiers' salaries, as well as distribution and collection of zakat to Muslim and non-Muslim communities. All of these activities can help develop the country's economy and improve people's living standards. The method used in this research is the library research method. The data collection technique is to conduct a literature review study regarding the problem to be solved. Keywoards: Public Policy; Islamic Economics; Khulafaur Rasyidi

    Hukum Sutrah menurut Imam al-Syaukani (Studi Kitab Nail al-Authar)

    Full text link
    Sutrah is an object in front of a person who is praying to prevent others from passing in front of him. Sutrah is prescribed because the Prophet SAW maintained it in every prayer. However, scholars have different opinions about its law. Some say it is sunnah and some consider it obligatory. This study aims to determine the law of sutrah according to Imam al-Syaukani in his book Nail al-Autar. The problems raised are; first, what is the concept of sutrah in prayer. Second, what is the law of sutrah in Islam. Third, what is the law of sutrah according to Imam al-Syaukani in the book Nail al-Autar. This study uses a type of qualitative research that focuses on text studies (library research), and uses normative and historical juridical approaches. The results of the study show that; First, the concept of sutrah in prayer is everything that is in front of the person praying, it can be in the form of a stick, arrow, tree, wall or the like to prevent people from passing in front of him. Second, scholars have different opinions about the law of sutrah in sharia. Imam al-Syaukani said it was mandatory. The majority of ulama consider the sutrah to be the sunnah of muakadah. Third, according to Imam al-Syaukani, the law of sutrah is obligatory because the sutrah is a syar'i cause that prevents prayers from being canceled due to the passing of mature women, donkeys and black dogs. Imam al-Syaukani argued with the hadith lafadz "فليصل إلى سُترة". Basically, the wording of commands produces mandatory laws

    PENERAPAN METODE JIGSAW TERHADAP PENINGKATAN MINAT BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI KELAS XI MIPA 1 SMAN 3 MAJENE

    No full text
    Abstract Currently, many students have little interest in Islamic Religious Education lessons even though Islamic Religious Education is very important to understand. One of the factors that causes students lack of interest in learning is because learning methods are monotonous and not varied. In this research, the Jigsaw method is expected to increase student’s interest in learning in Class XI MIPA 1 SMAN 3 Majene. The aim of this research is to find out what influence the Jigsaw method has on interest in learning Islamic religious education at XI MIPA 1 SMAN 3 Majene. The research method used is the Classroom Action Research (PTK) method and Library Research related to research. As a result, student’s interest in studying in class. Keywords: Method, Learning, Jigsaw, Interest in Learning   Abstrak Saat ini banyak peserta didik yang memiliki minat yang kurang terhadap pelajaran Pendidikan Agama Islam padahal PAI sangat penting untuk dipahami. Salah satu faktor yang menyebabkan kurangnya minat belajar peserta didik yakni karena metode pembelajaran yang monoton dan tidak bervariasi. Dalam penelitian ini, metode jigsaw diharapkan dapat meningkatkan minat belajar peserta didik di Kelas XI MIPA 1 SMAN 3 Majene. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa pengaruh metode jigsaw terhadap minat belajar Pendidikan agama islam di XI MIPA 1 SMAN 3 Majene. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Library Research yang terkait dengan penelitian. Hasilnya, minat belajar siswa Kelas XI MIPA 1 SMAN 3 Majene terhadap mata pelajaran PAI meningkat yang ditandai dengan hasil refleksi atau evaluasi di kelas. Kata Kunci: Metode, Pembelajaran, Jigsaw, Minat Belaja

    PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA PESERTA DIDIK DI SMA GUPPI SALAWATI KABUPATEN SORONG

    Full text link
    This study aims to describe the role of the principal in implementing the values that contain Islamic education and to identify the supporting and inhibiting fastors experienced by the principal in implementing the values that contain Islamic education. This research is a qualitative research. This type of research is field research. Methods of data collection using observation techniques, interviews and documentation. Furthermore, the data is presented in an appropriate from so that it is read and understood, then the data is analyzed and conclusions are drawn. The results of this study state tha: 1) the role of the principal in implementing values that contain Islamic religious education to GUPPI SAlawati high school students is maxzimized, it can be seen from the role of the principal which is very important for the progress of the school and fostering students about religion, namely a) implement Dhuha prayer, b) implement reading surah yasin, c) implement Zduhur player, d) implement lectures/cultum, e) implement recitation once a month. 2) supporting and inhibiting factors for the principal, including: a) supporting factors:i) there is support from 100% of teachers, ii) the environment around the school, b) inhibiting factors: i) parental factors, ii) heandpone factors, ii) community environmental factors

    DAMPAK BURUK BEGADANG BAGI SANTRI KELAS 3 SW DAN SMP PONDOK PESANTREN IHYA AS-SUNNAH SINGKUT

    Full text link
    Bagi kesehatan begadang atau tidur larut malam memiliki dampak yang negatif bagi santri baik itu fisik, mental, dan akademis. Kurangnya tidur dapat menyebabkan terganggunya proses kegiatan belajar mengajar, mengurangi fokus, kelelahan dan menurunkan imun yang mana hal tersebut akan berdampak kepada menurunya kekebalan tubuh. Efek begadang dalam jangka panjang akan meningkatkan resiko terdampak penyakit kronis seperti, obesitas, penyakit jantung dan diabetes. Penelitian yang dilakukan di Pondok Pesantren Ihya As – Sunnah Singkut khususnya kelas 3 salafiyatul wustho dan Sekolah Menengah Pertama yang bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para santri tentang dampak tidur larut malam atau begadang. Metode yang di gunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan analisis. Pengumpulan data dilakukan melalui studi wawancara dan observasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis kritis, dengan model Miles dan Huberman melalui cara reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara berkesinambungan guna memperoleh data spesifik. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan yaitu pemahaman tentang dampak tidur larut malam dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan

    Bahasa Arab Al-Mubalaghah Dalam Al-Qur'an Surah Yusuf (Kajian Ilmu Badi') : Al-Mubalaghah Dalam Al-Qur'an Surah Yusuf (Kajian Ilmu Badi')

    No full text
    Artikel ini membahas tentang salah satu topik pembahasan ilmu balaghah dalam kajian ilmu badi yaitu uslub mubalaghah yang terdapat pada salah satu surah dalam Al-Qur’an yaitu surah Yusuf. Jenis penelitian ini adalah studi pustaka yang dilakukan dengan mengumpulkan dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tema penelitian ini. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa uslub mubalaghah yang terdapat dalam Al-Qur’an surah Yusuf, dimana semua itu terdiri atas mubalaghah tabligh , Ighraq dan Ghuluw. Dengan gaya bahasa Al mubalagah yang terdapat pada Al-Qur’an surah Yusuf, maka dapat dibuktikan bahwa ayat tersebut memiliki keistimewaan dari segi maknanya.&nbsp

    Desire, Death and Characterisation in Henry James’ Daisy Miller

    Full text link
    The paper offers a close textual analysis of Henry James’ classic novella, Daisy Miller. The analysis explores the conflict of desire the female protagonist is exposed to in the society, and how the woman’s desire is linked with death. James’ Daisy Miller depicts the struggle of a woman to articulate and demonstrate her experience of ideal lifestyle in a foreign environment. In this realist fiction, the female protagonist is seen in constant conflict with both the men and women surrounding her as she sticks to the path she feels is ideal for her. She finds herself battling with a new culture different from her own. At the end, the research concludes that Daisy’s death in the novel is an attempt by the author to achieve a “pure” work of art.  His motive is clear: he does not intend to deviate from what his society considers pure literature. His attitudes on gender and sexuality seem largely to conform to the accepted social structures of his time

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rumah Jurnal STAIN Majene
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇