Jurnal Program Studi Universitas Pertahana
Not a member yet
    1215 research outputs found

    KESIAPAN OEPRSI CYBER WARFARE MARKAS BESAR TNI ANGKATAN DARAT 2018

    Get PDF
    The rapid development of information and communication technology has implications for the development of cyber life and has opened doors for those intent on achieving criminal aims. Namely, identity theft, cyber blackmail, fraud, data leakage and numbers of cyber crime that in fact they can be so expansive where could harm entire nations.1 Thus, cyber security measures play important role in restraining cyber threats. Indonesian Armed Forces is an military organization whose plays role in constructing sustainable cyber security. It is associated to the effort to protect various national defense entities related to fast response towards threats landscape. This makes the importanc of the readiness of the Indonesian Armed Forces Headquartes Operations in dealing with cyber warfare. This research was conducted to analyze the development of cyber warfare in the Indonesian Armed Forces (2018), the level of readiness of operations of the Indonesian Armed Forces Headquarters in dealing with cyber warfare and the formulation of strategies in improving the readiness operations of the Indonesian Armed Forces Headquarters in dealing with cyber warfare. In order to achieve those objectives, this research was conducted using qualitative methodes with data collection technique of obeservation, related documents review and in-depth interviews. The results of the study found that the development of information and communication technology had the implications on the increasingly massive cyber warfare in Indonesian Armed Forces, specifically the efforts of groups or organizations or countries to collect information, vandalism and sabotage. In addition, the readiness of the Indonesian Armed Forces Headquarters operation in dealing with cyber warfare is divided into two, namely offensive readiness and defensive readiness. Defensive readiness related to how Operations Staff conduct the internet security, ICT security, information security, while offensive readiness is related to digital security such as counter attacks. As for the readiness of the Indonesian Army Headquarters Operations, there are still problems with the limited bbudget, infrastructure and human resources. The strategy to improve readiness is to conduct a comprehensive evaluation of readiness. While the strategy in budgets facet is by setting priority scale according to operating needs. The infrastructure strategy is to procure in stages with measuring software and hardware independence in cyber warfare.

    PENINGKATAN INDUSTRI PERTAHANAN NASIONAL INDONESIA UNTUK MENCAPAI VISI POROS MARITIM DUNIA

    Get PDF
    Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia (The biggest World Archipelagic State) dan didukung dengan letak geografisnya yang strategis, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi Poros Maritim Dunia. Untuk mencapai visi Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia, maka harus didukung oleh implementasi Strategi Maritim yang komprehensif. Luas lautan Indonesia yang sangat besar serta berbagai ancaman yang ada membutuhkan penangan dan kemampuan militer yang baik. Pada era kontemporer saat ini, Strategi Martitim modern telah melibatkan kekuatan udara, laut dan darat yang beroperasi Bersama. Oleh karenanya, untuk mencapai kekuatan yang besar dibutuhkan penguatan Industri pertahanan dan ketersediaan Alutsista yang jauh lebih modern dan lengkap

    Analysis of The Russia-Ukraine War Based on Giulio Douhet's Airpower Theory and as The Best Practice For Indonesia's Air Force

    Get PDF
    The Russia-Ukraine war is a conventional war that happened in the modern era. The war shows that airpower is dominant in attacking strategic targets. Hight precision missiles use to avoid civilian casualties even though they still happen. From the perspective of airpower, it is exciting to analyze according to Giulio Douhet's theory. The result and discussions from the Russo-Ukrainian war from an air power perspective show that Douhet's theory is still relevant, but some adjustments are needed. Nowadays, attacking before declaring war breaks the war law. Making civilian casualties is against a human right. Another adjustment is due to technological advances in air power, so air power is a strategic target at the beginning of the war. This paper uses a descriptive-analytical method by analyzing data obtained from open sources

    Security dilemma: Upholding Indonesia's independence and active foreign policy

    Get PDF
    The world condition where there has been a war between Russia and Ukraine and the involvement of the US has had a drastic impact on the international political system. As the two superpowers in the world today and not forgetting about China, Indonesia which has Independence and an Active Foreign Policy must face this challenge whether to choose one side or remain as a non-aligned movement country. This research focuses on the point of view where Indonesia is in a security dilemma between remaining as a non-aligned movement country or choosing to side with one of these superpowers

    POTENSI SPIONASE TERHADAP PENGGUNAAN WHATSAPP DALAM BIDANG PERTAHANAN INDONESIA

    No full text
    Globalisasi telah merubah segala aspek kehidupan salah satunya cara berkomunikasi. Saat ini aktivitas berkomunikasi menjadi lebih mudah, jarak yang jauh pun bisa dijangkau meski beda negara. Kemudahan berkomunikasi ini disebabkan oleh adanya jaringan internet, smartphone, serta platform media sosial dan perpesanan instan. Salah satu aplikasi perpesanan instan yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia adalah aplikasi WhatsApp. Namun kekurangan WhatsApp yang paling disoroti adalah sistem keamanan data dan akses masuk. Pasalnya dari kelemahan sistem keamanan tersebut memicu banyaknya track record praktik cyber crime yang dapat merugikan pengguna WhatsApp di Indonesia salah satunya yaitu praktek spionase. Negara Indonesia pada dasarnya pernah mengalami serangan spionase melalui penyadapan telepon, sehingga potensi WhatsApp sebagai salah satu media berkomunikasi juga rentan terhadap praktik spionase yang dilakukan melalui jaringan internet dan pembobolan sistem. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan mengenai spionase dan perkembangan aplikasi WhatsApp di Indonesia, serta potensi spionase terhadap pengguna WhatsApp dan strategi penanganannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur seperti jurnal, artikel, berita serta website terkait spionase dan WhatsApp. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pertama spionase merupakan cyber crime yang digunakan sebagai strategi militer untuk pencurian informasi politik, ekonomi dan militer. Kedua, WhatsApp menjadi salah satu aplikasi perpesanan instan yang paling populer di kalangan masyarakat Indonesia dan menempati posisi kedua tertinggi penggunaannya. Ketiga, potensi spionase dalam aplikasi WhatsApp yaitu penanaman spyware, pembobolan melalui panggilan, format video MP4, link URL, fitur filter foto serta malware yang ditanam melalui nomor telepon yang disebut spyware Pegasus. Spyware Pegasus menyerang sistem zero-day dari sistem iOS dan android serta aplikasi smartphone, salah satunya aplikasi WhatsApp yang saat ini juga digunakan di instansi pemerintahan Indonesia sebagai media berkomunikasi dan bekerja.  Keempat, pencegahan yang dapat dilakukan yaitu melindungi informasi, keamanan eksisting, perencanaan resiko dan ancama

    PENGARUH SOLIDARITAS TERHADAP DEFENSE MECHANISM PADA AWAK KAPAL KRI ARUNG SAMUDERA TAHUN 1996

    Get PDF
    Artikel ini menggambarkan perjalanan laut KRI Arung Samudra yang memiliki misi memperkenalkan dan mempromosikan Indonesia ke dunia internasional. Operasi ini sendiri diberi nama operasi Sang Jaka Jaya 96. Penelitian ini bersifat kualitatif, menggunakan metode deskriptif-analitik dimana sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari literatur yang relevan seperti buku, jurnal, dan artikel ilmiah. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui studi literatur. Dari studi literatur dapat disimpulkan bahwa peneliti mengkaji adanya pengaruh solidaritas dan mekanisme pertahanan. Pengaruh tersebut berupa solidaritas yang dapat mempererat tali silaturahmi antar ABK kapal KRI ARUNG SAMUDRA. Hubungan solidaritas memperkuat mekanisme pertahanan kerja sama tim. Agar ABK atau Personil dari Kapal KRI ARUNG SAMUDRA dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan selamat kembali ke Indonesia. Dari studi literatur dapat disimpulkan bahwa peneliti mengkaji pengaruh solidaritas dan mekanisme pertahanan. Pengaruh tersebut berupa solidaritas yang dapat mempererat tali silaturahmi antar ABK kapal KRI ARUNG SAMUDRA. Hubungan solidaritas memperkuat mekanisme pertahanan kerja sama tim. Agar para crew atau personel dari KRI ARUNG SAMUDRA dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan selamat kembali keIndonesia. Abstrak memuat unsur-unsur sebagai berikut: latar belakang, tujuan, desain/metodologi/pendekatan, dan hasil/kesimpulan

    PEMANFAATAN PESAWAT TERBANG TANPA AWAK UNTUK MENANGGULANGI GANGGUAN KEAMANAN NASIONAL

    Get PDF
    Pemanfaatan pesawat terbang tanpa awak (PTTA) oleh TNI AU ditujukan untuk menanggulangi ganguan keamanan nasional dalam rangka menegakkan kedaulatan negara. Akan tetapi kondisi saat ini terkait dengan PTTA yang dimiliki dan dioperasikan oleh TNI AUselama ini belum maksimal untuk pengawasan dan keamanan nasional sehingga perlu diketahui faktor-faktor penyebab tidak optimalnya penggunaan PTTA tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan PTTA guna menanggulangi ganguan keamanan nasional. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data berupa wawancara,observasi langsung dan dokumentasi. Analisa data penelitian menggunakan metode analisis data interactive model menurut Miles, Hubermen dan Saldana. Hasil penelitian yang diperoleh adalah kondisi kekuatan dan pemanfaatan PTTA saat ini oleh TNI AU secara kondisi jumlah alutsista PTTA yang dimiliki TNI AU masih terbatas. Kondisi personel pengawak dan teknisi PTTA masih terbatas. Kondisi sarana prasarana pendukung operasional PTTA masih terbatas. Serta Gangguan keamanan Nasional yang timbul selama ini belum dapat ditanggulangi oleh Pesawat Terbang Tanpa Awak dengan optimal dikarenakan posisi pangkalan utama / home base PTTA hanya berada di wilayah Kalimantan Barat, Kota Pontianak Strategi TNI AU dalam mengoptimalkan pemanfaatan PTTA saat ini oleh TNI AU adalah dengan Peningkatan jumlah PTTA,Peningkatan kemampuan SDM Pengawak PTTA, Pemenuhan Sarana Prasaran Pendukung Operasional PTTA dan Pemenuhan penggelaran PTTA yang dimiliki oleh TNI AU

    PEMANFAATAN POTENSI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) DI LANTAMAL III JAKARTA MENDUKUNG PERTAHANAN NEGARA

    Get PDF
    Pemanfaatan energi matahari melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) merupakan suatu alternatif teknologi yang biasanya digunakan di rumah/ gedung dalam hal mendukung adanya pasokan energi listrik.Jika dilihat dari potensinya lantamal III Jakarta Memiliki potensi yang bagus jika diterapkan adanya Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Jika dilakukan penerapannya, PLTS memberikan peluang dan keuntungan jika diterapkan di gedung Lantamal III Jakarta karena dapat mendukung adanya ketahanan energi dan memberikan penghematan efisiensi biaya. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Berdasarkan hasil perhitungan di dapatkan data yaitu produksi enerdi dari PLTS atap mencapai 150,15 kWp. Sehingga jika diterapkan adanya penggunaan PLTS maka akan memiliki biaya Harga untuk PLTS dengan 150 kWp maka mendapatkan biaya sekitar Rp 2.637.000.000. Jika digunakan adanya PLTS maka akan memberikan keuntungan yaitu dengan Efisiensi listrik yg dihasilkan dari PLTS per bulan sekitar Rp26.089.128. Kesimpulan yang didapatkan masih belum adanya penerapan PLTS pada Lantamal III Jakarta, PLTS memiliki potensi di Lantamal III dan perlu adanya dukungan dari berbagai pihak dalam penerapannya

    KEBIJAKAN PERIZINAN PANAS BUMI SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN ENERGI NASIONAL

    Get PDF
    PPengembangan pemanfaatan tidak langsung panas bumi di Indonesia masih belum dioptimalkan dari potensinya yang besar. Masalah perizinan masih menjadi kendala dalam pengusahaan panas bumi terutama di Kawasan Kehutanan karena prosesnya yang rigid dan lama serta penolakan masyarakat. Penelitian ini bertujuan agar terwujudnya ketahanan energi nasional melalui kebijakan perizinan panas bumi yang memudahkan bagi investor. Penelitian menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik naratif serta analisis data Miles Huberman dan Saladana. Dari penelitian ini didapatkan hasil: masih terdapat tumpang tindih kebijakan dalam izin penggunaan sumber daya air terhadap pengusahaan panas bumi, lemahnya pengawasan terhadap pelaksanaan perizinan sehingga terjadinya kerusakan lingkungan, sistem perizinan yang masih belum memudahkan investor, dan pengaruh UU No. 11 tahun 2020 dalam pengembangan panas bumi di Indonesia masih belum dapat dirasakan karena pengintegrasian perizinan dalam Sistem Online Single Submission Berbasis Resiko (OSS-RBA) yang masih terus dilakukan. Adapun upaya untuk mengatasi permasalahan perizinan panas bumi di Indonesia yaitu pengintegrasian perizinan usaha panas bumi dalam Sistem OSS-RBA harus segera dilakukan disertai dengan pengawasan yang ketat oleh badan pembinaan dan pengawasan (BINWAS) masing-masing lembaga terkait, dan sosialisasi terhadap masyarakat

    Analisis Manajemen Sumber Daya Manusia Bakamla Batam Dalam Menjaga Kedaulatan Di Selat Malaka

    Get PDF
    Selat Malaka memiliki nilai ekonomi tinggi karena hingga kini masih menjadi salah satu jalur perdagangan penting. Selat Malaka bersinggungan dengan tiga negara: Singapura, Malaysia dan Indonesia (Provinsi Kepulauan Riau). Dengan demikian, perlu adanya lembaga dan instansi yang bertugas untuk menjaga keamanan di Selat Malaka untuk mencegah segala bentuk pelanggaran di laut. Salah satu lembaga tersebut adalah Bakamla, lembaga pemerintah non kementerian yang berada langsung dibawah arahan Presiden RI. Komponen personel Bakamla terdiri dari PNS dan personel dari instansi lain, seperti TNI-AL; Kepolisian; Bea Cukai; BNN dan lainnya. Tesis ini ditulis berdasarkan hasil penelitian kualitatif dengan menggunakan desain penelitian studi kasus. Pada penelitian ini, proses pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses rekrutmen berbeda antara PNS dengan personel dari instansi lain. Personel yang berasal dari PNS akan melakukan pelatihan dasar militer selama 3 bulan agar para personel siap melakukan tugas di lapangan. Sementara proses rekrutmen personel dari instansi lain dilakukan berdasarkan kebutuhan di kantor zona dengan menggunakan surat penugasan. Bakamla rutin melakukan program pelatihan untuk personel untuk menjaga dan meningkatkan kemampuan mereka di lapangan. Program pelatihan yang dilaksanakan sebagai hasil dari kerjasama dengan instansi lain dan juga coast guard negara lain

    993

    full texts

    1,215

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Program Studi Universitas Pertahana
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇