Jurnal Program Studi Universitas Pertahana
Not a member yet
1215 research outputs found
Sort by
THE RECRUITMENT AND DEVELOPMENT OF THE INDONESIAN ARMY RESERVE PERSONNEL FOR NATIONAL DEFENSE (CASE STUDY: BATCHES 2021-2023)
In facing geopolitical competition within its region, Indonesia has adopted the principle of "Si vis pacem para bellum" through the implementation of Republic of Indonesia Law Number 23 of 2019 concerning the Management of National Resources for National Defense. This legal foundation is realized through the establishment of the Reserve Component as part of the defense strategy to safeguard sovereignty. This research employs a qualitative descriptive method to investigate the implementation of Defense Management in the Reserve Component of the Indonesian Army, considering personnel aspects in supporting national defense (Case Study: Recruitment Waves 2021-2023). Findings indicate that the recruitment process of the Reserve Component involves intensive communication strategies with a focus on the alignment of individual characteristics. Despite a decline in acceptance, the recruitment model successfully attracts qualified individuals. The education and training process is conducted by applying the POLC management functions through meticulous planning, resource identification, and structured curriculum. The development of the Reserve Component plays a crucial role in preparation, integration, and readiness as a force multiplier, albeit facing budgetary constraints and regulations. Optimal development is expected to create a national defense posture ready to face various challenges, in accordance with the principles of the Universal People's Defense and Security System (SISHANKAMRATA)
STRATEGI PENGAMANAN TAMU NEGARA PADA KEGIATAN KENEGARAAN DI WILAYAH NKRI GUNA MENCIPTAKAN HUBUNGAN INTERNASIONAL YANG HARMONIS DALAM RANGKA OMSP
Latar belakang penelitian adalah Paspampres saat ini menghadapi kondisi penugasan dan kegiatan pengamanan yang padat, tetapi terkendala dalam hal dukungan personel, alutsista dan lainnya. Padahal dalam pengamanan, Paspampres tidak boleh ada kegagalan atau kelemahan dalam sistem keamanan yang diterapkan. Sehingga, permasalahan penelitian adalah tanggung jawab yang besar ini belum sesuai ideal dihadapkan segala kemungkinan ancaman, gangguan, dan kesalahan yang mungkin terjadi di lapangan. Penelitian bertujuan membahas bagaimana pengamanan tamu negara pada kegiatan kenegaraan di wilayah NKRI guna menciptakan hubungan internasional yang harmonis. Prosedur penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif pendekatan fenomenologi. Teknik analisis menggunakan model interakfit yang akan mengolah data ampsi titik jenuh. Hasil penelitian ditemukan Integrasi, sinkronisasi antara organisasi pengamanan VVIP sudah berjalan baik tetapi masih perlu koordinasi lebih detail terkait dengan aturan - aturan pengamanan VVIP. Kendala yang menghambat efektivitas koordinasi antara lain kompleksitas birokrasi struktur organisasi yang memperpanjang proses pengambilan keputusan, aliran informasi dan mengurangi efisiensi koordinasi. Serta komunikasi antara Paspampres dalam pengarahan dan penempatan personel dengan keinginan dari Delegasi Tamu Negara. Kesimpulan penelitian adalah tugas pengamanan tamu negara telah dilaksanakan dengan baik oleh Paspampres. Pengamanan tamu negara dilaksanakan dengan mewujudkan peningkatan koordinasi antara kementrian dan lembaga terkait dalam penyelenggaraan kegiatan kenegaraan; sinkronisasi organisasi pengamanan VVIP; peningkatan pengamanan venue dan tempat menginap tamu negara; peningkatan pengamanan rangkaian kegiatan kenegaraan; peningkatan peliputan media internasional pada kegiatan kenegaraan di Indonesia. Saran penelitian adalah agar diwujudkan dukungan regulasi, anggaran, sarana prasarana, dan sumber daya manusia pengamanan VVIP serta mewujudkan kerjasama dan koordinasi antar unsur yang efektif dan efisien. 
Maintenance dan Pemasangan Zinc Anode pada KMP Bontang Express II
Perkembangan perkapalan dalam dunia kelautan harus diikuti dengan peningkatan alat transportasi laut. Kapal merupakan alat transportasi laut yang dipergunakan dalam menghubungkan antara daratan, kapal yang sering beroperasi haruslah dilakukan perawatan dan pemeliharaan setiap satu tahun beroperasi untuk mengetahui kerusakan-kerusakan yang terdapat pada kapal dikarena dalam pengoperasian kapal memerlukan kondisi yang baik dan layak saat berlayar, salah satunya adalah dengan cara pemasangan Zinc Anode Protection (ZAP) sebagai perlindungan aktif korosi pada kapal. Penelitian ini menjelaskan bahwa dalam sistem maintenance (Pemeliharaan) saja untuk standar internasional, perawatan di Indonesia masih kurang. Di antara salah satu penyebabnya adalah kerusakan kapal dengan faktor pengaratan paling mendominasi. Zinc Anode adalah jenis komponen seng digunakan untuk membantu baja galvanis dan benda-benda lainnya. Hal ini sering digunakan untuk mencegah korosi dan membantu bahan lainnya menimbulkan korosi lebih lambat dan lebih lama. Dari segi biaya dan kekuatan, penggunaan besi dan baja untuk bangunan kapal memang cukup memadai. Tetapi besi dan baja sangat reaktif dan mempunyai kecenderungan yang besar untuk terserang korosi air laut. Baja untuk konstruksi kapal mempunyai sifat mekanis sehingga membutuhkan perawatan secara berkal
EFEKTIVITAS PENGAMANAN PERBATASAN DARAT RI-MALAYSIA DI NUNUKAN DALAM RANGKA MENJAGA KEDAULATAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA
Perbatasan darat antara Indonesia dengan Malaysia memiliki panjang 2.019 km membentang dari Tanjung Datu di sebelah barat hingga pulau Sebatik di sebelah timur. Panjangnya Garis batas darat dengan Malaysia banyak menimbulkan permasalahan di perbatasaan kedua negara dari pelanggaran lintas batas, kegiatan illegal dan isu-isu perbatasan. Penelitian ini membahas tentang Efektifivitas Pengamanan Perbatasan Darat RI-Malaysia di Nunukan Dalam Rangka Menjaga Kedaulatan Negara Republik Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan tugas dan rekrutmen personel Satgas Pamtas, kendala dan strateginya. Metode Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain deskriptif analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa:(1) Kesiapan dan Rekrutmen Rersonel Satgas Pamtas RI-Malaysia sudah sesuai dengan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1481/XII/2019 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Operasi Pengamanan Wilayah Perbatasan, namun masih perlu ditingkatkan pada penyiapannya ditingkat kotama, (2) Kendala yang dialami berupa kurangnya sarana dan prasarana, belum dapatnya mengimplementasi kebijakan pertahanan negara, Pengaturan regulasi kewenangan Satgas, lemahnya penegakan hukum, kearifan lokal pada perdagangan lintas batas, (3) Strategi yang dilakukan mempedomani Permenhan RI Nomor 13 Tahun 2014 tentang Kebijakan Pengamanan Wilayah Perbatasan, kolaborasi, koordinasi ketat dengan semua instansi, memaksimalkan, menerapkan Protap Satgas disetiap kegiatan, mengefektifkan kegiatan Binter Terbatas. Kesimpulan dari penelitian ini, efektivitas pelaksanaan tugas Satgas Pamtas RI-Malaysia di Nunukan dipengaruhi oleh kesiapan dan rekrutmen personel Satgas yang dilaksanakan ditahap perencanaan dan persiapan, latihan sesuai dengan Proglatsi, dukungan sarana dan prasarana yang lengkap, regulasi yang baik dan mengefektifkan kegiatan Binter yaitu kegiatan fisik dan non fisik, maka kendala yang dialami dapat diatasi melalui upaya strategi guna efektivitas pelaksanaan tugas Satgas Pamtas untuk mencapai tujuan yang diharapk
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, IKLIM ORGANISASI, DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI BADAN PENELITIAN DAN PEMBANGUNAN KEMENTERIAN PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA
Penelitian ini dilakukan di Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis secara deskriptif dan verifikatif gaya kepemimpinan, iklim organisasi, motivasi dan kinerja pegawai. Sampel penelitian berjumlah 72 karyawan dengan menggunakan teknik stratified random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dan verifikatif dengan menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian deskriptif membuktikan bahwa gaya kepemimpinan, iklim organisasi, motivasi dan kinerja dipersepsikan baik namun terdapat indikator yang perlu ditingkatkan. Hasil penelitian verifikasi membuktikan bahwa secara simultan gaya kepemimpinan, iklim organisasi dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Namun secara parsial hanya variabel iklim organisasi yang tidak berpengaruh terhadap kinerja
The Influence of Organizational Climate, Motivation and Leadership Style on Employee Performance in Research and Development Agency Ministry of Defense of the Republic Indonesia
This research was conducted at the Research and Development Agency of the Ministry of Defense of the Republic of Indonesia. The purpose of this study was to examine and analyze descriptively and verification of leadership style, organizational climate, motivation and employee performance. The research sample amounted to 72 employees using stratified random sampling technique. Data collection techniques using a questionnaire. The research method uses descriptive and verification methods using path analysis. Descriptive research results prove that leadership style, organizational climate, motivation and performance are perceived as good but there are indicators that need to be improved. The results of the verification research prove that simultaneously leadership style, organizational climate and motivation have a positive and significant effect on performance. However, partially, only the organizational climate variable has no effect on performance
Efektivitas Penggunaan Mulsa Sebagai Penutup Tanah Pada Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.)
Tanaman tomat membutuhkan modifikasi kondisi tempat tumbuh melalui teknologi yang tepat seperti menggunakan mulsa organik dan anorganik. Tujuan penelitian yaitu mempelajari pengaruh jenis mulsa sebagai penutup tanah pada pertumbuhan tanaman tomat di lahan penelitian budidaya pertanian lahan kering Desa Fatuketi, Kabupaten Belu, NTT pada bulan Mei sampai bulan Agustus 2023. Analisa Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan jenis mulsa dan 4 ulangan menujukkan hasil efektifitas beberapa jenis mulsa memiliki interaksi terbaik pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun dan bobot buah yaitu mulsa organik jerami padi namun memiliki nilai yang tidak berbeda nyata dengan mulsa sekam padi
Pengaplikasian Sistem Irigasi Tetes Pada Lahan Kering Beriklim Kering Komoditas Tomat (Solanum Lycopersicum L.)
Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perikanan. Daerah ini memiliki karakteristik lahan kering beriklim kering, karakteristik ini memiliki kecenderungan dengan curah hujan yang rendah dan kondisi tanah yang masam. Kekeringan dan keterbatasan curah hujan memiliki dampak terhadap sumber air bersih untuk kebutuhan sehari hari seperti air minum, memasak, dan mandi. Keterbatasan air bersih juga berdampak pada sektor pertanian, dimana irigasi menjadi sulit dan petani harus mencari cara yang inovatif untuk menjaga tanaman tetap hidup selama musim kemarau. Merujuk pada kajian yang telah dibuat sebelumnya dan dikembangkan sesuai dengan kondisi asli wilayah, inovasi irigasi tetes ini bisa menjadi jawaban sehingga dapat mengefisiensi dan meminimalisir terjadinya kekurangan air pada tanaman dan bisa memaksimalkan perolehan air sesuai dengan kapasitas lapang yang dibutuhkan oleh tanaman. Pengembangan infrastruktur yang lebih baik, pelatihan pertanian, dan peningkatan akses terhadap teknologi yang sesuai dengan kondisi lahan kering dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan, kesejahteraan, dan daya adaptasi masyarakat NTT terhadap perubahan iklim
ANALISA KESIAPAN PESAWAT HAWK 100/200 DAN KOMPETENSI CREW SKADRON UDARA 1 DALAM RANGKA MENDUKUNG OPERASI INTELIJEN UDARA PADA TAHUN 2019
Kegiatan intelijen udara khususnya intelijen citra yang dilakukan Skadron Udara 1 yaitu dengan melaksanakan pengamatan secara visual yang direkam dalam VDR (Video Digital Recorder). Pengamatan secara visual ini masih jauh dari apa yang diharapkan karena adanya beberapa kendala di lapangan yang mengakibatkan kemampuan intelijen udara di Skadron Udara 1 belum optimal dikarenakan kemampuan Alutsista yang belum ideal karena belum dilengkapinya camera penginderaan udara jenis Vinten Vicon, menurunnya kemampuan pesawat Hawk 100/200 serta kesiapan pesawat Skadron Udara 1 yang hanya 4 - 6 unit pesawat yang siap digunakan dalam operasi dan sarana prasarana pendukung yang belum memadai serta kondisi Perangkat lunak yang belum memadai. Kendala teknis yang dihadapi adalah Pangkalan Udara Supadio tidak memiliki satuan Skadron Teknik dan Depo Pemeliharaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesiapan pesawat Hawk 100/200 dan Kompetensi Crew Skadron Udara 1 dalam rangka mendukung operasi intelijen udara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan dengan desain penelitian studi kasus (case study) pelaksanaan operasi intelijen udara yang dilakukan oleh Skadron Udara 1. Dalam penelitian ini difokuskan pada operasi intelijen udara yang dilakukan oleh skadron udara 1, dan terfokus pada personel yang terlibat dari jenjang perwira, bintara maupun tamtama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Untuk kualifikasi penerbang yang ada saat ini, dirasa telah memadai dalam pelaksanaan operasi intelijen udara, (2) Operasi Intelijen Udara merupakan operasi yang dilaksanakan sepanjang tahun dan mejadi program kerja Skadron Udara 1, dengan wahana udara yang pengamatannya hanya dengan visualisasi penerbang dirasa sangat kurang untuk bisa mendapatkan hasil pengamatan yang maksimal, disarankan untuk fasilitas pengamatan yang termasuk dalam kelengkapan komponen pesawat harus dilengkapi,(3) Kompetensi crew skadron udara 1 sangat berpengaruh dalam operasi intelijen udara semakin tinggi tingkat kompetensi crew yang terlibat operasi maka tingkat peluang kesuksesan dan kelancaran operasi juga akan meningkat
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN PANGKALAN UDARA GATOT SOEBROTO GUNA MENDUKUNG TUGAS POKOK TENTARA NASIONAL INDONESIA ANGKATAN DARAT (TNI AD) DALAM RANGKA PERTAHANAN NEGARA
TNI AD mempunyai tugas pokok melaksanakan tugas TNI matra darat di bidang pertahanan. Untuk mendukung berjalannya tugas pokok TNI AD dibutuhkan unsur udara yaitu Puspenerbad yang merupakan satuan pendukung mobilitas tempur TNI AD yang mengoperasikan sarana penerbangan yang dimiliki TNI AD. Puspenerbad mempunyai badan pelaksana salah satunya yaitu Lanudad Gatot Soebroto yang terletak di Provinsi Lampung tepatnya di Kabupaten Way Kanan, dengan tugas dan fungsi utama yaitu pengendalian pangkalan udara dan pelayanan operasi penerbangan. Maka dari itu, perlu dilakukannya pengelolaan yang efektif agar tercapainya tugas pokok TNI Angakatan Darat yang dijalankan oleh Lanudad Gatot Soebroto. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Berdasarkan hasil penelitian, dalam pengelolaannya Lanudad Gatot Soebroto sudah mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat yang dijalankan sesuai dengan tugas dan fungsi utama Lanudad dengan menerapkan fungsi manajemen mulai dari fungsi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengerahan (actuating), dan pen- gendalian (controlling) terhadap seluruh kegiatan yang dilakukan oleh Lanudad Gatot Soebroto. Salah satu variabel efektivitas yaitu beban kerja dengan kurangnya SDM yang hanya 65% terpenuhi dan banyaknya sarana dan prasarana yang tidak tersedia tentunya menambah beban kerja dan mengganggu efektivitas pengelolaan Lanudad Gatot Soebroto. Maka dari itu dilakukan upaya peningkatan SDM serta sarana dan prasaran baik peningkatan secara kulaitas maupun kuantitas, dengan harapan bisa menjadikan pengelolaan Lanudad Gatot Soebroto menjadi lebih efektif guna mendukung tugas pokok TNI AD yang dijalankan oleh Lanudad Gatot Soebroto