Jurnal Program Studi Universitas Pertahana
Not a member yet
    1215 research outputs found

    PENANGGULANGAN BENCANA ALAM TERPADU UNTUK MENINGKATKAN KESIAPAN TAHAP TANGGAP DARURAT

    No full text
    Pada pelaksanaan penanggulangan bencana pada tahap darurat, Satuan TNI yang telah dilibatkan menjadi unsur pengarah tetapi juga sebagai unsur pelaksana teknis dilapangan. Hal ini menyebabkan terjadinya ketidakjelasan peran dan tugas serta kesulitan dalam berkoordinasi di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen penanggulangan terpadu akibat bencana alam guna meningkatkan kesiapan tahap tanggap darurat dalam rangka mendukung tugas pokok TNI. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif, dan pengumpulan data melalui wawancara dan studi pustaka. Pengalaman empiris penulis sebagai pelaku pada penanggulangan bencana alam di Lombok juga mendukung hasil penelitian yang komprehensif. Hasil penelitian Ditinjau Aspek regulasi, dalam upaya penanggulangan akibat bencana alam terpadu perlu dukungan regulasi yang kuat secara kualitas maupun kuantitas; Dari tingkat intensitas perencanaan tanggap darurat, maka pihak bertugas selaku koordinator pelaksana belum mengimplementasikan paradigma baru penanggulangan bencana; Bentuk nyata konsep penanggulangan bencana alam masih belum terwujud, dimana penggunaan dan gelar yang terintegrasi secara terpadu belum ada. Kesimpulan penelitian bahwa Pelibatan TNI dalam tanggap darurat penanggulangan bencana masih belum optimal dan membutuhkan implementasi strategi dalam mencapai kondisi manajemen penanggulangan bencana yang diharapkan. Strategi yang dirumuskan adalah Terwujudnya implementasi manajemen penanggulangan bencana alam secara terpadu dengan menata ulang regulasi tentang pelibatan TNI dalam penanggulangan bencana alam, upaya aktualisasi rencana yang terintegrasi pada kondisi darurat bencana, dan perwujudan penggunaan dan penggelaran yang terintegrasi dalam rangka mendukung tugas pokok TNI. Saran penelitian adalah perlu tinjauan ulang terhadap Perpres penanggulangan akibat bencana skala nasional kepada TNI. Mengingat pada tugas tentang penanggulangan akibat bencana skala nasional seharusnya ditujukan kepada BNP

    INTELLIGENCE INTERCONNECT COMMUNICATION SYSTEM (IICS) PADA NETWORK CENTRIC WARFARE OPERASI UDARA

    Full text link
    The Indonesian Air Force (IAF) intelligence interconnect communication system (IICS) is a communication device which can deliver information/instructions/ commands in a voice that the IAF chairman addressed to the ground units to conduct an IAF operation mission. The development of the future war has applied the network concept or often called network warfare. However, the IAF has not fully used its advantages optimally. The objective of the study is to describe and analyze the advantages of IICS that can be used as the first step in the development and application of NCW IAF communication systems. The study uses descriptive qualitative methods that describe the use of IICS in various air operations and the factors that affect IICS which is analysed by using the system integration theory of communication, NCW, Information Superiority, Internet of Things and Interoperability. Data is collected by conducting interviews with the experts of IICS and NCW. Studies have shown that IICS can integrate some communications equipment into a new system and assist deliver information in real-time and forward command information to generate destruction on a predetermined target. Furthermore, IICS also provide strategic information for the main weaponry system by using the information selected by the commander. Moreover, it can be developed in a larger network that enhances awareness (Situational Awareness) in implementing movement or action. If the IICS has been done consistently and thoughtfully, it will increase the effectiveness of accomplishing the operation missions and exercise

    MANAJEMEN KESIAPAN KOGABWILHAN III DALAM MENGHADAPI ANCAMAN URBAN WARFARE DI PAPUA GUNA MENJAGA STABILITAS PERTAHANAN HIBRIDA

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi adanya dinamika lingkungan strategis di Kawasan yang membawa arah geopilitik baru, dimana bila merefleksikan yang terjadi Di Rusia-Ukraina ancaman nonmiliter seperti separatism dapat dimobilisasi menjadi ancaman militer sehingga terjadi urban warfare. Oleh karena itu TNI sebagai leading sector pertahanan negara, membentuk Orgas baru yakni Kogabwilhan untuk memudahkan koordinasi tiga matra di daerah ketika ada perkembangan situasi konflik, sehingga reaksi dan integrasi antar satuan matra akan lebih efektif dan efisien. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi terkini Kogabwilhan III dalam mengatur dan mempersiapkan wilayah gabungan dalam menghadapi ancaman. Guna mencapai tujuan manajemen pertahanan yang terintegrasi secara masif sehingga tercapainya stabilitas pertahanan hibrida, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Akar dari segala ancaman yang berada di Papua adalah gabungan dari berbagai kompleksitas masalah IPOLEKSOSBUD yang dirasakan oleh masyarakat Papua. (2) Manajemen Pertahanan Kogabwilhan III dalam menjaga stabilitas pertahanan hibrida di wilayah Papua telah terpenuhi, namun harus lebih melibatkan unsur nirmiliter agar dapat menjaga aspek pertahanan hibrida. (3) Manajemen kesiapan Kogabwilhan III dalam mempersiapkan postur Pertahanan. Dalam konsep kesiapan Militer secara konseptual, moral dan fisik telah memenuhi aspek tersebut. Namun perlu ditingkatkan dalam aspek dukungan pemerintah. Sehingga terbentuk Sishankamrata. (2) Kesimpulan dari penelitian ini bahwa dalam menjaga stabilitas pertahanan hibrida, aspek keselamatan masyrakat harus ditingkatkan guna ternetralisirnya ancaman-ancaman ideologi yang menjadi aspek radikal masyrakat Papua. Selain itu manajemen operasi yang disesuaikan dengan cluster ancaman direkomendasikan, guna menetralisir pengaruh radikal kelompok teroris berkarakter separatis di Papua guna menjaga stabilitas pertahanan hibrida

    Japan’s Foreign Policy on the Truth of China and North Korea Issues

    Full text link
    This article aim to seek after Japan’s Foreign Policy on the threat issues come from external cause, which are North Korea and China. The problems that Japan will respond to are the issue of the raising military strength of China and the launch of ballistic missiles by North Korea in 2021. This article will use the national interest theory and foreign policy theory on how the defence development is done by Japan. The defence development of Japan itself is shown on the Japan’s new proactive pacifism

    MITIGASI KEBAKARAN DI KAWASAN PERMUKIMAN PERKOTAAN

    No full text
    Kebakaran merupakan salah satu peristiwa yang dapat mengancam kawasan perkotaan yang padat penduduk. Inilah sebabnya mengapa penelitian mitigasi kebakaran menjadi penting. Artikel ini mengkaji tentang perilaku dan kesiapsiagaan masyarakat di daerah permukiman perkotaan terhadap cara mitigasi kebakaran. Jalur evakuasi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi optimalisasi proses pemulihan. Rute evakuasi di tempat kejadian masih belum dipahami dengan baik. Penilaian dalam penelitian ini berupa teknik observasi kualitatif dilakukan dengan mengamati kondisi dengan metode studi literatur pada beberapa studi kasus yakni kondisi bangunan, kondisi jalan dan kondisi sarana dan prasarana yang tersedia. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah akses langsung ke area outdoor di lantai 2, serta ketersediaan peralatan seperti detektor, alarm, alat penyiram, alat pemadam kebakaran dan prosedur evakuasi untuk mengoptimalkan kebutuhan, kenyamanan dan keamanan di masa mendatang. Banyaknya peristiwa kebakaran di permukiman yang mengakibatkan kerugian meteri dan jiwa membuktikan perlunya mitigasi kebakaran

    IMPLEMENTASI HASIL REKOMENDASI PENILAIAN KETANGGUHAN DESA TANGGUH BENCANA BANJIR DI DESA PRINGANOM KECAMATAN MASARAN KABUPATEN SRAGEN GUNA MENDUKUNG KETAHANAN DAERAH

    No full text
    Desa Pringanom  merupakan desa yang memiliki risiko bencana banjir sedang. Desa Pringanom merupakan salah satu desa yang termasuk dalam program desa tangguh bencana banjir daerah aliran sungai Bengawan Solo. Penilaian ketangguhan desa merupakan rangkaian dalam kegiatan desa tangguh bencana. Dari hasil penilaian ketangguhan desa memiliki nilai ketangguhan 56,11 yang termasuk dalam kategori tangguh pratama, yaitu kategori paling rendah. Dari hasil tersebut mendapatkan 32 rekomendasi yang dapat dijadikan kerangka aksi dalam upaya peningkatan ketangguhan desa.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus intrinsik yang fokusnya khusus pada kasus itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk  menganalisis implementasi hasil rekomendasi dari penilaian ketangguhan desa tangguh bencana serta menganalisis kendalanya di Desa Pringanom Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen dalam mendukung ketahanan daerah. Hasil penelitian melalui observasi dan wawancara menunjukkan bahwa implementasi hasil rekomendasi  penilaian ketangguhan desa di Desa Pringanom belum dapat diimplementasikan, karena komunikasi yang tidak terlasana dengan baik, sumber daya yang dimiliki Desa Pringanom masih kurang, disposisi yang dimiliki implementer belum cukup baik, serta struktur birokrasi yang belum tersedia dan tidak berjalan dengan baik

    A COMPARATIVE STUDY ON FOREST WILDFIRE RISK MITIGATION AND MANAGEMENT IN INDONESIA AND UNITED STATES (CASE STUDY: JAMBI AND CALIFORNIA)

    No full text
    It has been known globally that Indonesia has the largest forest area in the world and is often called as World’s lungs. However, wildfire disasters in Indonesia’s forests are happening every year in various locations. This paper will study the cases by focusing on a case study in Jambi Province and compare it with similar issues that happened in California, United States.  The paper shows that various human activities are the main factor in how the accident has happened over the last couple of years. Non-environmental-friendly Activities such as illegal logging and fire land clearing for palm oil plantations have been conducted by private institutions and causing long-lasting impacts on local communities. The poor knowledge of local people on how to prevent and handle wildfire forests also has become an issue that needs to be solved as soon as possible. Compared with what happened in California, the main causes are different considering the fires are caused by high temperatures and climate change’s impact. Although the local community in California barely participates in fire management, the mitigation and monitoring infrastructure is much more advanced compared to Indonesia’s

    PENGARUH SHIFT KERJA PADA MASA PANDEMI COVID-19 TERHADAP KINERJA PERSONEL PEMELIHARAAN DI SKADIK 101 LANUD ADISUTJIPTO

    Full text link
    TNI AU bertugas untuk menunjang, mengamankan dan melaksanakan pengamanan udara. Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya memerlukan kualitas sumber daya manusia yang profesional dan memadai. Salah satunya adalah mencetak penerbang militer yang tanggap, handal, dan profesional dibidangnya dikemas dalam program pendidikan dan latihan yang dilaksanakan oleh Lanud Adisutjipto. Faktor kesehatan dan lingkungan yang sehat sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pemeliharan pesawat. Terlebih lagi saat ini pandemi Covid-19 baru terjadi dan menyerang seluruh belahan dunia. Kondisi kesehatan dan kesiapan personel atau pegawai yang memadai akan menunjang peningkatan kinerja personel. Penelitian ini bertujuan mengetahui praktik shift kerja pada masa pandemi covid-19 personel pemeliharaan di Skadik 101 dalam mendukung operasional Sekolah Penerbang TNI Angkatan Udara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode penelitian kuantitatif. Sampel penelitian ini 36 orang personel Skadik 101. Penelitian ini menggunakan angket sebagai teknik pengumpulan datanya. Penelitian ini menggunakan alat analisis SPSS untuk mengetahui hubungan antara dua variable penelitian. Analisis regresi digunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan kausalitas antar variabel. Hipotesis pada penelitian ini adalah Shift Kerja pada masa Pandemi Covid-19 berpengaruh terhadap personil pemeliharaan di Skadik 101 dalam mendukung operasional Sekolah Penerbang TNI Angkatan Udara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Shift kerja yang dilakukan di Skadik 101 sudah berjalan dengan baik serta sesuai dengan kebutuhan organisasi serta personel. Hal ini sesuai dengan keyakinan yang dimiliki oleh personel Skadik 101 yang menyaatakan bahwa dengan adanya shift kerja di masa pandemi dapat membantu personel untuk memaksimalkan penyelesaian beban pekerjaan yang diberikan kepada mereka. Variabel Shift Kerja pada masa Pandemi Covid-19 berpengaruh terhadap personil pemeliharaan di Skadik 101 dalam mendukung operasional Sekolah Penerbang TNI Angkatan Udara

    KONTRIBUSI INTELIJEN TNI AU DALAM MENCEGAH AKSI TERORISME DI LANUD HALIM PERDANAKUSUMA

    No full text
    One of the task of the TNI AU Intelligence at Halim Perdanakusuma Air Base is to support the implementation of air operations carried out by the Indonesian Air Force so that intelligence must be able to carry out early prevention and early detection  of every form of threat that can interfere with air operation, especially in preventing acts of terrorism at Halim Perdanakusuma Air Base. The problems encountered when carrying out these task and looking for applicable solutions in the form of policies and efforts that can be made by policies and efforts that can be made by policu makers as problems solving by considering the strategic environment and predictions of the threat of terrorism at Halim Perdanakusuma Air Base in the future.         This artikel uses descriptive analysis method through several literature studies on intelligence, air base security system, and terrorism as well as looking for data in the field that is needed by coordinating with Halim Perdanakusuma Air Base and Dispamsanau. The contribution of Indonesian Air Force Intelligence to prevent acts of terrorism at Halim Perdanakusuma Air Base in the context of supporting air operations can certainly be realized if there is an understanding and “political will” from all parties who have the authority. Synergy of all relevant parties is needed to increase human resources (Indonesian Air Force Intelligence personnel) and the need for special Intelligence material infrastructure related to the threat of terrorism in order to make Halim Perdanakusuma Air Base safe from acts of terrorism and the success of air operations carried out by the Air Forc

    HUBUNGAN MOTIVASI DAN PENGETAHUAN RELAWAN TERHADAP PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KABUPATEN GRESIK

    No full text
    Flood is a disaster caused by water discharge increase resulting in submerging the surrounding area. Gresik is a regency that often experiences floods. Volunteers are involved in flood prevention. Effective and efficient disaster management requires volunteers who rely not only on skills and willingness but also on motivation and knowledge. This research investigated the correlation between the motivation to be a volunteer and knowledge of flood disaster management. This research was conducted by distributing questionnaires to 59 volunteers who met the inclusion criteria. The results of the data analysis obtained Pearson Correlation (Product Moment) having a significance value of 0.000 or less than 0.05. The Pearson Correlation value of 0.791 indicated that the correlation between motivation (X) and flood disaster knowledge in Gresik Regency (Y) was positive (good) and strong. The results of the Simple Linear Regression Test obtained Y = 7.260 + 0.856X + ei, while the T-test motivation variable (X) showed a significant number of 0.000 or less than 0.05 (Sig. <0.05) and t-count (9.773) > t-table (2.00324). Since H0 was rejected, whereas Ha was accepted, the provisional assumption (hypothesis) was correct. In other words, there was a correlation between Motivation (X) and Knowledge of Flood Disasters in Gresik Regency (Y)

    993

    full texts

    1,215

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Program Studi Universitas Pertahana
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇