Daftar Jurnal yang terbit di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma
Not a member yet
1412 research outputs found
Sort by
PROSPEK DAN STRATEGI BERSAING PADA INDUSTRI FURNITURE BERBAHAN BAKU KAYU JATI
Tulisan ini merupakan kajian pustaka yang menggunakan metoda Analisis Deskriptif dan Analisis Struktur Industri. Telaah deskriptif dan struktur industri ini digunakan untuk mengetahui prospek dan menyusun strategi bersaing pada ndustri furniture berbahan baku kayu jati di Indonesia.Nilai ekspor industri furniture meningkat hingga sebesar 1,95 miliar dollar AS pada 2019, atau naik sebesar 14,6% dari tahun 2018 (Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka/Dirjen IKMA Kemenperin, 14 Maret 2020). Lebih lanjut Dirjen IKMA Kemenperin mengatakan bahwa dilihat dari posisi ekspor furniture di Asia, Indonesia menduduki posisi ke lima setelah Cina, Vietnam, Malaysia dan Cina Taipei.Industri furniture memiliki peluang yang sangat besar untuk tumbuh dan berkembang. Melimpahnya sumber daya manusia, sumberdaya alam, suku dengan keaneragaman budayanya, semakin terbukanya pasar (khususnya pasar ekspor), serta dukungan penuh dari lembaga pemerintah maupun non pemerintah, menjadi unsur-unsur utama bagi tumbuh dan berkembangnya industri furniture.Berdasarkan kondisi SWOT dan hasil analisis struktur industri furniture berbahan baku kayu jati, maka strategi bersaing yang sebaiknya ditempuh oleh pelaku usaha pada industri ini adalah (Overall) Cost Leaderships dan Product Differentiation. Kemitraaan antara eksportir (inti) dan pelaku usaha furniture mitranya (plasmanya) juga dapat ditempuh khususnya untuk menumbuh-kembangkan kemampuan ekspor dari plasma yang sebagian besar adalah UMKM. Agar strategi tersebut di atas dapat diimplementasikan dengan baik, maka diperlukan upaya-upaya sinergis yang melibatkan unsur-unsur pemerintah, pelaku usaha, akademisi dan masyarakat.  Key words: cost leaderships, product differentiation
RANCANG BANGUN APLIKASI JEMPUT DAN ANTAR (PICKUP AND RETURN) BERBASIS ANDROID PADA PT. SINAR ELOK ABADI
Jemput dan antar merupakan salah satu layanan yang ditawarkan dalam bisnis dibidang penjualan. Jemput dan antar juga menjadi suatu pilihan dalam layanan perbaikan. Layanan ini tentu memerlukan sistem yang bisa memudahkan serta mempercepat dalam proses pelaksanaannya. Pada PT. Sinar Elok Abadi layanan jemput dan antar diberikan untuk membuat pelanggan bisa mudah dalam proses perbaikan komputer serta printer mereka. Namun prosesnya masih dilakukan dengan cara konvensional, memerlukan beberapa tahapan seperti panggilan telpon kepada operator yang terbatas jumlahnya dan pencatatan oleh operator itu sendiri untuk permintaan penjemputan dan pengantaran barang. Permasalahan itu memunculkan gagasan untuk membuat aplikasi yang bisa diakses melalui telepon genggam sehingga mempermudah pelaksanaan layanan ini. Aplikasi ini dibuat agar pelanggan bisa langsung melakukan permintaan jemput barang dan admin akan mengatur jadwal penjemputan. Tentu saja aplikasi ini juga dibuat untuk mempermudah kurir dalam melaksanakan proses penjemputan atau pengantaran karena semua bisa dilihat dalam aplikasi. Aplikasi berjalan dalam operating system (OS) Android. Kata Kunci: aplikasi, jemput dan antar, android, pickup and retur
PERANAN APRON MOVEMENT CONTROL DALAM MELAYANI PERGERAKAN PESAWAT UDARA CHARTER DI BANDARA HALIM PERDANAKUSUMA
ABSTRAKBandar udara selain menyediakan fasilitas juga melayani kegiatan penerbangan berjadwal dan tidak berjadwal. Layanan penerbangan tidak berjadwal di bandar udara Halim Perdanakusuma pada umumnya untuk penerbangan charter, baik untuk angkutan penumpang dan/atau angkutan barang/kargo. Pergerakan pesawat udara diatur oleh personel bandar udara di bagian Apron Movement Control (AMC) yang memiliki lisensi dan rating untuk melaksanakan pengawasan terhadap ketertiban, keselamatan pergerakan lalu lintas di apron serta penentuan parkir pesawat udara. Dalam melayani pesawat udara charter, tugas personel AMC, yaitu: melakukan Plotting Parking Stand pesawat udara, melakukan pencatatan pergerakan pesawat udara yang masuk dan keluar pada Apron Movement Sheet (AMS), menginformasikan rencana lokasi Parking Stand kepada Ground Handling dan Tower, melaksanakan kegiatan Marshalling, melaksanakan kegiatan guide untuk pesawat udara yang ingin melakukan reposisi dari North Apron ke South Apron atau sebaliknya menggunakan Follow Me Car. Tahapan dalam penanganan pesawat udara charter, yaitu personel AMC akan menerima informasi dari pihak Ground Handling tentang jadwal keberangkatan atau pendaratan penerbangan, tipe pesawat udara yang digunakan, siapa penumpang penerbangan tersebut (penumpang charter reguler atau penumpang charter VIP/VVIP), kesiapan ground handling untuk melakukan reposisi pesawat udara dari south apron menuju north apron atau sebaliknya, kebutuhan layanan pemanduan pesawat udara (marshalling). Penulisan artikel ini merupakan hasil pengamatan pada kegiatan penanganan pesawat udara charter di bandar udara Halim Perdanakusuma yang ketika dilakukan pengamatan terdapat sekitar 201 pergerakan registrasi pesawat udara non-PK (milik asing), 69 pergerakan VIP, dan 16 pergerakan VVIP
PEMODELAN DAN SIMULASI KESTABILAN RESPON TRANSIEN MOTOR DC MAGNET PERMANEN MENGGUNAKAN GRAPHICAL USER INTERFACE (GUI) PADA SIMULINK MATLAB 2008R VERSI 7.7.0
Motor DC (Direct Current) adalah motor yang digerakkan oleh energi listrik DC. Salah satu jenis motor DC tersebut ialah motor DC magnet permanen yang banyak ditemui penggunaannya baik di industri maupun di rumah tangga. Agar motor DC dapat berputar stabil dengan kecepatan sesuai dengan permintaan maka diperlukan alat kontrol pengatur kecepatan motor DC. Pada umumnya, sistem penggerak yang diinginkan adalah mempunyai dinamika respon yang cepat dan tanpa lonjakan (overshoot).Pada kondisi riil teknisi sering mengalami kesulitan mentuning sistem penggerak secara langsung karena jika ada kesalahan akan mengakibatkan kerusakan pada system atau alat tersebut.   Agar teknisi dalam mentuning system penggerak DC motor dengan aman,maka suatu sistem perlu disimulasikan terlebih dahulu pada komputer sebelum diaplikasikan, dengan cara sistem motor DC dimodelkan berdasarkan persamaan kesetimbangan torsi dan persamaan rangkaian listrik pada jangkar yang berlaku pada sistem tersebut. Kemudian model dari pengontrol ditentukan dan dirangkai menjadi sistem loop tertutup dengan sistem motor DC. Fungsi alih loop tertutup yang sudah didapat digunakan sebagai dasar pembuatan program simulasi respon transien menggunakan Graphical User Interface (GUI) pada Simulink Matlab R2008b versi 7.7.0.Selanjutnya melakukan penalaan pada kontrol PID (Proporsional,Integral, dan Diferensial ).Hasil pegujian terhadap penalaan pengontrol baik pengontrol Proporsional, pengontrol Proprosional Integral (PI), pengontrol Proposional Derivative maupun pengontrol Proporsional Integral Diferensial (PID) dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan pengontrol PID semua permintaan desain dapat terpenuhi dengan baik, ada dua penalaan mempunyai respon terbaik dari beberapa nilai parameter pengontrol yang bervariasi yang dapat diaplikasikan pada system yang berbeda , yaitu: Pengontrol PID dengan nilai Kp=0.3, Ki= 0.0002, dan Kd =   0.001. Hasil keluarannya stabil, waktu yang diperlukan untuk stabil yaitu 0.014 detik  dan respon transiennya cukup baik yaitu respon sistem berisolasi dengan overshoot sangat kecil mencapi nilai 3.2 %. Nilai parameter pengontrol tersebut cocok untuk diaplikasikan ke system yang memerlukan start awal dengan torsi yang cukup besar. Dan pengontrol PID dengan nilai Kp=0.3, Ki= 0.0002, dan Kd =   0.0015. Hasil keluarannya stabil, waktu yang diperlukan untuk stabil yaitu 0.023 detik dan respon transiennya sangat baik yaitu respon sistem tidak berisolasi sehingga tidak terjadi overshoot, nilai parameter pengontrol tersebut untuk diaplikasikan ke system dimana start awalnya tidak memerlukan torsi yang besar. Kata Kunci : PID, Motor DC, GUI, MATLA
MEMBANGUN APLIKASI INVENTORY BERBASIS WEB UNTUK PEMELIHARAAN AYAM BROILER PADA PERTERNAKAN ANTARES JAYA KABUPATEN SUBANG PROVINSI JAWA BARAT
AbstrakPengelolaan data yang dilakukan Peternakan Ayam Antares Jaya pada saat ini masih melakukan pencatatan dengan cara manual, seperti mengelola data persediaan selama sebulan, pemakaian pakan, penggunaan obat, data inventory, serta pembuatan laporan pada periode tertentu. Sehingga menyebabkan pemilik peternakan tidak dapat melakukan pengawasan terhadap data perkembangan ternak ayam secara langsung, dan juga pemilik peternakan tidak dapat melakukan perhitungan dengan cepat kapan harus memberi pakan tambahan apabila persediaan habis. Pada implementasi ini Penulis membuat Aplikasi Inventory Berbasis Web dengan dikembangkan menggunakan Bahasa pemrograman Php database Mysql agar sistem terkomputerisasi dan berfungsi untuk mengelola data persediaan peternakan ayam. Kata Kunci : Sistem informasi, Persediaan barang, PHP, MySQL
PENGEMBANGAN APLIKASI PENGGALANGAN DANA MENGGUNAKAN KONSEP CROWDFUNDING BERBASIS MOBILE PADA PESANTREN AL-QUR’AN MAFATIH
AbstractMafatih Al-Qur'an Islamic Boarding School is located in Purwakarta, West Java. This Islamic boarding school is under the Mafatih Global foundation. Mafatih Al-Qur'an Islamic Boarding School has 120 students. As of now, there are 6420 donors and there is 2000m of land. This pesantren does not attract education funds for underprivileged or underprivileged students. The operational costs of the pesantren, apart from students who can afford it, also come from donations from donors as well as waqf funds from donors. Funds from waqf are used to provide facilities and infrastructure for pesantren. The objectives of the research to be achieved are applying the crowdfunding concept in raising funds at the Mafatih Al-Qur'an Islamic Boarding School and designing a mobile-based fundraising crowdfunding application at the Mafatih Al-Qur'an Islamic Boarding School with the crowdfunding concept. The development method used in this research is Scrum. According to Rising and Janoff (2000), Scrum is a software development method that gradually develops software in a complex environment. Scrum divides the roles in its method into 3, namely the product owner, scrum master and the development team (Schwaber and Sutherlad 2017). The stages of Scrum work begin with a sprint planning meeting which is held at the beginning of the sprint, then continue with the daily scrum which is the stage of making program code in this study, at the end of the sprint a sprint review meeting and a sprint retrospective are held (Pressman, 2010). The last is the results and targets of the research in the form of a mobile-based application in raising funds from outside parties that can be installed on mobile phones. With the mobile-based application, it is hoped that it will make it easier for donors to donate funds quickly and effectively. Keywords: Application, Fundraising, Crowdfunding Concept, Mobile Base
POTENSI PEMANFAATAN SUMBER PANAS PEMBAKARAN SAMPAH TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI PENGHASIL LISTRIK DENGAN PRINSIP TERMOELEKTRIK GENERATOR
Sumber panas api saat ini di Indonesia belum dimanfaatkan secara maksimal, sedangkan beberapa negara sudah mulai banyak yang memanfaatkan sumber panas api, karena sumber panas api ini dapat dimanfaatkan menjadi energi listrik. Di Indonesia baru segelintir orang yang memanfaatkan sumber panas api ini sebagai penghasil listrik, kedepannya di harapkan sumber api ini digunakan untuk mengurangi pemakaian batu bara dan sumber daya alam lainnya. Alat yang digunakan untuk menghasilkan listrik ini adalah termoelektrik TEC1 – 12706 yang bekerja berdasarkan perbedaan temperatur dengan rentang temperatur kerja hingga 350oC. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk membuat alat yang memanfaatkan sumber panas api sebagai pembangkit. Penelitian ini berdasarkan potensi pemanfaatan sumber panas pembakaran, khususnya pada perbedaan temperatur antara suhu panas dan suhu dingin pada termoelektrik sebagai penghasil listrik, yaitu dengan menggunakan termoelektrik generator. Dari hasil penelitian ini menggunakan termoelektrik generator sebagai pembangkit mendapatkan hasil dari pengujian selama 30 menit alat ini dapat menghasilkan tegangan rata-rata 10,05 Volt, Arus rata-rata 0,99 Ampere dan daya ratarata sebesar 13,84 Watt.Kata Kunci : Sumber panas api, Termoelektrik generato
IMPLIKASI ASAS KEBEBASAN BERKONTRAK DALAM PERJANJIAN PENGADAAN BARANG/JASA TNI ANGKATAN UDARA
AbstrakManusia dalam kehidupannya sehari-hari membutuhkan perjanjian, terutama dalam menjalankan bisnis. Para pihak yang terlibat di dalam perjanjian harus memperhatikan klausula-klausula yang telah disepakati. Perjanjian dapat digunakan sebagai dasar yang mengikat untuk menyelesaikan permasalahan diantara bagi para pihak. Salah satu contoh perjanjian adalah perjanjian tentang pengadaan barang/jasa pemerintah. Pengadaan barang/jasa banyak dilakukan diberbagai instansi, salah satu diantaranya di instansi TNI Angkatan Udara (TNI AU). Pengadaan barang/jasa di TNI AU berpedoman kepada Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah. Peraturan ini lahir mengingat: Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah mempunyai peran penting dalam pelaksanaan pembangunan nasional untuk peningkatan pelayanan publik dan pengembangan perekonomian nasional dan daerah. Menjadi Permasalahan terkait Bagaimana implikasi asas kebebasan berkontrak dalam perjanjian pengadaan barang/jasa TNI AU dan Bagaimana kedudukan hukum para pihak dalam perjanjian pengadaan barang/jasa TNI AU. Metode penelitian ini menggunkan penelitian hukum yuridis normatif. Pembahasan pada implikasi asas kebebasan berkontrak pada perjanjian pengadaan barang/jasa TNI AU dan kedudukan hukumnya. Dimana dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa TNI AU ini sudah menerapkan asas kebebasan berkontrak hal ini dibuktikan dengan adanya struktur organisasi khususnya dalam hal pengadaan barang/jasa, serta pembentukan draf kontrak pengadaan barang/jasa berpedoman pada Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2018 dan mengacu pada contoh perjanjian yang dibuat oleh kementerian terkait dan Para pihak yang terlibat dalam kegiatan pengadaan barang/jasa masing-masing diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam pembuataan rancangan kontrak atau perjanjian dan mempelajarinya untuk kemudian disepakati dan dilaksanakan. Namun dalam praktek, kedudukan pengguna barang/jasa dengan penyedia barang/jasa sering dalam keadaan tidak seimbang, pengguna barang/jasa selalu berada dalam kedudukan yang lebih kuat, sedangkan penyedia barang/jasa berada dalam kedudukan yang lemah sehingga cenderung menuruti syarat yang diajukan oleh pengguna barang/jasa.Kata Kunci: Asas, Barang/Jasa, TNIAbstractHumans in everyday life need an agreement, especially in running a business. The parties involved in the agreement must pay attention to the agreed clauses. The agreement can be used as a binding basis for resolving issues between the parties. An example of an agreement is an agreement for the procurement of government goods/services. Procurement of goods/services is mostly carried out in various agencies, one of which is the Indonesian Air Force. The procurement of goods/services for the Indonesian Air Force is guided by Presidential Regulation Number 16 of 2018 concerning Government Procurement of Goods/Services. This regulation was born with the following considerations: procurement of government goods/services has an important role in the implementation of national development to improve public services and national and regional economic development. This is a problem related to the implications of the principle of freedom of contract in the agreement for the procurement of indonesian Air Force goods/services and what is the legal position of the parties in the agreement for the procurement of indonesian Air Force goods/services. This research method uses normative juridical law research. Discussion on the implications of the principle of freedom of contract in the agreement for the procurement of goods/services of the Indonesian Air Force and its legal position. Where in the implementation of the procurement of goods/services the Air Force has implemented the principle of freedom of contract, this is evidenced by the existence of an organizational structure, especially in terms of procurement of goods/services, as well as the formation of a draft contract for the procurement of goods/services based on Presidential Regulation of the Republic of Indonesia Number 16 of 2018 and refers to examples of agreements made by the relevant ministries and parties involved in the procurement of goods/services, each of which is given the opportunity to participate in the preparation of the contract or agreement and study it for later agreement and implementation. However, in practice, the position of users of goods/services with providers of goods/services is often unbalanced, users of goods/services are always in a stronger position, while providers of goods/services are in a weak position so that they tend to comply with the requirements proposed by users of goods/servicesKeywords: Principles, Goods/Services, TN
PENGARUH DATA VAKSINASI, INDEKS DOW JONES DAN NILAI TUKAR TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TRIWULAN SATU TAHUN 2021
This study aims to determine The Effect of vacination, Dow Jones Index and Exchange Rate on the join share price index (JCI) in Indonesia Stock Exchange in quarter 1 year 2021. Samples were taken using purposive sampling technique. Numbers of sample are 43 days since the first vaccination by the goverment. The methods used for collecting data were documentation or secondary data. And for analysis technique used is multiple linear regression analysis and classic assumption test.Based on the results of the T test, it was concluded that vaccination data had a negative and significant effect on IHSG, Exchange Rate and Dow Jones Index had a positive and significant effect on IHSG. Based on the F test it was concluded that vaccination data, Exchange Rate and Dow Jones Index had a positive significant effect. Keywords: Vaksinasi Covid-19, Indeks Dow Jones, Nilai Tukar, IHS
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR BALANCED SCORECARD (BSD) TERHADAP OPTIMALISASI PERSPEKTIF KINERJA KEUANGAN
In this global era, companies are demanded by consumers for all kinds of good quality products, services and prices, etc., in order to meet customer satisfaction. Companies in meeting these qualities need to formulate a good total performance, not only financial-related but also non-financial performance. The analytical method used is descriptive qualitative and statistical methods using multiple linear regression analysis tools, simultaneous significance testing and partial significance testing. Data collection was carried out by distributing questionnaires to 5 companies with 105 respondents consisting of 25 customers and 80 employees. All respondents are saturated samples with nonprobability sampling technique. The results showed that the Financial Perspective variable t count value is 6.28> t-table (1.96397), the significant level is 0.000> 0.05, so the Financial Perspective has a significant effect on the Optimization of Financial Performance Perspectives, the Customer Perspective variable, the t value is 3, 25> t-table (1.96397), a significant level of 0.042> 0.05, then the Financial Perspective has a significant effect on the Optimization of Financial Performance Perspectives, the Internal Business Perspective variable t-value is 4.239> t-table (1.96397), a significant level of 0 , 12> 0.05, the Internal Business Perspective has a significant effect on the Optimization of Financial Performance Perspectives, the Growth and Development Perspective variable, the t value is 4.453> t-table (1.96397), the significant level is 0.019> 0.05, so the Growth and Development Perspective has a significant effect. on Optimizing Financial Performance Perspectives. Keywords: Financial Perspective, Customer Perspective, Internal Business Perspective, Learning and Growth Perspective, Optimizing Financial Performance Perspective