Universitas Pancasila Journal
Not a member yet
3327 research outputs found
Sort by
Taguchi Design of Experiment (DoE) for Evaluating TIG-welding Parameter Variations on Tensile-shear Load and Hardness Using Stainless Steel 304 Material
This article delves into the intricacies of optimizing the TIG welding process using stainless steel 304 (SUS 304) material, with particular emphasis on small-scale industries that are heavily reliant on TIG welding, especially in the production of household equipment and fences. The objective of this research is to enhance the tensile shear load (T\u27s load) through the Taguchi Design of Experiment (DoE), which takes into account welding current, gas flow rate, and electrode diameter as primary parameters. This study evaluates T\u27s load and hardness across the welding zone, which includes the heat-affected zone (HAZ) and base metal. The study was conducted using a Stahlweld inverter welding machine operating at 220 V/50 Hz, and a maximum T\u27s load of 1545.1 kgf was achieved in the fourth iteration. The optimization of T\u27s load was carried out using SN ratio analysis and involved setting the welding current to level II, gas flow rate to level I, and electrode diameter to level II following the Taguchi DoE design. The hardness peaks in the weld area decreased in the HAZ and reached their lowest point in the base metal. These findings provide valuable insights into optimizing TIG welding parameters for thin stainless steel 304 materials, which supports Sustainable Development Goal 9 (industry, innovation, and infrastructure)
DAMPAK UU CIPTA KERJA TERHADAP KAIDAH HUKUM BISNIS
Penelitian ini memberikan gambaran mendalam tentang transformasi kaidah hukum bisnis oleh UU Cipta Kerja dan dampaknya terhadap aspek-aspek kunci dalam konteks hukum bisnis di Indonesia, dengan fokus pada transformasi pasca berlakunya UU tersebut. Melalui metode analisis hukum, penelitian ini mengeksplorasi perubahan kaidah terkait perizinan usaha, hubungan kerja, dan hak kekayaan intelektual yang diinduksi oleh UU Cipta Kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UU Cipta Kerja secara signifikan mentransformasi kaidah hukum bisnis, dengan orientasi kuat pada peningkatan daya saing ekonomi dan penciptaan iklim investasi yang kondusif.Dampak positif UU Cipta Kerja diharapkan termanifestasi dalam pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, peningkatan lapangan kerja, dan kesejahteraan masyarakat. Metode penyusunan undang-undang dengan pola satu undang-undang mengubah banyak undang tanpa mencabut menunjukkan fleksibilitas dalam menyusun peraturan hukum bisnis tanpa merombak keseluruhan undang-undang.Hukum bisnis merujuk pada seperangkat peraturan yang mengatur hubungan dan transaksi bisnis. Tujuan utama UU Cipta Kerja adalah menciptakan lingkungan hukum yang mendukung peningkatan daya saing ekonomi, termasuk menyederhanakan perizinan usaha, meningkatkan hubungan kerja, dan memberikan perlindungan hak kekayaan intelektual.Dampak UU Cipta Kerja terhadap aspek-aspek kunci dalam lingkup hukum bisnis di Indonesia mencakup perbaikan signifikan dalam proses perizinan usaha, peningkatan fleksibilitas hubungan kerja, dan peningkatan perlindungan hak kekayaan intelektual. Transformasi ini diharapkan mendorong investasi, mengurangi birokrasi, dan meningkatkan iklim usaha secara keseluruhan.. Metode penyusunan undang-undang Cipta Kerja menngunakan dengan pola satu undang-undang mengubah banyak undang tanpa tanpa mengubah secara menyeluruh.Dalam konteks ini, asas hukum "Lex posterior derogat legi priori" memiliki relevansi, mencerminkan prinsip keberlanjutan hukum, memastikan adaptabilitas terhadap perubahan kebutuhan masyarakat
PENGAWASAN PERILAKU PASAR (MARKET CONDUCT) BAGIAN DARI PERLINDUNGAN KONSUMENLAYANAN JASA KEUANGAN
Di era ekonomi terbuka yang sangat kompetitif saat ini, banyak Pelaku Usaha Jasa Keuangan berlomba-lomba menarik minat masyarakat untuk bergabung atau memanfaatkan layanan jasa keuangan yang ditawarkan. Selain keuntungan besar yang akan diperoleh juga kemudahan bertransaksi menjadi cara ampuh menarik perhatian masyarakat calon pengguna layanan jasa keuangan. Berbagai produk layanan berbasis digital (digital transaction) sebagai bagian dari kebijakan digitalisasi sektor jasa keuangandi satu sisi merupakan jenis transaksi yang menjanjikan dan memberikan nilai lebih, namun sekaligus menjadi tantangan tersendiri bagi Pelaku Usaha Jasa Keuangan. Dalam hal inilah market conduct menjadi penting agar lembaga jasa keuangan memiliki tanggung jawab atas instrumen keuangan atau investasi yang ditawarkan terkait informasi dan hal lain sehingga masyarakat memiliki pemahaman yang baik mengenai potensi risiko yang akan muncul di kemudian hari
MARAKNYA GUGATAN LELANG: KAJIAN YURIDIS PENETAPAN NILAI LIMIT OBYEK LELANG HAK TANGGUNGAN
Maraknya gugatan lelang akibat penetapan nilai limit yang rendah ditambahtidak sesuainya nilai tersebut dengan harga jual mengakibatkan kerugianbagi beberapa pihak. Nilai limit merupakan hal wajib yang dicantumkandalam pelaksanaan lelang wajib, dimana penetapannya diserahkan kepadapenjual dengan melibatkan tim penilai independen. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui kajian yuris penetapan nilai lelang melalui pendekatannormative melalui PMK No 122 Tahun 2023 dan UUHT 4 Tahun 1996. Hasilstudi mengatakan bahwa penetapan nilai limit dilakukan berdasarkan laporanpenilai, laporan penaksir dan perkiraan harga sendiri. Dan dalam praktiknyamemiliki kemungkinan penyusutan sehingga menurunkan nilai limit obyeklelan
PELATIHAN AQUASCAPE: PEMELIHARAAN DAN PERAWATAN AQUASCAPE UNTUK PENGUATAN USAHA PERAJIN AQUASCAPE
This aquascape training is a training held by Lecturers Serving Innovation at the Bogor Agricultural Institute. This training is the second training from the Lecturer Serving Innovation at the Bogor Agricultural Institute which contains information about aquascape maintenance and maintenance. The aim of this training is to strengthen the position of aquascape craftsmen in their business. The training was attended by 15 people and was held at the Food Security and Fisheries Service Office. Participants were asked to participate in practicing caring for and maintaining aquascape. One of the benefits of this training is the gathering of aquascape craftsmen, so that after this training it is hoped that they will be able to create an institution to strengthen the position of aquascape craftsmen, especially in the local government in Cirebon Regency
PENDAMPINGAN PENGRAJIN TEMPE DAUN WARU KAMPUNG BUARAN UNTUK PENINGKATAN EKONOMI DAN TERCAPAINYA PROSES PRODUKSI BERSIH
Pembuatan tempe juga tidak terlepas dari limbah yang dihasilkan terutama limbah cair. Studi awal menyatakan limbah cair dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan nata de soya sedangkan sisa limbah cair yang tidak dimanfaatkan harus diolah terlebih dahulu agar tidak mencemari lingkungan. Begitupun yang terjadi di Kampung Buaran terdapat 12 pengrajin tempe dengan ciri khas yaitu tempe dibungkus daun waru tetapi produk dan produsen tempe tersebut belum mampu bersaing dipasaran dibanding yang menggunakan plastik atau daun pisang. Faktor utama yang menjadi masalah adalah modal, sebab pengrajin ini masuk kategori masyarakat non produktif. Hal ini dapat dibuktikan dengan penghasilan bersih sekitar 30.000-50.000 rupiah dengan kapasitas produksi 10-25 kg per harinya. Pendapatan tidak sebanding dengan usaha yang telah dikeluarkan, dibutuhkan usaha untuk membantu meningkatkan pendapatan sekaligus mendukung tercapainya green economy dan proses produksi bersih. Berdasarkan analisa situasi dan permasalahan mitra maka tujuan utama dari kegiatan ini adalah pendampingan lanjutan terkait analisa gizi dan cara pengawetan secara alami agar mendapatkan ijin edar (ijin dagang). Analisa gizi nata yang perlu diperhatikan menurut SNI tahun 1996 adalah aroma, rasa, warna, tekstur normal, dan kandungan seratnya (maksimal 4,5%). Hasil yang didapatkan semua telah memenuhi seperti nata pada umumnya dan kandungan seratnya 1,4%
MENUJU SERTIFIKASI HALAL 2024: PENDAMPINGAN SELF DECLARE UMKM KULINER BANDAR LAMPUNG
Pelaku usaha mikro dan kecil sektor kuliner banyak yang belum memiliki sertifikasi halal. Kewajiban wajib bersertifikat halal mulai berlaku pada tanggal 17 Oktober 2024 untuk sektor kuliner baik makanan dan minuman serta bahan penyusunnya dan produk dari hasil penyembelihan. Bila kewajiban ini belum dipenuhi maka pelaku usaha dapat terkena sanksi dari pemerintah. Tujuan pendampingan ini adalah untuk membantu pelaku UMK di Kota Bandar Lampung terkait proses pengajuan sertifikasi halal jalur self declare dan membantu dalam memenuhi persyaratan serta prosedur yang diperlukan dalam mendapatkan sertifikasi halal jalur self declare. Metode dalam pengabdian ini menggunakan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan (pihak terkait), dan diharapkan setelah kegiatan selesai terjadi perubahan sesuai rencana. Materi yang disampaikan antara lain sosialisasi PIRT, Sertifikasi Halal Bagi UMKM Modern, dan Proses Pembuatan NIB serta Pengajuan Proses Produk Halal. Dengan dilakukannya pendampingan ini diharapkan pelaku UMK dapat berkembang produknya dan dapat memenuhi regulasi yang berlaku
DARI BAGI HASIL KE DIVIDEN: PENINGKATAN STABILITAS KEUANGAN BUMDES
Abstrak
Pendampingan ini bertujuan untuk mendapatkan formula baru untuk pembagian laba usaha yang lebih efektif dan dapat diterapkan di semua kondisi keuangan perusahaan dengan menerapkan sistem dividen. Kegiatan pendampingan dilaksanakan kurang lebih dua bulan, dimulai dari pembentukan tim dan menjalin kerja sama dengan pihak DPMD Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan pendampingan dilaksanakan melalui diskusi dengan pihak-pihak yang terlibat, seperti dosen pendamping dan juga pengelola unit usaha BUMDes. Dari hasil diskusi, didapatkan dua formula baru yang dapat digunakan untuk membagikan laba kepada para pemegang saham di unit PT Tirta Wangi Sejahtera. Namun, kedua formula tersebut belum dapat diimplementasikan karena perlunya persetujuan para pemegang saham. Perubahan akan disampaikan oleh pengelola BUMDes pada rapat umum pemegang saham yang akan dilaksanakan di tahun ini.
Kata Kunci: Dividen, Bagi Hasil Usaha, BUMDes
Abstract
This assistance aims to obtain a new formula for business profit distribution that is more effective and can be implemented in all company financial conditions by implementing a dividend system. The mentoring activities were retrieved for approximately two months, starting with forming a team and establishing cooperation with the DPMD of Bandung Barat Regency. The Mentoring activities were held in the form of discussions with the parties involved, such as the mentoring lecturers and managers of BUMDes business units. From the discussion, two new formulas were obtained that can be used to distribute profits to shareholders in the PT Tirta Wangi Sejahtera unit. However, both formulas are yet to be implemented due to the need for shareholder approval. The changes will be submitted by the BUMDes manager at the general meeting of shareholders that will be held this year.
Keywords: Dividend, Business Profit Sharing, BUMDe
Persepsi Masyarakat Pontianak: Analisis Tingkat Kesadaran Masyarakat Terhadap Aplikasi Mypertamina dan Media Sosial Pertamina Kalimantan Barat
Penelitian ini bertujuan untuk melihat persepsi masyarakat pontianak dan seberapa besar tingkat kesadaran masyarakat terhadap aplikasi MyPertamina dan media sosial pertaminakalbar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Data yang dikumpulkan adalah data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner menggunakan google form. Teknik analisis data menggunakan metode kuantitatif deskriptif yang mana peneliti akan menganalisis hasil data yang telah diperoleh dan disajikan dalam bentuk diagram dan tabel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden telah mengetahui adanya aplikasi MyPertamina, namun hanya sebagian besar dari responden yang menjawab tertarik untuk mengunduh aplikasi tersebut. Maka dari itu, pertamina perlu melakukan lebih banyak promosi, agar masyarakat mengetahui lebih dalam terkait keuntungan dan fasilitas-fasilitas yang ditawarkan sehingga akan mendorong masyarakat untuk mengunduh aplikasi MyPertamina. Selain itu, sebagian besar responden juga telah mengetahui adanya media sosial instagram pertaminakalbar, namun hanya sedikit responden yang menjawab telah mengikuti akun instagram pertaminakalbar. Maka dari itu, penting bagi pihak pertamina Kalimantan Barat, untuk melakukan promosi sekaligus mengevaluasi konten-konten yang disajikan pada akun media sosial tersebut sehingga pihak pertamina Kalimantan Barat dapat memberikan konten-konten yang lebih informatif dan edukatif secara isi dan menarik secara visual
Pelatihan Edukasi Seputar Basic Wirausaha Perempuan untuk Peningkatan Kapasitas UMKM Aisyiyah Berbasis Komunitas
Tujuan dari kegiatan pelatihan edukasi UMKM di Aisyiyah Medan Perjuangan adalah untuk meningkatkan kapasitas anggota dalam mengelola bisnis UMKM melalui pengembangan keterampilan manajemen keuangan, pemasaran digital, dan inovasi produk. Metode pelatihan terdiri dari tiga tahap: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, kurikulum dan materi disusun berdasarkan kebutuhan lokal. Pelatihan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif, termasuk teori dan praktik. Evaluasi menggunakan metode kualitatif untuk menilai efektivitas pelatihan dan dampaknya terhadap peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan terkait pengelolaan bisnis. Namun, terdapat kebutuhan untuk pendampingan lanjutan agar peserta dapat menerapkan pengetahuan baru secara efektif. Pembahasan menunjukkan bahwa pelatihan ini mendukung temuan penelitian sebelumnya mengenai pentingnya pendidikan kewirausahaan untuk pemberdayaan perempuan dan keberlanjutan UMKM. Implikasi dari hasil pelatihan ini adalah bahwa program edukasi UMKM yang terstruktur dan disertai dukungan berkelanjutan dapat secara signifikan meningkatkan kapasitas perempuan wirausaha dan keberhasilan bisnis mereka, mendukung pemberdayaan ekonomi di tingkat lokal. Disarankan agar program pelatihan diintegrasikan dengan dukungan berkelanjutan untuk memaksimalkan dampaknya