Universitas Pancasila Journal
Not a member yet
3327 research outputs found
Sort by
Public Speaking dalam Pemberdayaan Perempuan Wirausaha
Pelatihan public speaking bertujuan untuk membantu pengembangan diri perempuan wirausaha. Kemampuan berkomunikasi memiliki peran penting dalam segala aspek kahidupan. Metode pelatihan public speaking dengan mengundang 20 orang perempuan wirausaha untuk dilatih bagaimana berbicara dan berkomunikasi lebih baik di depan umum. Pelatihan berlangsung selama dua bulan. Di mulai dengan persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi hasil pelatihan dengan cara peserta mempresentasikan gagasan usaha maupun promosi dengan kalimat dan pilihan kata yang lebih menarik. Evaluasi juga dilakukan pada pelatihan public speaking untuk mendapatkan umpan balik dari peserta, juga umpan balik dari mitra perempuan wirausaha. Implikasi pelatihan ini adalah perempuan yang mempu berkomunikasi secara efektif, akan memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi dan meningkatkan nilai dari seorang perempuan yang berwirausaha
Advokasi Hak Pekerja Migran Di Sanggar Bimbingan (Sb) Madrasatul Al-Mahmudiah Kuala Lumpur Malaysia
Permasalahan pencatatan sipil dan pendataan Warga Negara Indonesia (WNI) di Malaysia merupakan isu yang kompleks dan memerlukan perhatian serius. Pendataan WNI di Malaysia sangat sulit dilakukan, terutama karena banyak dari mereka yang datang tanpa paspor atau memiliki paspor yang sudah kadaluwarsa. Penyuluhan hukum ini dilakukan dengan tujuan untuk membantu WNI di Malaysia dalam memperoleh perlindungan hukum yang lebih baik. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan melibatkan interaksi langsung dengan WNI, diskusi, serta sesi tanya jawab untuk memahami permasalahan yang mereka hadapi dan memberikan solusi yang tepat. Para WNI diberikan pemahaman tentang hak-hak mereka, prosedur hukum yang harus diikuti dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengatasi permasalahan dokumen dan perlindungan hukum. Dengan pendekatan yang langsung dan interaktif, penyuluhan hukum ini berhasil meningkatkan pemahaman WNI terkait hak-hak mereka. Antusiasme WNI terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi tanya jawab, menunjukkan tingginya minat dan kebutuhan mereka terhadap informasi hukum yang diberikan. Hal ini menunjukkan pentingnya penyuluhan hukum bagi WNI di luar negeri untuk memastikan hak-hak mereka terlindungi
PENGARUH PEMAHAMAN PERPAJAKAN TERHADAP JUMLAH PAJAK YANG DISETOR DENGAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Empiris Pada Wajib Pajak E-Commerce)
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pamahaman perpajakan wajib pajak E-Commerce terhadap jumlah pajak yang disetor dengan kepatuhan wajib pajak sebagai variabel intervening. Analisis ini menggunakan Smart Partial Least Square (SmartPLS). Sampel penelitian ini berjumlah 52 responden E-Commerce yang telah terdaftar dan memiliki NPWP. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan metode resampling bootstrap dengan bantuan software Smart Partial Least Square (SmartPLS). Metodologi penelitian dilakukan dengan deskriptif kuantitatif. Pengujian validitas data dengan outer loading dan pengujian reabilitas dengan reabilitas komposit. Uji hipotesis dilihat dari P value yang dihasilkan dari Path Coefficient. Hasil penelitian ini membuktikan adanya pengaruh langsung atas pemahaman perpajakan terhadap jumlah pajak yang disetor, pemahaman perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak dan kepatuhan wajib pajak terhadap jumlah pajak yang disetor. Selain itu penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh tidak langsung atas pemahaman perpajakan terhadap jumlah pajak yang disetor dengan melalui kepatuhan wajib pajak.
Kata kunci : Pemahaman Perpajakan, Jumlah Pajak Yang Disetor, Kepatuhan Wajib Pajak.
Abstract
This study aims to examine the effect of understanding tax e-commerce taxpayers on the amount of tax paid with taxpayer compliance as an intervening variable. This analysis uses Smart Partial Least Square (SmartPLS). The sample of this research is 52 E-Commerce respondents who have registered and have NPWP. Hypothesis testing is done using the bootstrap resampling method with the help of Smart Partial Least Square (SmartPLS) software. The research methodology is quantitative descriptive. Testing the validity of the data with outer loading and reliability testing with composite reliability. Hypothesis testing is seen from the P value generated from the Path Coefficient. The results of this study prove there is a direct influence on understanding taxation on the amount of tax paid, understanding taxation on taxpayer compliance and taxpayer compliance on the amount of tax paid. In addition, this study shows that there is an indirect effect on understanding taxation on the amount of tax paid through taxpayer compliance.
Keywords: Taxation Understanding, Amount of Tax Paid, Taxpayer Complianc
MENDETEKSI INDIKASI FINANCIAL STATEMENT FRAUD DENGAN METODE F-SCORE MENGGUNAKAN MODEL FRAUD TRIANGLE
This research was conducted to analyze the influence of fraud triangle in detecting the effect of fraud triangle in detecting financial statement fraud. The variables in the fraud triangle used are financial stability (ACHANGE), external pressure (LEV) and financial target (ROA) using the F-Score method. The population of this study is manufacturing companies with consumer goods subsectors listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2018-2022 period. The sample technique used was purposive sampling and obtained 32 companies. This study used panel data regression analysis method and was processed using Eviews 13. The results of this study reveal that external pressure and financial targets have a significant positive effect on financial statement fraud. While financial stability does not affect financial statement fraudPenelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh fraud triangle dalam mendeteksi financial statement fraud. Variabel pada fraud triangle yang digunakan yaitu financial stability (ACHANGE), external pressure (LEV) dan financial target (ROA) dengan menggunakan metode F-Score. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan manufaktur dengan subsektor barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2018-2022. Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan didapatkan 32 perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi data panel dan diolah menggunakan Eviews 13. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa external pressure dan financial target berpengaruh positif siginifikan terhadap financial statement fraud. Sedangkan financial stability tidak berpengaruh terhadap financial statement fraud
PENGARUH CEO OVERCONFIDENCE, EXECUTIVE CHARACTERISTICS, CAPITAL INTENSITY DAN PROFITABILITY TERHADAP TAX AVOIDANCE
This study aims to examine the effect of CEO overconfidence, executive characteristics, capital intensity, and profitability on tax avoidance in food and beverage sub-sector manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2018-2022. This study uses overinvestment to measure the level of overconfidence of a company CEO. Executive characteristics is measured by company risk. Capital intensity is measured by a total fixed asset divided by total asset. Profitability is measured by return on assets (ROA). The tax avoidance is measured by the cash effective tax rates (CETR). The analysis model uses panel data regression using Eviews 12. The sample of this study a use 20 food and beverage companies selected by purposive sampling method. The data used is secondary data in the form of financial statements. The results of this study show that CEO overconfidence has a negative effect on tax avoidance, executive characteristics do not affect tax avoidance, capital intensity has a negative effect on tax avoidance, and profitability has a positive effect on tax avoidance.
Keywords: CEO overconfidence, executive characteristics, capital intensity, profitability, and tax avoidance.Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh CEO overconfidence, executive characteristics, capital intensity, dan profitability terhadap tax avoidance pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar daftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2018-2022. Penelitian ini menggunakan overinvestment untuk mengukur tingkat overconfidence seorang CEO perusahaan. Executive characteristics diukur dengan risiko perusahaan. Capital intensity diukur dengan total aset tetap dibagi total aset. Profitability diukur dengan return on assets (ROA). Adapun penghindaran pajak diukur dengan cash effective tax rates (CETR). Model analisis menggunakan regresi data panel dengan menggunakan Eviews 12. Sampel penelitian ini berjumlah 20 perusahaan makanan dan minuman yang dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa CEO overconfidence berpengaruh negatif terhadap tax avoidance, executive characteristics tidak berpengaruh terhadap tax avoidance, capital intensity berpengaruh negatif terhadap tax avoidance, dan profitability berpengaruh positif terhadap tax avoidance.
Kata Kunci: CEO overconfidence, executive characteristics, capital intensity, profitability dan tax avoidanc
ANALISIS IDENTIFIKASI KONDISI STRUKTUR BANGUNAN : STUDI KASUS: GEDUNG MAGISTER MANAJEMEN, FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS, UNIVERSITAS PANCASILA
In order to carry out maintenance and upkeep activities, the first thing that must be done is to identify the condition of the building while paying attention to the various causes of damage that occurs and plans for future use of the building. The Master of Management Building, Faculty of Economics and Business, Pancasila University is a building that is more than 20 years old and requires repairs. Structural damage investigations are needed to assess building damage to determine the level of damage as an initial step in the process of identifying the level of building damage. This activity aims to assess the level of damage at the case study location. The initial stage of assessing the level of damage is carried out by carrying out visual observations of all building components. This research uses a descriptive qualitative approach which focuses on identifying the condition of the building structure. The data collection process was carried out by field observation and interviewing respondents (staff, employees, lecturers, work units at the study location, and faculty leaders) to find out the building\u27s previous function and future plans. Analysis of the condition of the building structure and formulation of follow-up recommendations is prepared by involving experts (building structural experts). The research results showed that from visual observations, no damage was found, especially to the structural elements of the building. However, to plan to restore the building\u27s function, a number of follow-up efforts are required, such as carrying out tests using the Non-Destructive Test (NDT) method, strengthening several structural elements including installing foundations on additional structural parts, and replacing the shape and material of the roof covering
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PADA PROYEK PEMBANGUNAN KERETA API: Studi Kasus: Kereta Api Regional Balikpapan
Kota Balikpapan adalah sebuah kota di Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Kota ini terletak di pantai timur Pulau Kalimantan. Transportasi adalah perpindahan manusia atau barang dari satu tempat ke tempat lainnya dengan menggunakan kendaraan yang digerakkan oleh mesin atau manusia. Transportasi kereta api memiliki beberapa keuntungan dan manfaat yang penting, diantaranya dalam hal efisiensi dan kecepatan yaitu dapat mengangkut banyak penumpang atau barang sekaligus, sehingga lebih efisien dibandingkan dengan transportasi individual seperti mobil atau sepeda motor. Tujuan penelitian ini adalah Mendapatkan hasil dari metode Life Cycle Costing (LCC) untuk jangka waktu perencanaan 50 tahun serta Mengetahui LCC pada proyek pembangunan kereta api regional Balikpapan. Pengumpulan data yaitu data sekunder yang didapat dari peta lokasi, studi pustaka, serta dari Direktorat Jenderal Kereta Api. Metode analisis yang digunakan adalah metode Net Present Value (NPV), Internal Rate Of Return (IRR), dan Payback Period (PP) dengan menggunakan 3 skenario yaitu skenrio optimis (75% dari MAT), Moderat (50% dari MAT), dan Pesimis (25% dari MAT). Hasil dari Analisa ini untuk skenario optimis (75% dari MAT) mendapatkan nilai NPV > 0, nilai IRR > MARR, dan untuk PP terjadi pada tahun ke-18. Skenario moderat (50% dari MAT) mendapatkan nilai NPV < 0 , IRR < MARR , dan PP untuk PP belum terjadi sampai tahun ke-50. Skenario pesimis (25% dari MAT) mendapatkan nilai NPV < 0, IRR < MARR, dan untuk PP belum terjadi sampai tahun ke-50
ESTIMASI BIAYA DAN PENJADWALAN PEMBANGUNAN PROTOTIPE RUANG MODULAR OPERATING THEATRE
Pembangunan rumah sakit khususnya ruang operasi dibangun dengan spesifikasi khusus yang sesuai dengan peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. maka dari itu dilakukan perencanaan pekerjaan ruang operasi ini menggunakan sistem Modular Operating Theatre (MOT). Perencanaan pekerjaan ruang MOT bertujuan untuk menghasilkan estimasi biaya dan penjadwalan pembangunan ruang MOT. Dengan material ruang MOT yang akan ditinjau yaitu dari material dinding yang terbuat dari sandwich panel dan stainless steel, yang selanjutnya akan dilakukan analisa terkait material tersebut. Penelitian ini menggunakan data denah PERMENKES RI No 40 tahun 2022, AHS dari PERMEN PUPR No 1 tahun 2022, dan DHS dari PERGUB DKI Jakarta No 1 tahun 2020. Setelah data didapatkan dilakukan Perencanaan terkait estimasi biaya dan penjadwalan ruang MOT sandwich panel dan ruang MOT stainless steel, modelling menggunakan aplikasi revit dengan pendekatan BIM, selanjutnya hasil modelling akan mengeluarkan volume pekerjaan. Selanjutnya menyusun Bill of Quantity (BOQ). BOQ ini nantinya akan dihitung biaya per meter persegi dalam rekapitulasi harga. Perencanaan jadwal dengan kurva s dan Precedence Diagramming Method (PDM) dengan bantuan Microsoft Excel dan Microsoft Project dengan membuat WBS, menghitung produktivitas, lalu menghitung durasi pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa estimasi biaya yang dilakukan dengan pendekatan BIM melalui Revit untuk ruang MOT sandwich panel sebesar Rp. 177.474.090,47 dan untuk ruang MOT stainless steel sebesar Rp. 173.290.235,24. Dan untuk estimasi waktu pekerjaan ruang MOT sandwich panel sebesar 7 hari, sedangkan untuk pelaksanaan pekerjaan ruang MOT stainless steel sebesar 14 hari. Hasil analisa perbandingan dindingnya yang mempunyai kelebihan, pada dinding sandwich panel kemudahan pada proses instalasi dan kelebihan properti isolasi termal. Sedangkan dinding stainless steel mempunyai kelebihan anti korosi dan kemudahan pada pemeliharaan material konstruksinya
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO YANG BERPENGARUH TERHADAP WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN: Studi Kasus: Proyek Gedung Haryono Data Center
Penyelesaian proyek bangunan yang tepat waktu dijamin akan menguntungkan semua pihak yang berkepentingan. Gedung Haryono Data Center merupakan salah satu pusat data yang melayani berbagai kebutuhan penyimpanan dan pengolahan data, proyek ini diharapkan dapat selesai tepat waktu agar dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko yang mempengaruhi waktu pelaksanaan pembangunan Gedung Haryono Data Center, untuk selanjutnya diberikan respons risiko berupa mitigasi risiko terhadap risiko paling dominan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode studi kasus. Berdasarkan analisis risiko dengan metode severity index, dari 24 daftar risiko yang diidentifikasi, ditemukan 11 risiko tinggi (dominan) yang berpotensi menyebabkan keterlambatan proyek Gedung Haryono Data Center. Risiko tinggi (dominan) tersebut meliputi ketidaktepatan estimasi biaya, tidak memperhatikan biaya tidak terduga, desain yang salah atau tidak lengkap, perubahan tipe dan spesifikasi material, pemilihan metode konstruksi yang tidak tepat, kurang tersedianya jumlah tenaga kerja di lapangan, kemampuan/skill tenaga kerja yang kurang, kurangnya pengalaman manajer proyek, kecelakaan kerja dalam pelaksanaan konstruksi, kurangnya koordinasi dan komunikasi antara kontraktor, konsultan, dan pemilik proyek, dan keterlambatan pembayaran pada kontraktor, yang kemudian akan diberikan rekomendasi mitigasi untuk mengatasi risiko-risiko tersebut, sehingga diharapkan dapat membantu perencanaan proyek yang lebih efektif dan tepat waktu
TANGGUNG JAWAB NOTARIS DALAM PEMBUATAN AKTA YANG BERKAITAN DENGAN TINDAK PIDANA KORUPSI
Putusan Nomor 21/Pid.Sus-TPK/2021/PN Pgp yang dikuatkan pada tingkat kasasi pada Putusan Nomor 3801 K/Pid.Sus/2022 dimana Terdakwa Notaris Gemara terseret kasus korupsi KMK BRI, Kantor Cabang BRI Pangkalpinang dan Kantor Cabang Pembantu BRI Depati Amir. JPU menyatakan Gemara bersalah melakukan tindak pidana turut serta melakukan korupsi beberapa kali sebagaimana diancam pidana pada pasal 2 Ayat (1) Jo. Pasal 18 UU Tipikor. Sehingga permasalahan yang dibahas, yaitu: Bagaimana tanggung jawab Notaris dalam pembuatan akta yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi dalam pembuatan akta dalam Putusan Perkara Nomor 3801 K/Pid.Sus/2022. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif. Hasil penelitian menunjukkan Tanggungjawab Notaris dalam pembuatan akta dalam Putusan Perkara Nomor 3801 K/Pid.Sus/2022 adalah pertanggungjawaban secara pidana karena covernote yang telah dibuat oleh Notaris, terdapat kelalaian dan tidak sesuai fakta yang terjadi, dimana dalam covernote tersebut dicantumkan bahwa pengurusan agunan debitur dilakukan oleh kantor Notaris, sedangkan dalam faktanya pengurusan agunan tersebut dilakukan oleh pihak lain, sehingga perbuatan tersebut memenuhi unsur Pasal 3 UU Tipikor yaitu setiap orang, menguntungkan diri sendiri dan menyalahgunakan kewenangan serta merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.