Universitas Pancasila Journal
Not a member yet
3327 research outputs found
Sort by
Formulation of a 2-in-1 Conditioner-Shampoo Containing Morus nigra Ethanolic Extract with Surfactant Combination
Black mulberry (Morus nigra) is rich in flavonoids and anthocyanins with antioxidant and conditioning properties that can improve hair health. However, its incorporation into a stable 2-in-1 conditioner-shampoo formulation remains limited. This study aimed to formulate and evaluate the physical stability of conditioner-shampoo preparations containing M. nigra ethanolic extract at concentrations of 5%, 10%, and 15% w/w using sodium lauryl ether sulphate (SLES) and cocamidopropyl betaine (CAPB) as surfactant bases. Each formulation was prepared by gradual mixing of aqueous and surfactant phases, followed by the addition of conditioning agents and active extract. Physical characteristics—including organoleptic properties, homogeneity, pH, foam height, and viscosity—were evaluated before and after six cycles of a stability test at 4 °C and 40 °C. All formulas exhibited homogeneous brown appearance with peppermint aroma and acceptable foam stability. The initial pH decreased with increasing extract concentration (F1 = 6.74; F2 = 5.95; F3 = 3.97) and slightly decreased after cycling (F1 = 6.21; F2 = 5.84; F3 = 3.61). Viscosity values ranged from 44,000 to 70,000 mPas and decreased after temperature cycling, whereas foam height remained within acceptable limits (≈ 1.5–2.3 cm). Among the tested formulations, F2 (10% extract) showed the most balanced properties in terms of pH, viscosity, and foam stability. In conclusion, a 10% M. nigra ethanolic extract conditioner-shampoo demonstrated good physical stability and potential as a natural antioxidant and conditioning hair-care product
Framing the EUDR in Indonesia: Elite Narratives, Marginalized Voices, and the Structural Limits of Environmental Journalism
This study examines how Indonesian online media framed the European Union’s Deforestation-Free Regulation (EUDR) in 2023–2024. The EUDR, which mandates deforestation-free supply chains, has faced strong opposition from Indonesia, the world’s largest palm oil exporter, with officials accusing the EU of adopting a colonialist stance. Using a deductive quantitative content analysis of 273 news articles, we applied Semetko and Valkenburg’s framing model to identify dominant frames, news sources, and tone. Our findings show coverage was dominated by elite-driven narratives, episodic frames, and conflict-oriented reporting, focusing on political disputes and trade implications rather than systemic commodity governance. Smallholder farmers, those most affected by the regulation, were absent or represented only indirectly through associations. Government officials and industry dominated sourcing, while NGOs offered more thematic and nuanced perspectives but were marginal in mainstream reporting. These patterns reflect structural constraints in Indonesian journalism: oligarchic media ownership, market-driven content, and limited environmental expertise in newsrooms. We argue that these conditions narrow the scope of environmental journalism, reproducing official narratives while overlooking marginalized voices. The study also highlights the role of NGOs in providing alternative framings and calls for greater integration of their perspectives in reporting on transnational environmental policy
Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Memenuhi Kebutuhan Sumber Informasi dan Pembelajaran
Saat ini, perkembangan teknologi informasi telah mencapai tingkat yang sangat canggih. Teknologi informasi muncul di bermacam-macam bidang kehidupan, salah satunya pada bidang pendidikan. Dalam era digital yang terus berkembang, peran teknologi informasi sangat dominan dalam mengubah dunia pendidikan. Dalam artikel ini, kita akan membahas dampak positif yang ditimbulkan oleh pemanfaatan teknologi informasi dalam memenuhi kebutuhan sumber informasi dan pembelajaran. Selain itu, Teknologi informasi tidak hanya memperluas akses ke sumber informasi yang relevan dan terkini tetapi juga memungkinkan pembelajaran jarak jauh yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan individu mahasiswa. Artikel ini juga membahas isu-isu yang penting untuk diperhatikan dalam konteks pendidikan. Tujuan dari penelitian ini merupakan untuk mengetahui seberapa besar manfaat dari teknologi yang telah dilakukan para mahasiswa pada proses pencarian informasi maupun pembelajaran. Penelitian ini juga membahas tentang pendapat mahasiswa Ilmu Komunikasi, Univesitas Negeri Jakarta, terhadap pemanfaatan teknologi dalam proses pencarian informasi maupun pembelajaran dengan menggunakan metodologi kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan melalui survei yang dilakukan dengan pengumpulan data dalam formulir Google (g-form) yang dibagikan. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa sebagian besar mahasiswa sangat bergantung pada teknologi informasi, baik dalam bentuk media digital seperti e-book dan platform pembelajaran online, maupun perangkat seperti laptop dan smartphone, untuk mendukung kegiatan belajar dan pencarian informasi
Pemanfaatan Marketing Channel sebagai Media Promosi dan Edukasi Produk Bambu Kreatif Studio Dapur
Bambu merupakan salah satu kekayaan alam Indonesia yang memiliki banyak manfaat. Salah satunya dijadikan produk bambu kreatif untuk kebutuhan hidup manusia. Studio Dapur, perusahaan kreatif berbasis desain produk bekerjasama dengan salah satu kelompok pengrajin di Kabupaten Tasikmalaya, memproduksi barang-barang kebutuhan dapur dengan desain modern dan harga berlipat dibandingkan produk bambu tradisional. Tidak mudah memasarkan produk bambu premium dari Studio Dapur sehingga dibutuhkan promosi dalam pemasarannya. Promosi merupakan bagian penting dari pemasaran produk inovasi yang diproduksi Studio Dapur. Studio Dapur memanfaatkan marketing channel atau saluran pemasaran yang tersedia untuk berpromosi dan edukasi tentang proses produksi dan tanaman bambu kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengungkap strategi promosi dan edukasi produk bambu kreatif melalui marketing channel yang tersedia. Kami menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan kajian dokumentasi berupa gambar maupun teks. Hasil penelitian menunjukkan, Studio Dapur menggunakan saluran pemasaran offline berupa pameran, untuk mendapatkan jejaring dari para buyer dalam dan luar negeri, serta saluran pemasaran online, berupa website, media sosial, dan e-commerce. Saluran marketing online berisikan informasi tentang Studio Dapur, produk yang dihasilkan, serta edukasi mengenai bambu dan pemanfaatannya sebagai produk modern kebutuhan rumah tangga berkualitas baik
EVALUASI DIVISI PRODUKSI KREATIF DALAM PENYELENGGARAAN INACRAFT TAHUN 2023
INACRAFT (Jakarta International Handicraft Trade Fair) is an international handicraft exhibition held annually with different themes. As an exhibition that has been going on for 20 years, INACRAFT successfully involved more than 1,000 creative actors. This study aims to provide knowledge related to the work system of the creative & production division, the role of the creative & production division, and the evaluation of the work of the creative & production division during INACRAFT 2023. The research method used is qualitative. The technique used is to make direct observations at the INACRAFT 2023 event, interviews and literature studies. The results of the performance evaluation of the creative & production division showed several important findings, one of which was the lack of team members on the day of the exhibition which caused the team\u27s performance to be less than optimal in serving customers and also complaints from participants. Evaluation needs to be done every week to identify the results of performance achievements and identify processes or obstacles that have been passed.INACRAFT (Jakarta International Handicraft Trade Fair) merupakan sebuah pameran kerajinan tangan bertaraf internasional yang diadakan secara tahunan dengan mengangkat tema yang berbeda-beda. Sebagai pameran yang sudah berlangsung selama 20 tahun, INACRAFT berhasil melibatkan lebih dari 1.000 pelaku kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan terkait sistem kerja divisi produksi, peran divisi produksi dan evaluasi kerja divisi produksi selama berlangsungnya INACRAFT 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik yang digunakan adalah dengan melakukan pengamatan secara langsung pada event INACRAFT 2023, wawancara serta studi literatur. Hasil evaluasi kinerja divisi creative & production menunjukkan beberapa temuan penting, salah satunya adalah kurangnya anggota tim pada hari pelaksanaan pameran yang menyebabkan kinerja tim menjadi kurang optimal dalam melayani pelanggan dan juga keluhan peserta. Evaluasi perlu dilakukan setiap minggu untuk mengidentifikasi hasil capaian kinerja serta mengidentifikasi proses atau hambatan yang telah dilalui. 
Hubungan antara Kepercayaan Diri dengan Self-disclosure Remaja Awal Generasi Z
The Impact of social media on human life, especially early adolescents of Generation Z, is significant as they often share personal information on social media platforms to feel accepted. This study aimed to explore the correlation between self-confidence and self-disclosure among early adolescents who are currently part of Generation Z in Indonesia. This study used a quantitative method with a sample size of 310 participants selected through incidental sampling technique. The research instruments consist of a self-confidence measurement tool (Puspitasari, Retnaningdyastuti & Maulia, 2022) and a self-disclosure measurement instrument (Pohan & Dalimunthe, 2017), which were then modified by the researcher. The analysis revealed a significant positive relationship between self-confidence and self-disclosure. Based on the research findings, which show that most early adolescents of Generation Z have a low level of self-disclosure, it can be a consideration for early adolescents of Generation Z to further improve their self-disclosure to support their social skills.Dampak media sosial terhadap kehidupan manusia, terutama pada remaja awal Generasi Z, begitu besar karena mereka sering membagikan informasi pribadi di platform media sosial untuk merasa diterima. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi korelasi antara kepercayaan diri dan self-disclosure di kalangan remaja awal yang saat ini termasuk pada Generasi Z di Indonesia. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dengan ukuran sampel sebanyak 310 peserta yang dipilih melalui teknik sampling insidental. Instrumen penelitian terdiri atas alat pengukuran kepercayaan diri (Puspitasari, Retnaningdyastuti & Maulia, 2022) dan instrumen pengukuran self-disclosure (Pohan & Dalimunthe, 2017), yang kemudian dimodifikasi oleh peneliti. Analisis mengungkapkan hubungan positif yang signifikan antara kepercayaan diri dan self-disclosure. Berdasarkan hasil temuan penelitian, yang menunjukkan bahwa sebagian besar remaja awal generasi Z memiliki tingkat self dsclosure yang rendah, maka dapat menjadi pertimbangan bagi remaja awal generasi Z untuk lebih meningkatkan self disclosure untuk menunjang keterampilan sosialnya
Optimasi Sudut Kemiringan Plafon Antara Pada Kemiringan Maksimal 15° Serta Penempatan Solar Cell Pada Bangunan Pengering Kayu Kapasitas 120 m3
Kayu merupakan komoditas hutan alam yang berlimpah dan sangat dihargai oleh masyarakat di seluruh dunia, khususnya di Indonesia, negara tropis dengan kawasan hutan yang luas. Usaha Kecil Menengah (UKM) terutama menggunakan sistim kipas (blower) untuk mengeringkan kayu, mengarahkan udara luar ke saluran saluran udara, kemudian disebarkan melewati plafon antara (subceiling). Tujuan penelitian ini dengan cara melakukan perubahan kemiringan mulai dari 0⁰ hingga 15⁰ pada plafon antara (subceiling) agar mendapatkan distribusi aliran udara (temperatur dan kecepatan aliran) yang paling optimal didalam ruang pengering kapasitas 120 dengan menggunakan simulasi Software Computational Fluid Dynamic (CFD). Hasil penelitian menunjukan bahwa aliran udara (temperatur dan kecepatan aliran) yang lebih optimal terdapat pada kemiringan plafon antara (subceiling) sudut kemiringan 15° dengan temperatur minimal 40,03°C dan paling maksimal di suhu temperatur 40,05°C didalam ruangan (chamber) pada kecepatan aliran 11,25 m/s. Dengan dimensi pengering kayu kapasitas 120 yang memiliki Panjang 18.800 mm, lebar 7.800 mm dan tinggi 5.620 mm. Penelitian ini juga memanfaatkan panel surya polycrystalline 100 WP sebagai sumber listrik untuk ruangan pengering kayu kapasitas 120 . Untuk dilakukan penghematan yang sebelumnya 24 jam penuh menggunakan listrik PLN dengan daya total 42,28 kW, lalu akan dibagi menjadi 16 jam menggunakan total daya 28,19 kW dengan listrik PLN dan 8 jam menggunakan sumber panel surya dengan total daya 14,09 kW. Maka didapat daya 14,09 kW charging effective 5 jam dihasilkan dengan jumlah solar panel 2.818 WP menggunakan 29 buah solar panel 100 WP. Dengan dimensi solar panel 100 WP Panjang 1000 mm, lebar 670 mm dan tebal 30 m
Pengaruh Jumlah Saluran Udara Masuk Terhadap Distribusi Suhu Pada Ruang Pengering Tipe Rak Bertingkat
Sistem pengeringan merupakan salah satu alat pengolahan pasca panen yang banyak digunakan untuk memperpanjang umur simpan/mengawetkan, dan mempertahankan kualitas produk. Salah satu bentuk atau model pengering yang banyak digunakan adalah tipe rak bertingkat (tray dryer). Kualitas produk yang dikeringkan sangat dipengaruhi oleh distribusi temperatur (suhu) yang terjadi dalam ruang pengering. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh jumlah saluran udara masuk terhadap distribusi suhu pada ruang pengering. Disimulasikan 3 model atau jumlah saluran udara masuk yakni: satu saluran (model-1), dua saluran (model-2), dan tiga saluran (model-3). Pembuatan Model dan simulasi menggunakan perangkat Lunak SolidWorks (flow Simulation). Laju aliran udara pada setiap model pipa saluran masuk adalah 0.5 m/detik, dan suhu elemen pemanas (heater) 200 oC. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dari ketiga model tersebut menghasilkan distribusi temperatur yang merata dengan baik adalah model-2, dibanding model-3 dan model-1. Pada model pipa-2 rentang suhu pada ruang pengering terendah dan tertinggi hanya 2,21 oC, sementara pada model saluran pipa-3 sebesar 7.95 oC, dan pada model pipa-1 terdapat rentang suhu sebesar 12.9 oC. Jumlah pipa saluran masuk sangat mempengaruhi distribusi temperatur/suhu pada ruang pengerin
Rancang Bangun Inovasi Alat Pembersih Lubang Vacuum Flutting Mesin Corrugator BHS
Kemasan merupakan pembungkus produk agar kualitas, performa produk dapat terjaga. Salah satu kemasan yang digunakan yaitu jenis corrugated box. Corrugated box berbahan baku kertas bergelombang (corrugated fiberboard atau flute). Kemasan corrugated box terdiri dari satu atau lebih lapisan kertas brown kraft dan kertas perantara yaitu kertas bergelombang. Pembuatan pencetakan kertas corrugated box pada penelitian ini menggunakan mesin corrugator BHS, dimana untuk mencetak permukaan bergelombang menggunakan media lem yang dipanaskan mencapai 180oC yang dinamakan proses flutting. Proses flutting ini memberikan efek sisa-sisa serpihan kertas dan lem yang menempel pada lubang vacuum flutting mesin corrugator. Selama ini pembersihan serpihan kertas dan lem menggunakan kunci L yang membutuhkan waktu 5 jam 25 menit untuk 16 lubang berdiameter 20 mm dengan panjang 2700 mm. Agar proses pembersihan lubang lebih cepat dan efektif maka diperlukan alat inovasi pembersih lubang vacuum flutting mesin corrugator . Alat pembersih lubang vacuum flutting menggunakan sumber daya angin yang berasal dari kompresor yang bertekanan angin 7,5 bar dan menghasilkan putaran output 12.541 rpm. Alat pembersih lubang vacuum yang berdimensi Ø 19 mm dengan panjang hexagonal shaft 72 mm dilengkapi dengan archimedes screw turbin sebagai pendorong ,memutar blade dan sandpaper yang berfungsi sebagai pembersih serpihan kertas dan lem yang berada di dinding lubang vacuum flutting mesin corrugator. Waktu yang dibutuhkan untuk membersihkan serpihan kertas dan lem pada lubang yaitu 51 menit 46 detik. Penggunaan alat inovasi pembersih lubang vacuum flutting mesin corrugator BHS dapat digunakan sebagai tools preventive maintenance sehingga produktifitas dapat berjalan dengan optimal
Perencanaan dan Perhitungan Beban Pendinginan untuk Lobby Lift Hotel Luas 58m2
Fungsi utama sistem pengkondisian udara secara garis besar yaitu untuk memberikan kondisi nyaman yang dibutuhkan oleh penghuni yang ada didalamnya (comfort air conditioning). Sistem pendinginan udara telah menjadi suatu kebutuhan pokok bagi bangunan-bangunan besar. Pemilihan alat pengkondisian udara yang tidak tepat dengan kebutuhannya akan mengakibatkan pemborosan, baik itu energi maupun biaya yang cukup mahal. Perencanaan sistem tata udara diperlukan oleh seorang perancang untuk mengestimasi beban pendingin yang cukup akurat sebagai dasar untuk memperkirakan berapa besar kapasitas peralatan tata udara yang akan digunakan suatu ruangan. Pada penelitian ini terdapat beberapa langkah penelitian untuk menghitung beban pendinginan menggunakan metode CLTD. Metode ini diperkenalkan oleh ASHRAE pada tahun 1977. Dalam perhitungan ini,beban pendinginan dibagi menjadi dua yaitu, beban kalor ruangan (room total heat gain) dan beban kalor peralatan pengkondisian udara. Beban ruangan terdiri dari beban eksternal dan internal yang didalamnya terdapat beban kalor sensibel dan laten. Berdasarkan hasil perhitungan beban pendinginan menggunakan metode CLTD pada laporan ini dihasilkan total beban pendinginan sebesar 33.067 Btu/h. Dari perhitungan diatas, didapatkan beban pendinginan total sebesar 33.067 Btu/h dengan besar faktor keamanan sebesar 3.306,7 Btu/h, maka total beban pendinginan yang diperlukan adalah 36.373,7 Btu/hr. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa unit FCU yang cocok untuk beban sebesar 36.373,7 Btu/h adalah FCNQ36MV14 dengan kapasitas 36.000 Btu/h