Universitas Pancasila Journal
Not a member yet
    3327 research outputs found

    KONSEKUENSI HUKUM DARI PERCERAIAN DENGAN ALASAN PINDAH AGAMA TERHADAP HAK ASUH ANAK

    Get PDF
    Perkawinan yang sah yaitu dilaksanakan menurut agama dan kepercayaannya masing-masing. Oleh karena itu apabila tidak megikuti ketentuan tersebut maka perkawinan itu dapat dikatakan batal demi hukum. penelitian ini dijawab dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif. Dalam tulisan ini yang menjadi pokok permasalahan yaitu. Pertama, bagaimana akibat dari perceraian yang disebabkan salah satu pasangan suami istri berpindah agama ditinjau dari hukum yang berlaku. Kedua, apakah akibat hukum yang timbul dari perceraian yang disebabkan salah satu pasangan suami istri berpindah agama terhadap hak asuh anak. Dari permasalahan tersebut penulis menyimpulkan dari rumusan masalah yaitu: Pertama, murtadnya istri tidak otomatis membuat pernikahannya menjadi batal, tetapi tetap berlangsung sampai ada putusan pengadilan yang tidak boleh berlaku surut. Kemudian pernikahan tersebut dapat dibatalkan atau berakhir dengan kuasa Sistem peradilan mempunyai kewenangan untuk mneyelidiki dan menyelesaikan perkara perceraian yang timbul akibat murtad atu pindah agamanya salah satu pihak yaitu Pengadilan Agama. Kedua, karena di dalam kasus tersebut ibunya lah yang memilih untuk berpindah agama dan meninggalkan kediaman serta anaknya. Sehingga hak asuh anak tersebut dapat berpindah kepada ayahnya. Terhadap hak waris, maka anak itu tetap mendapat hak mewaris dari ayahnya karena keduanya masih memeluk keyakinan yang sama seperti halnya yang dijelaskan di dalam Pasal 171 Kompilasi Hukum Islam

    Peran dan Kendala Masyarakat dalam Pariwisata Regeneratif: Studi Kasus di Desa Wisata Pemuteran, Kabupaten Buleleng

    Get PDF
    This study explores the roles of local communities and the constraints they face in developing regenerative tourism in Pemuteran Village, Bali. A descriptive qualitative approach was employed through observation, semi-structured interviews, and document analysis, with data analyzed using the power-interest matrix, Arnstein’s ladder of participation, and cross-analysis. Informants were selected using purposive sampling, including the Village Head, Pokdarwis Chairperson, coral reef communities, fishermen, and salt farmers. Findings reveal that the sustainability of tourism heavily relies on active community involvement, where residents shift from passive recipients of information to active decision-makers, as seen in salt farmers preserving traditions, fishermen adapting to marine tourism, and Pokmaswas enforcing coastal management authority. Despite facing challenges such as limited resources, economic risks, and regulatory constraints, strategies combining technical support, training, and community empowerment strengthened their capacity. This participatory transformation forms the foundation for authentic, inclusive, and sustainable tourism management. This study offers a new perspective by simultaneously integrating three analytical frameworks, providing a reference for the development of tourism villages in Bali and other coastal destinations facing similar conditions.This study explores the roles of local communities and the constraints they face in developing regenerative tourism in Pemuteran Village, Bali. A descriptive qualitative approach was employed through observation, semi-structured interviews, and document analysis, with data analyzed using the power-interest matrix, Arnstein’s ladder of participation, and cross-analysis. Informants were selected using purposive sampling, including the Village Head, Pokdarwis Chairperson, coral reef communities, fishermen, and salt farmers. Findings reveal that the sustainability of tourism heavily relies on active community involvement, where residents shift from passive recipients of information to active decision-makers, as seen in salt farmers preserving traditions, fishermen adapting to marine tourism, and Pokmaswas enforcing coastal management authority. Despite facing challenges such as limited resources, economic risks, and regulatory constraints, strategies combining technical support, training, and community empowerment strengthened their capacity. This participatory transformation forms the foundation for authentic, inclusive, and sustainable tourism management. This study offers a new perspective by simultaneously integrating three analytical frameworks, providing a reference for the development of tourism villages in Bali and other coastal destinations facing similar conditions

    How is Sustainable Consumption Behavior in the Food Sector Among University Students?

    Get PDF
    The lifestyle phenomenon related to food consumption is crucial in addressing the impact of food consumption on sustainability. Sustainable consumption behavior in the food sector among students exhibits diverse forms and motives. This research aims to provide an overview of student behaviors in consuming food sustainably. The methodology employed is qualitative phenomenology using the cube model, involving 9 active student respondents aged 19-21 years. Data collection was conducted through Focus Group Discussion (FGD) to gain real insights into sustainable consumption across consumption phases (acquisition, usage, disposal) and dimensions supported by driving factors. Phenomenological data analysis was performed through thematic coding (open, axial, selective coding) to identify the essence of respondents\u27 experiences (Creswell, 2014). Findings indicate that respondents\u27 sustainable consumption behavior primarily leans toward the social dimension (health), followed by environmental and economic dimensions. These supporting factors influence respondent behavior. Detailed results are discussed in the results and discussion sections.Fenomena gaya hidup terkait konsumsi makanan menjadi poin penting dalam upaya menangani permasalahan dampak konsumsi makanan terhadap keberlanjutan hidup. Perilaku konsumsi berkelanjutan pada sektor makanan di kalangan mahasiswa memiliki bentuk dan motif yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran mengenai perilaku mahasiswa dalam mengonsumsi makanan secara berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif fenomenologi dengan cube model, melibatkan sembilan responden mahasiswa aktif berusia 19–21 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui focus group discussion (FGD) untuk mendapatkan gambaran nyata mengenai konsumsi berkelanjutan dengan fase konsumsi (acquisition, usage, disposal) dan dimensi konsumsi berkelanjutan yang didukung oleh faktor pendorong. Teknik analisis data fenomenologi dilakukan melalui pengodean tematik (open, axial, dan selective coding) untuk mengidentifikasi esensi pengalaman responden (Creswell, 2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumsi berkelanjutan responden lebih mengarah pada dimensi sosial (kesehatan), diikuti oleh dimensi lingkungan dan ekonomi. Faktor pendukung ini memengaruhi perilaku responden

    PENGARUH LABEL HALAL TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN PT XYZ MELALUI CITRA MEREK SEBAGAI VARIABEL MEDIASI

    Get PDF
    Pasar makanan dan minuman halal adalah segmen pasar yang berkembang pesat dengan potensi besar bagi produsen yang dapat memenuhi standart dan harapan konsumen muslim. Banyaknya merek produk es krim populer di Indonesia memiliki komitmen tinggi terhadap kehalalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak label halal terhadap keputusan pembelian melalui citra merek sebagai variabel mediasi. Data diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada 100 responden. Penentuan sampel menggunakan metode penarikan sampel non probability sampling berdasarkan purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan teknik Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelabelan halal memiliki dampak substansial pada persepsi konsumen terhadap merek dan keputusan mereka untuk membeli. Selain efek pelabelan halal pada pilihan konsumen, citra merek  bertindak sebagai mediator antara keduanya. Hasil temuan menekankan mayoritas penduduknya beragama Islam. Komunikasi yang menonjolkan kehalalan produk PT XYZ dapat memperkuat citra merek dan meningkatkan kepercayaan serta loyalitas konsumen.

    EXPLORING ACCOUNTANTS\u27 VIEWS ON THE FUTURE OF THE PROFESSION IN THE ERA OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE

    Get PDF
    Goldman Sachs has projected that Artificial Intelligence (AI) may potentially replace the equivalent of 300 million full-time jobs worldwide, as many occupational tasks and functions can be automated. AI technologies are particularly useful in accounting-related work, with platforms such as QuickBooks, Xero, Sage Intacct, BlackLine, and AuditBoard already widely applied. The purpose of this study is to examine the attitudes, knowledge, expectations, and concerns of respondents regarding the future of the accounting profession. Adopting a quantitative descriptive approach, this research uses data quality tests, variable descriptions, and crosstab analyses, with data collection through online questionnaires. The findings indicate generally positive perceptions toward the importance of skills development, training, and readiness to adapt to AI technologies, which are believed to enhance the efficiency and quality of accounting work. However, a portion of respondents expressed concern over ethical implications and the potential replacement of certain routine tasks

    ESG PERFORMANCE AND CARBON DISCLOSURE EFFECTIVENESS: INSIGHTS FROM A SYSTEMATIC REVIEW OF CARBON EMISSION INTENSITY STUDIES

    Get PDF
    Abstract: This study aims to systematically review empirical evidence on the influence of Environmental, Social, and Governance (ESG) practices and carbon disclosure on carbon emission intensity (CEI). The research problem arises from inconsistent findings across previous studies regarding whether ESG and disclosure effectively reduce emission intensity. Using a systematic literature review (SLR) approach, sixty empirical studies published between 2017 and 2025 were analyzed based on their research design, context, analytical method, and the direction of ESG–CEI relationships. The analysis reveals heterogeneous results: 27% of studies found a negative relationship, 22% a positive relationship, and the rest mixed or insignificant effects. Regression-based methods dominate the empirical approaches, particularly multiple linear regression and panel data analysis. These findings suggest that the impact of ESG and disclosure on CEI varies depending on contextual factors such as regulatory environment, industry characteristics, and disclosure quality. The study concludes that while ESG performance tends to contribute to emission reduction, its effectiveness remains conditional and context-dependent. Future research should focus on causal identification, longitudinal design, and emerging markets to better clarify the decarbonization potential of ESG practices

    PENGARUH PENERAPAN GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP PROFITABILITAS DENGAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI VARIABEL MODERASI

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan akuntansi ramah lingkungan berkorelasi dengan keuntungan; good corporate governance (GCG) adalah variabel moderasi.  Perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah subjek penelitian dari tahun 2019 hingga 2023.  18 perusahaan memenuhi kriteria yang ditetapkan melalui teknik purposive sampling. Ini menghasilkan total 90 observasi.  Data diproses melalui penggunaan regresi linier berganda dan uji moderasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntansi ramah lingkungan tidak memberikan kontribusi terhadap laba, meskipun CSR memiliki dampak yang signifikan. Selain itu, GCG tidak memperkuat hubungan antara akuntansi ramah lingkungan dan laba, tetapi ia dapat meningkatkan dampak CSR terhadap profitabilitas.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan akuntansi ramah lingkungan berkorelasi dengan keuntungan; good corporate governance (GCG) adalah variabel moderasi.  Perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah subjek penelitian dari tahun 2019 hingga 2023.  18 perusahaan memenuhi kriteria yang ditetapkan melalui teknik purposive sampling. Ini menghasilkan total 90 observasi.  Data diproses melalui penggunaan regresi linier berganda dan uji moderasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntansi ramah lingkungan tidak memberikan kontribusi terhadap laba, meskipun CSR memiliki dampak yang signifikan. Selain itu, GCG tidak memperkuat hubungan antara akuntansi ramah lingkungan dan laba, tetapi ia dapat meningkatkan dampak CSR terhadap profitabilitas

    ANALISIS YURIDIS ELEKTRONIK RISALAH RAPAT ANGGOTA TAHUNAN YANG DIBUAT OLEH NOTARIS

    Get PDF
    Rapat Anggota Tahunan Koperasi merupakan salah satu rapat tertinggi di Koperasi yang pelaksanaannya dapat dilakukan secara during ataupun luring. Penelitian ini membahas bagaimana pelaksanaan pembuatan risalah rapat anggota tahunan koperasi (Notaril Akta) melalui media telekonferensi yang mewajibkan seluruh peserta rapat menyetujui dan menandatangani risalah tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 19/PER/M.KUKM/IX/2015 tentang Penyelenggaraan Rapat Anggota Koperasi?, dan hambatan apa saja yang ditemui dalam praktik terhadap pelaksanaan pembuataan risalah rapat anggota tahunan koperasi melalui media telekonferensi yang dibuat oleh Notaris berdasarkan Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 19/PER/M.KUKM/IX/2015 tentang Penyelenggaraan Rapat Anggota Koperasi?. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan pembuatan akta relaas para peserta wajib memberikan tanda tangan atas pembahasan risalah rapat anggota tahunan, namun apabila merujuk pada kewenangan Notaris untuk membuat akta otentik yang salah satunya berupa Akta Relaas dimana Akta tersebut cukup ditandatangani oleh Notaris dan saksi, maka risalah rapat anggota yang dibuat oleh Notaris tidak memerlukan tanda tangan dari seluruh seluruh peserta rapat. Kemudian hambatannya antara lain tidak adanya pedoman rapat anggota tahunan melalui media telekonferensi, tanda tangan digital tidak dapat diterapkan pada akta relaas, dan implementasi peraturan hukum yang tidak sinkron

    PERAN DAN TANGGUNG JAWAB NOTARIS DALAM AKAD MUDHARABAH TERKAIT PEMBIAYAAN FIKTIF DITINJAU DARI KEPASTIAN HUKUM (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 125/PID.SUS/2014/PN BOGOR)

    Get PDF
    Sebagai pejabat umum yang menjalankan fungsi negara dalam bidang kenotariatan, notaris dibebani tanggung jawab penuh atas setiap akta yang diterbitkannya, baik secara formil maupun materiil, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Akta yang diterbitkan oleh notaris dapat mengandung cacat hukum apabila kesalahan tersebut bersumber dari notaris, baik akibat kelalaian maupun kesengajaan, sehingga notaris berkewajiban untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Hal ini sebagaimana terungkap dalam Putusan Pengadilan Negeri Bogor Nomor 125/Pid.Sus/2014/PN.Bgr, yang mengungkap adanya 113 pembiayaan fiktif pada PT BSM dengan keterlibatan notaris sebagai pelaku. Atas perbuatan tersebut, notaris dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana pemalsuan akta otentik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 264 ayat (1) KUHP dan dijatuhi pidana penjara selama 5 bulan 6 hari. Penelitian ini difokuskan untuk mengkaji validitas hukum akta yang dibuat Notaris serta pertanggungjawaban pidana dan profesional Notaris atas akta yang bersangkutan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif dengan pendekatan yuridis normatif serta bersifat deskriptif analitis. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dengan memanfaatkan data primer dan data sekunder, kemudian dianalisis secara kualitatif. Berdasarkan temuan penelitian, diketahui bahwa akta yang dibuat oleh notaris bersangkutan mengandung cacat hukum sehingga batal demi hukum dan kehilangan seluruh kekuatan pembuktiannya. Sehubungan dengan hal tersebut, Sri Dewi dijatuhi pidana penjara selama 5 (lima) bulan dan 6 (enam) hari serta sanksi etik berupa skorsing selama 2 (dua) bulan sesuai dengan ketentuan Kode Etik Notaris.

    3,010

    full texts

    3,327

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Pancasila Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇