Universitas Pancasila Journal
Not a member yet
3327 research outputs found
Sort by
Operation Feasibility Study of the Prafi Substation and 150 kV Manokwari-Prafi Transmission Line Project
The rising demand for electricity in Manokwari, the capital of West Papua Province, Indonesia, necessitates urgent improvements to the existing 20 kV distribution system, which struggles to maintain voltage compliance with grid code standards and meet projected future loads. This study examines two operational alternatives: (1) the construction of a 150 kV transmission line from the Gas Engine Power Plant (PLTMG) substation to the Prafi Substation, and (2) the development of an express feeder from the same source. Using DigSILENT PowerFactory software, operational feasibility is assessed through voltage regulation, transformer and line loading analysis, and N-1 contingency compliance. The investigation includes power flow simulations, short-circuit fault analysis, and system stability evaluations, focusing on rotor angle, voltage, and frequency stability. Findings provide technical recommendations to enhance the reliability, resilience, and sustainability of Manokwari’s power infrastructure, supporting strategic planning and operational optimization
PROFITABILITAS, GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY: PENGARUHNYA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA INDEKS KOMPAS100 DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2020-2022
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, green accounting, dan corporate social responsibility terhadap nilai perusahaan. Penelitian yang digunakan merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan pada indeks Kompas100 di Bursa Efek Indonesia tahun 2020-2022. Teknik pengambilan sampel berdasarkan metode purposive sampling dengan jumlah sampel 16 perusahaan. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan aplikasi Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh terhadap nilai perusahaan, green accounting tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, serta corporate social responsibility berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
Kata Kunci: Profitabilitas, Green Accounting, Corporate Social Responsibility, Nilai Perusahaan
ABSTRACT
This study aims to analyze the effect of profitability, green accounting, and corporate social responsibility on firm value. The research used is a quantitative descriptive research. The population in this study are companies on the Kompas100 index on the Indonesia Stock Exchange in 2020-2022. The sampling technique is based on purposive sampling method with a total sample of 16 companies. Testing the hypothesis using multiple linear regression analysis with the Eviews 12 application. The results showed that profitability has an effect on firm value, green accounting has no effect on firm value, and corporate social responsibility has an effect on firm value.
Keywords:
Profitability, Green Accounting, Corporate Social Responsibility, Firm Valu
PEMANFAATAN KECOMBRANG (ETLINGERA ELATIOR) SEBAGAI MINUMAN KESEHATAN TRADISIONAL DI DESA PUTAT NUTUG
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Putat Nutug, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, mengenai pemanfaatan tanaman kecombrang (Etlingera elatior) sebagai minuman kesehatan. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan, serta evaluasi pre dan posttest. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta pada tiga aspek utama: pengenalan tanaman kecombrang, manfaat kesehatan, dan teknik pengolahan. Peningkatan nilai rata-rata dan penurunan standar deviasi pada beberapa aspek mengindikasikan efektivitas metode edukatif yang diterapkan. Kegiatan ini diharapkan menjadi pemicu lahirnya usaha lokal berbasis produk alam serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi tanaman lokal
PENGENALAN DASAR TEKNIK SIPIL DAN APLIKASINYA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI BAGI SISWA SMA KABUPATEN SERANG
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar tentang ilmu Teknik Sipil dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari kepada siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Serang. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman generasi muda terhadap peran Teknik Sipil dalam pembangunan infrastruktur yang aman, efisien, dan berkelanjutan. Melalui pendekatan edukatif dan interaktif, siswa dikenalkan pada konsep dasar struktur bangunan, jalan, jembatan, drainase, dan penggunaan material bangunan. Metode yang digunakan mencakup penyampaian materi secara visual, diskusi kelompok, serta praktik sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap pentingnya peran Teknik Sipil dalam kehidupan, serta munculnya minat untuk mendalami bidang ini lebih lanjut. Pengabdian ini juga berfungsi sebagai sarana pembentukan kesadaran akan pentingnya infrastruktur yang ramah lingkungan dan tangguh terhadap bencana. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam menumbuhkan minat siswa terhadap dunia rekayasa dan mendorong lahirnya generasi muda yang peduli terhadap pembangunan daerahnya khususnya Kabupaten Serang
ANALISIS PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA AKIBAT PELANGGARAN YANG BERSIFAT MENDESAK DENGAN ASAS LEX SPECIALIS DEROGAT LEGI GENERALI
Ada berbagai macam alasan PHK yang dibenarkan oleh pemerintah melalui perundangundangan yang berlaku. Salah satunya adalah PHK karena melakukan pelanggaran bersifat mendesak sebagaimana yang diatur dalam Pasal 52 ayat (2) dan (3) Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021. Sejak UU Cipta Kerja 2020 berlaku hingga berubah menjadi UU Cipta Kerja No 6 Tahun 2023 pengganti Perpu No 2 Tahun 2022 PHK akibat melakukan pelanggaran berat berubah menjadi PHK karena pelanggaran bersifat mendesak sesuai Pasal 52 ayat (2) dan (3) PP35/2021. Hal ini diijinkan sepanjang pengusaha telah mendefinisikan peristiwa/perbuatan apa saja yang dapat dikategorikan sebagai pelanggaran bersifat mendesak tanpa adanya putusan pidana terlebih dahulu. Pengusaha hanya cukup memberitahukan keputusan PHK nya kepada Pekerja/buruh tanpa tenggang waktu empat belas (14) hari sebagaimana diwajibkan untuk alasan PHK lainnya. Apakah PHK yang demikian sah menurut perundang-undangan yang berlaku asas lex specialis derogat legi generali? Ataukah bertentangan dengan prinsip asas praduga tak bersalah dalam KUHPidana? Penelitian ini dilakukan dengan metode pendekatan yuridis normatif dan konseptual. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa praktek PHK karena pelanggaran bersifat mendesak tidak melanggar asas praduga tak bersalah dalam tindak pidana umum sepanjang pengusaha telah mencantumkan peristiwa/perbuatan apa saja yang dikelompokkan sebagai pelanggaran bersifat mendesak. Hal ini dikarenakan hukum ketenagakerjaan/perburuhan Indonesia merupakan aturan yang khusus (lex specialis) dari aturan umum (lex generali) KUHPerdata dan KUHPidana. Namun demikian, pengusaha harus mengedepankan adanya bukti pelanggaran yang dilakukan pekerja dan memberikan hak-hak yang seharusnya diterima oleh pekerja/buruh yang di PHK karena pelanggaran bersifat mendesak sebagaimana yang ditentukan dalam perundang-undangan ketenagakerjaan
PENGARUH PERSEPSI KUALITAS, PERSEPSI NILAI, DAN LANSKAP BUDAYA TERHADAP LOYALITAS PENGUNJUNG MELALUI KEPUASAN PADA WISATA SEJARAH DI KOTA BATAM
Batam City holds great potential for historical tourism through its cultural heritage and historical sites; however, its development still lags behind shopping and marine tourism. This study aims to examine the role of perceived quality, perceived value, and cultural landscape on visitor loyalty, with satisfaction as a mediating variable. Using a quantitative approach and PLS-SEM analysis, data were collected from 160 respondents selected purposively through an online survey. The results reveal that all three independent variables significantly influence satisfaction, while satisfaction positively affects visitor loyalty. Moreover, satisfaction mediates the relationship between perceived value and cultural landscape with loyalty, but not with perceived quality. These findings provide insights for destination managers to enhance service quality, perceived value, and cultural heritage in order to strengthen satisfaction and build visitor loyalty.Batam City holds great potential for historical tourism through its cultural heritage and historical sites; however, its development still lags behind shopping and marine tourism. This study aims to examine the role of perceived quality, perceived value, and cultural landscape on visitor loyalty, with satisfaction as a mediating variable. Using a quantitative approach and PLS-SEM analysis, data were collected from 160 respondents selected purposively through an online survey. The results reveal that all three independent variables significantly influence satisfaction, while satisfaction positively affects visitor loyalty. Moreover, satisfaction mediates the relationship between perceived value and cultural landscape with loyalty, but not with perceived quality. These findings provide insights for destination managers to enhance service quality, perceived value, and cultural heritage in order to strengthen satisfaction and build visitor loyalty
Studi Meta Analisa Psychological capital dan Work life balance pada Karyawan
Previous studies have shown many correlation results between psychological capital and work-life balance in employees, but no studies have looked for true r values by considering the size effect between the two variables. The purpose of this study is to see the true r value between psychological capital and work-life balance in employees. The total sample in this study is 2934 employees divided into 16 studies in 6 selected journals. Based on the results of the meta-analysis carried out, it is known that there is a moderate association between psychological capital and work-life balance in employees. This indicates that strengthening psychological capital in employees can be a strategy in improving work-life balance and thus will help both individuals, organizations, and academics in designing interventions and policies that support better welfare and performance in employees.Penelitian sebelumnya banyak menunjukkan hasil korelasi antara psychological capital dan work–life balance pada karyawan, namun belum ada penelitian yang mencari besar pengaruh dengan mempertimbangkan effect size antara kedua variabel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat nilai true r antara psychological capital dan work–life balance pada karyawan. Total sampel dalam penelitian ini adalah 2.934 karyawan yang terbagi dalam 16 studi yang terdapat di dalam 6 jurnal terpilih. Berdasarkan hasil meta-analisis yang dilakukan, diketahui bahwa terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara psychological capital dan work–life balance pada karyawan. Hal ini menandakan bahwa penguatan modal psikologis pada karyawan dapat menjadi strategi dalam meningkatkan work–life balance yang bermanfaat, baik bagi individu, organisasi, maupun akademisi, dalam merancang intervensi dan kebijakan yang mendukung kesejahteraan serta kinerja karyawan yang lebih baik
The Mediating Role of Social Support in the Relationship between Gratitude and Psychological Well-Being among Early Adult Single Career Women
The objective of this study was to determine the role of social support in the relationship between gratitude and psychological well-being among single career women. The research respondents were young adult women, employed, unmarried or single, and living in Solo-Raya area. The present study involved 146 subjects. Convenience sampling was selected as the methodology for data collection. The sampling technique used was convenience sampling, and data were analyzed using path analysis through Jamovi software. The findings showed a positive and significant relationship between gratitude and social support, and a positive and significant role of gratitude in enhancing psychological well-being among early adult single career women. However, social support had no significant effect on psychological well-being and had no mediating role in the relationship between gratitude and psychological well-being. The results of this study suggest that increasing gratitude can be an effective way of encouraging individuals to accept and utilise existing social support, while also contributing directly to improved psychological well-being. Meanwhile, social support maintains its positive role in the psychological well-being of single young career women. Nevertheless, further research is required in exploring its significance.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran dukungan sosial sebagai variabel mediatordalam hubungan antara rasa syukur dan psychological well-being pada wanita karier dewasa awalyang belum menikah. Partisipan penelitian berjumlah 146 wanita dewasa awal yang bekerja danberdomisili di wilayah Solo dan sekitarnya. Teknik pengambilan sampel menggunakan conveniencesampling, dengan analisis data dilakukan melalui path analysis menggunakan perangkat lunakJamovi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasa syukur berhubungan positif dan signifikan dengandukungan sosial, serta memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap psychological well-being.Namun, dukungan sosial tidak berpengaruh signifikan terhadap psychological well-being dan tidakmemediasi hubungan antara rasa syukur dan psychological well-being. Temuan ini menunjukkanbahwa rasa syukur berperan langsung dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis wanita karierdewasa awal yang belum menikah. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bahwa pengembanganrasa syukur dapat menjadi salah satu cara penting untuk meningkatkan keterbukaan individu dalammenerima dan memanfaatkan dukungan sosial yang ada, serta berkontribusi langsung terhadappeningkatan kesejahteraan psikologis. Sementara itu, dukungan sosial tetap berperan sebagai faktoryang berpotensi positif bagi kesejahteraan psikologis wanita karier dewasa awal yang belum menikah,meskipun diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi signifikansinya
THE DESIGN OF DEBURRING AIDS TO INCREASE THE PRODUCTION EFFICIENCY OF KN0081 SPACERSAT PT. XYZ
Deburring is one of the important production processes in part manufacturing. Spacer KN0081 is one of the parts of the fuel bracket protractor that functions as a distance guard between the bracket and components in the car engine system. The focus of the deburring process is the quality of the deburring and the cycle time of the process. The quality and efficiency of the deburring process can be improved by using tools for the deburring process. The design of the deburring tool uses a collet clamping mechanism and an interlock system. The spacer is clamped using a collet, then deburred. The interlock mechanism allows the adjustment of the tool\u27s rotation angle to facilitate the setting process. The research method used is VDI 2221 as a design tool and SOLIDWORKS software as a device for creating the design. The best variant design was selected based on technical and economic assessments resulting in a design solution for the deburring spacer product KN0081. The result of the process cycle time analysis is 0.55 minutes for the processing of 1 spacer. Based on cycle time analysis calculations, deburring tools can improve spacer quality and reduce deburring process cycle time to 80% more efficient
DIVERSIFIKASI BISNIS KULINER BERBASIS EKONOMI SIRKULER PADA DESTINASI WISATA RELIGI DI JAWA TIMUR
Ekonomi sirkuler membuka peluang peningkatan perekonomian masyarakat melalui diversifikasi usaha yang bersumber dari pemanfaatan limbah dan optimasi efisiensi sumber daya. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji diversifikasi bisnis kuliner berbasis ekonomi sirkuler pada destinasi wisata religi di Jawa Timur. Analisis dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui pengumpulan data sekunder dari laporan pemerintah, literatur ilmiah, dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan ekonomi sirkuler dalam diversifikasi bisnis kuliner mampu mengurangi limbah, meningkatkan efisiensi sumber daya, dan mendorong perekonomian lokal dengan memanfaatkan sumber daya yang ada serta menciptakan peluang kerja. Studi ini menyimpulkan bahwa diversifikasi bisnis kuliner melalui pendekatan ekonomi sirkuler tidak hanya mendorong kelestarian lingkungan, tetapi juga meningkatkan ekonomi penduduk sekitar. Rekomendasi hasil penelitian ini ditujukan kepada pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya untuk meningkatkan dukungan terhadap kebijakan, pelatihan, dan inisiatif yang mendorong penerapan konsep ekonomi sirkuler pada bisnis kuliner