Universitas Pancasila Journal
Not a member yet
    3327 research outputs found

    MODEL MATEMATIS KESELAMATAN DAN KEAMANAN PENUMPANG OJEK ONLINE DI SUKABUMI

    Get PDF
    Transportasi berbasis aplikasi seperti ojek online telah menjadi pilihan utama masyarakat, termasuk di Sukabumi. Namun, perilaku pengemudi yang tidak sesuai standar keselamatan meningkatkan risiko kecelakaan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya angka kecelakaan yang melibatkan pengendara ojek online di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari variabel perilaku pengemudi (X1), variabel pengalaman berkendara (X2), dan variabel kepatuhan terhadap aturan lalu lintas (X3) terhadap variabel persepsi keselamatan dan keamanan penumpang ojek online (Y). Metode kuantitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada pengguna layanan ojek online. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa variabel pengalaman pengemudi (p < 0.001) dan variabel kepatuhan terhadap aturan lalu lintas (p < 0.001) berpengaruh signifikan terhadap persepsi keselamatan penumpang, sedangkan variabel perilaku pengemudi tidak signifikan. Nilai prediksi keselamatan penumpang berada dalam rentang 2.27 hingga 6.01, dengan contoh nilai sebesar 5.1954, mencerminkan kategori tinggi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi peningkatan keselamatan layanan transportasi berbasis aplikasi

    ANALISIS HUKUM PERIHAL AKTA JUAL BELI BERDASARKAN TRANSAKSI TANAH TANPA IZIN DARI PEMILIK YANG SAH

    Get PDF
    Proses kepemilikan suatu tanah dapat diwujudkan dengan beragam cara, sebagai contoh yaitu jual beli. Proses ini berlangsung dengan beralihnya kepemilikan tanah dari satu pihak kepada pihak lain. Beralihnya hak atas tanah yang dimaksud sebelumnya dapat dilaksanakan tanpa memerlukan suatu persetujuan pemilik yang sah pada akta jual beli dan dapat menimbulkan akibat hukum dan tanggung jawab PPAT terhadap akta jual beli seperti pada kasus Putusan Pengadilan Negeri Ngawi Nomor 14/Pdt.G/2019/PN Ngw. Fokus masalah yang dijadikan pembahasan yaitu pertama bagaimana akibat hukum terhadap Akta Jual Beli yang lahir berdasarkan transaksi tanah tanpa izin dari pemilik yang sah, kedua bagaimana pertanggungjawaban PPAT terhadap Akta Jual Beli yang lahir berdasarkan transaksi tanah tanpa izin dari pemilik yang sah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum normatif yang sifat penelitian nya deskriptif analitis dengan pendekatan Perundang-undangan (statute approach) dan Pendekatan Kasus (case approach) yang di olah dengan teknik analisis data kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori kepastian hukum dan teori tanggungjawab. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kurang nya kehati-hatian PPAT dalam proses pembuatan akta jual beli mengakibatkan permasalahan dikemudian hari seperti pada studi kasus putusan Pengadilan Negeri nomor 14/Pdt.G/2019/PN Ngw. Sehingga mengakibatkan akta jual beli yang telah di lakukan batal karena adanya perbuatan melawan hukum. Atas hal tersebut PPAT selaku pejabat umum yang membuat akta jual beli tersebut harus membatalkan akta yang telah ia buat dan dikenakan sanksi administratif atau kode etik IPPATProses kepemilikan suatu tanah dapat diwujudkan dengan beragam cara, sebagai contoh yaitu jual beli. Proses ini berlangsung dengan beralihnya kepemilikan tanah dari satu pihak kepada pihak lain. Beralihnya hak atas tanah yang dimaksud sebelumnya dapat dilaksanakan tanpa memerlukan suatu persetujuan pemilik yang sah pada akta jual beli dan dapat menimbulkan akibat hukum dan tanggung jawab PPAT terhadap akta jual beli seperti pada kasus Putusan Pengadilan Negeri Ngawi Nomor 14/Pdt.G/2019/PN Ngw. Fokus masalah yang dijadikan pembahasan yaitu pertama bagaimana akibat hukum terhadap Akta Jual Beli yang lahir berdasarkan transaksi tanah tanpa izin dari pemilik yang sah, kedua bagaimana pertanggungjawaban PPAT terhadap Akta Jual Beli yang lahir berdasarkan transaksi tanah tanpa izin dari pemilik yang sah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum normatif yang sifat penelitian nya deskriptif analitis dengan pendekatan Perundang-undangan (statute approach) dan Pendekatan Kasus (case approach) yang di olah dengan teknik analisis data kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori kepastian hukum dan teori tanggungjawab. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kurang nya kehati-hatian PPAT dalam proses pembuatan akta jual beli mengakibatkan permasalahan dikemudian hari seperti pada studi kasus putusan Pengadilan Negeri nomor 14/Pdt.G/2019/PN Ngw. Sehingga mengakibatkan akta jual beli yang telah di lakukan batal karena adanya perbuatan melawan hukum. Atas hal tersebut PPAT selaku pejabat umum yang membuat akta jual beli tersebut harus membatalkan akta yang telah ia buat dan dikenakan sanksi administratif atau kode etik IPPA

    Dissemination of Parenting Knowledge for Students’ Parents of SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta

    Get PDF
    Parents of students at SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta who are raising teenagers for the first time often face difficulties in parenting. They do not know how properly care for teenagers. This parenting training aims to provide knowledge and methods to for raising teenagers. The training is carried out using lecture and discussion methods. The effectiveness of the training was measured using the Brief  Parenting Scale with pre-test and post-test assessments. The pre-test results showed that 20 parents of students had scores in the over-activity aspect in the high category, while the laxness aspect was in the medium and low categories. This indicates that the main parenting problem among these parents is a high level of over-activity. The focus of the training is to reduce the over-activity aspect to medium or low level. The t-test analysis of the pre-test and post-test measurements on the over-activity aspect showed a p <0.001 with a mean difference of 7.25. The pre-test mean was 15.6 (high category), while the post-test mean was 8.35 (medium category). Thus, parenting training for parents of Muhammadiyah 7 Yogyakarta middle school students has proven to be effective.Orang tua/wali siswa SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta yang baru pertama kali memiliki anak yang memasuki usia remaja seringkali mengalami kesulitan dalam mengasuh anaknya. Mereka tidak memiliki pengetahuan tentang cara yang tepat dalam mengasuh anak usia remaja. Tujuan sosialisasi parenting ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang cara mengasuh anak yang berada pada usia remaja. Sosialisasi dilaksanakan dengan metode ceramah dan diskusi. Efektivitas sosialisasi diukur dengan skala Brief Parenting dengan pendekatan pengukuran pre-test dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan bahwa 20 orang tua/wali siswa memiliki nilai aspek over-activity dengan kategori tinggi, sementara aspek laxness berada dalam kategori sedang dan rendah. Artinya, permasalahan pengasuhan wali siswa ada pada aspek over-activity yang tinggi. Fokus kegiatan sosialisasi ini adalah untuk menurunkan nilai aspek over-activity ke taraf sedang atau rendah. Hasil analisis t-test terhadap pengukuran pre-test dan post-test pada aspek over-activity menunjukkan nilai p < 0.001 dengan mean difference 7.25. Mean pre-test 15.6 (kategori tinggi) dan mean post-test 8.35 (kategori sedang). Dengan demikian, sosialisasi parenting orang tua/wali siswa SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta terbukti efektif

    Maximizing Developmental Potential and Parenting Patterns in the Married Couples Community of GKI Gejayan Yogyakarta

    Get PDF
    An understanding of parenting has becoming increasingly important, especially within church communities. GKI Gejayan recognizes the significance of parenting in supporting the growth of children and adolescents in a Christian context. This understanding led to developing a community service program titled, "Maximizing Developmental Potential and Parenting Patterns within the GKI Gejayan Yogyakarta Spouse Community”. The program uses a psychoeducational approach with two main sessions aimed at equipping parents with practical tools for better parenting. The first session, held in person, focused on child development, covering cognitive, physical, and psychosocial aspects that influence parenting. It also addressed common parenting challenges and introduced love languages, providing parents with strategies to improve their parenting methods. The second online session concentrated on the role of discipline in child-rearing, exploring effective disciplinary methods and the appropriate use of punishment to support child development. The program targets married couples with children, offering valuable guidance to help them support their children\u27s growth at each developmental stage. Ultimately, this initiative seeks to enhance parenting practices and contribute to the holistic development of children and adolescents in the community.Pemahaman tentang pengasuhan menjadi aspek krusial dan telah mendapat perhatian, khususnya di lingkungan gereja. GKI Gejayan merupakan salah satu gereja yang mulai menyadari pentingnya pengasuhan dalam mendukung perkembangan anak dan remaja agar dapat bertumbuh secara optimal dalam komunitas Kristiani. Kesadaran ini membuka peluang untuk menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat bertema “Memaksimalkan Potensi Perkembangan dan Pola Pengasuhan di Komunitas Pasutri GKI Gejayan Yogyakarta”. Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode psikoedukasi yang terdiri dari dua sesi utama. Sesi pertama membahas perkembangan anak dari aspek kognitif, fisik, dan psikososial, serta bagaimana hal tersebut memengaruhi pola asuh orang tua. Tantangan dalam pengasuhan dan konsep bahasa kasih juga menjadi bagian penting dalam diskusi. Sesi ini dilaksanakan secara tatap muka dan memberikan wawasan baru bagi orang tua untuk mengevaluasi metode pengasuhan mereka. Sesi kedua, yang dilakukan secara daring, membahas tentang hukuman dalam pengasuhan, mencakup efektivitas serta cara penerapan yang tepat bagi perkembangan anak. Partisipan adalah  anggota komunitas Pasangan Suami Istri, khususnya yang sudah memiliki anak. Secara keseluruhan, program ini memberikan wawasan praktis kepada orang tua agar dapat membimbing anak dan remaja sesuai tahap perkembangan mereka dengan pola asuh yang lebih baik

    Prevention of Body Shaming Behavior through Self-Acceptance Psychoeducation at SMP Negeri 17 Kota Jambi

    Get PDF
    This community service activity aims to prevent body shaming behavior among SMP Negeri 17 Jambi City students through an educational approach and intervention involving students directly. Body shaming is the act of demeaning someone based on their physical aspects, which can harm adolescents mental health. The participants of this psychoeducation consisted of 36 students who were randomly selected. The results showed an increase in students\u27 understanding of the adverse effects of body shaming as well as a change in attitude towards a more positive and supportive direction. The educational program implemented effectively raised awareness and strengthened a culture of mutual respect in the school environment. Thus, educational interventions can be an effective solution in reducing body shaming behavior among students.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mencegah perilaku body shaming di kalangan siswa SMP Negeri 17 Kota Jambi melalui pendekatan edukasi dan intervensi yang melibatkan siswa secara langsung. Body shaming merupakan tindakan merendahkan seseorang berdasarkan aspek fisiknya, yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mental remaja. Peserta psikoedukasi ini terdiri dari 36 siswa yang dipilih secara acak. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai dampak buruk body shaming serta perubahan sikap ke arah yang lebih positif dan suportif. Program edukasi yang diterapkan terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan memperkuat budaya saling menghormati di lingkungan sekolah. Dengan demikian, intervensi edukasi dapat menjadi solusi yang efektif dalam mengurangi perilaku body shaming di kalangan siswa

    Trauma Awareness Training for Psychology Students of  Nusa Cendana University

    Get PDF
    Traumatic experience is a crisis that suppresses the psychological condition of individuals in response to an event. Individuals who have experienced traumatic events often experience various psychological pressures, such as stress, depression, and anxiety. One strategy to help trauma survivors deal with this condition is to provide trauma awareness training. This training is useful for individuals to realize traumatic experiences within themselves and to help other individuals in the community. The methods in this training are lectures and experiential learning to involve 23 psychology students at Nusa Cendana University. The results of the training showed that psychology students at Nusa Cendana University experienced an increase in knowledge about trauma awareness, with a pre-test score of 75.6 to 90.9 for the post-test score.Pengalaman traumatis merupakan situasi krisis yang menekan kondisi psikologis individu dalam merespon suatu kejadian. Individu yang pernah mengalami peristiwa traumatis tentunya mengalami berbagai tekanan psikologis seperti, stres, depresi, dan kecemasan. Salah satu strategi untuk membantu penyintas trauma dalam menghadapi kondisi ini adalah memberikan pelatihan trauma awareness. Pelatihan ini berguna bagi individu dalam menyadari pengalaman traumatis dalam diri dan untuk membantu individu lain dalam komunitas. Metode dalam pelatihan ini adalah ceramah dan experience learning yang melibatkan 23 mahasiwa psikologi Universitas Nusa Cendana. Hasil pelatihan menunjukan bahwa mahasiwa Psikologi Universitas Nusa Cendana mengalami peningkatan pengetahuan tentang trauma awareness, dengan nilai pre-test yaitu 75.6 menjadi 90.9 untuk nilai post-test

    Development and Optimization of Facial Wash Gel with Okra Fruit (Abelmoschus esculentus) Extract: a Study on HPMC Concentration Variations

    Get PDF
    The stability of facial wash gel formulations is influenced by the concentration of Hydroxypropyl Methylcellulose (HPMC), which plays a crucial role in determining viscosity, homogeneity, spreadability, and foam stability. This study aimed to evaluate and optimize the physical stability of facial wash gel containing okra extract 3% (Abelmoschus esculentus (L.) Moench) by varying HPMC concentrations (1, 1.5, and 2%). The formulations were assessed for homogeneity, syneresis, pH stability, viscosity, spreadability, and foam stability over a 28-day storage period at room temperature (25°C). Statistical analysis was performed using SPSS version 27, including Shapiro-Wilk normality test, Levene’s test for homogeneity, One-Way ANOVA, and Tukey’s post-hoc test to determine significant differences among formulations. The results showed that HPMC concentration significantly influenced gel stability. F1 (1% HPMC) exhibited syneresis, excessive spreadability, and lower viscosity, indicating poor structural integrity. F2 (1.5% HPMC) maintained moderate stability but showed significant changes in spreadability over time. F3 (2% HPMC) demonstrated the best stability with optimal viscosity, minimal syneresis, controlled spreadability, and consistent foam formation. pH values for all formulations remained within the acceptable range (4.5–7.8, SNI 16-4380-1996). Foam stability (60–70%) met regulatory standards (SNI 16-4085-1996), with higher HPMC concentrations contributing to increased foam retention.  The study confirms that HPMC concentration is a key determinant of gel stability. F3 (2% HPMC) exhibited the most stable formulation, balancing viscosity, spreadability, and foam stability, making it the optimal formulation for facial wash gel development. These findings highlight the importance of gelling agent optimization in cosmetic formulations, ensuring both product stability and consumer acceptability

    Indigenous Knowledge: Inclusive Environmental Communication

    Get PDF
    This comprehensive article explores the indispensable role of Indigenous Knowledge (IK) in fostering truly inclusive environmental communication, particularly in the face of escalating global climate challenges. Drawing upon a synthesis of existing literature and real-world case studies, this paper elucidates how Traditional Ecological Knowledge (TEK)—a profound, place-based understanding of environmental stewardship—offers critical insights often overlooked in conventional environmental discourse. It highlights the historical marginalization of IK and advocates for a paradigm shift towards communication approaches that are culturally responsive, participatory, and equitable. The Inclusive Environmental Communication Framework (IECF), consisting of four interdependent domains, is proposed as a holistic and operational solution to guide inclusive environmental communication. The findings underscore that ethical and meaningful incorporation of Indigenous perspectives not only enriches environmental dialogue but is fundamental for achieving more effective, just, and sustainable climate action globally

    ANALISIS PENYELUNDUPAN HUKUM BERDASARKAN PRAKTIK PERJANJIAN NOMINEE OLEH WARGA NEGARA ASING

    Get PDF
    Praktik perjanjian nominee telah menjadi salah satu metode yang digunakan oleh Warga Negara Asing untuk memperoleh kepemilikan tanah secara tidak sah di Negara Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis fenomena penyelundupan hukum melalui perjanjian nominee yang melibatkan Warga Negara Asing dalam kepemilikan tanah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dengan menggali informasi dari studi pustaka, peraturan hukum, dan putusan pengadilan terkait. Penelitian ini menemukan bahwa perjanjian nominee telah digunakan oleh Warga Negara Asing untuk mengelabui peraturan dan pembatasan kepemilikan tanah yang ada di negara Indonesia. Praktik ini sering melibatkan Warga Negara Indonesia yang bertindak sebagai "nominee" atas nama Warga Negara Asing untuk memperoleh properti tanah. Dampak dari penyelundupan hukum ini terhadap masyarakat dan pemerintah lokal sangatlah signifikan. Hal ini dapat menyebabkan ketidakstabilan ekonomi dan sosial, permasalahan hukum, serta masalah politik terkait kedaulatan dan keamanan nasional. Untuk mengatasi penyelundupan hukum ini, Indonesia telah mempunyai kebijakan peraturan terkait kepemilikan tanah oleh Warga Negara Asing. Selain itu, pemantauan dan penegakan hukum yang lebih efektif juga diperlukan untuk mencegah praktik ilegal semacam ini. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang praktik penyelundupan hukum oleh Warga Negara Asing melalui perjanjian nominee untuk kepemilikan tanah. Implikasi dari temuan ini harus dijadikan acuan dalam merumuskan kebijakan hukum yang lebih efektif dan terukur guna menjaga kedaulatan dan keberlanjutan pembangunan dalam negeri.Praktik perjanjian nominee telah menjadi salah satu metode yang digunakan oleh Warga Negara Asing untuk memperoleh kepemilikan tanah secara tidak sah di Negara Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis fenomena penyelundupan hukum melalui perjanjian nominee yang melibatkan Warga Negara Asing dalam kepemilikan tanah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dengan menggali informasi dari studi pustaka, peraturan hukum, dan putusan pengadilan terkait. Penelitian ini menemukan bahwa perjanjian nominee telah digunakan oleh Warga Negara Asing untuk mengelabui peraturan dan pembatasan kepemilikan tanah yang ada di negara Indonesia. Praktik ini sering melibatkan Warga Negara Indonesia yang bertindak sebagai "nominee" atas nama Warga Negara Asing untuk memperoleh properti tanah. Dampak dari penyelundupan hukum ini terhadap masyarakat dan pemerintah lokal sangatlah signifikan. Hal ini dapat menyebabkan ketidakstabilan ekonomi dan sosial, permasalahan hukum, serta masalah politik terkait kedaulatan dan keamanan nasional. Untuk mengatasi penyelundupan hukum ini, Indonesia telah mempunyai kebijakan peraturan terkait kepemilikan tanah oleh Warga Negara Asing. Selain itu, pemantauan dan penegakan hukum yang lebih efektif juga diperlukan untuk mencegah praktik ilegal semacam ini. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang praktik penyelundupan hukum oleh Warga Negara Asing melalui perjanjian nominee untuk kepemilikan tanah. Implikasi dari temuan ini harus dijadikan acuan dalam merumuskan kebijakan hukum yang lebih efektif dan terukur guna menjaga kedaulatan dan keberlanjutan pembangunan dalam negeri

    Aplikasi Peta Kendali Proporsi Dan Metode 5w+1h Dalam Pengendalian Mutu Pada Produsen Label Kemasan

    Get PDF
    Mutu merupakan elemen krusial yang memengaruhi pilihan konsumen dalam membeli produk, sehingga pengendalian mutu perlu dilakukan oleh setiap produsen. PT ‘X’ adalah produsen yang bergerak di sektor manufaktur yang mensuplai label kemasan bagi produk yang dihasilkan oleh berbagai industri lainnya, sehingga mutu label kemasan tersebut turut memberikan andil dalam peningkatan mutu produk lainnya. Berdasarkan observasi awal, diketahui bahwa PT ‘X’ saat ini menerapkan pengendalian mutu hanya dengan inspeksi visual, tanpa disertai metode pengendalian mutu yang terukur, sehingga kerap ditemukan tingkat kecacatan yang tinggi pada label kemasan yang dihasilkan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengeksplorasi aplikasi peta kendali proporsi pada proses produksi di PT’X’, mengidentifikasi faktor penyebab kecacatan produk serta memberikan rekomendasi perbaikan mutu berdasarkan metode 5W+1H. Dari hasil analisis peta kendali proporsi, ditemukan gejala penyimpangan pada proses produksi. Hasil diagram Pareto menunjukkan adanya tiga jenis kecacatan utam, antara lain  label kotor (47,09%), foil berlubang (15,10%), dan teks memengambang (9,57%). Identifikasi  penyebab kecacatan dengan diagram sebab-akibat mengungkapkan  bahwa kecacatan berasal dari aspek manusia, mesin, metode, serta material. Rekomendasi perbaikan yang dirancang melalui pendekatan 5W+1H meliputi pelaksanaan pengendalian preventif secara rutin, pengetatan inspeksi material, penerapan sistem FIFO dalam pengolahan material, optimalisasi perawatan mesin, serta memastikan material di gudang terlapisi

    3,010

    full texts

    3,327

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Pancasila Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇