Universitas Pancasila Journal
Not a member yet
    3327 research outputs found

    Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Pertimbangan Tingkat Materialitas Dalam Pengauditan Laporan Keuangan

    Get PDF
    The study aims to test and analyze the influence of auditor profesionalisme, auditor experience, auditor competence, the ethics of the auditor profession, audit risk, and auditor independence on the level of materiality in financial statements at the public accounting office in Jakarta Selatan. The population used in this study an auditor-auditor who works in the public accounting office in the Jakarta Selatan region. The sample in this study was determined using purposive sampling, and based on the method obtained 14 public accounting office in Jakarta Selatan. This research uses primary data obtained through a questionnaire. The analysis method used in this study SPSS Version 30. The result of this study indicate that professionalism greatly influences the consideration of materiality levels in financial statements audits.Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh profesionalisme auditor, pengalaman auditor, kompetensi auditor, etika profesi, risiko audit, independensi auditor terhadap pertimbangan tingkat materialitas dalam pengauditan laporan keuangan pada kantor akuntan publik di Jakarta Selatan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja pada kantor akuntan publik di wilayah Jakarta Selatan. Sampel dalam penelitian ini ditentukan responden dengan menggunakan metode purposive sampling dan berdasarkan metode tersebut diperoleh 14 kantor akuntan publik Jakarta Selatan. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui kuesioner. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan SPSS Versi 30. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profesionalisme sangat memengaruhi pertimbangan tingkat materialitas dalam pengauditan laporan keuangan

    PEMBERDAYAAN IBU PKK DESA SUKAGALIH MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN BUMBU SIAP SAJI

    Get PDF
    Desa Sukagalih yang terletak di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, memiliki sekkitar 25,4% KK yang masuk ke dalam kategori keluarga miskin. Perlu adanya upaya penggalian potensi dari Masyarakat Desa Sukagalih untuk meningkatkan perekonomiannya. Adanya pereubahan kehidupan yang serba cepat cepat sekarang ini, memasak dalam waktu singkat menjadi jalan keluar yang praktis dan efektif. Solusi yang ditawarkan adalah dengan adanya produksi bumbu siap pakai sehingga dapat mempersingkat waktu memasak. Kondisi ini menciptakan peluang besar untuk memproduksi bumbu siap pakai. Jenis bumbu yang akan diproduksi terdiri dari bumbu dasar putih, bumbu dasar merah dan bumbu dasar kuning. Tujuan dari kegiatan ini adalah pemberdayaan ibu rumah tangga Desa Sukagalih dalam bentuk pelatihan pembuatan produk bumbu siap pakai. Pelatihan yang dilakukan kepada Ibu PKK Desa Sukagalih antara lain pelatihan proses pembuatan bumbu dan pemasaran produk yang akan dijual. Hasil dari kegiatan ini didapatkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan ibu PKK terkait proses pembuatan bumbu dan pemasaran produk, dapat terlihat dari hasil pre-test 80,5% peserta dapat menjawab benar seluruh soal dan untuk post-test sebanyak 88,7%

    ANALISIS PERBANDINGAN PRODUKTIVITAS PEKERJAAN DINDING PARTISI MENGGUNAKAN MATERIAL RANGKA METAL STUD DAN RANGKA HOLLOW

    Get PDF
    Pekerjaan dinding partisi merupakan komponen penting dalam konstruksi bangunan yang memerlukan pemilihan material yang tepat untuk efisiensi waktu dan biaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan produktivitas pemasangan dinding partisi menggunakan dua jenis material rangka, yaitu metal stud dan hollow. Metode yang digunakan bersifat kuantitatif, dengan mengamati waktu pelaksanaan, jumlah tenaga kerja, dan biaya pemasangan masing-masing jenis rangka. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan dianalisis secara komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa faktor utama yang mempengaruhi produktivitas di lapangan adalah keterbatasan tenaga kerja, keterlambatan material akibat proses approval, ketidaktersediaan lahan kerja, peralatan yang tidak lengkap, serta keterlambatan pengecekan dari konsultan pengawas. Faktor-faktor ini berdampak pada penurunan produktivitas. Dari segi waktu, rangka metal stud menunjukkan keunggulan dengan deviasi 158,61 menit (sekitar 2 jam 36 menit) lebih cepat dibanding rangka hollow. Dari sisi biaya, metal stud juga lebih efisien dengan selisih Rp520,00 per m². Namun, dalam hal produktivitas pekerja per satuan m², rangka hollow lebih unggul dengan deviasi 0,931 m²/pekerja. Simpulannya, terdapat perbedaan signifikan dalam produktivitas antara kedua material. Rangka metal stud unggul dalam efisiensi waktu dan biaya, sementara rangka hollow lebih produktif dalam output pekerja. Kedua jenis material memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang perlu disesuaikan dengan kebutuhan proyek. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi dalam pemilihan material rangka yang optimal untuk proyek konstruksi

    STUDI KELAYAKAN FINANSIAL PENATAAN KAWASAN KUMUH: Studi Kasus: di Kawasan Karang Mumus Kota Samarinda

    Get PDF
    Urbanisasi menjadi fenomena tak terhindarkan dan semakin meningkatkan tekanan bagi para pengelola kota untuk menyediakan insfrastruktur dan pelayanan dasar yang merata. Disamping itu urbanisasi justru merupakan peluang dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan kota tidak terlepas dari permasalahan-permasalahan kota seperti perumahan kumuh dan permukiman kumuh. Isu penanganan kawasan kumuh pada kawasan perkotaan yang adat penduduk memerlukan strategi dan analisis finansial yang tepat, guna memberikan solusi dalam penanganannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kelayakan finansial suatu bentuk penanganan permukiman kumuh melalui pola permukiman kembali di sempadan sungai dan menerapkan perbaikan kualitas lingkungan eksisting yang merupakan bagian dari sistem drainase primer kota dengan revitalisasi sungai dan penyediaan ruang terbuka hijau di sempadan sungai. Komponen infrastruktur yang direncanakan ialah Kampung Susun/Rumah Susun dan Revitalisasi Sungai beserta Pembangunan RTH Sempadan Sungai. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan observasi lapang disamping dengan mengumpulkan data-data sekunder lainnya. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa rencana pembangunan dengan biaya investasi sebesar Rp 186.309.354.000 ini dianggap layak dengan kriteria perhitungan NPV sebesar Rp 104.607.284.080 lebih besar dari 0, IRR sebesar 9% lebih besar dari MARR (6,5%), BCR sebesar 1,15 lebih besar dari 1, PP selama 36,373 tahun lebih kecil dari umur ekonomis bangunan selama 50 tahun, dan peningkatan kualitas kawasan kumuh (intangible benefit) berupa pengurangan luasan kumuh sebesar 0,84 Ha

    An ANALISIS KINERJA OPERASIONAL ANGKUTAN PEMADU MODA RUTE TERMINAL PURABAYA-BANDARA JUANDA SURABAYA

    No full text
    Angkutan pemadu moda berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan konektivitas antar simpul utama transportasi di wilayah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja operasional angkutan pemadu moda pada rute Terminal Purabaya-Bandara Juanda di Surabaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yang mencakup data survei secara dinamis dan statis serta wawancara kepada petugas operasional. Parameter kinerja operasional yang dianalisis meliputi waktu tunggu penumpang, headway, frekuensi, load factor, dan kecepatan perjalanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata headway sebesar 29 menit, dengan waktu tunggu penumpang 14,5 menit, dan kecepatan rata-rata perjalanan 20 km/jam. Load factor pada hari kerja mencapai 41,6%, sedangkan pada hari libur meningkat menjadi 72%. Analisis kebutuhan armada menunjukkan bahwa pengurangan jumlah armada dari 10 unit menjadi 8 unit dapat meningkatkan efisiensi operasional dengan load factor meningkat menjadi 52% pada hari kerja dan 90,2% pada hari libur. Pengurangan armada dapat meningkatkan efisiensi layanan tanpa mengurangi kualitas, namun diperlukan armada cadangan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada hari libur

    PERLINDUNGAN HUKUM AHLI WARIS AKIBAT PEMALSUAN AKTA HIBAH YANG DIBUAT OLEH PPAT

    Get PDF
    Pembuatan akta hibah harus dilakukan di hadapan pejabat yang berwenang terhadap pembuatan akta tersebut, hal ini sesuai dengan ketentuan yang terdapat di dalam Pasal 1682 KUHPerdata. Dalam hal hibah tanah, maka akta hibah dibuat di hadapan atau oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) yang bertugas melaksanakan sebagian kegiatan pendaftaran tanah dengan membuat akta sebagai bukti dilakukannya perbuatan hukum tertentu mengenai hak atas tanah. Rumusan masalah dalam kajian ini, mengenai Bagaimana Perlindungan Hukum Ahli Waris Terhadap PPAT Yang Memalsukan Akta Hibah Berdasarkan Putusan Nomor 44/Pid.B/2021/PN.CLP dan Apa Akibat Hukum Akta Hibah Yang Dipalsukan Oleh PPAT Berdasarkan Putusan Nomor 44/Pid.B/2021/PN.CLP. Kajian ini menggunakan metode penelitian normatif (kepustakaan) dengan analisis secara kualitatif terhadap data sekunder untuk mendapatkan kesimpulan tentang perlindungan hukum terhadap ahli waris atas pemalsuan akta hibah yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) sebagaimana yang terdapat pada Putusan Nomor 44/Pid.B/2021/PN.Clp telah dikenakan sanksi pidana penjara selama 4 (empat) bulan kepada PPAT. Selain itu, peralihan hak atas tanah melalui hibah tersebut dapat diajukan pembatalan ke Pengadilan Negeri dengan dasar pemalsuan tanda tangan yang dilakukan PPAT. Akibat hukum terhadap akta hibah yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) yang didasarkan dengan pemalsuan sebagaimana yang terdapat pada Putusan Nomor 44/Pid.B/2021/PN.Clp, yaitu dapat batal demi hukum melalui gugatan pembatalan di Pengadilan Negeri maka peralihan hak atas tanah melalui hibah tersebut dianggap tidak pernah ada.Pembuatan akta hibah harus dilakukan di hadapan pejabat yang berwenang terhadap pembuatan akta tersebut, hal ini sesuai dengan ketentuan yang terdapat di dalam Pasal 1682 KUHPerdata. Dalam hal hibah tanah, maka akta hibah dibuat di hadapan atau oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) yang bertugas melaksanakan sebagian kegiatan pendaftaran tanah dengan membuat akta sebagai bukti dilakukannya perbuatan hukum tertentu mengenai hak atas tanah. Rumusan masalah dalam kajian ini, mengenai Bagaimana Perlindungan Hukum Ahli Waris Terhadap PPAT Yang Memalsukan Akta Hibah Berdasarkan Putusan Nomor 44/Pid.B/2021/PN.CLP dan Apa Akibat Hukum Akta Hibah Yang Dipalsukan Oleh PPAT Berdasarkan Putusan Nomor 44/Pid.B/2021/PN.CLP. Kajian ini menggunakan metode penelitian normatif (kepustakaan) dengan analisis secara kualitatif terhadap data sekunder untuk mendapatkan kesimpulan tentang perlindungan hukum terhadap ahli waris atas pemalsuan akta hibah yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) sebagaimana yang terdapat pada Putusan Nomor 44/Pid.B/2021/PN.Clp telah dikenakan sanksi pidana penjara selama 4 (empat) bulan kepada PPAT. Selain itu, peralihan hak atas tanah melalui hibah tersebut dapat diajukan pembatalan ke Pengadilan Negeri dengan dasar pemalsuan tanda tangan yang dilakukan PPAT. Akibat hukum terhadap akta hibah yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) yang didasarkan dengan pemalsuan sebagaimana yang terdapat pada Putusan Nomor 44/Pid.B/2021/PN.Clp, yaitu dapat batal demi hukum melalui gugatan pembatalan di Pengadilan Negeri maka peralihan hak atas tanah melalui hibah tersebut dianggap tidak pernah ada

    Mapping Moral Frames: A Qualitative Analysis of Malaysian Media Coverage of the McDonald’s Boycott

    Get PDF
    This study examines how Malaysian news media morally framed the McDonald’s boycott — sparked by McDonald’s Israel’s donations to the military — during the Israel-Palestine conflict in late 2023. Despite McDonald’s Malaysia’s clarifying its independence in the matter, consumer activism triggered notable reputational and economic losses. Drawing on Framing Theory and adopting a qualitative inductive content analysis of 48 online news articles between 13 October 2023 and 13 April 2024 from four Malaysian news outlets — Berita Harian, Sin Chew Daily, The Star, and Malaysiakini, the study identified six moral framing themes: victimizing workers, rational response to boycott triggers, effectiveness of boycott, selective boycotting, religious values, and freedom to boycott. Victimizing workers emerged as the dominant frame, highlighting the boycott’s unintended harm to local employees. Additionally, selective boycott appeared exclusively in Sin Chew Daily, critiquing inconsistent consumer practices. Moreover, mainstream media emphasized victimizing workers and rational response to boycott triggers, whereas alternative media paired victimizing workers with freedom of boycott. The study highlights how different linguistic and ideological media deploy moral framing to navigate complex ethical narratives amid geopolitical events. By revealing the moral themes embedded in media discourse, the findings add to the literature on media framing of morality in multicultural societies

    Optimization of Pipe Length Parameters, Number of Valves and Compressor Operations to Reduce Electricity Consumption

    Get PDF
    Compressed air is a frequently used energy supply tool in industrial processes. Energy audits and energy-saving measures focus only on technical issues that affect energy efficiency. Related operating issues of compressed air systems are rarely addressed towards energy efficiency. Only 21% of participants in the Australian energy audit program recommended energy-saving measures for compressed air systems. The largest electricity consumption in an automotive factory is on the compressor engine which is needed for the pneumatic needs of machines, dies, and jigs so optimizing the parameters of pipe length, number of valves and compressor operation to reduce electricity consumption is needed. The research method uses the Taguchi method and is reviewed by monitoring the Cumulative Sum Control Chart (CUSUM) after conducting experiments. The experimental results on the parameters of pipe length 668 m, number of valves 6 pcs and operational compressor 185 kW are the most optimal parameters to reduce electricity consumption 198,000 kWh / year with the resulting pressure of 5.43 bar and a pressure drop of 1.57 ba

    OPTIMIZATION OF CAPILLARY PIPE DIAMETER FOR THE PERFORMANCE OF A 100-LITER CAPACITY ICE PLANT AS A MEANS OF PRESERVING FISH

    Get PDF
    The capillary tube is an expansion device in the vapor compression refrigeration cycle (VCRC) that functions to reduce refrigerant pressure from high to low levels. The tube’s diameter and length significantly affect the pressure and performance of the refrigeration system. Therefore, selecting the appropriate capillary tube size is essential to achieve optimal system operation. This study aims to determine the optimal capillary tube diameter to improve the performance of a 100 liter ice maker unit utilizing a 1 PK air conditioner outdoor unit as the condensing unit. The system is designed to support an efficient and simple ice freezing process for fish preservation. The main variable analyzed is the capillary tube diameter (0.028 inch, 0.031 inch, and 0.040 inch). Evaluation parameters include refrigeration effect (Qc), compressor work (Wk), condenser heat rejection (Qk), and coefficient of performance (COP). The results indicate that a 0.028-inch capillary tube yields a refrigeration effect of 345.35 kJ/kg, compressor work of 78.26 kJ/kg, and a COP of 3.41. The 0.031-inch and 0.040-inch diameters result in COP values of 3.31 and 3.29, respectively. Therefore, the 0.028-inch capillary tube provides the highest performance and is considered the most suitable for the 100 liter ice maker system

    PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN WORD OF MOUTH (WOM) TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA KULINER SOTO BETAWI GLOBE H. OJI DENGAN KEPUASAN PELANGGAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING

    Get PDF
    This study aims to analyze the influence of service quality and Word of Mouth (WOM) communication on purchasing decisions, with customer satisfaction as an intervening variable. The research was conducted on 100 consumers of Soto Betawi Globe H. Oji in Central Jakarta, using a quantitative approach and a survey method through Google Forms. Data were analyzed using Structural Equation Modeling with the Partial Least Squares (SEM-PLS) approach via the SmartPLS 4 application. The results show that service quality and WOM have a positive and significant impact on customer satisfaction and purchasing decisions, and customer satisfaction is proven to mediate the influence of both variables. These findings recommend that culinary businesses focus on improving service quality and encouraging positive WOM to enhance customer satisfaction and loyalty.

    3,010

    full texts

    3,327

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Pancasila Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇