Universitas Pancasila Journal
Not a member yet
3327 research outputs found
Sort by
Peran Influencer Instagram pada Pembentukan Tren Budaya Masyarakat melalui Akun @Vindylee
Fenomena influencer media sosial telah menjadi bagian integral dari kehidupan digital saat ini, di mana individu dengan pengaruh besar mampu membentuk opini dan perilaku pengikut mereka. Penelitian ini berfokus pada peran influencer Instagram, Vindy Lee, dalam membentuk tren budaya masyarakat, khususnya terkait etiket makan atau table manners. Penelitian ini menggunakan metode konstruktif untuk menganalisis tentang peran influence pada media sosial Instagram dalam memberikan informasi dan juga mengedukasi Masyarakat tentang etiket makan. Peneliti melakukan observasi pada akun Instagram @Vindylee untuk mengetahui bagaiaman Vindy Lee menggunakan berbagai fitur Instagram untuk menyampaikan konten edukatif yang autentik dan menarik, serta menganalisis dampak konten tersebut terhadap perilaku dan kebiasaan pengikutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Vindy Lee berhasil meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya table manners, serta mendorong perubahan positif dalam perilaku sehari-hari mereka. Vindy Lee berhasil menggunakan platform Instagram untuk menyebarkan edukasi mengenai etiket makan melalui konten yang menarik dan mudah dipahami. Dengan menggunakan berbagai fitur Instagram seperti foto, video, dan Instagram Live, ia mampu menjangkau audiens yang luas dan berinteraksi langsung dengan pengikutnya, sehingga membangun hubungan yang lebih personal dan terpercaya. Faktor-faktor seperti kredibilitas, autentisitas, interaksi aktif dengan pengikut, dan visualisasi konten yang menarik, berperan penting dalam efektivitas Vindy Lee sebagai influencer
Peranan Dukungan Sosial terhadap Resiliensi pada Individu Menikah yang Belum Memiliki Anak
Married couples who want children but have not yet will experience negative psychological effects. Due to external factors such as cultural expectations and family demands, they become vulnerable to stress, anxiety, unhappiness, and feelings of worthlessness. This situation necessitates resilience, defined as the ability to adapt to uncomfortable conditions. Individuals with high resilience can recover and try again after experiencing difficulties. One factor that enhances resilience is social support. This study examines the role of social support in resilience among married individuals who do not yet have children. The research involved 112 respondents aged 20-40 years, with a minimum marriage duration of 12 months, and no children. Two measurement tools were used: the Resilience Scale (Wagnild & Young, 1993) to measure resilience levels and the Multidimensional Scale of Perceived Social Support (Zimet et al., 1988) to assess social support. The study employed a quantitative method with simple linear regression for data analysis. Results indicated a significant role of social support (R² = 0.375) in resilience among childless married individuals. This finding suggests that social support contributes 37.5% to the resilience of married individuals who do not have children.Pasangan menikah yang menginginkan keturunan namun belum mendapatkannya dihadapkan dengan efek psikologis yang negatif. Faktor eksternal seperti budaya dan tuntutan keluarga, membuat mereka menjadi rentan stres, merasa cemas, tidak bahagia, tidak berharga sehingga diperlukan kemampuan untuk beradaptasi dari kondisi tidak nyaman yang disebut resiliensi. Inidvidu yang memiliki resiliensi yang tinggi mampu bangkit dan berusaha lagi setelah mengalami kesulitan. Salah satu faktor yang dapat meningkatkan resiliensi individu adalah dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar peranan dukungan sosial terhadap resiliensi individu menikah yang belum memiliki anak. Responden dalam penelitian ini berjumlah 112 responden, berusia 20-40 tahun, minimal usia pernikahan 12 bulan dan belum memiliki anak. Penelitian ini menggunakan dua alat ukur, yaitu adalah Resilience Scale (Wagnild & Young, 1993) untuk mengukur tingkat resiliensi dan The Multidimensional Scale of Perceived Social Support (Zimet, dkk., 1988). Studi ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan teknik analisis data regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil analisis data, terdapat peranan dukungan sosial (R2 = 0,375) terhadap resiliensi pada individu menikah yang belum memiliki anak. Hal ini menunjukkan bahwa dukungan sosial berkontribusi sebesar 37,5% terhadap resiliensi pada individu menikah yang belum memiliki anak
TANGGUNG JAWAB NOTARIS TERHADAP PENYIMPANAN MINUTA AKTA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab hukum notaris terhadap penyimpanan minuta akta, dengan fokus pada kasus minuta akta yang hilang atau rusak. Menggunakan metode penelitian hukum normatif-empiris, penelitian ini memadukan analisis norma hukum dengan data empiris yang diperoleh melalui studi pustaka dan analisis kualitatif. Undang-Undang Jabatan Notaris (UUJN) mengatur kewajiban notaris untuk menjaga keaslian dan kekuatan hukum minuta akta sebagai bagian dari protokol notaris. Pasal 1 angka 13 dan Pasal 16 ayat (1) huruf b UUJN menegaskan bahwa notaris bertanggung jawab penuh atas penyimpanan minuta akta. Meski UUJN tidak mengatur secara rinci tentang metode penyimpanan, prinsip keamanan dan keaslian dokumen tetap harus dijaga. Penyimpanan minuta akta yang tidak terjaga dengan baik dapat menimbulkan konsekuensi hukum bagi notaris. Jika minuta akta hilang atau rusak, notaris dapat dikenai sanksi administratif, seperti teguran atau pemberhentian, serta tuntutan perdata berdasarkan Pasal 1365 KUHPerdata. Meskipun tidak ada sanksi pidana eksplisit dalam UUJN, notaris dapat dihadapkan pada tanggung jawab pidana jika terbukti dengan sengaja melakukan pelanggaran serius terkait dengan tugasnya dalam penyimpanan minuta akta. Penelitian ini memberikan gambaran tentang pentingnya perlindungan hukum terhadap minuta akta dan tanggung jawab notaris dalam menjaga integritas dokumen tersebut
Studi Perencanaan Jetty Sebagai Bangunan Pelindung Muara Dalam Menyelesaikan Permasalahan Muara Sungai Air Hitam Bengkulu
One of the estuaries in Bengkulu Province, the Air Hitam River Estuary, has gradation and estuary drift problems based on Google Earth satellite observations annually. The cause is the occurrence of high sediment material and the phenomenon of longshore currents. The structural solution is the design of a jetty structure with a long type because the estuarine condition causes the need to remain open. This coastal protection aims to maintain estuary stability and regulate the stream flow. The methods used in the research methods are the Admiralty method in the processing of tidal data and the Hindcasting method from CERC in the processing of wind data. The results of the analysis provide a jetty length of 270 m with a width of 200 m between jetties. The left and right jetties have a peak width of 3 m and the highest building is 4 m from sea level with high tidal parameters of HHWL, MSL, and LLWL conditions are 78.21 m, 0.04 m, and -78.36 m, respectively. The breaking wave analysis derived a height of 2.50 m at a depth of -3.22 m which is utilized for infrastrcture dimension analysis. The coastal protection materials used with a 1:2 building slope on both jetties are tetrapods for the first and second layers, and boulders for the core layer. Used 0.5-2 tons weight of tetrapods for both sides of the jetty, 0.44-16.71 kg and 0.18-16.71 kg weight of boulder stones for both sides of the jetty, and toe protection used boulder stones weighing 43.69-157.28 kg and 18.39-157.28 kg for both sides of the jetty. Based on the literature study and estuary conditions, this design is capable of maintaining estuary stability and control river flow effectively.Salah satu muara di Provinsi Bengkulu yaitu Muara Sungai Air Hitam terdapat permasalahan seperti pendangkalan dan penyempitan mulut muara. Selain itu, Muara Sungai Air Hitam mengalami pergeseran berdasarkan pemantauan citra satelit Google Earth setiap tahunnya. Penyebab masalah tersebut adalah material sedimen yang tinggi dan terjadinya fenomena longshore current. Upaya mengatasinya secara struktural adalah perancangan bangunan jetty dengan tipe panjang karena fungsi muara menyebabkan perlunya tetap terbuka. Bangunan ini memiliki tujuan yaitu menjaga stabilitas muara dan mengendalikan aliran sungai. Data-data yang digunakan yaitu pasang surut, bathymetri, topografi dan kecepatan angin. Hasil analisis memberikan ukuran panjang jetty 270 m dengan lebar antar jetty 200 m. Jetty kiri dan kanan memiliki lebar puncak 3 m dan bangunan tertingginya 4 m dari muka air laut dengan parameter tinggi pasang surut kondisi HHWL, MSL, dan LLWL metode admiralty yaitu 78.21 m, 0.04 m, dan -78,36 m. Analisis gelombang pecah didapatkan tingginya yaitu 2.50 m pada kedalaman -3.22 m yang dipakai untuk analisis pemakaian material bangunan. Material bangunan yang digunakan dengan 1:2 kemiringan bangunan pada kedua jetty adalah tetrapod untuk lapisan pertama dan kedua, batu boulder untuk inti lapisan. Digunakan 0.5–2 ton berat tetrapod untuk jetty sisi kiri dan kanan, 0.44-16.71 kg dan 0.18-16.71 kg berat batu boulder untuk sisi kiri dan kanan, serta toe protection digunakan batu boulder yang beratnya 43.69-157.28 kg dan 18.39-157.28 kg untuk jetty sisi kiri dan kanan
Proposing a Land Suitability Analysis Method for Green Open Space in Nusantara Capital City
Green open spaces are regarded as infrastructures that have a major positive impact on urban residents\u27 quality of life and the sustainability of urban growth. Green open spaces play an important role in Nusantara Capital City with the theme of forest city. Examining any techniques employed in earlier research is crucial to determining the accurate location. Understanding the different approaches should enable one to suggest ways for further research in land suitability for green open spaces. We used the literature review of twenty relevant international papers from 2016 to 2023 as our method. In line with previous research, the study\u27s findings show that the analytical hierarchy process is the most popular method employed for land suitability analysis for green open space in Nusantara Capital City. The evaluation criteria that suit Nusantara Capital City are elevation, slope, land use land cover, accessibility, water bodies, and population. The analytical hierarchy process can help further research in land suitability analysis for green open space in Nusantara Capital City. 
Investigation of Flap Dimensional Parameters to Improve Hydrodynamic Performance of Oscillating Wave Surge Converter Device
Renewable energy transition is a strategic step in overcoming environmental damage due to fossil fuel exploitation. Ocean wave energy comes with its popularity, considering its advantages in supplying energy continuously and having high energy density. Therefore, technology that can extract other wave energy effectively and efficiently is needed. This study focuses on identification flap geometry to improve the oscillating wave surge converter (OWSC) hydrodynamic performance. Through a numerical approach, the Boundary Element Method (BEM) is applied in three-dimensional flap modeling to accommodate testing the characteristics and performance of the OWSC device. This study identified five different samples: geometry 1, geometry 2, geometry 3, geometry 4, and geometry 5. The results show that the second geometry variation is the most optimal flap dimension parameter. The best proportion is found in the dimensional characteristics parallel to the elevation of the ocean waves to maximize the output torque. Overall, the second geometry performs satisfactorily with an average maximum power achievement of 41.52 Watts at a wave period of T = 1.5s. In addition, the OWSC device with this variation can work at an expansive wave period interval with a maximum CWR efficiency achievement of up to 52.14%
IMPLIKASI PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 168/PUU-XXI/2023 DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI
Undang-Undang Nomor 6 tahun 2023 Tentang Cipta Kerja mengatur ketentuan baru mengenai Ketenagakerjaan di Indonesia, pengaturan bersebut dimohonkan pengujian terhadap UUD NRI 1945 pada Mahkamah Konstitusi. Mahkamah Konstitusi dalam Putusan Nomor 168/PUU-XXI/2023, mengabulkan permohonan para pemohon untuk sebagian. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi? dan bagaimana konsep ke depan pasca Putusan MK Nomor 168/PUU-XXI/2023? Hasil penelitian ini adalah Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 168/PUU-XXI/2023 yang mengabulkan sebagian permohonan uji materiil, yakni sebanyak 21 norma di dalam UU Cipta Kerja menunjukkan langkah signifikan dalam menjaga perlindungan hak-hak buruh di Indonesia. Putusan ini menegaskan bahwa beberapa ketentuan dalam UU Cipta Kerja bertentangan dengan prinsip-prinsip konstitusi, terutama terkait dengan perlindungan hak-hak buruh/pekerja. Kedepannya, kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja akan menjadi kunci dalam mewujudkan sistem ketenagakerjaan yang adil dan berkelanjutan di Indonesia.
DEHUMANISASI SEBAGAI FAKTOR KRIMINOGEN ANAK PELAKU PEMBUNUHAN
Ekses negatif terhadap mengakses situs pencarian online yang tidak menyaring konten kekerasan dan sensitif, sehingga memicu anak melakukan tindak pidana. Selain itu hal yang menarik untuk dicermati adalah keberadaan anak dalam konteks dehumanisasi adalah ternyata bukan merupakan dampak ikutan dari perkembangan teknologi informasi, melainkan juga memicu bagaimana anak melakukan kejahatan itu sendiri dengan motif ekonomi. Apabila direlevansikan dengan mengapa tindak pidana tidak lagi dipicu oleh situasi sosial atau pengaruh interaksi sosial yang negatif, namun akibat stimulasi perkembangan teknologi informasi dalam suatu tekanan hidup akibat deraan kesulitan ekonomi sebagaimana berita mengejutkan yang berasal dari Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, tahun 2023 yang lalu telah terjadi kejahatan penculikan disertai penjualan organ anak yang dilakukan anak dibawah umur. Dalam kasus kejahatan anak tersebut, Jaksa mendakwa dengan Pasal 340 KUHP dan Pasal 338 KUHP jo. Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak atas perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002. Kasus ini sudah diputus berdasarkan Putusan Nomor 5/Pid.Sus-Anak/2023/PN Mks.Ekses negatif terhadap mengakses situs pencarian online yang tidak menyaring konten kekerasan dan sensitif, sehingga memicu anak melakukan tindak pidana. Selain itu hal yang menarik untuk dicermati adalah keberadaan anak dalam konteks dehumanisasi adalah ternyata bukan merupakan dampak ikutan dari perkembangan teknologi informasi, melainkan juga memicu bagaimana anak melakukan kejahatan itu sendiri dengan motif ekonomi. Apabila direlevansikan dengan mengapa tindak pidana tidak lagi dipicu oleh situasi sosial atau pengaruh interaksi sosial yang negatif, namun akibat stimulasi perkembangan teknologi informasi dalam suatu tekanan hidup akibat deraan kesulitan ekonomi sebagaimana berita mengejutkan yang berasal dari Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, tahun 2023 yang lalu telah terjadi kejahatan penculikan disertai penjualan organ anak yang dilakukan anak dibawah umur. Dalam kasus kejahatan anak tersebut, Jaksa mendakwa dengan Pasal 340 KUHP dan Pasal 338 KUHP jo. Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak atas perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002. Kasus ini sudah diputus berdasarkan Putusan Nomor 5/Pid.Sus-Anak/2023/PN Mks
Pemberdayaan Kelompok Wirausaha Kelurahan Banjarejo melalui Pengolahan Limbah Serabut Kelapa (LikeDUD)
Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) dilaksanakan di Kelurahan Banjarejo, Bojonegoro, dengan tujuan memberdayakan kelompok wirausaha melalui pengolahan limbah serabut kelapa menjadi cocopeat, cocofiber, dan cocobristle. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA), melibatkan pelatihan, produksi, workshop, dan pemasaran. Program ini berhasil meningkatkan keterampilan masyarakat dalam pengolahan limbah sabut kelapa, memperluas pasar melalui digital marketing, dan meningkatkan pendapatan rumah tangga. Analisis kualitatif dan kuantitatif menunjukkan peningkatan kapasitas produksi dan akses pasar, meskipun tantangan seperti pemasaran online dan kemitraan masih perlu diatasi. Program ini memberikan dampak positif dalam mengurangi limbah, menciptakan peluang ekonomi baru, serta mendorong pengelolaan usaha yang berkelanjutan di masyarakat
Pengaruh Rasio Profitabilitas, Likuiditas Dan Solvabilitas Terhadap Financial Distress Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2023
Abstrak
Financial distress ialah suatu kondisi perusahaan atau individu tidak dapat menghasilkan laba atau pendapatan yang cukup. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui kondisi perusahaan pertambangan pada sub sektor batu bara, emas, minyak bumi dan gas yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020 sampai 2023 dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Agustus 2024. Jumlah sampel yaitu 29 perusahaan pertambangan dengan periode 4 tahun. Data penelitian ini dianalisis menggunakan beberapa rasio profitabilitas yaitu Net Profit Margin dan Earning per Share, lalu menggunakan rasio likuiditas yaitu Current Ratio dan menggunakan Rasio Solvabilitas yaitu Debt to Assets Ratio serta diolah menggunakan aplikasi EViews 12.
Kata kunci: Financial Distress, Net Profit Margin, Earning per Share, Current Ratio, Debt to Assets Ratio
Abstract
Financial distress is a condition in which a company or individual cannot generate sufficient profit or income. This research aims to determine the condition of mining companies in the coal, gold, oil and gas subsectors listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2020 to 2023 using quantitative descriptive methods. This research was conducted from January to August 2024. The number of samples is 29 mining subsector companies with a period of 4 years. This research data was analyzed using several profitability ratios, namely Net Profit Margin and Earning per Share, then using the liquidity ratio, namely the Current Ratio and using the Solvency Ratio, namely the Debt to Assets Ratio and processed using the EViews 12 application.
Keywords : Financial Distress, Net Profit Margin, Earning Per Share, Current Ratio, Debt to Assets Ratti