Universitas Pancasila Journal
Not a member yet
    3327 research outputs found

    The Influence of Job Satisfaction and Psychological Capital on Career Commitment of Generation Y

    Get PDF
    Currently, Generation Y, the majority of employees in the company, is making a career change. Meanwhile, employees must have career commitment because it can raise awareness of the benefits of development for their career. Career commitment is influenced by job satisfaction, especially salary, training opportunities, career development opportunities, promotion, and interpersonal relationships, such as support from supervisors and coworkers. People committed to their careers also have good psychological capital because they believe in their abilities and are optimistic about their development. Based on this research, the purpose of this study is to find out the influence of job satisfaction and psychological capital on the career commitment of Generation Y. The sample in this study is the full-time employees who were born in 1980 until 2000 and have at least one year of working experience. This research using regression analysis. The result showed that job satisfaction had a significant influence on career commitment, and psychological capital had a significant influence on career commitment. Both, job satisfaction and psychological capital, had a significant influence on career commitment.Generasi Y, yang saat ini merupakan mayoritas pekerja di organisasi, kerap mengalami perpindahan karier. Sementara itu, komitmen karier perlu dimiliki karyawan karena hal ini dapat membentuk kesadaran karyawan akan manfaat pengembangan karier bagi dirinya. Komitmen karier dipengaruhi oleh kepuasan kerja terutama gaji, kesempatan pelatihan, kesempatan pengembangan karier, promosi, serta hubungan interpersonal seperti dukungan dari supervisor dan rekan kerja. Selain itu, individu yang berkomitmen dengan kariernya juga dinilai memiliki modal psikologis yang baik karena individu tersebut percaya akan kemampuannya dan optimis akan pengembangan dirinya. Berdasarkan hal tersebut, tujuan dari penelitian ini yaitu ingin melihat pengaruh kepuasan kerja dan modal psikologis terhadap komitmen karier pada karyawan terkhusus Generasi Y. Karakteristik partisipan pada penelitian ini yaitu individu yang lahir pada tahun 1980 sampai dengan 2000, pekerjaan penuh waktu (full time), dan sudah memiliki pengalaman bekerja minimal 1 tahun bekerja. Penelitian menggunakan teknik statistik regresi. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa kepuasan kerja dapat memengaruhi komitmen karier secara signifikan dan modal psikologis dapat memengaruhi komitmen karier secara signifikan. Keduanya, yaitu kepuasan kerja dan modal psikologis, secara bersama-sama dapat memengaruhi komitmen karier secara signifikan

    Perbedaan Marital Flourishing pada Individu Menikah yang Sudah Memiliki Anak dan Belum Memiliki Anak

    Get PDF
    Having children is considered necessary in a marriage, even though not all couples are fortunate enough to be blessed with children, which can impact their marital flourishing. This research aims to see the differences in marital flourishing between married individuals who are childless and married individuals who are blessed with one child and two children. There were 189 respondents, 17 men and 172 women, young adults (21-40 years old) that spread across Java, obtained through purposive sampling techniques. The questionnaire used is the Relationship Flourishing Scale. Based on the Mann Whitney-U, there is a difference in marital flourishing between married individuals who are childless and individuals who have one child with Sig. (2 tailed) 0.008 (p<0.05); meanwhile, there was no difference between married individuals who are childless and individuals with two children with Sig. (2 tailed) 0.080 (p>0.05). The mean score for the group of married individuals yet childless is higher than (52,56) that of individuals who have one (47,97) and two children (49,40). It concluded that being childless does not equal low-quality marriage or not having marital flourishing. Professionals can design interventions to increase marital flourishing in individuals with children.Memiliki anak dianggap sebagai hal yang penting di dalam sebuah pernikahan, padahal tidak semua pasangan cukup beruntung untuk segera dikaruniai anak, hal tersebut dapat berpengaruh terhadap marital flourishing mereka. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya perbedaan marital flourishing antara individu yang menikah yang sudah memiliki anak dengan individu menikah yang belum memiliki anak. Terdapat 189 responden, yakni 17 laki-laki dan 172 perempuan dewasa muda (21-40 tahun) yang tersebar di Pulau Jawa, diperoleh melalui teknik purposive sampling. Kuesioner yang digunakan adalah Relationship Flourishing Scale. Berdasarkan hasil penelitian yang diuji melalui Mann Whitney-U, terdapat perbedaan marital flourishing pada individu yang belum memiliki anak dengan individu yang memiliki satu anak Sig. 0,008 (p<0,05); serta tidak terdapat perbedaan antara individu yang belum memiliki anak dengan individu yang memiliki dua anak Sig. (2 tailed) 0,080 (p>0,05). Nilai mean kelompok individu yang belum memiliki anak lebih tinggi (52,56) dibandingkan dengan individu yang memiliki satu anak (47,97) dan dua anak (49,40). Dapat disimpulkan bahwa belum memiliki anak bukan berarti pernikahan seseorang menjadi tidak berkualitas tinggi atau tidak memiliki marital flourishing

    The Relationship between Empathy and Caregiver Burden among Family Caregiver of People with Schizophrenia (PWS)

    Get PDF
    This study aims to examine the relationship between empathy and caregiver burden among family caregivers of People with Schizophrenia (PWS) in the Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI). The participants in this study were family members who had been directly caring for individuals with schizophrenia for at least one year, were between 31 and 60 years old, and were members of the community. A total of 103 participants were recruited using purposive sampling. The instruments used in this study were the Basic Empathy Scale – Adult (2013) to measure empathy, and the Zarit Burden Interview – Short Version (2001) to assess caregiver burden. Data were analyzed using Spearman’s correlation analysis. The results indicated a significant positive relationship between both affective empathy and cognitive empathy with caregiver burden among family caregivers of individuals with schizophrenia. This suggests that higher levels of affective and cognitive empathy are associated with greater perceived caregiver burden. These findings highlight that empathy does not always have a positive impact on caregivers.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara empati dengan beban pengasuhan pada keluarga pengasuh Orang dengan Skizofrenia (ODS) di Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI). Partisipan dalam penelitian ini merupakan anggota keluarga yang secara langsung merawat ODS selama minimal satu tahun, berusia antara 31–60 tahun, serta tergabung dalam komunitas. Sebanyak 103 partisipan diperoleh melalui teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Basic Empathy Scale – Adult (2013) untuk mengukur variabel empati, dan Zarit Burden Interview – Short Version (2001) untuk mengukur beban pengasuhan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara empati afektif maupun empati kognitif dengan beban pengasuhan pada keluarga pengasuh ODS. Artinya, semakin tinggi empati afektif dan kognitif, maka beban pengasuhan yang dirasakan cenderung semakin tinggi. Temuan ini menyoroti bahwa empati tidak selalu memberikan dampak positif bagi pengasuh

    Cover, Kata Pengantar, Daftar Isi

    No full text

    PEMBATALAN AKTA HIBAH WARISAN TANPA PERSETUJUAN AHLI WARIS DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

    Get PDF
    Hibah, sebagai salah satu bentuk interaksi sosial yang diatur dalam hukum Islam, seringkali menimbulkan konflik terkait dengan perbedaan persepsi antara hibah dan warisan. Hibah adalah pemberian secara cuma-cuma dari seseorang kepada orang lain saat masih hidup, tanpa adanya imbalan. Dalam konteks hukum di Indonesia, hibah diatur dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI) dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES). Masalah muncul ketika hibah diberikan tanpa memperhatikan aturan yang ada, menyebabkan konflik di antara ahli waris. Penelitian ini berfokus pada kasus pembatalan hibah yang dibuat tanpa persetujuan semua ahli waris, berdasarkan Putusan Pengadilan Agama Nomor 601/Pdt.G/2020/PA.Tnk. Kasus ini melibatkan gugatan dari para ahli waris terhadap penerima hibah yang dianggap melanggar prosedur hukum. Pembatalan hibah dalam hukum Islam diatur secara khusus dalam Pasal 212 KHI, yang menyatakan bahwa hibah tidak dapat ditarik kembali kecuali dari orang tua kepada anak kandungnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami konsep hibah dalam perspektif hukum Islam, mengidentifikasi pertimbangan hakim dalam menyatakan akta hibah batal demi hukum, dan mengetahui akibat hukum dari akta hibah yang dibatalkan, dengan menggunkan metode  penelititan yuridis normatif. Hasil penelitian menunjukkan dalam kasus nomor 601/Pdt.G/2020/PA.Tnk, hakim memutuskan hibah kepada pihak ketiga tanpa persetujuan semua ahli waris batal demi hukum karena melanggar syarat subjektif sahnya perjanjian dan melebihi batas hibah yang diizinkan. Akta hibah yang batal demi hukum mengembalikan status harta seperti semula karena tidak memenuhi syarat formil dan materiil, serta tanah yang dihibahkan masih merupakan warisan yang belum dibagi

    The Effect Of Brand Image, Quality And Price Of Immunomodulator Products On Satisfaction And Its Impact On Consumer Loyalty In Jabodetabek: PENGARUH CITRA MEREK, KUALITAS DAN HARGA PRODUK IMUNOMODULATOR TERHADAP KEPUASAN DAN DAMPAKNYA PADA LOYALITAS KONSUMEN JABODETABEK

    No full text
    When the immune system is not working properly, the body is susceptible to disease. There are some ways to boost the immune system; consuming herbs or supplements which functioned immunomodulators. Before buying a product, potential consumers usually considerate the brand, quality, and price of the product that will be purchased. Stimuno and Imboost are the top brands category of immune system vitamins on the Top Brand Index (TBI) from 2015 until 2021. This study to analyze the effect of brand image, quality, and price of immunomodulator products from the stimuno and imboost brands on satisfaction and their impact on customer loyalty. This research is explanatory research – quantitative data - probability sampling method - purposive sampling technique. The obtained data then tested for the validity, reliability, and suitability of each variable using SEM PLS (Structural Equation Model Partial Least Square) software. The results of the analysis show that brand image (3.797 and 0.000), quality (2.037 and 0.042), and product price (11.491 and 0.000) have a t-value > 1.96 and p-value <0.05 directly on customer satisfaction.  Brand image (3.198 and 0.001), quality (1.967 and 0.049), and product price (3.912 and 0.000) indirectly through customer satisfaction have t- value > 1.96 and p-value < 0.05. Based on the results of the analysis, it can be concluded that brand image, product quality, and price directly have a positive and significant effect on customer satisfaction.  Brand image, product quality, and price indirectly through customer satisfaction have a positive and significant effect on customer loyalty

    Analisis Strategi Pemasaran Pada Aston Priority Simatupang Hotel And Conference Center Untuk Keberlangsungan

    Get PDF
    Penelitian ini menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh Aston Priority Simatupang Hotel and Conference Center untuk keberlangsungan di pasar perhotelan Jakarta Selatan. Fokus penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan internal hotel, peluang eksternal, serta tantangan yang dihadapi dalam menghadapi persaingan yang ketat. Melalui analisis TOWS dan pendekatan kuantitatif lainnya, penelitian ini menemukan bahwa Aston Priority Simatupang memiliki keunggulan kompetitif yang kuat dan berada dalam industri yang menguntungkan dengan stabilitas finasial yang baik. Namun, terdapat kebutuhan untuk mengembangkan strategi yang lebih agresif dan adaptif, termasuk diversifikasi segmen pasar dan peningkatan kampanye branding, guna mempertahankan dan memperkuat posisi hotel di pasar yang terus berkembang. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan paket MICE (Meetings, Incentives, Conferences, Exhibitions) dan staycation sebagai strategi utama untuk keberlangsungan Aston Priority Simatupang Hotel and Conference Center. Kata Kunci: Strategi Pemasaran, keberlangsungan, Analisis TOWS, Aston Priority Simatupang, MICE, Branding, Staycation, Perhotelan

    TANGGUNG JAWAB PIDANA KORPORASI DALAM HAK GANTI RUGI TERHADAP KORBAN DAN LINGKUNGAN (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 5850 K/Pid.Sus-LH/2022)

    Get PDF
    Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2016 Tentang Tata Cara Penanganan Perkara Tindak Pidana oleh Korporasi menyatakan bahwa korporasi sebagai subjek hukum keberadaannya memberikan kontribusi yang besar dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional, namun dalam kenyataannya korporasi ada kalanya juga melakukan berbagai tindak pidana yang membawa dampak kerugian terhadap negara dan masyarakat. Salah satu bentuk kejahatan korporasi tersebut adalah pencemaran lingkungan hidup yang disebabkan oleh aktifitas industri yang tidak sesuai dengan peruntukkannya. Hal ini dapat dilihat dari kasus Salah satu bentuk kejahatan korporasi tersebut adalah kerusakan lingkungan hidup, dalam hal ini PT. Satria Bimantara Gemilang (PT. SBG) yang bergerak dibidang properti diwakili oleh sdr. Irwan Apong selaku Direksi. Bahwa dengan sengaja PT. SBG membuat jalan serta galian pipa untuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tanpa site plan. Kemudian setelah di protes warga karena rawan longsor ketika musim hujan, PT. SBG dengan sengaja tidak melakukan rehabilitasi lingkungan sehingga menyebabkan kerusakan lingkungan hidup berupa tanah longsor yang menimpa perumahan warga serta mengakibatkan rusaknya baku mutu tanah dan timbulnya banyak korban jiwa sebanyak 40 orang meninggal dunia, 3 orang luka berat dan 22 luka ringan. Akibat dari kasus tersebut korporasi dipidana oleh penegak hukum dengan pidana denda dan tanpa ada pemberian restitusi ataupun ganti rugi kepada korban, sedangkan tata cara pengajuan restitusi telah diatur didalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban

    PENERAPAN ASAS CAVEAT VENDITOR TERHADAP PEMBERIAN PEMBUKTIAN BARANG RUSAK DALAM BERBELANJA ONLINE

    Get PDF
    Peristiwa pemberian beban pembuktian barang rusak untuk mendapatkan ganti rugi dengan cara melakukan video unboxing ketika berbelanja online yang diberlakukan oleh pelaku usaha kepada konsumen telah menjadi hal yang lazim untuk dilakukan. Padahal nyatanya, peristiwa ini melanggar asas Caveat Venditor dan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Pada penelitian ini, terdapat satu rumusan masalah yang diangkat, yaitu bagaimana penerapan asas Caveat Venditor terhadap pemberian pembuktian barang rusak dalam berbelanja online. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum empiris. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan asas Caveat Venditor terhadap pemberian pembuktian barang rusak dalam berbelanja online belum efektif/maksimal karena faktor budaya dan faktor masyarakat sebagai faktor yang mempengaruhi penegakan hukum menurut teori Soerjono Soekanto tidak terpenuhi.Peristiwa pemberian beban pembuktian barang rusak untuk mendapatkan ganti rugi dengan cara melakukan video unboxing ketika berbelanja online yang diberlakukan oleh pelaku usaha kepada konsumen telah menjadi hal yang lazim untuk dilakukan. Padahal nyatanya, peristiwa ini melanggar asas Caveat Venditor dan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Pada penelitian ini, terdapat satu rumusan masalah yang diangkat, yaitu bagaimana penerapan asas Caveat Venditor terhadap pemberian pembuktian barang rusak dalam berbelanja online. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum empiris. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan asas Caveat Venditor terhadap pemberian pembuktian barang rusak dalam berbelanja online belum efektif/maksimal karena faktor budaya dan faktor masyarakat sebagai faktor yang mempengaruhi penegakan hukum menurut teori Soerjono Soekanto tidak terpenuhi

    PENINGKATAN KEMAMPUAN KEWIRAUSAHAAN (SANTRIPREUNEU RSHIP) MELALUI BUDIDAYA MAGGOT TERINTEGRASI PETERNAKAN DI PONDOK PESANTREN ALHIKMAH BOGOR

    Get PDF
    Pondok Pesantren Qur’an Al-Hikmah in Bogor Regency faces two major issues: ineffective organic waste management and low interest in entrepreneurship among students and teachers. This program aims to enhance entrepreneurial understanding through training in Black Soldier Fly (BSF) Maggot cultivation integrated with chicken farming, catfish farming, and hydroponics. The training is designed to provide a comprehensive solution to the challenges faced, emphasizing waste management as a resource that can be processed into economically valuable products. The results of this program show that students and teachers experienced an increase in understanding and motivation for entrepreneurship after participating in the training. Additionally, the Islamic boarding school responded positively to the program\u27s implementation, with many participants enthusiastically engaging in the training. The implication of this activity is the creation of opportunities for independent businesses based on BSF Maggot cultivation within the boarding school environment, which can enhance the economic independence of students and teachers after graduation

    3,010

    full texts

    3,327

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Pancasila Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇