Universitas Pancasila Journal
Not a member yet
    3327 research outputs found

    Prevalence of Environmentally Friendly Behavior among People in Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

    Get PDF
    This study aims to determine the level of environmentally friendly behavior of people in (Daerah Istimewa Yogyakarta) DIY. Respondents in this study were 111 people living in DIY, who were selected using simple random sampling techniques. The research method used is a descriptive quantitative method. Data collection in this study was carried out using the Environmentally-Friendly Behavior scale compiled by Liobikienė and Juknys which had been adapted and tested for psychometric criteria by Adishesa, dkk. with valid (KMO = 0.768; GFI =0.998; RMSEA = 0.069) and reliable (α = 0.784) results. The results showed that environmentally friendly behavior in the community in Yogyakarta was in the moderate category.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat perilaku ramah lingkungan pada masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Responden pada penelitian ini berjumlah 111 orang yang tinggal di DIY, yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala Environmentally-Friendly Behavior yang disusun oleh Liobikienė dan Juknys, yang telah diadaptasi dan diuji kriteria psikometrinya oleh Adishesa, dkk., dengan hasil valid (KMO = 0.768; GFI = 0.998; RMSEA = 0.069) dan reliabel (α = 0.784). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku ramah lingkungan pada masyarakat di DIY berada pada kategori sedang

    Optimization of Vice Manufacturing Cost Using VDI 2222: Balancing Strength, Weight, and Cost

    Get PDF
    This study presents the redesign of a machine vice used in the Great D1 universal grinding machine, to improve manufacturability, reduce weight, and minimize production costs. The redesign process followed the structured VDI 2222 product development methodology, which includes four phases: task clarification, conceptual design, embodiment design, and detailed design. Through a systematic evaluation of design variants using technical and economic criteria, the final concept was selected and refined using CAD modeling and CNC-oriented manufacturing strategies. The resulting design maintained functional performance while achieving a weight reduction of over 30% and a machining time reduction of more than 50%. Material cost savings were also achieved by using a hybrid structure, with cast iron for the base and aluminum for the movable components. Overall, the total production cost was reduced by approximately 41.8%. In addition to economic benefits, ergonomic improvements such as modular part construction and improved accessibility were realized. These outcomes demonstrate that the structured application of VDI 2222 enables effective redesign of legacy equipment and provides measurable improvements in cost, usability, and production efficiency

    ANTITESIS KRISIS GREEN FINANCE MELALUI HEXA HELIX +1 ZAKAT DI INDONESIA

    Get PDF
    Mencegah efek negatif krisis green finance melalui kinerja hexa helix +1 dalam menigkatkan stabilitas keuangan dan pertumbuhan perekonomian menjadi tujuan penelitian ini. Laporan tahunan Bank Indonesia dari tahun 1990 hingga tahun 2024 secara timeseries dihitung berdasarkan model pengembangan Ed Waves Index menggunakan E-Views Versi 9 menjadi dasar penelitian. The paper’s main finding bahwa krisis green finance hanya dapat dicegah melalui tingginya religuisitas (zakat). Sementra disisi lain tekanan krisis green finance akan menimbulkan reaksi negative pada sektor perbankan ketika inflasi sebagai elemen makroekonomi mengalami tekanan. Therefore, secara keseluruhan keseimbangan keuangan dalam perekonomian Indonesia belum dapat menciptakan stabilitas keuangan dan pertumbuan perekonomian melaui realisasi green finance, namun peningkatan religuistas yang tinggi menjadi satu-satunya elemen perekonomian yang dapat mencegah krisis green finance. Furthemore, diperlukan integrasi kinerja perbankan dan lembaga lainnya untuk dapat meningkatkan efektifitas green finance di Indonesia. Melalui kontrol Bank Indonesia, kebijakan monter yang seimbang memberikan efek positif pada aliran keuangan untuk mencegah krisis keuangan dan lingkungan

    INDONESIAN SAVINGS AND LOAN COOPERATIVES: DETERMINANTS of FINANCIAL STATEMENT QUALITY

    Get PDF
    This study investigates the growing emphasis on sustainability and ethical business practices by examining the influence of ESG scores, corporate governance, and corporate social responsibility (CSR) on financial statement quality in Indonesian savings and loan cooperatives. In recent years, cooperatives have been increasingly expected to adopt transparent and accountable practices aligned with sustainable development goals. However, the adoption of ESG principles and CSR initiatives, as well as the implementation of robust governance mechanisms, remains inconsistent across the sector. This gap raises concerns about the credibility and reliability of financial reporting within cooperatives, which are vital institutions for financial inclusion and community development. By exploring how these three elements contribute to enhancing financial transparency and stakeholder trust, the study highlights the need for integrated sustainability frameworks tailored to the cooperative context. The findings suggest that adopting ESG, strengthening governance, and implementing meaningful CSR programs can improve the quality of financial reports and promote long-term organizational resilience. These insights are valuable for cooperative leaders and policymakers aiming to strengthen trust, accountability, and sustainability within the cooperative sector

    Can the free money transfer system application be considered a breakthrough in financial technology?

    Get PDF
    Abstract   Purpose:This study analyzes the customer experience of users of a free money transfer application in Indonesia. The application, developed by local innovators, enables users to transfer funds between bank accounts at no cost, representing an important contribution to the national fintech ecosystem. Methodology:The study employs Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) as the analytical tool. Data were collected from users of the original Indonesia-based application designed to facilitate free money transfers. Findings:The results indicate that Ease of Use, Perceived Value, Customer Support, and Assurance do not significantly influence customer experience in the context of free money transfers. Unlike other fintech platforms, this application shows a different pattern of determinants. Speed and Perceived Firm Innovation emerge as the primary factors shaping customer experience. Implication:The findings may be used to guide the development of strategies to improve customer experience. Developers and policymakers should prioritize enhancements related to service speed and perceived innovativeness, as these represent the most influential factors for users of free-to-use money transfer applications. Originality:This study provides insight into customer experience in a uniquely Indonesian fintech application, offering an alternative perspective compared to studies focusing on commercial or fee-based fintech services. Keywords:Customer Experience; Fintech; Free Money Transfe

    SEWA MENYEWA TANAH ANTARA MASYARAKAT ADAT DENGAN WARGA NEGARA ASING DI BEDULU GIANYAR

    Get PDF
    Secara formal dari segi hukum, Warga Negara Asing tidak diizinkan memiliki tanah dengan status Hak Milik, dan hanya dapat memiliki Hak sewa atas tanah yaitu hak seseorang untuk menggunakan, mengolah, dan menikmati hasil dari kepemilikan orang lain dengan membayar sewa  Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana pengaturan hak atas tanah terhadap masyarakat hukum adat menurut peraturan perundang-undangan di Indonesia? dan bagaimana perjanjian sewa menyewa tanah antara masyarakat adat dengan warga negara asing di desa Bedulu Gianyar? Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis normatif. Adapun hasil dari pembahasan dalam penelitian ini adalah bahwa dalam hukum adat terdapat beraneka ragam pengaturan penguasaan yang sesuai dengan masyarakat hukum adat, tiga macam hak, yaitu hak ulayat (Beschikking Recht), hak milik perorangan dan hak komunal (bersama). Hak ulayat disebut sebagai hak atas tanah yang dipunyai oleh suatu masyarakat hukum adat. Hak komunal atas tanah merupakan hak milik bersama atas tanah suatu masyarakat hukum adat, atau hak milik bersama atas tanah yang diberikan kepada masyarakat yang berada dalam kawasan tertentu, penguasaan secara bersama tersebut dapat didaftarkan dan kepada pendaftar diberikan bukti sertipikat di dalamnya terdapat data fisik dan data yuridis, yang mana hal tersebut dapat dilakukan melalui Notaris. Menotariilkan perjanjian sewa menyewa dalam Desa Adat Gianyar walaupun salah satu pihak orang asing merupakan konstruksi norma yang dikehendaki oleh para pihak

    KEJAHATAN ELITE DEVIANCE DALAM KASUS PENIPUAN OLEH ADVOKAT

    Get PDF
    Kasus advokat yang menipu pegawai toko roti korban penganiayaan merupakan contoh nyata dari fenomena yang dijelaskan dalam teori elite deviance. Teori ini menyoroti bagaimana individu dengan posisi kekuasaan atau otoritas, seperti advokat, dapat menyalahgunakan kedudukannya untuk memperoleh keuntungan pribadi secara melawan hukum. Penelitian ini membahas tentang perbuatan advokat pada kasus tersebut dalam teori elite deviance serta perlindungan hukum terhadap korban elite deviance. Penelitian ini menggunakan metode penelitian  hukum normatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa berdasarkan penjelasan dan analisa tersebut, mengacu pada teori elite deviance, tindakan advokat dalam kasus ini mencerminkan penyalahgunaan posisi elit untuk keuntungan pribadi. Hal ini memperkuat pandangan bahwa kejahatan yang dilakukan oleh kelompok elit memiliki dampak sosial yang lebih luas, termasuk penurunan kepercayaan terhadap institusi hukum. Advokat yang menggunakan keahlian hukum untuk menipu korban bukan hanya merugikan individu yang terdampak langsung, tetapi juga melemahkan integritas sistem hukum. Dalam konteks ini, regulasi dan pengawasan yang lebih ketat terhadap profesi elit seperti advokat menjadi sangat penting untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. Maka dapat dikatakan bahwa perbuatan advokat pada kasus tersebut dalam teori elite deviance. Langkah perlindungan hukum yang bisa dilakukan oleh korban dan keluarganya diantaranya ialah Korban dan pihak keluarga korban dapat melaporkan kembali kasus penipuan tersebut kepada kepolisian; Mengingat kondisi korban yang rentan, sangat penting untuk memiliki penasihat hukum atau pendamping diluar pihak pelaku, yang dapat membantu proses hukum dan memastikan perlindungan khusus sesuai dengan Undang-Undang Advokat.; mengajukan gugatan perdata untuk menuntut ganti rugi atas kerugian materiil maupun immateriil akibat dari penipuan tersebut; serta Mengajukan pengaduan kepada KEAI.Kasus advokat yang menipu pegawai toko roti korban penganiayaan merupakan contoh nyata dari fenomena yang dijelaskan dalam teori elite deviance. Teori ini menyoroti bagaimana individu dengan posisi kekuasaan atau otoritas, seperti advokat, dapat menyalahgunakan kedudukannya untuk memperoleh keuntungan pribadi secara melawan hukum. Penelitian ini membahas tentang perbuatan advokat pada kasus tersebut dalam teori elite deviance serta perlindungan hukum terhadap korban elite deviance. Penelitian ini menggunakan metode penelitian  hukum normatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa berdasarkan penjelasan dan analisa tersebut, mengacu pada teori elite deviance, tindakan advokat dalam kasus ini mencerminkan penyalahgunaan posisi elit untuk keuntungan pribadi. Hal ini memperkuat pandangan bahwa kejahatan yang dilakukan oleh kelompok elit memiliki dampak sosial yang lebih luas, termasuk penurunan kepercayaan terhadap institusi hukum. Advokat yang menggunakan keahlian hukum untuk menipu korban bukan hanya merugikan individu yang terdampak langsung, tetapi juga melemahkan integritas sistem hukum. Dalam konteks ini, regulasi dan pengawasan yang lebih ketat terhadap profesi elit seperti advokat menjadi sangat penting untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. Maka dapat dikatakan bahwa perbuatan advokat pada kasus tersebut dalam teori elite deviance. Langkah perlindungan hukum yang bisa dilakukan oleh korban dan keluarganya diantaranya ialah Korban dan pihak keluarga korban dapat melaporkan kembali kasus penipuan tersebut kepada kepolisian; Mengingat kondisi korban yang rentan, sangat penting untuk memiliki penasihat hukum atau pendamping diluar pihak pelaku, yang dapat membantu proses hukum dan memastikan perlindungan khusus sesuai dengan Undang-Undang Advokat.; mengajukan gugatan perdata untuk menuntut ganti rugi atas kerugian materiil maupun immateriil akibat dari penipuan tersebut; serta Mengajukan pengaduan kepada KEAI

    Edukasi Keamanan Pangan dan Tanaman Herbal Pada MI Avia Scientific

    Get PDF
    The food safety of schoolchildren\u27s snacks is the most important thing in improving the quality and nutrition of snacks consumed to enhance the quality of student\u27s health. Despite ongoing efforts, many snacks still contain biological, chemical, and physical hazards, posing long-term health risks. This community service initiative focuses on using medicinal plants like tomatoes and oranges. These plants can be transformed into healthy, attractive snack alternatives such as foods and drinks rich in vitamins E, C and antioxidants. The project aims to educate students about snack food additives and the benefits of medicinal plants. Outreach activities include video presentations on snack safety and the detection of hazards. The results showed that their knowledge before the educational intervention was 72,16% and it increased to 75,69% after the intervention, resulting in a 3,53% improvement. The result of the food samples tested, which were brought by the students, also showed negative results, indicating no harmful substances were present. This counseling activity went well and increased students\u27 awareness and understanding of the importance of choosing safe snacks. It is hoped that this activity will positively impact students\u27 daily consumption and help them choose food more wisely

    ANALISIS YURIDIS TERHADAP PENERBITAN AKTA JUAL BELI YANG DIBUAT OLEH PPAT (Study Kasus : Akta Jual Beli Nomor 39/2020)

    No full text
    PPAT adalah pejabat umum yang diberi wewenang untuk membuat akta pemindahan hak atas tanah, akta pembebanan Hak Tanggungan, dan akta pemberian kuasa Membebankan Hak Tanggungan menurut peraturan perundangundangan yang berlaku Proses jual beli hak atas tanah, yang benar harus dilakukan di hadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). PPAT adalah pejabat umum yang diberi kewenangan untuk membuat akta-akta tanah tertentu. Sebagaimana dijelaskan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 1998 tentang Peraturan Jabatan Pejabat Pembuat Akta Tanah. Permasalahan yang dibahas dalam tesis ini adalah Bagaimana implikasi dan akibat hukum atas kesalahan PPAT dalam membuat Akta Jual Beli Nomor. 39/2020 ditinjau dari hukum positif dan Bagaimana tanggungjawab PPAT atas kesalahan dalam pembuatan Akta Jual Beli Nomor. 39/2020. Metode Penelitian ini adalah penelitian normatif dan sifat dari penelitian ini deskriptif analitik. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Perlindungan Hukum khususnya bagi penerima hak dan teori pertanggungjawaban khususnya bagi PPAT yang melakukan kesalahan dalam membuat Akta Jual Beli Nomor. 39/2020. Dalam membuat Akta Jual Beli Nomor. 39/2020 terdapat 7 kesalahan yang dilakukan oleh PPAT. Kesalahan-kesalahan PPAT dalam pembuatan akta jual beli, PPAT dapat dikenakan sanksi berupa sanksi administrasi, perdata maupun pidana, dan kekuatan hukum terhadap akta jual beli yang dikeluarkan oleh PPAT menjadi batal demi hukum. PPAT adalah pejabat umum yang diberi wewenang untuk membuat akta pemindahan hak atas tanah, akta pembebanan Hak Tanggungan, dan akta pemberian kuasa Membebankan Hak Tanggungan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku Proses jual beli hak atas tanah, yang benar harus dilakukan di hadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). PPAT adalah pejabat umum yang diberi kewenangan untuk membuat akta-akta tanah tertentu. Sebagaimana dijelaskan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 1998 tentang Peraturan Jabatan Pejabat Pembuat Akta Tanah. Permasalahan yang dibahas dalam tesis ini adalah Bagaimana implikasi dan akibat hukum atas kesalahan PPAT dalam membuat Akta Jual Beli Nomor. 39/2020 ditinjau dari hukum positif dan Bagaimana tanggungjawab PPAT atas kesalahan dalam pembuatan Akta Jual Beli Nomor. 39/2020. Metode Penelitian ini adalah penelitian normatif dan sifat dari penelitian ini deskriptif analitik. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Perlindungan Hukum khususnya bagi penerima hak dan teori pertanggungjawaban khususnya bagi PPAT yang melakukan kesalahan dalam membuat Akta Jual Beli Nomor. 39/2020. Dalam membuat Akta Jual Beli Nomor. 39/2020 terdapat 7 kesalahan yang dilakukan oleh PPAT. Kesalahan-kesalahan PPAT dalam pembuatan akta jual beli, PPAT dapat dikenakan sanksi berupa sanksi administrasi, perdata maupun pidana, dan kekuatan hukum terhadap akta jual beli yang dikeluarkan oleh PPAT menjadi batal demi hukum

    Pengaruh Overconfidence dan Regret Aversion Bias dalam Pengambilan Keputusan Investasi dengan Literasi Keuangan sebagai Variabel Intervening

    Get PDF
    Penelitian ini menganalisis pengaruh Overconfidence dan Regret Aversion terhadap Pengambilan Keputusan Investasi, dengan Literasi Keuangan sebagai variabel intervening pada karyawan di PT Bank Danamon Tbk. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Partial Least Squares – Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan teknik purposive sampling, dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Overconfidence berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pengambilan Keputusan Investasi, mengindikasikan bahwa investor dengan tingkat kepercayaan diri tinggi cenderung lebih aktif dalam berinvestasi. Regret Aversion juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pengambilan Keputusan Investasi, menunjukkan bahwa investor yang takut menyesal lebih berhati-hati dalam pengambilan keputusan. Regret Aversion memiliki pengaruh negatif terhadap Literasi Keuangan, sedangkan Overconfidence tidak berpengaruh signifikan terhadap Literasi Keuangan. Literasi Keuangan memiliki pengaruh positif terhadap Pengambilan Keputusan Investasi, menunjukkan bahwa investor dengan pemahaman keuangan yang baik cenderung lebih rasional.Penelitian ini memberikan implikasi bagi investor dan institusi keuangan dalam meningkatkan literasi keuangan guna mengurangi dampak bias psikologis terhadap keputusan investasi

    3,010

    full texts

    3,327

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Pancasila Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇