Universitas Pancasila Journal
Not a member yet
3327 research outputs found
Sort by
Framing Objectivity in Agrarian Conflict Reporting: A Comparative Analysis of Local, Sectoral, and National Media Coverage of Pakel Village
This study aims to analyze and compare the objectivity of three online media portals in constructing news about agrarian conflict in Pakel Village. The study method used is the framing analysis model of Zhondang Pan & Gerald M. Kosicki, which divides the way for the media to construct facts through 4 elements, namely, syntactic structure, script, thematic, and rhetorical. The results of the study show that objectivity in reporting agrarian conflict in Pakel Village by journalists from Banyuwangi.viva.co.id, Betahita.id, and Tempo.co has written information and facts by writing news that is sourced from statements related to the incident. Comparison of the objectivity of these three online media news portals, namely Banyuwangi.viva.co.id focuses more on the narrative of harmony and mediation, but tends to be less critical of the authorities. Betahita.id is more on the side of farmers, emphasizing aspects of advocacy and criticism of injustice. Tempo.co provides a more balanced and in-depth report with an investigative style that considers various perspectives
Optimization of Patient Bed Component Design Using Modeling of Motion Mechanisms on Lifting Elements Electric Patient Bed Manufacturing Case As Per ISO 13485
Electric hospital beds are essential medical devices used in healthcare facilities to enhance patient comfort and ease caregiving tasks for medical staff. One of the key components ensuring their functionality is the lifting mechanism, which allows adjustments to the bed’s position and height according to patient needs. The main challenge in developing this mechanism lies in designing a system that is safe, stable, efficient, and compliant with international standards such as ISO 13485:2016. This study aims to optimize the lifting mechanism through a motion modeling approach. The motion modeling process involves analyzing the kinematics and statics of the mechanism, deriving equations of motion, and identifying optimal design parameters. To support this, a software-based simulation application was developed to visualize motion and calculate critical parameters such as crank angles, link lengths, and aktuator forces. Testing was conducted to ensure the mechanism met safety and performance standards. This included load testing up to 250 kg and lifecycle simulations of up to 50,000 operation cycles. The results demonstrated that the optimized lifting mechanism design meets the required safety, efficiency, and reliability standards. This research contributes to the development of electric hospital beds with more precise, safe, and reliable lifting mechanisms that adhere to international standard
PENGENAAN BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN OLEH BADAN PENDAPATAN DAERAH KOTA TANGERANG SELATAN AKIBAT PERALIHAN HAK MELALUI AKTA PEMBAGIAN HAK BERSAMA
Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) merupakan salah satu pajak daerah timbul akibat adanya penerimaan peralihan hak yang menjadi penyumbang terbesar untuk negara. Dalam pemungutannya telah dilakukan secara Self Assesment dengan pantauan dan verifikasi oleh Badan Pendapatan Daerah setempat termasuk Kota Tangerang Selatan. Namun masih ditemukan adanya ketidakpastian perhitungan dalam pengenaan pajak daerah tersebut khususnya akibat adanya peralihan hak melalui Akta Pembagian Hak Bersama. Yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan unsur-unsur pemerintahan yang baik dalam pengenaan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan di Kantor Badan Pendapatan Daerah Kota Tangerang Selatan dan bagaimana pengenaan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan oleh Badan Pendapatan Daerah Kota Tangerang Selatan akibat peralihan hak melalui akta pembagian hak bersama. Ketidakpastian hukum dan sisitem hukum akan dijadikan sebagai pisau analisis dalam penelitian tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian Yuridis Normatif dengan mengkaji bahan-bahan penelitian melalui Kepustakaan ataupun bahan Sekunder. Analisis Data dilakukan secara Kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan belum terlaksananya unsur-unsur pemerintahan yang baik oleh Badan Pendapatan Daerah Kota Tangerang Selatan serta tidak adanya kepastian hukum dan keadilan dalam pengenaan bea peorlehan hak atas tanah dan bangunan akibat perolahn hak dengan Akta Pembagian Hak bersama dengan jenis perolehan hak Pemisahan Hak yang mengakibatkan Peralihan Hak
Sistem Informasi Pembelajaran Tahfidz Pada Rumah Quran Khairo Assyarifiyah
Perkembangan informasi teknologi mendorong peningkatan efisiensi di berbagai sektor, termasuk pendidikan. Rumah Quran Khairo Assyarifiyah sebagai lembaga pendidikan nonformal yang fokus pada hafalan Al-Quran menghadapi kendala dalam pengelolaan data siswa, nilai hafalan, dan pelaporan yang masih dilakukan secara manual. Kendala tersebut antara lain risiko kehilangan data, duplikasi informasi, dan waktu yang lama dalam proses administrasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem informasi pembelajaran tahfidz berbasis web untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan data siswa, penilaian hafalan, dan memberikan informasi kepada murabbi, ketua tahfidz, dan wali siswa. Metode pengembangan sistem menggunakan pendekatan Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dirancang mampu mengatasi kendala pengelolaan data secara manual. Sistem ini menyediakan fitur untuk mengelola data siswa, memberikan tugas hafalan, mencatat nilai, dan melaporkan kemajuan hafalan secara real time. Dengan diterapkannya sistem ini, efisiensi yang diharapkan dan akurasi pengelolaan hafalan siswa dapat meningkat, sekaligus mendukung proses pembelajaran yang lebih terstruktur.Perkembangan informasi teknologi mendorong peningkatan efisiensi di berbagai sektor, termasuk pendidikan. Rumah Quran Khairo Assyarifiyah, sebagai lembaga pendidikan nonformal yang fokus pada tahfidz Al-Qur\u27an, menghadapi kendala dalam pengelolaan data santri, nilai hafalan, dan pelaporan yang masih dilakukan secara manual. Kendala ini mencakup risiko kehilangan data, duplikasi informasi, dan waktu yang lama dalam proses administrasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem informasi pembelajaran tahfidz berbasis web guna meningkatkan efisiensi pengelolaan data santri, penilaian informasi hafalan, serta pemberian kepada murabbi, kepala tahfidz , dan wali santri. Metode pengembangan sistem menggunakan pendekatan Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dirancang mampu menyelesaikan kendala pengelolaan data secara manual. Sistem ini menyediakan fitur pengelolaan data santri, pemberian tugas hafalan, pencatatan nilai, hingga pelaporan perkembangan hafalan secara real - time . Dengan penerapan sistem ini, efisiensi yang diharapkan dan akurasi pengelolaan hafalan santri dapat meningkat, serta mendukung proses pembelajaran yang lebih terstruktu
mr
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas Virtual Testing Station dalam meningkatkan kompetensi kognitif pemrograman PLC (Programmable Logic Controller) pada siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Mekatronika di SMKN 1 Bawang Banjarnegara. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model Waterfall menurut Pressman dan ADDIE menurut Branch.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Virtual Testing Station yang dikembangkan mampu mereplikasi proses kerja perangkat keras testing station secara virtual, menyediakan simulasi interaktif untuk pemrograman PLC; (2) Berdasarkan evaluasi oleh ahli materi, ahli media, dan pengguna, perangkat lunak ini dinilai sangat layak sebagai media pembelajaran, dengan rata-rata nilai 79,86; (3) Implementasi media pembelajaran ini meningkatkan kompetensi kognitif siswa, terbukti dari peningkatan nilai tes kognitif dari pretest sebesar 53,7 menjadi posttest sebesar 62,79, dengan perbedaan yang signifikan pada taraf signifikansi 5%.
Kesimpulannya, Virtual Testing Station efektif sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap pemrograman PLC, serta dapat menjadi alternatif praktikum yang efisien dan hemat biaya di lingkungan pendidikan SMK.PENELITIAN INI BERTUJUAN UNTUK MENGEMBANGKAN DAN MENGEVALUASI EFEKTIVITAS VIRTUAL TESTING STASION DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI KOGNITIF PEMOGRAMAN PLC PADA SISWA KELA XI PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK MEKATRONIKA DI SMKN I BAWANG BANJARNEGARA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TERHADAP PEMOGRAMAN PL
Penerapan Klasterisasi K-Means terhadap Produktivitas Padi di Pulau Sumatera sebagai Strategi Pendukung Ketahanan Pangan
Rice production is a crucial aspect of national food security, particularly in the Sumatra region, which plays a strategic role as Indonesia\u27s food barn. This study was conducted to identify rice production patterns based on the characteristics of harvested area and annual production yields in order to produce a more informative segmentation of productivity areas. The main objective of this study is to segment rice production data using a clustering method, and evaluate the clustering results using statistical metrics and data mining visualization. The methodology used follows the CRISP-DM approach, with stages of data exploration, visualization, modeling, and evaluation. The algorithm used is K-Means Clustering with a total of three clusters. Data were obtained from Kaggle and BMKG, covering 8 provinces in Sumatra Island between 1995 and 2020, with a total of 208 annual observation data entries. The results show that the clustering model built has very good quality with a Silhouette Score of 0.7147 and a Davies-Bouldin Index (DBI) of 0.3752. The scatterplot visualization shows clear segmentation between clusters based on harvested area and production. In conclusion, the clustering approach is effective in classifying regions based on rice production characteristics. The implications of this research support the optimization of data-driven agricultural land management policies. For industry stakeholders and decision-makers, the results can provide a basis for prioritizing interventions, channeling agricultural assistance, and planning for sustainable food security at the regional level.Produksi padi merupakan aspek krusial dalam ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Pulau Sumatera yang berperan strategis sebagai lumbung pangan Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi pola produksi padi berdasarkan karakteristik luas panen dan hasil produksi tahunan guna menghasilkan segmentasi wilayah produktivitas yang lebih informatif. Tujuan utama penelitian ini adalah melakukan segmentasi data produksi padi dengan metode clustering, serta mengevaluasi hasil klaster menggunakan metrik statistik dan visualisasi data mining. Metodologi yang digunakan mengikuti pendekatan CRISP-DM, dengan tahapan eksplorasi data, visualisasi, modeling, dan evaluasi. Algoritma yang digunakan adalah K-Means Clustering dengan jumlah klaster sebanyak tiga. Data diperoleh dari Kaggle dan BMKG, mencakup 8 provinsi di Pulau Sumatera dalam rentang waktu 1995 hingga 2020, dengan total 208 entri data observasi tahunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model clustering yang dibangun memiliki kualitas sangat baik dengan nilai Silhouette Score sebesar 0,7147 dan Davies-Bouldin Index (DBI) sebesar 0,3752. Visualisasi scatter plot menunjukkan segmentasi yang jelas antara klaster berdasarkan luas panen dan produksi. Kesimpulannya, pendekatan clustering efektif dalam mengelompokkan wilayah berdasarkan karakteristik produksi padi. Implikasi penelitian ini mendukung optimalisasi kebijakan pengelolaan lahan pertanian berbasis data. Bagi pemangku kepentingan industri dan pengambil keputusan, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam menentukan prioritas intervensi, distribusi bantuan pertanian, serta perencanaan ketahanan pangan yang berkelanjutan di tingkat regional
PELAKSANAAN GREEN PRODUCTIVITY (GP) UNTUK MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATA BERBASIS AGROWISATA DESA SINDANGJAYA
Permasalahan pada penelitian ini adalah kemasan agrowisata yang belum maksimal terutama pada perijinan dari dinas pertanian dan dinas pariwisata bahwasannya Agrowisata merupakan salah satu bidang usaha pariwisata yang potensial di Indonesia serta kondisi alam, dan budaya yang beragam. Desa Sindangjaya merupakan Desa yang memiliki lahan yang subur untuk pertanian dan didukung dengan perairan dan kondisi iklim yang mendukung serta menyimpan banyak potensi wisata, termasuk wisata alam yang sangat cocok untuk dikembangkan menjadi daerah Agrowisata. Salah satunya Agrowisata Artala. Metode pengolaan analisis data menggunakan metode green produktivitas tools dan Analisis SWOT dengan tujuan untuk meningkatkan kunjungan wisata, melalui pembekalan peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas melalui penyuluhan tentang pelaksanaan green produktivitas untuk membentuk desa menjadi desa pintar, masyarakat pintar dan ekonomi pintar. Untuk mencapai hal ini tidak lepas dari semua unsur di desa Sindangjaya untuk menciptakan wisata yang bervariasi, terus menerus melakukan peningkatan promosi, membuat event atau acara saat akhir pekan, melakukan divertifikasi olahan, membuat tim khusus promosi dan meningkatkan kualitas SDM, menerapkan perkembangan teknologi, meningkatkan mutu pelayanan dan kualitas fasilitas, mengikuti trend wisata yang diminati. Dengan penerapan green produktivitas di desa sindangjaya dapat menjadi contoh bagi pengembangan agrowisata berkelanjutan di daerah lain, serta berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan
ANALISIS KINERJA LABA BERSIH PADA SUBSEKTOR TRANSPORTASI DI INDONESIA TAHUN 2021 - 2023
This study aims to analyze the net profit performance of transportation sub-sector companies during the period 2021 – 2023. The focus is to analyze the development trend of net profit performance, the main factors that influence it, and the different in performance over a certain period of time. This research method is quantitative descriptive. The population of this study is transportation sub-sector companies listed on the Indonesian Stock Exchange (IDX) from 2021 to 2023. The sample was determined using the purposive sampling method with the aim of obtaining samples that meet the research criteria. The total number of companies that were the research samples was 13 transportation sub-sector companies, with a research period of there years with a total sample of 39. The analysis in this study showed that net profit performance in 2021 to 2022 increased, which was mainly due to a decrease in the cost of good sold. However, net profit performance in 2022 to 2023 decreased, which was mainly due to an increase in expenses.This study aims to analyze the net profit performance of transportation sub-sector companies during the period 2021 – 2023. The focus is to analyze the development trend of net profit performance, the main factors that influence it, and the different in performance over a certain period of time. This research method is quantitative descriptive. The population of this study is transportation sub-sector companies listed on the Indonesian Stock Exchange (IDX) from 2021 to 2023. The sample was determined using the purposive sampling method with the aim of obtaining samples that meet the research criteria. The total number of companies that were the research samples was 13 transportation sub-sector companies, with a research period of there years with a total sample of 39. The analysis in this study showed that net profit performance in 2021 to 2022 increased, which was mainly due to a decrease in the cost of good sold. However, net profit performance in 2022 to 2023 decreased, which was mainly due to an increase in expense
PENGARUH REWARD, PUNISHMENT, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN MCDONALD’S KOTA TANGERANG
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Reward, Punishment, dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada McDonald’s Kota Tangerang. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam studi ini, dengan melibatkan 70 responden yang merupakan karyawan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen, yaitu Reward, Punishment, dan Motivasi Kerja, berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependen, yaitu Kinerja Karyawan. Artinya, semakin baik pemberian reward dan punishment serta semakin tinggi motivasi kerja, maka kinerja karyawan juga akan meningkat. Temuan ini memberikan gambaran bahwa pengelolaan sumber daya manusia yang tepat melalui sistem penghargaan, pemberian sanksi yang proporsional, dan peningkatan motivasi internal karyawan sangat berkontribusi terhadap pencapaian kinerja yang optimal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan praktis bagi pihak manajemen dalam menyusun strategi peningkatan produktivitas karyawan.
Kata Kunci: Reward, Punishment, Motivasi Kerja, Kinerja KaryawanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Reward, Punishment, dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan (Y) pada McDonald’s Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 70 karyawan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Data dianalisis dengan bantuan software SPSS menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Reward, Punishment, dan Motivasi Kerja masing-masing berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi perusahaan dalam mengelola strategi sumber daya manusia guna meningkatkan kinerja karyawan
POTENSI DAN MINAT WISATAWAN TERHADAP PURA PESIRAMAN DESA AAN SEBAGAI DISTINCTIVE HEALING TOURISM DESTINATION
Healing tourism becomes new trend recently in global tourism industry. By combining the physical health improvement, spiritual enhancement, and mind refreshment, healing tourism provides a set of authentic experience. Bali as a world-wide known tourism destination has a potential to conduct healing tourism practice. Therefore, the current study aimed at identifying the potential of Bali as a healing tourism destination and the tourists’ interest to visit healing tourism destination. The current study took Pura Pesiraman Desa Aan as the pilot project of healing tourism destination and employed mixed method research. The data was collected through observation, interview, and questionnaire distribution, with 4 stakeholders and 103 tourists as participants. Both quantitative and qualitative data analysis were employed in analyzing the data. The result highlighted that Pura Pesiraman Desa Aan has a potential to become a distinctive healing tourism. The geographical contour supports the natural view aspect for mind refreshment. The facilities provided in the Pura Pesiraman Desa Aan could fulfill the need of spiritual enhancement The location of Pura Pesiraman Desa Aan which is located in the middle of ricefield, could enable the tourist to have trekking activity which support the physical health improvement. Moreover, the survey results unraveled that most of the participants have a strong interest to visit Pura Pesiraman Desa Aan and experienced the three combined activities. Therefore, it is suggested to the tourism stakeholders in Desa Aan to develop Pura Pesiraman Desa Aan as a distinctive healing tourism destination.Healing tourism becomes new trend recently in global tourism industry. By combining the physical health improvement, spiritual enhancement, and mind refreshment, healing tourism provides a set of authentic experience. Bali as a world-wide known tourism destination has a potential to conduct healing tourism practice. Therefore, the current study aimed at identifying the potential of Bali as a healing tourism destination and the tourists’ interest to visit healing tourism destination. The current study took Pura Pesiraman Desa Aan as the pilot project of healing tourism destination and employed mixed method research. The data was collected through observation, interview, and questionnaire distribution, with 4 stakeholders and 103 tourists as participants. Both quantitative and qualitative data analysis were employed in analyzing the data. The result highlighted that Pura Pesiraman Desa Aan has a potential to become a distinctive healing tourism. The geographical contour supports the natural view aspect for mind refreshment. The facilities provided in the Pura Pesiraman Desa Aan could fulfill the need of spiritual enhancement The location of Pura Pesiraman Desa Aan which is located in the middle of ricefield, could enable the tourist to have trekking activity which support the physical health improvement. Moreover, the survey results unraveled that most of the participants have a strong interest to visit Pura Pesiraman Desa Aan and experienced the three combined activities. Therefore, it is suggested to the tourism stakeholders in Desa Aan to develop Pura Pesiraman Desa Aan as a distinctive healing tourism destination