E-Journal Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya
Not a member yet
    711 research outputs found

    CATUR GURU DALAM PEMAKNAAN HARI SUCI SARASWATI PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN HINDU

    Get PDF
    Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji dari aspek yang berbeda terhadap hari suci Saraswati yakni mengenai nilai-nilai pendidikan dan catur guru dalam hari suci Saraswati. Nilai-nilai pendidikan Hindu yang terdapat dalam hari suci Saraswati secara garis besarnya atau pokok-pokoknya sesuai dengan tri kerangka dasar agama Hindu. Dalam pemaknaan hari suci Saraswati terdapat pula ajaran agama Hindu tentang guru yang terdiri atas Tuhan (Swadyaya), Pemerintah (Wisesa), Guru di sekolah (Pengajian) dan Orang Tua (rupaka) yang disebut dengan istilah catur guru

    MEDIA SOSIAL MENJADI ANCAMAN TERHADAP EKSISTENSI KEHARMONISAN RUMAH TANGGA KELUARGA HINDU (KAJIAN ANTROPOLOGI KESEHATAN)

    Get PDF
    Advances in communication technology can provide ease to interact also entertainment through cyberspace. So the limits of mass communication and interpersonal communication become rather pseudo, the emergence of new ways of communicating to society, through social media. The existence of shifting function of the mobile phone, which initially only serves to send a message or call someone has developed far into a 'laptop' that can be easily taken anywhere. Most people prefer to keep a BB pin compared to storing phone numbers. The impact of these developments, so that it needs an increase in public awareness about the surrounding environment, especially families, because unconsciously or consciously has changed the lifestyle of every family in the community. The family will achieve a degree of harmony if it is not based solely on biological factors, but the aspect of affection must prevail within it as the main pillar of maternal stability. The family organization system must be balanced by maintaining the strap within which is a harmony based on love affair. So with sex, in his view is one of the biological needs of living beings, especially by a two-legged creature, having a nose, a two-handed, walking by standing, having a mind, called a human being

    KEKUATAN HUKUM SURAT KETERANGAN TANAH ADAT (SKTA) YANG DIKELUARKAN OLEH DAMANG

    Get PDF
    Dalam rangka pemberian jaminan kepastian hukum tersebut, kepada yang mendaftarkan tanahnya akan diberikan satu dokumen tanda bukti hak yang berfungsi sebagai alat pembuktian yang kuat. Dalam ketentuan Hukum Tanah Nasional dalam hal ini Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah (selanjutnya disebut PP No.24/1997) hanya setifikat hak atas tanah yang diakui secara hukum sebagai bukti kepemilikan hak atas tanah yang menjamin kepastian hukum dan dilindungi oleh hukum.Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1). Bagaimana Kekuatan Hukum Surat Keterangan Tanah Adat (SKTA) yang dikeluarkan oleh Damang Kecamatan Rungan Hulu, Kabupaten Gunung Mas? 2). Apa Dasar Kewenangan Damang Dalam Membuat Surat Keterangan Tanah Adat (SKTA)? 3). Apakah Surat Keterangan Tanah Adat (SKTA) bisa ditingkatkan statusnya menjadi sertifikat ?Dari masalah tersebut menunjukan kekuatan hukum Surat Keterangan Tanah Adat (SKTA) yang dikeluarkan oleh Damang adalah memiliki kekuatan Hukum secara Hukum Adat berdasarkan Perda Kabupaten dan Pergub nomor 13 tahun 2009 tentang adat dan Hak-hak Adat diatas Tanah di Provinsi Kalimantan Tengah dan diperkuatkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 dan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria ditugaskan kepada Pemerintah, merupakan sarana dalam memberikan jaminan kepastian hukumDalam rangka pemberian jaminan kepastian hukum tersebut, kepada yang mendaftarkan tanahnya akan diberikan satu dokumen tanda bukti hak yang berfungsi sebagai alat pembuktian yang kuat. Dalam ketentuan Hukum Tanah Nasional dalam hal ini Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah (selanjutnya disebut PP No.24/1997) hanya setifikat hak atas tanah yang diakui secara hukum sebagai bukti kepemilikan hak atas tanah yang menjamin kepastian hukum dan dilindungi oleh hukum.Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1). Bagaimana Kekuatan Hukum Surat Keterangan Tanah Adat (SKTA) yang dikeluarkan oleh Damang Kecamatan Rungan Hulu, Kabupaten Gunung Mas? 2). Apa Dasar Kewenangan Damang Dalam Membuat Surat Keterangan Tanah Adat (SKTA)? 3). Apakah Surat Keterangan Tanah Adat (SKTA) bisa ditingkatkan statusnya menjadi sertifikat ?Dari masalah tersebut menunjukan kekuatan hukum Surat Keterangan Tanah Adat (SKTA) yang dikeluarkan oleh Damang adalah memiliki kekuatan Hukum secara Hukum Adat berdasarkan Perda Kabupaten dan Pergub nomor 13 tahun 2009 tentang adat dan Hak-hak Adat diatas Tanah di Provinsi Kalimantan Tengah dan diperkuatkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 dan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria ditugaskan kepada Pemerintah, merupakan sarana dalam memberikan jaminan kepastian huku

    Implementasi Manajemen Pembelajaran Saintifik di Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

    Get PDF
    This study is to describe the implementation of learning management in subjects that use scientific learning at the IAHN-TP Palangka Raya. This research approach uses a qualitative approach using descriptive design. The research was conducted in Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya Indonesia. The researcher collected various information by structured interviews and disguised observations. Analysis of interview data with an interactive model analysis model from Miles and Huberman and analysis of data from observations carried out by the checklist method. The results showed the stages of scientific learning management consisted of stages of learning planning, implementation of learning and supervision of learning.Penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi manajemen pembelajaran pada mata kuliah yang menggunakan pembelajaran saintifik di IAHN-TP Palangka Raya. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan desain deskriptif. Penelitian dilaksanakan di Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya Indonesia. Peneliti mengumpulkan berbagai informasi dengan wawancara tak berstruktur dan observasi tersamar. Analisis data hasil wawancara dengan model interaktif analysis model dari Miles dan Huberman serta analisis data hasil observasi dilakukan dengan metode checklist. Hasil penelitian menunjukan tahapan manajemen pembelajaran saintifik terdiri dari tahapan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan pengawasan pembelajaran

    PENDIDIKAN AGAMA HINDU BERBASIS BUDAYA DALAM MEMBENTUK KARAKTER PESERTA DIDIK

    Get PDF
    Abstrak Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi cenderung memunculkan perbedaan antara generasi yang lebih tua dan generasi yang lebih muda. Karena itu mempelajari orientasi nilai di kalangan anak muda dan peserta didik, terutama sikap keberagaman yang tentunya penting. Melatih generasi muda sebagai generasi berikutnya adalah tanggung jawab bersama antara keluarga, komunitas dan negara bangsa. Pendidikan Agama dapat menjalankan dan mempraktikkan ajaran-ajaran agama Hindu sehingga membentuk akhlak dan moral mulia. dalam kitab suci, Bhagavadgita menyatakan dua kecenderungan mempengaruhi karakter manusia, sifat-sifat semua devata (daivi sampat) dan sifat-sifat raksasa (asuri sampat). Kedua kecenderungan ini secara langsung atau tidak langsung akan membentuk karakter manusia. Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini telah mempengaruhi karakter anak-anak, yang dihadapkan pada tantangan berat. Mengajar anak-anak harus kemudian diarahkan untuk memperkuat moral mereka. Mengenai itu, perlu norma neo-tradisional yang didasarkan pada asal-usul tradisional. Pendidikan Hindu dapat menjadi agen normatif yang membangun setiap karakter Indonesia modern melalui kearifan lokal mereka yang memotivasi anak-anak. Pada tingkat instrumental, nilai-nilai utama yang akan diajarkan adalah otonomi, martabat, kreativitas, moralitas, kebanggaan dan rasa estetika, dan kesadaran demokrasi. Mereka harus melestarikan warisan budaya lokal, termasuk bahasa dan seni, sambil mengadaptasi tren global. Sebagai pendidik, guru di sekolah dan juga orang tua di rumah harus menjadi panutan yang tanggung jawab dan disiplinnya dipatuh

    MENANAMKAN NILAI-NILAI BUDAYA UNTUK MEMPERERAT INTEGRASI BANGSA

    Get PDF
    Luas wilayah bangsa Indonesia yang terdiri dari kurang lebih 17.508 pulau yang sebagian besar sudah berpebduduk yang  memiliki keragaman suku, budaya, adat istiadat dan agama yang saling berinteraksi dalam memenuhi kebutuhannya sehari-hari baik kebutuhan secara fisik maupun spiritualnya. Fenomena ini terjadi di seluruh wilayah bangsa Indonesia, sehingga dengan keadaan yang demikian sering kita jumpai berbagai permasalahan yang timbul dalam masyarakat seperti permasalahan sara, sebab yang sering dimunculkan dalam kehidupan masyarakat adalah kata “perbedaan” bukan keragaman, sehingga perbedaan itulah yang tertanam pada pola pikir sebagian bangsa Indonesia sehingga dapat menimbulkan konflik. Perbedaan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat tedak seutuhnya seperti yang dimaksudkan “ Bhineka Tunggal Ika”, dan jika  keragaman yang selalu kita junjung tinggi dalam kehidupan masyarakat maka kita tentu akan mengerti arti hidup yang saling membutuhkan di lingkungan social masyarakat. Oleh sebab itu Keragaman tersebut harus disadari oleh seluruh bangsa Indonesia dalam rangka menjaga dan mempertahankan persatuan dan integrasi bangsa dengan memahami nilai-nilai budaya baik budaya daerah maupun budaya nasional untuk memupuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa untuk mencapai cita-cita sebagaimana yang telah diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar 1945 yaitu mencapai masyarakat adil dan makmur yang dijiwai oleh nilai-nilai  Pancasil

    UPACARA KEMATIAN PADA MASYARAKAT DAYAK TUMON DI DESA GUCI KABUPATEN LAMANDAU (KAJIAN AGAMA DAN BUDAYA HINDU)

    Get PDF
    Masyarakat Dayak Tumon yang beragama Hindu Kaharingan begitu mengedepankan upacara kematian berupa pengupacaraan terhadap tubuh dan perjalanan sang roh. Berdasarkan alasan tersebut Peneliti tertarik untuk mengangkat judul penelitian tentang: Upacara Kematian Pada Masyarakat Dayak Tumon di Desa Guci Kabupaten Lamandau (Kajian Agama dan Budaya Hindu). Titik incar pengkajian penelitian ini adalah menyangkut bagaimana bentuk, fungsi dan kajian agama dan Budaya Hindu terhadap upacara kematian pada masyarakat Hindu Dayak Tumon di Desa Guci Kecamatan Bulik Kabupaten Lamandau?. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumen serta dianalisis secara deskriptif interpretatif melalui tahapan klasifikasi, reduksi dan interpretasi. Dari penelitian yang telah dilakukan, diperoleh informasi bahwa Ritual kematian masyarakat Dayak Tumon merupakan tradisi agama sekaligus adat, sehingga memiliki nilai-nilai luhur. Nilai-nilai tersebut terlihat dalam tradisi perawatan jenazah dan penguburan sampai pada pasca penguburan dimana bentuk perhatian dan kasih sayang keluarga yang ditinggalkan begitu luar biasa, yang meninggal diperlakukan layaknya ketika masih hidup, doa-doa yang dilantunkan oleh dukun agar perjalanan sang roh kembali kepada penciptanya. Upacara kematian bagi masyarakat Hindu Dayak Tumon di Desa Guci Kecamatan Bulik Kabupaten Lamandau tidak sekedar bersifat sakral melainkan juga bersifat sosial. Upacara kematian ini dimaksudkan untuk menjaga keseimbangan kosmos yang diharapkan dapat memberikan keselamatan baik kepada roh si mati maupun terhadap manusia yang ditinggalkan. Konsep kematian masyarakat Hindu Dayak Tumon di Desa Guci kabupaten Lamandau tersebut di atas sejalan dengan kepercayaan yang terdapat dalam peradaban Veda (Hindu) tentang karma, reinkarnasi/Punarbhawa

    CERITA DONGENG SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI

    Get PDF
    bangsa, pendidikan karakter ini pun diharapkan mampu menjadi pondasi utama dalam mensukseskan Indonesia Emas 2025. Penanaman pendidikan karakter dapat diberikan lebih awal kepada anak usia dini melalui media cerita dongeng. Pentingnya cerita dongeng bagi anak usia dini, tidak hanya kegiatan untuk menidurkan anak tetapi juga dapat meningkatkan perkembangan pada otak kanan anak, psikologis, kecerdasan emosional, karakter mulia, serta meningkatkan imajinasi pada anak uasia dini. memberikan cerita dongeng kepada anak merupakan bagian penting dari pengasuhan anak. Selain bermanfaat untuk perkembangan psikologisnya, juga membuat anak merasa disayangi dan diperhatikan oleh orang tua. Sehingga tidak menyebabkan degradasi moral di tengah pesatnya perkembangan teknologi saat ini. Melalui cerita dongeng sebagai media pendidikan karakter bagi anak usia dini, anak akan dapat belajar mengenai dunia, kehidupan, diri sendiri, maupun orang lain.Kata Kunci : Cerita Dongeng, Pendidikan Karakter, Anak Usia Din

    NILAI-NILAI DALAM RITUAL BASARAH

    Get PDF
    Devotion to God is a necessity for every religious person.Hindus explain the teachings of Bhakti in the Bhagavata Purana known as Navavida Bhakti.The actualization of devotional service in Hinduism has diversity but is essentially the same. Therefore, there are differences in the practice of devotional service for Hindus in various regions.This happened to Hinduism in Central Kalimantan (Hindu Kaharingan).This paper describes four important things related to the implementation of the Basarah for Hindu Kaharingan in Central Kalimantan. The four things are basarah philosophy, the procedure  of  basarah,  sajen  basarah,  and  the  values  ​                                                                           ​                                                                           contained  in  the implementation of basarah

    PALI DALAM RITUAL TIWAH PERSPEKTIF PANATURAN

    Get PDF
    Tiwah rituals by hindu Kaharingan people as a form of implementation of the Ranying Hatalla Langit holy gospel to mankind, to return to the God, and as a noble responsibility. Tiwah rituals that are rich in unique symbols are seen from the rules or prohibition and the complexity of ritual facilities, showing the ability to think and coordinate as well as possible, so that ritual activities can run smoothly and successfully. Pali has an important role in every tiwah ritual, as a basis for the rules of implementation and order that must be obeyed by all tarantang nule (tiwah members) and the people who attend the course of each tiwah ritual processionRitual Tiwah oleh umat Hindu Kaharingan sebagai bentuk pelaksanaan dari ajaran suci Ranying Hatalla Langit kepada umat manusia, untuk kembali kepadaNya, serta sebagai tanggung jawab luhur. Ritual tiwah yang kaya akan simbol-simbol unik dilihat dari tata aturan-aturan atau pantangan dan rumitnya sarana ritual, memperlihatkan kemampuan daya pikir untuk mengkoordinasi dan mengakomodasi sebaik mungkin, sehingga kegiatan ritual dapat berjalan lancar dan sukses. Pali mempunyai peranan penting dalam setiap ritual tiwah, sebagai dasar aturan pelaksanaan maupun tata tertib yang harus dipatuhi oleh segenap Tarantang Nule (anggota tiwah) maupun masyarakat yang hadir/mengahdiri jalannya setiap prosesi ritual tiwa

    302

    full texts

    711

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇