E-Journal Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya
Not a member yet
711 research outputs found
Sort by
ETNOPEDAGOGI MANJAWET DALAM MANAJEMEN PEMBERDAYAAN GENERASI MUDA HINDU DI KALIMANTAN TENGAH
Karakteristik Kalimantan Tengah adalah wilayah paling pluralis ditinjau dari suku, agama, ras dan antargolongan yang memiliki keunikan pada budaya setempatnya. Praktik pendidikan berbasis kearifan lokal atau etnopedagogi, memberi harapan sebagai salah satu jalan keluar menjembatani revitalisasi budaya setempat dan peningkatan relevansi pendidikan Hindu. Adanya interaksi pewarisan keterampilan dari generasi pendahulu kepada generasi muda fokus dikaji melalui etnopedagogi Manjawet bagi pemberdayaan generasi muda untuk membentuk skill mumpuni. Umpan balik pengembangan pendidikan Hindu berbasis kearifan lokal melibatkan kegiatan manajemen khususnya pada praktik Manjawet. Manjawet menyimpan potensi mengiventarisasikan nilai-nilai budaya setempat yang masih hidup dan terjaga guna menggali serta memberi perhatian bagi pelestarian kearifan lokal sehingga terciptanya generasi muda Hindu yang kreatif, inovatif, berkualitas, berdaya saing, berkarakter, dan memiliki keterampilan yang berakar dari akar budayanya sendiri
Peranan Kepala Adat Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Melalui Mediasi Pada Masyarakat Di Kabupaten Kotawaringin Timur
Sengketa Tanah selalu mewarnai setiap kepemilikan tanah yang terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur baik itu sengketa yang terjadi antar masyarakat adat maupun sengketa tanah dengan pihak perusahan, sehingga perlu menyelesaian untuk mencegah terjadinya konflik pertanahan dalam masyarakat. Adapaun faktor-Faktor penyebat terjadinya sengketa tanah di kabupaten Kotawaringi Timur antara lain : ketidak jelasan tapal batas tanah anatar masyarakat/masyarakat adat,dan tanah-tanah yang dimiliki masyarakat tampa adanya surat (alas hak Atas tanah) yang jelas sebagai alat pembuktian ketika terjadi sengketa tanah. Serta faktor yang menyebabkan terjadinyasengketa tanah adalam meningkatnya nilai jual harga tanah di kabupaten Kotawaringin Timur.
Peranan Kepala adat dala menyelesaian sengketa tanah antar masyarakat adat di kabupaten Jotawaringin Timur adalah sebagai fasilidator yang memfasilitasi/penghubung parapihak yang bersengketa, sebagai mediator/mediasi para pihak yang bersengketa dan sebagai pemimpin peradilan adat dala proses penyelesaian sengketa, serta sebagai hakim perdamainan dalam pengembilan keputusan penyelesaian sengketa tanah dalam proses musyawarah/Led Kerapatan Adat. Setelah telah para piihak menerima hasil keputusan musyawarah/Led Kerapatan Mantir Adat di terima Damang Kepala adat menerbitkan Surat Keputusan Damang Kepala Adat sebagai kekuatan hukum yang mengikat telah di selesaikannya sengeta tanah yang terjadi
MENGGAGAS PEMBELAJARAN SANSKERTA YANG HUMANIS MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS OTAK
Belajar adalah perubahan yang relatif permanen dalam perilaku sebagai hasil dari pengalaman atau latihan. Pengalaman selama belajar seharusnya merupakan pengalaman yang menyenangkan, tanpa ada paksaan dan memang keinginan dari dalam diri pebelajar untuk belajar. Belajar Bahasa Sanskerta selama ini kurang diminati para pebelajar. Sebagian pebelajar merasa terpaksa belajar Bahasa Sanskerta, sehingga hasil yang diperoleh tidak maksimal. Maka perlu mengimplementasikan pembelajaran Sanskerta yang humanis yaitu pembelajaran yang menyebabkan pebelajar memang berkeinginan, termotivasi serta merasa senang dalam proses pembelajaran. Pembelajaran Sanskerta yang humanis akan lebih efektif jika dibarengi dengan pembelajaran berbasis otak, yang didesain berdasarkan prinsip belajar konstruktivisme. Kombinasi pengetahuan dan pengalaman serta waktu yang efektif akan merangsang daya ingat pengetahuan pebelajar ke arah yang lebih baik, sehingga mampu menggeser pengetahuan pebelajar dari memori jangka pendek ke memori jangka panjang pebelajar
PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP DISIPLIN DAN KINERJA TENAGA PENDIDIK (STUDI KASUS DI PASRAMAN WIDYA BHAKTI KOTA PALANGKA RAYA)
The role of a leader in an organization becomes an urgent and very important thing to do to improve the decrease in the attendance of educators so that it will have an impact on the performance of educators. The influence of a leader is very important to encourage educators to be more disciplined and improve performance, of course, with policies and decisions made so that educators can carry out the tasks assigned to educators in order to realize the goals to be achieved by Pasraman Widya Bhakti Palangka Raya City, namely the realization of discipline from the discipline all components to form a strong and sturdy personality and improve the quality of education that is educative and insightful. Based on this background, this study was conducted with the focus of the study on three aspects of the problem, namely the form of leadership influence, the effect of leadership influence and the implications of leadership influence on the discipline and performance of educators in Pasraman Widya Bhakti, Palangka Raya City. This study uses a qualitative approach and to analyze the results of the study used the theory of structural functionalism, management theory and supporting theory. Based on the analysis and analysis method can be delivered as follows, namely the form of leadership influence, leadership influence function and the implications of leadership influence on the discipline and performance of educators in Pasraman Widya Bhakti Palangka Raya City. 
MENINGKATKAN KESADARAN INDIVIDU MELALUI AJARAN KARMAPHALA
Human behavior determines the results they will receive later. Rational thinking continues to look for the true meaning of life that we live today. with the ability to receive knowledge empirically or based on literacy sources, humans look for the right equivalent of the life they have received from birth to death. The deepening of faith continues to be carried out in the hope of enlightening the search for answers to these questions. The doctrine of teaching has been given concretely, that life is influenced by our past, present, and future behavior. Literary sources become doctrines that are held by Hindus to navigate the ocean of life. The current period requires humans to quickly make decisions. Thoughts about how we behave are suggested to accommodate this. But many are trapped by the desire to follow developments that ignore religious noble values. Self-discipline needs to be improved, so that someone returns to the path of Dharma based on the Vedic scriptures
ETIKA LINGKUNGAN DALAM GAGURITAN KABRESIHAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap etika lingkungan dalam teks gaguritan kabresihan karya I Gusti Made Sutjaja berjudul Satua Bali (Tales From Bali). Sebagai karya sastra, gaguritan kabresihan memiliki struktur. Struktur yang salah satunya adalah padalingsa bertujuan untuk menyajikan ide agar lebih indah, mudah dipahami dan tepat peruntukannya sehingga tujuan yang diinginkan dapat tercapai. Selain struktur, gaguritan kabresihan memuat tema etika lingkungan yang mengedepankan pola hubungan harmonis manusia dan lingkungannya atau dalam terminologi Hindu di terjemahkan dengan istilah palemahan. Gaguritan kabresihan mengamanatkan wilayah palemahan terutama unsur tanah harus di jaga kebersihan sekaligus kesuciannya, sebab dari tanahlah manusia menggantungkan masa depannya. Artinya tanah harus dipelihara dan dimanfaatkan berdasarkan norma-norma yang berlaku, setidaknya dengan tidak mencemarinya dengan sampah-sampah anorganik.
Kegunaan kajian ini adalah untuk melakukan penyebaran informasi tentang pentingnya etika lingkungan dan penanaman konsep-konsep ramah lingkunagn kepada anak-anak sejak dini. Metode yang dipergunakan adalah analisis pustaka dengan pendekatan hermeunitika. Sedangkan simpulan yang diperoleh dari analisis tersebut sebagai manusia patut memandang semua makhluk hidup dialam semesta sebagi ciptaan Tuhan. Konsekuensinya kemudian manusia patut menjaga keberlangsungan ciptaan Tuhan, dengan melaksanakan pemanfaatan tumbuh-tumbuhan secara bijaksana. Tuturan ini secara langsung mengedepankan prinsip-prinsip etika yang harus dijalankan dalam memelihara hubungan itu. Pola etika ini secara realitas bersumber dari moralitas Hindu sebagai agama yang dekat dan ramah dengan lingkungan alam
Nilai-Nilai Kepemimpinan Dalam Perspektif Ajaran Hindu
Leaders are people who are tasked to guide and direct the people they lead, a leader has a very heavy duty in directing the community he leads. A good leader is a leader who is capable of carrying out all duties and obligations as a leader and is able to direct the community he leads. In Hinduism itself there are goals of Hindu leadership which aim to form a good, strong, clean, and authoritative state leadership and Hindu leadership functions which consist of functions as motivational factors, as creative factors, as integrative factors, as sublimative or transformative factors, and as an inspiring factor. The criteria for leadership in Hinduism is to have a basic principle that is a guide in leadin
Amalan Sampaingat Dalam Local Genius Hindu Kaharingan
Aspek muatan lokal dan berwawaskan potensi keunggulan Hindu etnis Dayak Kalimantan Tengah, maka akan kita jumpai kearifal lokal seperti “hidup menyatu dengan alam”. Kearifan lokal sangat diperlukan untuk menyiapkan sebuah generasi yang tidak hanya bisa menjadi penonton dalam sejarah peradaban, akan tetapi bisa menjadi pelaku sejarah dari peradaban itu sendiri. Dalam melestarikan kebijakan setempat “local wisdom” atau pengetahuan setempat “local knowledge”atau kecerdasan setempat “local genious”, ajaran Hindu Kaharingan merupakan sumber untuk mempelajarinya.Amalan Sampaingat merupakan sebuah warisan dari leluhur Dayak Kalimantan Tengah yang merupakan sebuah metode untuk menciptakan kecerdasan pada orang yang mengamalkannya. Amalan ini terdiri atas dua cara, yakni melalui menginang dan dengan cara permandian (keramas). Amalan sampaingat dengan menginang menggunakan beberapa sarana, seperti; Pinang, Sirih, Kapur Sirih, Gambir, Tembakau, Daun Panyalembang, Buah Kapapulut, Daun Parinting/ Paretei, dan Kayu Paleket. Sementara itu, Amalan Sampaingat yang digunakan melalui cara permandian yakni menggunakan sarana berupa; Batang Kajajak, daun Panyalembang, daun Kapapulut dan daun Untek Undang. Amalan ini mengajarkan agar masyarakat Dayak khususnya di Kalimantan Tengah selalu melakukan pembauran dan menjaga alam semesta. Ada beberapa Pali dalam menjalankan amalan Sampaingat.Aspek muatan lokal dan berwawaskan potensi keunggulan Hindu etnis Dayak Kalimantan Tengah, maka akan kita jumpai kearifal lokal seperti “hidup menyatu dengan alam”. Kearifan lokal sangat diperlukan untuk menyiapkan sebuah generasi yang tidak hanya bisa menjadi penonton dalam sejarah peradaban, akan tetapi bisa menjadi pelaku sejarah dari peradaban itu sendiri. Dalam melestarikan kebijakan setempat “local wisdom” atau pengetahuan setempat “local knowledge”atau kecerdasan setempat “local genious”, ajaran Hindu Kaharingan merupakan sumber untuk mempelajarinya.Amalan Sampaingat merupakan sebuah warisan dari leluhur Dayak Kalimantan Tengah yang merupakan sebuah metode untuk menciptakan kecerdasan pada orang yang mengamalkannya. Amalan ini terdiri atas dua cara, yakni melalui menginang dan dengan cara permandian (keramas). Amalan sampaingat dengan menginang menggunakan beberapa sarana, seperti; Pinang, Sirih, Kapur Sirih, Gambir, Tembakau, Daun Panyalembang, Buah Kapapulut, Daun Parinting/ Paretei, dan Kayu Paleket. Sementara itu, Amalan Sampaingat yang digunakan melalui cara permandian yakni menggunakan sarana berupa; Batang Kajajak, daun Panyalembang, daun Kapapulut dan daun Untek Undang. Amalan ini mengajarkan agar masyarakat Dayak khususnya di Kalimantan Tengah selalu melakukan pembauran dan menjaga alam semesta. Ada beberapa Pali dalam menjalankan amalan Sampaingat
PENGGALIAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM RITUAL NAHUNAN
Upacara ritual umat Hindu Kaharingan sangat unik, karena pada setiap daerah pelaksanaannya selalu berbeda – beda sesuai konsep desa, kala, patra. Dalam kepercayaan Hindu Kaharingan terdapat banyak sekali upacara-upacara ritual, salah satunya adalah ritual Nahunan yang sarat dengan nilai-nilai pendidikan. Ritual Nahunan sudah dikenal turun-temurun oleh umat Hindu Kaharingan. Nahunan merupakan suatu kewajiban yang harus dilaksanakan yang tertuang dalam kitab suci Panaturan pasal 53. Nahunan berasal dari kata “nuhun” yang berarti turun. Dengan demikian upacara Nahunan adalah ritual pemberian nama bagi bayi berusia satu bulan atau balita yang dibawa turun keluar rumah. Upacara Nahunan juga merupakan perwujudan dari Panca Yadnya, yaitu kurban suci yang ditujukan kepada para Dewa, Pitra dan Munusa atau proses balas jasa atau ucapan terimakasih kepada bidan dan ucapan syukur kepada Tuhan, para leluhur selama merawat dan melindungi bayi dan ibunya, sehingga mulai dari proses mengandung hingga melahirkan tidak mengalami gangguan dari berbagai penyakit dan pengaruh buruk. Nilai pendidikan yang terkandung dalam upacara Nahunan salah satunya yaitu nilai tattwa, religius, etika, moral, sosial, dan kasih sayang
Teknologi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya Hindu di tengah pandemi Covid 19
Covid 19 sudah membawa kehidupan masyarakat secara umum menjadi berubah baik salah satunya adalah dalam hal pelaksanaan kegiatan keagamaan. Perilaku selama pandemic covid 19 dibatasi sehingga ini dapat mengurangi kualitas dalam peningkatan mutu masyarakat khususnya bagi umat Hindu dikarenakan adanya pembatasan kegiatan dan pelaksanaan dalam melakukan kegiatan keagamaan. Dengan berkembangannya teknologi menjadi peran yang sangat mendukung selama masa pandemic covid 19 yang mana hal tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas sumber daya hindu dalam melaksanakan kegiatan ibadah atau persembahyangan tanpa harus berkerumun dengan tidak mengurangi nilai ketakwaan dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk medeskripsikan pemanfaatan teknologi sebagai media pendukung dalam peningkatan sumber daya manusia di masa pandemic covid 19. Hasil yang didapat dari penjabaran tersebut adalah bahwa teknologi membantu dalam mengimplementasikan pelaksanaan kegiatan keagamaan secara virtual dengan memanfaatkan teknologi internet