E-Journal Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya
Not a member yet
    711 research outputs found

    Efektivitas Praktikum Industri Perjalanan Di Masa Pandemi

    Get PDF
    Practicum as one of the learning media is a process that is eagerly awaited by every student. The practicum process makes the application of theory in school even to finding new theories based on recent research with certain variables. Travel industry practicum as a form of learning for tourism students, becomes a synchronization of theory with practice in the field. At present, the travel industry practicum that runs during the COVID-19 pandemic is a challenge. How to carry out learning in the field but stay safe from the covid-19 virus. This research will try to explore the level of effectiveness in carrying out the travel industry practicum with all its problems during the covid-19 pandemic. It is hoped that after digging up information about the effectiveness of the practicum, it is possible to make a model that can be applied during a special period as it is currently happening

    Panaturan sebagai Sumber Pengetahuan Keimanan Umat Hindu Kaharingan

    No full text
    t

    MENGANTISIPASI RADIKALISME DI PERGURUAN TINGGI DENGAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU BERBASIS BUDAYA BALI

    Get PDF
    Saat ini propaganda terorisme-radikalisme terus menyasar generasi muda. Fakta menunjukkan, kelompok ekstrimis ini telah menggeser target rekrutmen anggota yang awalnya menyasar usia dewasa. Berdasarkan hal tersebut dalam penulisan ini dikaji (1) bagaimana hubungan radikalisme dengan agama? dan (2) Bagaimana sistem pendidikan agama berbasis budaya bali di perguruan tinggi dalam menangkal radikalisme. Metode penelitian yang dipergunakan dalam penulisan penelitian ini adalah Penelitian kualitatif dimana penelitian ini bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis Hubungan agama dan radikalisme, selalu dimaknai salah oleh segelintir umat (oknum). Agama merupakan instrument pembatas kekuasaan dari penguasaan yang tidak adil dari segelintir orang. Agar setiap manusia dapat mengkontrol egoismenya terhadap orang lain, termasuk pemahaman yang salah tentang agama yang menyebabkan tindakan-tindakan radikalisme. Faktor penyebab radikalisme sebenarnya bukan berasal dari suatu agama melainkan politik mempertahankan kekuasaan. Sistem pendidikan agama hindu berbasis budaya bali di perguruan tinggi dalam menangkal radikalisme, dapat dilakukan dengan cara mengkolaborasikan keduanya (Agama Hindu dan Budaya Bali) dalam satu wadah, sehingga memberikan pemahaman tentang Agama secara lebih menarik kepada Mahasiswa. Pendidikan Agama Hindu berbasis Budaya Bali dapat dijadikan wahana yang strategis untuk menanamkan pemahaman anti radikalisme pada Mahasiswa

    Pelaksanaan Hukum Bali’i Menurut Suku Dayak Lawangan Di Desa Ampah Kecamatan Dusun Tengah Kabupaten Barito Timur

    Get PDF
    The writing of this article aims to collect and explain customary sanctions in the form of Bali'i Law on the Lawangan Dayak community to the general public. Resolution of problems with customary law has a positive impact on the community. Tradition circulating in society states that a cause will have an impact on life and relationships in the community. Orders of life and relationships become chaotic. Thus, this situation must be immediately neutralized by carrying out traditional rituals. The method used in this study is a qualitative descriptive method, namely a method that is able to provide an overview of the processes, events and events that occur factually and accurately regarding the phenomena that occur. The results of the study show that Balinese Law is one of the customary law norms that are still maintained by the Lawangan Dayak community. The implementation of Bali'i Law aims to provide sanctions to individuals who intentionally or unintentionally have injured or even resulted in the loss of a person's life. Bali'i law consists of Bali'i Bolum and Bali'i Mate. In general, the Lawangan Dayak people who live in the Kedamangan Paku Karau area do not know about the Bali'i Law. The role of traditional leaders and community leaders is highly expected for the sake of upholding these customary norms. Thus, it can be concluded that the implementation of Balinese law is very rare due to the lack of socialization and implementation and the absence of a special manual regarding these legal norms.   Keywords: Law, Sanctions, Bali’i LawAbstrak Penulisan artikel ini bertujuan untuk menghimpun dan menjelaskan mengenai sanksi adat berupa Hukum Bali’i pada masyarakat Suku Dayak Lawangan kepada khalayak umum. Penyelesaian masalah dengan hukum adat memberi dampak positif bagi masyarakat. Tradisi yang beredar dalam masyarakat menyatakan bahwa suatu sebab akan berdampak terhadap kehidupan dan pergaulan dalam komunitasnya. Tata kehidupan dan pergaulan menjadi kacau. Dengan demikian maka keadaan tersebut harus segera dinetralisir dengan melaksanakan ritual adat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yakni metode yang mampu memberikan gambaran terhadap proses, kejadian maupun peristiwa yang terjadi secara faktual dan akurat mengenai fenomena yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hukum Bali’i merupakan salah satu norma hukum adat yang masih dipertahankan oleh masyarakat suku Dayak Lawangan. Pelaksanaan Hukum Bali’i bertujuan memberikan sanksi kepada individu yang dengan sengaja maupun maupun tidak sengaja telah melukai bahkan sampai mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. Hukum Bali’i terdiri dari Bali’i Bolum dan Bali’i Mate. Secara umum masyarakat Dayak Lawangan yang tinggal di wilayah Kedamangan Paku Karau tidak mengetahui mengenai Hukum Bali’i tersebut. Peran para tokoh adat dan tokoh masyarakat sangat diharapkan demi tegaknya norma adat tersebut. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Pelaksanaan Hukum Bali’i sangat jarang yang diakibatkan  kurangnya sosialisasi dan implementasi serta tidak adanya buku petunjuk khusus mengenai norma hukum tersebut. Kata Kunci : Hukum, Sanksi, Hukum Bali’i                        &nbsp

    Makna Hari Raya Nyepi Sebagai Peningkatan Spiritual

    Get PDF
    The implementation of Nyepi as a milestone for Hindus to be aware and self-aware, to remember and reflect on all the behaviors that have been done during the year. Nyepi day is a very good day to uphold your true self. During Nyepi day, we as human beings keep in mind the essence of truth, because truth is what is lasting, others are not eternal. On Nyepi day, it is a real effort to be able to control oneself, hold back, not go into indignation, not be extravagant, and not behave arrogantly towards anyone. Likewise, the behavior of gambling and the like can be controlled, because it is a very big sin for mankind. By interpreting the essence and meaning of the Nyepi celebration with all its series of ceremonies, it is hoped that a noble heart and soul will be full of holiness in the next life. Only the truth that lasts. Pursue the truth through the implementation of Catur Brata Penyepian, in order to realize happiness

    Konseling Praperkawinan Menuju Keluarga Sukinah

    Get PDF
    Abstrak Tulisan ini mengenai konseling praperkawinan menuju keluarga sukinah. Tujuan dari konseling praperkawinan untuk membantu pasangan calon pengantin dalam mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang baik secara fisik maupun psikis. Selain itu, tujuan dari konseling praperkawinan ini adalah memberikan pemahaman bagi pasangan calon pengantin terkait dengan semua permasalahan yang dihadapinya serta menyelesaikan masalahnya secara baik. Selain dijelaskan mengenai tujuannya, juga dijelaskan mengenai manfaat dari konseling praperkawinan. Tentunya untuk mempersiapkan pasangan sebelum membentuk keluarga sukinah, maka diperlukan adanya konseling praperkawinan sebagai dasar sebelum memulai perkawinan dan membentuk keluarga yang bahagia dan sejahtera.   Abstract This paper is about premarital counseling towards a sukinah family. The purpose of premarital counseling is to help the prospective bride and groom in preparing everything thoroughly both physically and psychologically. In addition, the purpose of this premarital counseling is to provide an understanding for the prospective bride and groom related to all the problems they face and solve the problem properly. In addition to explaining the purpose, it is also explained about the benefits of premarital counseling. Of course, to prepare the couple before forming a sukinah family, it is necessary to have premarital counseling as a basis before starting a marriage and forming a happy and prosperous family. Keywords: Premarital Counseling, Sukinah Famil

    Sanksi Terlarang Pada Perkawinan Nyeburin Antarwangsa di Bali

    Get PDF
    Masyarakat Hindu pada zaman kerajaan di Bali dibentuk berbeda secara sosio kultural, yaitu ada posisi triwangsa yang menempatkan posisi yang dominan dan sudrawangsa yang dalam posisi suberdinat. Perbedaan posisi ini, jika terjadi perkawinan golongan triwangsa harus menganut pola perkawinan endogamy yakni mereka hanya kawin dengan wangsanya sendiri. Sebaliknya, perkawinan berbeda wangsa akan dijatuhi sanksi asupundung dan alangkahikarang hulu.             Seiring dengan kemajuan peradaban manusia, delik adat asupundung dan alangkahi karang hulu dicabut dan dihapuskan oleh pemerintah Bali dengan keputusan DPRD Nomor 11  tanggal 12 Juli 1951 karena dipandang kejam, biadab, dan tidak mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan. Hukuman ini juga dianggap disfungsi karena dapat menciptakan disorder termasuk diskriminasi terhadap kedua mempelai. Dengan dicabutnya kedua delik adat tersebut, perkawinan antarwangsa dapat dilaksanakan. Akan tetapi perkawinan nyeburin antarwangsa masih memperlihatkan perlakuan diskriminatif terhadap kedua mempelai. Pihak keluarga triwangsa tidak hanya menolaknya, tetapi juga memberikan sanksi kepada kedua mempelai dalam perkawinan nyeburin tersebut.   &nbsp

    Kajian Konsep Manajemen Pendidikan Karakter Anak Dalam Kitab Panaturan

    Get PDF
    Tulisan ini membahas tentang konsepsi manajemen pendidikan karakter pada Kitab Panaturan. Jenis tulisan ini studi pustaka (library research) yang menganalisis interpretasi Panaturan dengan pasal-pasal atau term-term terkait pendidikan karakter anak dalam Panaturan melalui telaah kepustakaan yang menggunakan Kitab Panaturan. Selanjutnya untuk memperoleh data dilakukan dengan mengkaji berbagai literatur dengan menggunakan metode content analysis. Tulisan ini menyimpulkan bahwa internalisasi nilai-nilai Kitab Panaturan dalam manajemen pendidikan karakter anak dapat membentuk kondisi kejiwaan atau karakter anak Hindu yang suputra (anak yang sempurna). Penginternalisasian nilai-nilai karakter dalam Kitab Panaturan adalah dengan mengintegrasikan faktor internal dan faktor eksternal anak dengan menjadikan ajaran Hindu sebagai inti nilai-nilai Susila yang berdasarkan peristiwa keluar darah-pajanjuri daha yang dialami Kameluh Putak Bulau Janjulen Karangan yang mendasari pelaksanaan perkawinan bagi Kameluh Putak Bulau Janjulen Karangan dan Manyamei Tunggul Garing Janjahunan Laut (cikal bakal-leluhur orang Dayak). Dalam perkembangan manusia dipengaruhi oleh dua hal yakni disebut faktor internal meliputi jasmani dan rohani, ementara faktor eksternal anak adalah lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat (tri sentra pendidikan) dalam hubungannya di masa sekarang. Jika faktor-faktor ini terdidik dengan baik, pembentukan karakter anak akan berkembang secara seimbang. Sebuah kajian model manajemen pendidikan yang berkontribusi besar dalam membentuk generasi muda Hindu yang berkarakter baik

    DIALEKTIKA MORAL DALAM TEKS SARASAMUCCAYA

    No full text
    Moral values have a sense of urgency in human culture and civilization. As a value, moral is the means to organize life together. Especially in an era of globalization, the world becomes open and bond moral values began to weaken. Society in crisis in all fields and the most severe crisis is moral. Sarasamuccaya as one source of value in Hinduism has a spirit and synergy of the moral, and cultural dialectic. Through the hermeneutics theoretical framework, this paper seeks to interpret and display the ideas of morality in the Text Sarasamuccaya. This discussion will focus on the moral aspect of thought, speech, and behavior. Why? Because in this area the movement of moral values occurs. Thus, Sarasamuccaya, very straightforward, and technical reminds us to always consider every activity of thought, speech, and behavior in order not to deviate from the guidelines of morality. The results of this study indicate that Sarasamuccaya explains morality in three, important areas, namely thoughts, speeches, and behaviors

    Aspek-Aspek Tentang Bantuan Hukum Pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 (KUHAP)

    No full text
    Abstract The purpose of writing this article is to find out the content of Indonesian Law number 8 of 1981 which protects the human rights of suspects / defendants in criminal cases; and to know and understand the mechanisms of legal assistance in criminal cases regulated by the KUHAP, so that human rights can be protected. The method used is the Normative Juridical approach, which is to learn various legal rules and pay attention to the principles related to criminal law, criminal procedure law, regulations on advokad, and provisions on human rights. The sources of legal materials used are primary legal materials and secondary legal materials. The data collection technique used is literature studies.  The data analysis used is qualitative descriptive. The results of research on the content of Indonesian Law No.8 of 1981 that protects the human rights of suspects / defendants in a criminal case, are given the principle of presumption of innocence, legal aid, legal assistance, no discrimination, and no torture.  Legal aid mechanisms in criminal cases regulated by the KUHAP so that human rights can be protected. To the suspect / defendant given the right to legal aid has been regulated in Law number 19 of 1964 on the basic provisions of judicial power, which is then revoked and replaced by Law number 14 of 1970 (articles 35, 36, and 37) and further stipulated in articles 69 - 74 KUHAP. About the legal assistance it is said in article 69 among others that legal counsel has the right to contact the suspect from the moment of arrest or detention at all levels of examination according to the procedures specified in the Law   Keywords: Legal Aid, Advocates, Laws (KUHAP)Abstrak             Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui muatan UU RI nomor 8 Tahun 1981 yang melindungi hak asasi tersangka/terdakwa dalam perkara pidana; dan untuk mengetahui dan memahami mekanisme bantuan hukum dalam perkara pidana yang diatur oleh KUHAP, sehingga hak asasi manusia dapat terlindungi. Metode yang digunakan adalah pendekatan Yuridis Normatif, yakni mepelajari berbagai aturan hukum serta memperhatikan asas-asas yang berkaitan dengan hukum pidana, hukum acara pidana, pengaturan tentang advokad, dan ketentuan tentang hak asasi manusia. Sumber bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Teknik penmpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan.  Analisis data yang digunakan adalah Deskriptif kualitatif. Hasil penelitian tentang muatan UU RI No.8 Tahun 1981 yang melindungi hak asasi tersangka/terdakwa dalam suatu perkara pidana, adalah diberikan asas praduga tidak bersalah, bantuan hukum, diberikan bantuan hukum, tidak boleh adanya diskriminasi, dan tidak boleh adanya penyiksaan.  Mekanisme bantuan hukum dalam perkara pidana yang diatur oleh KUHAP sehingga hak asasi manusia dapat terlindungi.  Kepada tersangka/terdakwa diberikan hak untuk mendapatkan bantuan hukum telah mendapat pengaturannya di dalam Undang-Undang nomor 19 Tahun 1964 tentang ketentuan-ketentuan pokok kekuasaan kehakiman, yang kemudian dicabut dan diganti dengan Undang-Undang nomor 14 Tahun 1970 (pasal 35, 36, dan 37) dan selanjutnya diatur dalam pasal 69 – 74 KUHAP. Tentang bantuan hukum tersebut dikatakan dalam pasal 69 antara lain bahwa Penasehat Hukum berhak mehubungi tersangka sejak saat ditangkap atau ditahan pada semua tingkat pemeriksaan menurut tata cara yang ditentukan dalam Undang-Undang.             Kata Kunci : Bantuan Hukum, Advokat, Undang-Undang (KUHAP

    302

    full texts

    711

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇