E-Journal Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya
Not a member yet
    711 research outputs found

    KISAH KISKINDHĀ KĀNDA RAMĀYĀNA SEBAGAI REFLEKSI PEMBELAJARAN GUNA MEMPERERAT IKATAN PERSAUDARAAN

    Get PDF
    The story of Kiskindhā Kānda is one part of the Ramayāna book which contains a sublime story and various conflicts in it. Among these various conflicts, there is one part that becomes the core of the story when two wanara brothers, namely Vālī and Sugrīva, are involved in a feud. The conflict reflects a less harmonious relationship between brothers, and seems similar to some cases that occur in life today. Reflecting on this, this study is interested in examining more deeply the story of the Kiskindhā Kānda Ramāyāna to find a deeper reflection of its learning, especially in the perspective of Hindu religious teachings. To support this goal, this research formulates several problems, namely related to the content of the story of Kiskindhā Kānda Ramāyāna, the nature of moral teachings in Hinduism, and finally formulating learning reflections that can be used as guidelines in living life. By using qualitative research methods, and literature studies, and using data analysis from Miles and Huberman. The results of this study indicate that the story of Kiskindhā Kānda Ramāyāna contains various learning reflections aimed at maintaining brotherly bonds so that they remain stable, harmonious, loyal, and helping each other.Kisah Kiskindhā Kānda merupakan salah satu bagian dari kitab Ramāyāna yang mengandung cerita luhur dan beragam konflik didalamnya. Di antara beragam konflik tersebut, terdapat salah satu bagian yang menjadi inti dari ceritanya disaat dua wanara bersaudara yakni Vālī dan Sugrīva terlibat perseteruan. Konflik tersebut mencerminkan hubungan yang kurang harmonis antar sesama saudara, dan seakan mirip dengan beberapa kasus yang terjadi dalam kehidupan saat ini. Berkaca dengan hal tersebut, penelitian ini tertarik mengkaji lebih dalam mengenai kisah Kiskindhā Kānda Ramāyāna tersebut untuk menemukan refleksi pembelajarannya secara lebih dalam terutama dalam perspektif ajaran susila agama Hindu. Demi mendukung tujuan tersebut, penelitian ini merumuskan beberapa permasalahan, yaitu terkait isi kisah Kiskindhā Kānda Ramāyāna, hakikat ajaran susila dalam agama Hindu, serta terakhir merumuskan refleksi pembelajaran yang bisa dijadikan sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, dan studi kepustakaan, serta menggunakan analisis data dari Miles and Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, kisah Kiskindhā Kānda Ramāyāna mengandung berbagai refleksi pembelajaran yang bertujuan menjaga ikatan persaudaraan agar tetap ajeg, rukun, setia, dan saling tolong-menolong. &nbsp

    Penerapan Model Pembelajaran SOLE untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas IV SDN 4 Kampung Baru Tahun Pelajaran 2021/2022

    Get PDF
    Subtitle Subtitle Tujuan dari diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran SOLE. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas IV di SDN 4 Kampung Baru tahun pelajaran 2021/2022 yang berjumlah 25 siswa, sedangkan objek penelitian ini adalah motivasi belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran SOLE. Penelitian ini akan dilaksanakan dalam beberapa siklus yang setiap siklus akan dilaksanakan sebanyak tiga kali pertemuan. Tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu: Perencanaan, Pelaksanaan Tindakan, Observasi dan Evaluasi Tindakan, dan Refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuesioner. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data motivasi belajar siswa adalah kuesioner motivasi belajar siswa.  Analisis data pada penelitian ini menggunakan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah apabila rata-rata motivasi belajar siswa minimal pada kategori Tinggi, dan ketuntasan klasikal sebesar 80%. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa: penerapan model pembelajaran SOLE dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV SDN 4 Kampung Baru tahun pelajaran 2021/2022. Hasil ini dapat dilihat dari rata-rata motivasi belajar siklus I sebesar 103,77 dengan ketuntasan klasikal sebesar 73,08%. Hasil ini meningkat pada siklus II yakni rata-rata motivasi belajar siklus II sebesar 120,23 dengan ketuntasan klasikal sebesar 96,15%. The optional subtitle will appear after a colon (:), following the main title. The optional subtitle will appear after a colon (:), following the main title

    PERAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA TERHADAP REGULASI EMOSI ANAK DALAM BELAJAR

    Get PDF
    Pada kehidupan anak terutama dalam tahap perkembangannya, sumber dukungan yang paling utama dibutuhkan adalah dukungan dari lingkungan keluarganya, terutama orangtua. Salah satu aspek pertumbuhan anak yang penting untuk di kelola adalah perkembangan emosi. Pengelolaan emosi atau regulasi emosi pada siswa ini perlu didukung oleh adanya dukungan sosial dari keluarga atau orang tua karena dengan regulasi emosi yang baik proses belajar anak juga dapat berjalan dengan baik. Dinamika antara dukungan sosial, regulasi emosi ini ternyata dapat menghasilkan prestasi belajar yang baik pada anak. Disisi lain variabel dukungan sosial sendiri juga memberikan kontribusi pada peningkatan hasil belajar, prestasi dan perkembangan kognitif, begitupula regulasi emosi. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa variabel dukungan sosial dan regulasi emosi keduanya dapat menjadi variabel dependent yang memengaruhi varibel independent yaitu proses belaja

    PREDIKSI WABAH DALAM KITAB SUCI HINDU DAN BUDAYA DI BALI

    Get PDF
    Artikel yang berjudul “Prediksi Wabah Dalam Kitab Suci Hindu dan Budaya di Bali Dalam Menghadapi Wabah”, ini membahas tentang wabah pandemi covid-19 yang sedang terjadi merupakan hal yang telah diprediksi oleh kitab suci Hindu yang akan selalu terjadi jika alam mengalami ketidakseimbangan. Jauh sebelum sains mengenal wabah, dalam Kitab Mahabharata Harivamsa Hindu telah memprediksi akan adanya wabah yang melanda seluruh dunia. Covid-19 merupakan salah satu wabah yang sedang terjadi saat ini, jauh sebelum ini wabah yang pernah melanda dunia adalah Cacar di Yunani, wabah Justinian di Timur Tengah, Great Plague of London, The Modern Plague, Flu Spanyol, Polio, HIV, SARS, H1N1, Kolera, Ebola, Virus Zika dan yang sedang terjadi Covid-19. Hal ini telah menjadi perhatian dunia karena memakan banyak korban jiwa. Untuk mengatasi hal ini dan menekan jumlah korban jiwa, masyarakat dibekali dengan anjuran menerapkan protokol kesehatan yang ketentuannya telah ditetapkan pemerintah pusat seperti menjaga jarak, memakai masker, rajin mencuci tangan. Pemerintah daerah pun tak luput akan anjuran untuk menaati protokol kesehatan dan melakukan upacara adat untuk daerah-daerah tertentu yang menyakini bahwa wabah yang sedang terjadi ini merupakan ulah magis. Di Bali masyarakat membuat segehan wong-wongan yang dipercaya dapat menyomya hal hal negatif yang bersifat magis.

    KISAH TIMBULNYA WIRACARITA RAMĀYĀNA DAN NILAI-NILAI SUSILA YANG TERKANDUNG DI DALAMNYA

    Get PDF
       Itihāsa Is One Part Of The Breadth Of Veda Knowledge, Which Must Be Studied In The Early Stages Of Learning Veda. Speaking Further About Itihāsa, Itihāsa Consists Of Two Major Parts, Namely The Ramāyāna And Mahābhārata. So That The Initial Knowledge That One Can Learn When Studying Itihāsa Is The Story Of The Emergence Of The Epic Ramāyāna. Reflecting On This, This Research Examines The Story More Deeply, To Find The Moral Values ​​Contained Therein From The Perspective Of Hindu Religious Education. In This Research, Several Problems Were Also Formulated, Namely Related To The Nature Of Itihāsa, The Story Of The Emergence Of The Epic Ramāyāna, And The Moral Values ​​Contained Therein. By Using Research Methods With The Type Of Qualitative Research, And Literature Study And Using Data Analysis From Miles And Huberman. The Results Of This Study Indicate That The Story Of The Emergence Of The Epic Ramāyāna Contains So Many Moral Values ​​That Are Useful For Life. It Is Hoped That This Research Can Be An Initial Provision For Someone Who Is Just Learning The Vedas, Then They Can Become A Better Person Through The Moral Values ​​They Get.Abstrak Itihāsa merupakan salah satu bagian dari luasnya pengetahuan Weda, yang wajib dipelajari pada tahapan awal belajar Weda. Itihāsa terdiri atas dua bagian besar yaitu Ramāyāna dan Mahābhārata. Sehingga pengetahuan awal yang bisa dipelajari seseorang ketika mempelajari Itihāsa adalah kisah timbulnya wiracarita Ramāyāna. Berkaca dengan hal tersebut, penelitian ini mengkaji lebih dalam mengenai kisah tersebut, untuk menemukan nilai-nilai susila yang terkandung didalamnya. Dalam penelitian ini, dirumuskan juga beberapa permasalahan, yaitu terkait hakikat Itihāsa, kisah timbulnya wiracarita Ramāyāna, dan nilai-nilai susila yang terkandung didalamnya. Dengan menggunakan metode penelitian dengan jenis penelitian kualitatif, dan studi kepustakaan serta menggunakan analisis data dari Miles and Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, kisah timbulnya wiracarita Ramāyāna begitu banyak mengandung nilai-nilai susila yang berguna bagi kehidupan. Nilai-nilai susila tersebut antara lain; pentingnya faktor keluarga sebagai pembentuk karakter seseorang, perbuatan tidak baik akan membawa kesengsaraan, dosa dari perbuatan tidak baik ditanggung sendiri oleh pelakunya, jalan pengetahuan rohani yang selalu terbuka untuk bertobat, serta membentuk perkataan dan pikiran yang positif dengan jalan kirtanam dan smaranam

    Manajemen Sistem Informasi Instituational Repository

    Get PDF
    Instituational repository merupakan sarana yang dimanfaatkan sebagai tempat untuk menyimpan karya-karya ilmiah dengan memanfaatkan fasilitas akses dalam jangka waktu panjang dan digunakan untuk memanfaatkan sumber daya informasi digital bagi keperluan serta kepentingan komunitas tertentu. Instituational repository merupakan sistem yang mendukung diseminasi hasil penelitian di perguruan tinggi/institusi. Tujuan institutional repository antara lain (1) Sebagai penyedia akses terbuka bagi hasil penelitian/karya ilmiah suatu perguruan tinggi yang diarsipkan tersendiri (2) Sebagai penyimpanan dan untuk melestarikan asset digital lainnya suatu perguruan tinggi/institusi, seperti literature yang tidak diterbitkan dan yang mudah hilang. Dalam pengembangan institutional repository berlandaskan 4 (empat) karakteristik yaitu (a) berada dibawah naungan  suatu institusi (b) Memiliki konten berupa karya ilmiah dan bukan popular (c) bersifat kumulatif artinya koleksinya berkembang setiap waktu (d) bersifat open access bagi masyarakat

    Abhyāsa dan Vairāgya Dalam Filsafat Yoga Sūtra Patañjali Sebagai Upaya Menghindari Berita Palsu Di Media Sosial

    No full text
    The development of digital technology today has a significant influence on the circulation of information. With the rise of sophisticated technological systems, various bad effects also occur, such as the circulation of hoax information. Seeing this bad influence, a comprehensive thought is needed to counteract hoax information (fake news) on social media. This study explains that hoaxes can be avoided through the spiritual path taught by Maha Rsi Patañjali. Fake news can be avoided by applying the concept of abhyāsa, namely by absorbing various information obtained on social media and controlling the seeds of thought and introspection to the information obtained. Furthermore, with the vairāgya, namely by rejecting various information obtained by means of radical skepticism and doubting the information obtained. Sources of knowledge according to Patañjali's Yoga Sūtra are pratyaksa (direct observation through the five senses), anumāna (through inference) and agama pramana (authority parties/ scriptures.Perkembangan teknologi digital saat ini membawakan pengaruh yang signifikan terhadap beredarnya informasi. Dengan maraknya sistem teknologi yang canggih berbagai dampak buruk juga terjadi seperti beredarnya informasi hoaks. Melihat dari pengaruh buruk tersebut diperlukan suatu pemikiran yang komprehensif untuk menangkal informasi hoaks (berita palsu) di media sosial tersebut. Dalam penelitian ini menjelaskan bahwa hoaks dapat dihindari melalui jalan spiritual yang diajarkan oleh Maha Rsi Patañjali. Berita palsu dapat dihindari dengan menerapkan konsep abhyāsa yaitu dengan menyerap berbagai informasi yang diperoleh di media sosial dan mengendalikan benih pikiran serta mawas diri terhadap informasi yang diperoleh tersebut. Selanjutnya dengan jalan vairāgya yaitu dengan menolak berbagai informasi yang diperoleh dengan cara skeptis radikal dan meragukan informasi yang diperoleh tersebut. Sumber pengetahuan menurut Yoga Sūtra Patañjali adalah dengan pratyaksa (pengamatan langsung melalui panca indera), anumāna (melalui penyimpulan) dan agama pramana (pihak yang berwenang/ kitab suci

    Budaya Bali dan Kedudukan Perempuan Setelah Menikah (Perspektif Hukum Waris Hindu)

    Get PDF
    Tujuan artikel ini adalah untuk mengkaji pengaruh budaya patriarki terhadap system pewarisan pada masyarakat Bali, pengaruh hukum agama Hindu terhadap system pewarisan pada masyarakat Bali dan mengetahui kedududkan dan peran perempuan setelah menikah dalam sistem pewarisan masyarakat Bali. Artikel ditulis dengan metode kepustakaan dan di sajikan secara deskriptif  kualitatif Adapun hasil kajian dari artikel ini adalah pengaruh budaya patriarki dalam system pewarisan masyarakat Bali adalah diutamakannya anak laki sebagai ahli waris dalam keluarga. Demikian juga pengaruh hukum waris Hindu dalam system pewarisan masyarakat Bali, di mana anak laki-laki sebagai status purusa memegang peranan penting dalam keluarga selain sebagai ahli waris dalam artian harta benda juga sebagai penerus keturunan dan kewajiban yang dimiliki oleh orang tuanya. Kedudukan dan peran perempuan setelah menikah dalam system pewarisan masyarakat Bali ada dua yaitu sebagai sentana rajeg (purusa) dan perempuan berstatus predan

    Pengaruh Penerapan Cleanliness, Health, Safety, & Environmental Sustainable Pariwisata New Normal di DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kabupaten Tabanan

    No full text
    During the Covid-19 pandemic, maximum efforts are needed to maintain the health and safety of tourists. The Clean, Health, Safety & Environment Certification Program is the process of granting certificates to tourism businesses, other related businesses/facilities, the community environment, and tourism destinations issued by the Ministry of Tourism and Creative Economy to provide a sense of security and comfort, as well as a guarantee to tourists and the surrounding community. that the place has complied with health protocols. DTW Tanah Lot is one of 6 DTWs that have obtained the CHSE certificate. The implementation of CHSE at Tanah Lot DTW greatly affected the number of visits from the end of 2020 to the beginning of 2021 before the implementation of PPKM. Travelers during the Covid-19 pandemic are more selective in determining which DTW to visit and prefer to visit a certified DTW. In addition to obtaining a CHSE certificate, Tanah Lot DTW has implemented a Health protocol that is in accordance with the guidelines for organizing tourist attractions in order to provide a sense of security and comfort for visiting tourists

    Etika Publik pada Era Pandemic Covid 19 (Studi Kasus Wajib Vaksin)

    No full text
    Etika Publik pada Era Pandemic Covid 19 (Studi Kasus Wajib Vaksin

    302

    full texts

    711

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇