E-Journal Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya
Not a member yet
711 research outputs found
Sort by
Kendala Dan Solusi Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Berbasis Kearifan Lokal Di SMA Negeri Se Kota Palangka Raya
Penelitian ini menggali bagaimana kendala dan solusi pembelajaran pendidikan agama Hindu berbasis kearifan lokal di SMA Negeri se-kota Palangka Raya. Agama Hindu dikenal kental terhadap ajaran, budaya dan nilai-nilai kearifan lokal di dalamnya, salah-satunya ajaran yang juga merupakan bagian dari Hindu di Kalimantan Tengah yaitu ajaran kearifan lokal Hindu Kaharingan. Pada SMA Negeri se-kota Palangka Raya banyak siswa yang masih menganut ajaran Hindu kaharingan sehingga dalam penelitian ini mengkaji bagaimana implementasi yang pembelajaran kearifan lokal Hindu Kaharingan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan latar belakang tersebut maka rumusan masalahnya: Bagaimanakah kendala dan solusi yang dilakukan dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu berbasis kearifan lokal di SMA Negeri se-Kota Palangka Raya. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah adalah: 1). Teori Kendala, 3). Teori Behavioristik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif Kualitatif dengan lokasi di SMA Negeri 1 Palangka Raya, SMA Negeri 3 Palangka Raya, dan SMA Negeri 6 Palangka Raya. Sumber data penelitian yaitu sumber data Primer dan sumber data sekunder. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa para guru agama Hindu di SMA Negeri se-Kota Palangka Raya juga melaksanakan pembelajaran pendidikan agama Hindu berbasis kearifan lokal Hindu Kaharingan dalam proses pembelajaran dengan mengkolaborasikan, mengaitkan, menyatukan ajaran Hindu Kaharingan dengan Hindu secara umum. Meskipun di dalam penerapannya terdapat kendala yaitu kurangnya bahan ajar yang dapat menjadi pedoman untuk mendukung pembelajaran pendidikan agama Hindu berbasis kearifan lokal Hindu Kaharingan agar dapat pengetahuan dan pemahaman siswa lebih mendalam. Selain itu, kendala lain yang dirasakan oleh guru agama Hindu dan siswa agama Hindu di beberapa sekolah yaitu tidak mendapatkan ruang belajar khusus mata pelajaran agama Hindu yang layak dan nyaman karena guru dan peserta didik menganggap pembelajaran agama merupakan privasi dan membutuhkan ruang privat. Solusi yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut yaitu para guru dan siswa memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk mencari sumber maupun literatur lain yang ada di internet mengenai materi kearifan lokal Hindu Kaharingan. Kedua, para guru masih mengupayakan untuk mengusulkan ruang kelas khusus agama Hindu kepada pihak sekolah agar kiranya dapat dipertimbangkan.
Keywords: kendala , solusi, pembelajaran, kearifan loka
Peran Kepala Sekolah Dalam Melakukan Manajemen Pengembangan Sekolah
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan peran kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan perspektif konsep manajemen mutu terpadu. Jenis penelitian yang dipakai menggunakan penelitian kualitatif. Peran kepemimpinan kepala sekolah dalam organisasi sekolah sangat penting karena peran strategis kepala sekolah ikut mempengaruhi kinerja guru dalam pelaksanaan kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM). Sebagai pemimpinan pendidikan, kepala sekolah memiliki tugas dan tanggungjawab yang cukup berat. Keefektifan kepala sekolah dalam menerapkan fungsi-fungsi manajemen adalah ketepatan penerapan kemampuan kepala sekolah dalam melakukan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian serta pendayagunaan seluruh sumbersumber pendidikan baik ketenagaan, dana, sarana dan prasarana termasuk informasi secara optimal, yaitu menunjukkan sejauh mana kepala sekolah melaksanakan tugas pokoknya secara baik dan benar untuk mencapai tujuan. Kinerja guru sangat terkait dengan efektifitas guru dalam melaksanakan fungsinya. Keefektifan guru dalam melaksanakan fungsinya, adalah guru yang efektif; 1) memiliki pribadi kooperatif, daya tarik penampilan, minat besar, pertimbangan dan kepemimpinan, 2) menguasai metode mengajar yang baik, 3) memiliki tingkah laku yang baik saat mengajar, 4) menguasai berbagai kompetensi dalam mengajar.
 
Implikasi Media Yoga dalam Meningkatkan Konsentrasi Belajar Siswa
Perkembangan pendidikan yang terus meningkat sesuai dengan perubahan zaman, menyebabkan para siswa mengalami stress dan depresi. Siswa mengalami stress dan depresi disebabkan karena kurikulum belajar yang terus mengalami perubahan. Media Yoga dalam Meningkatkan Konsentrasi Belajar Siswa. Upaya-upaya yang harus dilakukan untuk mencegah pergeseran sikap dan perilaku generasi muda tersebut, terutama sikap saling menghormati antar sesama antara lain dengan mempertebal penghayatan ajaran agama dan pengembangan diri melalui kegiatan-kegiatan penanaman nilai-nilai budi pekerti, serta dengan mengikuti pembelajaran dan pelatihan yoga secara intensif. Implikasi Media Yoga dalam Meningkatkan Konsentrasi Belajar Siswa yaitu: meningkatkan religi siswa dan membentuk karakter pada siswa. Dengan disiplin melaksanakan ajaran yoga seseorang akan mampu di bentuk menjadi seseorang yang memiliki perilaku susila. Dan yang terpenting ialah berpikir (manacika), berkata (wacika) dan berbuat (kayika) yang baik. The implications of Yoga Media in Improving Student Learning Concentration are: improving student religion and forming character in students. With the discipline of carrying out the teachings of yoga a person will be able to be formed into someone who has moral behavior. And the most important thing is to think (manacika), say (wacika) and do (kayika) good
ABORSI TERHADAP KORBAN TINDAK PIDANA PEMERKOSAAN
The act of abortion is actually prohibited by law, but based on Law Number 36 of 2009 concerning Health in Article 75 paragraph 2 there are exceptions. It is permissible for an abortion to be carried out if it fulfills several provisions which have become the main basis that cannot be violated, both in the Criminal Code and special rules that have been set by the government. Abortion is justified according to the provisions of the rule of law because it is to save one's health or life. The Criminal Code clearly stipulates abortion as a crime, but this provision can be overridden by the provision of abortion exceptions in the Law on Health. Like the prohibition on abortion regulated in the Criminal Code, basically the Law on Health also prohibits abortion. The formal law governing the issue of abortion states that the Indonesian government rejects abortion. Exceptions are given if there are medical indications as stated in the Law on Health. In addition, the issue of abortion is also related to the oath of Indonesian doctors, which among other things states that doctors will respect every life. The fundamental problem in the world of health is whether there are medical reasons that justify it, so that when a medical procedure is carried out with reasons justified by law, the act of abortion is not categorized as a crime or crime. Unlike the case when the act of aborting a pregnancy is carried out without any justifying medical reasons, namely reasons for the sake of human dignity, such as covering shame and so on, then such actions can be included in the formulation of unlawful behavior including criminal acts of abortion.
Keywords: Abortion, Abortion Exception, Rape VictimsTindakan aborsi itu sebenarnya dilarang oleh undang-undang, tetapi berdasarkan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dalam Pasal 75 ayat 2 terdapat perkecualian. Aborsi boleh saja dilakukan adalah memenuhi beberapa ketentuan-ketentuan yang sudah menjadi dasar pokok yang tidak boleh dilanggar, baik dalam KUHP maupun aturan khusus yang sudah ditetapkan pemerintah. Aborsi yang dibenarkan menurut ketentuan aturan hukum karena untuk penyelamatan kesehatan ataupun nyawa seseorang. KUHP secara terang menentukan aborsi sebagai tindak pidana, namun ketentuan tersebut dapat dikesampingkan dengan adanya pengaturan pengecualian aborsi dalam Undang-Undang tentang Kesehatan. Seperti halnya larangan aborsi yang diatur dalam KUHP, pada dasarnya Undang-Undang tentang Kesehatan juga melarang aborsi. Hukum formal yang mengatur masalah aborsi menyatakan bahwa pemerintah Indonesia menolak aborsi. Pengecualian diberikan jika ada indikasi medis sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang tentang Kesehatan. Selain itu, masalah aborsi juga terkait dengan sumpah dokter Indonesia yang antara lain menyatakan bahwa dokter akan menghormati setiap kehidupan. Problem mendasar dunia kesehatan, yakni ada tidaknya alasan-alasan medis yang membenarkannya, sehingga ketika tindakan medis itu dilakukan dengan alasan yang dibenarkan oleh hukum, maka tindakan abortus tersebut tidak dikategorikan sebagai tindak pidana atau kejahatan. Berbeda halnya ketika tindakan menggugurkan kandungan itu dilakukan tanpa ada alasan medis yang membenarkan, yakni alasan-alasan demi kepentingan harga diri manusia, seperti menutup rasa malu dan lain sebagainya, maka perbuatan demikian dapat dimasukkan dalam rumusan perilaku yang melanggar hukum termasuk perbuatan pidana aborsi.
Kata Kunci : Aborsi, Pengecualian Aborsi, Korban Tindak Pidana Pemerkosaa
FENOMENA HIPERREALITAS DALAM NEW MEDIA
Keadaan sosiokultural yang terjadi dewasa ini merupakan rekostruksi dari keadaan masyarakat yang saat ini ada dalam bingkai virtual. Konteks media dan informasi menjadi bagian yang integral dalam berkomunikasi lantaran menjadi faktor utama di era globalisasi saat ini Masyarakat yang tergabung dalam media sosial mengusung budaya dari berbagai latar masyarakat dan media yang ada dalam kehidupan sehingga memunculkan konsep baru cybercultures dengan tujuan untuk mempertemukan relasi sosial dalam ruang virtual reality yang dapat diakses oleh semua pihak. Permasalahan yang muncul adalah media yang harusnya menjadi bagian dari kehidupan yang memudahkan kehidupan manusia dalam segala bentuk interaksi. Namun, dalam perkembangannya media banyak disimpangkan dalam bentuk ujaran kebencian, hoax, hedonis, pornografi, dan sarana politik praktis yang mengarah pada kampanye hitam termasuk juga semakin massifnya muncul kondisi hiperialitas. Hiperealitas yang belakangan terjadi merupakan fenomena yang menunjukkan realitas yang kita alami menjadi semakin sulit untuk dibedakan dari realitas yang dihasilkan oleh teknologi, media, dan budaya populer karena memiliki kemampuan untuk menciptakan pengalaman yang sangat imersif dan menggoda. Penelitian ini merupakan sebuah kajian sosiologi budaya dan agama dengan latar belakang fenomoenologi dengan mengacu pada teori budaya populer, hyperrialitas dan life style. Sebagai kesimpulannya bahwa budaya populer dapat dimanfaatkan sebagai sarana yang positif untuk menyebarkan pesan tentang pentingnya bertanggung jawab terhadap lingkungan dan teknologi. yang melahirkan equilibrium atau keseimbangan dalam konteks keberlanjutan kehidupan lingkungan fisik, populasi hewan dan tumbuhan, dapat mewujudkan interaksi sosial antara manusia dengan baik serta memenuhi kebutuhan manusia tanpa mengorbankan kemampuan sistem untuk mempertahankan dirinya di masa depan sehingga keberlanjutan kehidupan bergantung pada keseimbangan ekologi dan ekonomi
Pengembangan Fasilitas Dalam Menarik Minat Wisatawan Ke Objek Wisata Kahui Di Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya
Pengembangan pariwisata merupakan suatu rangkaian upaya untuk mewujudkan keterpaduan dalam penggunaan berbagai sumber daya pariwisata mengintegrasikan segala bentuk aspek diluar pariwisata yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung. penelitian ini terdapat dua perumusan masalah dalam skripsi ini adalah, (1) Bagaimana pengembangan fasilitas dalam menarik minat wisatawan ke objek wisata kahui di kecamatan bukit batu kota palangka raya, (2) bagaimana kendala pengembangan fasilitas dalam menarik minat wisatawan ke objek wisata kahui di kecamatan bukit batu kota palangka raya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Teori-teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan dalam penelitian ini adalah, (1) Teori pengembangan pariwisata (2) Teori kendala. Subjek penelitian ini adalah mulai dari: pemilik objek wisata kahui, penjaga objek wisata kahui, lurah kelurahan sei gohong, masyarakat lokal yang ada di sekitar objek wisata kahui, dan wisatawan yang berkunjung ke objek wisata kahui. Hasil penelitian ini adalah, (1) untuk mengetahui pengembangan fasilitas objek wisata kahui, (2) untuk mengetahui kendala dalam pengembangan fasilitas objek wisata kahui. Hasil penelitian menjelaskan pengembangan fasilitas dalam menarik minat wisatawan ke objek wisata kahui meliputi pengembangan atraksi wisata, fasilitas wisata, infrastruktur wisata, transportasi wisata dan hospitality (keramah-tamahan). Kendala yang di alami dalam pengembangan wisata kahui yaitu kurang flaying fox, dermaga tepi sungai, penampilan tarian daerah dayak Kalimantan tengah, tracking malam, paket wisata penelitian tumbuhan dan binatang, warung, penginapan, toilet, jalan, bus pariwisata dan kemanan serta pelayanan yang masih akan dikembangkan untuk meningkatkan daya tarik wisatawan
Penegakan Hukum Dalam Tindak Pidana Praktek Kedokteran
Peran penting dokter dalam membantu dan merawat pasien yang sedang sakit adalah tanggung jawab yang harus dilakukan oleh seorang dokter. Tolong menolong adalah kewajiban setiap manusia terhadap sesamanya. Dalam Kode Etik Kedokteran Indonesia (KODEKI) mewajibkan dokter untuk senantiasa melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dalam hal kegiatan kemanusiaan khususnya dalam bidang kesehata. Dengan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan, seorang dokter telah diberi wewenang profesional untuk menjalankan tugasnya sebagai seorang praktisi. Namun, jika seorang dokter berpraktik tanpa memiliki wewenang yang sesuai, hal tersebut dapat dianggap sebagai pelanggaran terhadap standar profesional yang berlaku. Tujuan dalam penulisan ini adalah untuk mengetahui dan memahami bagaimanakah penegakan hukum dalam tindak pidana praktek kedokteran dan untuk mengetahui dan memahami bagaimanakah perlindungan hukum terhadap korban dalam tindak pidana praktek kedokteran. Metode pendekatan dalam penulisan ini ialah pendekatan hukum normatif, dimana penelitian difokuskan pada penggunaan data sekunder. Pendekatan ini terfokus pada pemeriksaan dan studi terhadap prinsip-prinsip hukum. Penegakan hukum dalam tindak pidana praktek kedokteran pada umumnya secara substansi sudah ada beberapa peraturan yang mengaturnya, walaupun kebanyakan hal ini jarang sampai ke ranah pengadilan karena banyak kasus yang diselesaikan dengan mediasi penal. Perlindungan hukum terhadap korban kejadian malpraktik dalam praktik kedokteran saat ini masih sangat terbatas dan memerlukan reformasi agar dapat memberikan kepastian hukum serta keadilan bagi korban tersebut. Sebagian besar kasus malpraktik di Indonesia cenderung berakhir dalam mediasi penal sebagai opsi alternatif penyelesaian di ranah medis
PEMBERIAN GARANSI DALAM PERJANJIAN JUAL BELI BARANG ELEKTRONIK PERSPEKTIF PERLINDUNGAN HUKUM
Pemberian suatu garansi di dalam suatu perjanjian jual beli merupakan salah satu layanan yang diberikan oleh produsen atau pihak penjual, yang mana penjual atau produsen memberikan jaminan terhadap suatu barang yang diperdagangkan dari cacat produk atau kerusakan tersembunyi yang ditemukan oleh pembeli setelah dilakukan transaksi dalam waktu berlakunya garansi yang telah ditentukan. Jaminan suatu produk yang pada dasarnya bila dikaitkan dengan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata adalah merupakan suatu bagian dari hukum jaminan. Jaminan yang dimaksud adalah jaminan produk dalam jual beli seperti elektronik. Pemberian Garansi yang diberikan oleh penjual merupakan sebuah bentuk layanan sudah biasa bagi pembeli atau konsumen, karena dengan adanya garansi dalam setiap pembelian suatu produk dapat memberikan jamian bagi pembeli khususnya barang barang elekronik yang berisiko terjadinya kerusakan. Karena barang barang yang dibeli tersebut belum bisa diketahui dengan pasti kondisi yang sebenarnya oleh konsumen pada waktu jual beli, walaupun secara fisik dapat dilihat. pelaksanaan dalam pemberian perlindungan hukum konsumen khususnya yang menentukan tanggung jawab pelaku usaha dengan konsumen yang mengalami suatu kerugian karena produk cacat, sehingga fakta-fakta sekitar peristiwa yang menimbulkan kerugian. Perlindungan hukum yang dapat diberikan kepada konsumen adalah memberikan beban tanggungjawab kepada pelaku usaha bahwa barang barang yang dijualnya dijamin kualitasnya untuk itu terhadap barang tersebut diberikan garansi.Pemberian suatu garansi dalam perjanjian jual beli merupakan salah satu layanan purna jual oleh produser atau pihak penjual, di mana penjual atau produsen memberikan jaminan terhadap bebasnya barang yang diperdagangkan dari cacat-cacat atau kerusakan yang tersembunyi yang ditemukan oleh pembeli setelah dilakukan transaksi dalam masa berlakunya garansi yang telah ditentukan. Jaminan produk yang pada dasarnya bila dikaitkan dengan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata merupakan bagian dari hukum jaminan. Jaminan yang dimaksud adalah jaminan produk dalam jual beli produk seperti elektronik. Pemberian Garansi yang diberikan oleh penjual menjadi sebuah bentuk layanan sudah biasa bagi pembeli atau konsumen, kaena dengan adanya garansi dalam setiap pembelian suatu produk dapat memberikan jamian bagi pembeli khususnya barang barang elekronik yang berisiko terjadinya kerusakan. Karena barang barang yang dibeli tersebut belum bisa diketahui dengan pasti kondisi yang sebenarnya oleh konsumen pada waktu jual beli, walaupun secara fisik dapat dilihat. pelaksanaan dalam pemberian perlindungan hukum konsumen khususnya menentukan tanggung jawab pelaku usaha dengan konsumen yang menderita kerugian karena produk cacat, maka fakta-fakta sekitar peristiwa yang menimbulkan kerugian. Salah satu perlindungan hukum yang diberikan kepada konsumen adalah memberikan beban tanggungjawab kepada pelaku usaha bahwa barang barang yang dijualnnya dijamin kualitasnya untuk itu terhadap barang tersebut diberikan garansi
Eksistensi Pelinggih Tuan Aji Madura Sebagai Media Akulturasi Budaya Di Pura Dalem Dukun Sakti Desa Adat Tuban Kecamatan Kuta Kabupaten Badung
As a plural and multicultural country, conflict with religious background potentially occurs in Indonesia. Remembering that Pelinggih is a medium that functions as a place of worship so that it is sacred. However, in the aspect of communication, Pelinggih is understood as a medium to communicate messages visually, one of which is Pelinggih Tuan Aji Madura which is located at Dalem Dukun Sakti Temple, Tuban Customary Village. Dalem Dukun Sakti Temple is a temple belonging to the family of Arya Wang Bang Pinatih's descendants. Although this temple is a family temple, this temple also has loyal worshipers from all over Bali, but mainly Badung Regency and can be visited by all Dharma Hindu people throughout Indonesia on the basis of sraddha and is believed by local residents to be a temple that can cure all kinds of diseases. Cultural acculturation in this case through the Pelinggih Tuan Aji Madura media is unique, namely the shape made on it like the dome of a mosque. Many religions other than Hinduism pray at the Tuan Aji Temple, Madura. There are people who are Muslims who also come to pray at the Dalem Dukun Sakti Temple, especially at the Pelinggih Tuan Aji Madura. The Muslims who pray at Tuan Aji Madura have a belief that praying at Pura Dalem Dukun Sakti will heal them from their illness and are given medicine in the form of holy water that has been given by Tuan Aji Madura. The values of Hindu Religious Education are contained due to such cultural acculturation, such as: Tattwa Education Values, Moral or Ethical Education Values, Ceremonial Education Values and Tat Twam Asi Education Values
Arak Bali Dalam Kehidupan Masyarakat Karangasem Bali Perspektif Sosioreligius
Arak Bali merupakan salah satu kebudayaan Bali yang di dalamnya terdapat kebudayaan universal. Baik halnya sistem kepercayaan, sistem sosial, sistem pengetahuan, teknologi, sistem ekonomi, bahasa dan kesenian. Namun dalam perkembangannya, arak Bali memperlihatkan adanya kontradiksi. Kontradiksi yang terlihat yakni memiliki dua sisi yang bertentangan baik yang bersifat positif maupun negatif sebagai sistem kebudayaan. Namun dibalik kontradiksinya, arak Bali tetap eksis dalam kehidupan masyarakat Bali. Adapun alasan mengapa arak Bali masih bisa eksis yakni karena adanya faktor teologis, faktor sosiologis dan faktor ekonomi. Penggunaan arak Bali dalam masyarakat biasanya digunakan sebagai pendukung aktivitas reitual. Digunakan sebagai perekat hubungan solidaritas. Dari penggunaannya, maka arak Bali tentu berimplikasi terhadapa kebudayaan Bali, yakni implikasi dalam aspek teologis. Implikasi terhadap hubungan sosial, dan implikasi terhadap perekonomian masyarakat