Jurnal STKIP Weetebula
Not a member yet
    168 research outputs found

    Praktik Kepercayaan Marapu yang Masih Dijalankan oleh Umat Katolik di Paroki Hati Kudus Yesus Weekombaka dan Dampaknya terhadap Kehidupan Menggereja

    No full text
     Abstrak: Kualitas iman umat Katolik sering dikeluhkan masih rendah. Tentu ada banyak faktor penyebab, tetapi salah satu penyebabnya adalah masih ada dualisme kepercayaan pada umat yaitu antara agam Katolik dan keyakinan asli Marapu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik-praktik kepercayaan Marapu yang masih dilaksanakan oleh umata Paroki Hati Kudus Yesus Weekombaka dan dampaknya terhadap kehidupan menggereja di Paroki Hati Kudus Yesus Weekombaka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Penentuan informen dalam penelitian ini menggunakan teknik snowball trowing; para tokoh adat, umat yang belum lama melaksanakan upacara adat, pastor paroki dan pengurus basisi dan lingkungan. Keabsahan data dilakukan dengan pengujian akan kebenarannya dalam memperoleh data yang akurat untuk mendukung hasil penelitian. Ada beberapa teknik yang dapat dilakukan untuk meningkatkan dan mengetahui keabsahan data dalam penelitian ini antara lain: perpanjangan pengamatan, menggunakan bahan referensi, diskusi dengan tim peneliti dan sejawat, triangulasi, member check, analisis kasus negatif, pengujian transferability, pengujian dependability (audit), pengujian konfirmability. Data dianalaisis model interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kebanyakan umat katolik masih melakukan praktek-praktek Marapu, baik sebagai inisiator (tuan pesta) maupun sebagai pihak yang dilibatkan sebagai satu kesatuan sosial masyarakat. Hampir semua praktek ritual adat Marapu masih dilakukan oleh umat tergantung intensi dan pengalaman yang dialami oleh suatu keluarga. Alasan utama umat masih melaksanakan ritual adat adalah alasan keselamatan dan untuk memperoleh berkat. Umat menyakini bahwa penting menjaga keseimbangan kosmos untuk menjaga keharmonisan dengan alam, sesama dan jiwa leluhur. Dampak dari ketidakharmonisan adalah penyakit, gagal panen dan hewan yang mati atau tidak berkembang. Ini berarti bahwa praktek Marapu tersebut berkaitan dengan keselamatan

    Analisis Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi pada Pembelajaran Tematik Kelas III (Studi Kasus di Salah Satu SD Swasta di Yogyakarta)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan keterampilan berpikir tingkat tinggi atau HOTS dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran kelas III di salah satu sekolah dasar swasta di Yogyakarta. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurikulum 2013 yang disusun oleh pemerintah yang diharapkan mampu memuat proses berpikir keterampilan berpikir abad 21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dilengkapi dengan desain penelitian studi kasus dengan subjek yaitu guru kelas III Sekolah Dasar Swasta di Yogyakarta. Peneliti menggunakan metode angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan metode triangulasi peneliti sehingga dapat menarik kesimpulan. Uji validitas menggunakan uji kredibilitas dengan triangulasi dan ex-pert judgement. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa perencanaan pembelajaran didominasi oleh kecakapan berpikir tingkat rendah, walaupun terdapat kecakapan berpikir tingkat tinggi pada salah satu indikator pembelajaran. Dalam pelaksanaan pembelajaran masih terdapat kemampuan yang jarang diterapkan yaitu kemampuan kreativitas dan komunikasi. Sementara itu, kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi sudah sering diterapkan. Penilaian pembelajaran pada salah satu sekolah dasar di Yogyakarta juga didominasi oleh verba operasional pada keterampilan berpikir tingkat rendah. Faktor utama hasil belajar adalah karena kurangnya pemahaman guru tentang penerapan keterampilan berpikir tingkat tinggi dalam perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran tematik

    Perbandingan Pendidikan Karakter Dalam Kurikulum Sekolah Dasar Di Malaysia, India Dan Indonesia

    Get PDF
    Pemerintah berbagai negara telah menjadikan pendidikan karakter sebagai topik pembahasan  dan prioritas dalam pengembangan sumberdaya manusia. Pendidikan dasar telah mengimplementasikan pendidikan karakter baik dalam kurikulum maupun praktek pendidikan. Lembaga Pendidikan dasar bertanggung jawab mengembangkan dan melaksanakan pendidikan karakter bangsa dalam rangka memajukan keberadaban bangsa. Pendidikan karakter adalah pendidikan yang didasarkan pada nilai-nilai inti yang berakar dalam kehidupan masyarakat. Melalui pendidikan karakter dihasilkan manusia yang berkualitas dalam seluruh dimensi kepribadiannya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perbandingan pendidikan karakter dalam kurikulum sekolah dasar tiga negara yaitu Malaysia, India, dan Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian  kualitatif. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis dokumen. Dan berdasarkan analisis berbagai dokumen kurikulum ditemukan bahwa ketiga negara tersebu mengimpplementasikan pendidikan karakter baik dalam kurikulum maupun dalam kegiatan pendidikan. Ada persamaan dan perbedaan pendidikan karakter ketiga negara tersebut. Kesamaan dan perbedaan tersebut ditinjau dari tiga aspek yaitu pendidikan karakter dalam kurikulum, nilai-nilai karakter dalam kurikulum, dan strategi implementasi pendidikan karakter

    Bahasa Halus Kepada Anak Sebagai Bentuk Polieitnes Dalam Tingkat Tutur Bahasa Sasak

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan penerapan bahasa halus  kepada anak sebagai bentuk polietnes (bentuk hormat), hal ini terjadi pada tingkat tutur bahasa Sasak. Penelitian ini termasuk metode penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, dokumentasi, wawancara, teknik rekam dan catat. Metode analisis data dilakukan dengan cara mengklasifikasikan data-data kedalam tiap-tiap jenis tingkat tutur bahasa Sasak dan mengidentifikasi leksikon-leksikon dengan melihat dari sisi bentuk dan makna baik makna leksikal maupun gramatikal, hal ini terdapat pada masing-masing tingkat tutur dalam masyarakat Sasak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat penerapan bahasa Sasak halus kepada anak sebagai bentuk hormat (polietnes),  hal ini juga sebagai pemerolehan bahasa pertama kepada anak dan bertujuan untuk membangun kerakter anak sejak dini

    The International Cooperation at STKIP Weetebula based on Hofstede’s Culture Dimensions

    Get PDF
    This paper describes the international cooperation between STKIP Weetebula (Indonesia), Misereor Germany, and The University of Osnabrück Germany based on Hofstede’s Cultural dimensions. The first part of this paper explains about the definition of culture, cross-cultural, and multicultural cooperation. The second part provides an overview about Hofstede’s Cultural Dimensions and the international cooperation at STKIP Weetebula particularly the cooperation between STKIP Weetebula and Misereor that includes The University of Osnabrück Germany. The third part of this paper explains international cooperation at STKIP Weetebula based on Hofstede’s Cultural Dimensions. Some of the explanations are from the result of the external evaluation of several international cooperation programs supported by Germany partners which include international partners such as Misereor, AGEH, The University of Osnabrück, and KMW.Cross Cultural, International Cooperatio

    ETNOMATEMATIKA PADA BENTUK BATU KUBUR DI SUMBA BARAT DAYA KECAMATAN LOURA DESA KARUNI DALAM BAHASAN GEOMETRI

    No full text
    Matematika dan budaya adalah dua hal yang tak terpisahkan. Namun terkadang masyarakat masih menganggap matematika sesuatu yang sulit dan tidak ada hubungannya sama sekali dengan kehidupan sehari-hari. Etnomatematika merupakan salah satu yang dapat menjembatani antara budaya dan pendidikan matematika. Dengan adanya etnomatemika dapat mengenalkan kepada masyarakat bahwa dari setiap kegiatan sehari-hari yang dilakukan berhubungan dengan matematika. Etnomatematika juga dapat membantu masyarakat semakin mengenal lebih mendalam dan mencintai budayanya. Pulau Sumba merupakan salah satu dari pulau-pulau di Propinsi Nusa Tenggara Timur. Pulau sumba memiliki beragam budaya seperti rumah adat sumba, ada pasola, budaya menenun, batu kubur dan lainnya. Pada penelitian ini yang akan diteliti yaitu budaya batu kubur. Tujuan dari penelitian deskriptif kualitatis adalah mendeskripsikan unsur-unsur matematika dalam bahasan geometri dari bentuk batu kubur. Melalui hasil observasi, wawancara dan analisis dapat disimpulkan bahwa terdapat unsur-unsur matematika pada bentuk batu kubur tersebut. Unsur-unsur tersebut berupa bangun datar dan bangun ruang yaitu persegi, persegi panjang, trapezium, balok dan kubus. Budaya batu kubur tersebut dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran untuk mengajarkan konsep geometri kepada siswa.       Kata kunci: Etnomatematika, geometri, batu kubu

    Nilai Pendidikan Dalam Novel Kabola Karya Dony Kleden: Tinjauan Sosiologi Sastra

    Get PDF
    The Objective of this research is to desribe the Education Values in novel Kabola by Dony Kleden: based on the Review of Literary Sociology. Kind of research that used in this research is qualitative descriptive. Data collection technique in this research is library study techniques. Data analysis technique in this research are: collecting, selecting, analysing, and delivering the result of the research. The results, known that there are education values that really benefits. Those education values are religion, social, aesthetic, tolerance, hard work, creative, independent, curiosity, honesty, love peace, friendship, responsibility which ic described based on the review of literary sociology. Keywords: Education Values, Review of Literary Sociology, Novel

    BELAJAR ARITMETIKA MENGGUNAKAN BUAH COKLAT

    No full text
    The purpose of this service is to determine the effectiveness of the Contextual Teaching and Learning learning model in social arithmetic material on student learning outcomes. This service uses a pretest posttes design. Data collection uses documentation and test methods. The data is processed using the t test statistical test. Based on data analysis, the average experimental class students were 75.75 and the control class was 60. From the average value data obtained by students, it can be seen that mathematics learning uses the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model with fruit context. Chocolate is effective on student learning outcomes in social arithmetic material..Keywords: Efektiveness, Contextual Teaching and Learning, learning outcome

    Analisis Tujuan Dan Filsafat Kurikulum Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Weetebula Dalam Perspektif Pengembangan Kurikulum Oliva-Gordon

    No full text
    Tujuan dan filsafat kurikulum memberikan landasan dan arah terhadap implementasi kurikulum pada institusi pendidikan. Para ahli kurikulum telah menjelaskan tujuan dan filsafat kurikulum dalam desain  kurikulum yang diimplementasikan praktek pendidikan. Penelitian ini bertujuan menjelaskan pandangan Oliva-Gordon tentang tujuan dan filsafat pengembangan kurikulum dalam implementasi kurikulum di STKIP Weetebula. Metode stusi literatur digunakan untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber yang relevan. Penelitian ini menunjukan bahwa  tujuan pendidikan dalam kurikulum meliputi tujuan umum, pernyataan tujuan, dan asal dari tujuan. Sedangkan  filsafat pendidikan dalam kurikulum meliputi rekonstruksionisme, progresivisme, esensialisme, dan perenialisme. Tujuan pendidikan dalam kurikulum STKIP Weetebula termuat secara eksplisit dan implisit dalam visi,  misi, dan tujuan STKIP Weetebula. Sedangkan filosofi kurikulum STKIP Weetebula tercermin dari  karakteristik STKIP Weetebula yang disebut sebagai nilai-nilai inti dan semboyan “bersama kita bisa”. Dokumen-dokumen kurikulum pada level program studi menjabarkan tujuan dan filsafat pendidikan tersebut dan dimplementasikan dalam berbagai praktik pendidikan di STKIP Weetebula

    Kekhasan Pola Argumentasi Tajuk Rencana Kompas.id

    No full text
    Argumentasi merupakan salah satu bentuk komunikasi yang digunakan penulis untuk menyakinkan atau membujuk pembaca. Pola penulisan argumentasi pada tajuk rencana setiap media massa tentunya memiliki kekhasannya masing-masing. Penelitian ini ditujukan untuk menemukan kekhasan pola argumentasi dalam tajuk rencana media daring Kompas.id. Pengumpulan data dalam penelitian ini memanfaatkan metode simak yang diterapkan melalui teknik baca dan catat. Dalam analisis data, peneliti menggunakan analisis kontain yang diterapkan melalui beberapa langkah, yakni inventarisasi, identifikasi, klasifikasi, dan deskripsi data. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, ditemukan empat pola argumentasi dalam tajuk rencana Kompas.id, yakni: (1) pola pernyataan posisi-data; (2) pola pernyataan posisi-data-jaminan; (3) pola pernyataan posisi-data 1- data 2-jaminan; dan (4) pola data-pernyataan posisi

    81

    full texts

    168

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal STKIP Weetebula
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇