Jurnal STKIP Weetebula
Not a member yet
    168 research outputs found

    PENGARUH KONDISI EKONOMI ORANG TUA DAN PERAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 3 KUPANG

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pengaruh antara kondisi ekonomi orang tua dan peran teman sebaya terhadap minat belajar siswa kelas XI IPS SMA Negeri 3 Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Subyek penelitian adalah 113 orang siswa kelas XI IPS SMA Negeri 3 Kupang. Instumen yang digunakan adalah kuesioner. Data dianalisis dengan statistik uji korelasi sederhana, korelasi ganda, regresi sederhana dan regresi ganda. Hasil analisis regresi sederhana dan regresi ganda masing-masing variabel bebas terhadap minat belajar menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh yang positif dan signifikan kondisi ekonomi orang tua secara parsial terhadap minat belajar siswa kelas XI IPS SMAN 3 Kupang dengan nilai r = 0,681 dan p = 0,000 (p < 0,05) menunjukan thitung 9,805 > ttabel 1,980; selain itu, koefisien determinasi atau sumbangan efektif variabel kondisi ekonomi orang tua terhadap minat belajar siswa kelas XI IPS SMAN 3 Kupang adalah sebesar R2 = 46,40%. (2) Ada pengaruh yang positif peran teman sebaya secara parsial terhadap minat belajar siswa kelas XI IPS SMAN 3 Kupang dengan nilai r = 0,745 bertanda positif, p 0,000 < 0,05), menunjukan thitung 11,755 > ttabel 1,980; selain itu koefisien determinasi atau sumbangan efektif variabel peran teman sebaya terhadap minat belajar siswa kelas XI IPS SMAN 3 Kupang adalah sebesar R2 = 55,50%.  (3) Ada pengaruh yang positif kondisi ekonomi orang tua dan peran teman sebaya secara bersama-sama terhadap minat belajar siswa kelas XI IPS SMAN 3 Kupang dengan nilai sebesar R = 0,789; F = 90,624 dan p = 0,000 (p < 0,05). Kuatnya pengaruh kondisi ekonomi orang tua dan peran teman sebaya secara simultan terhadap minat belajar siswa kelas XI IPS SMAN 3 Kupang teramati dari besarnya koefisien determinasi (R2) = 0,622 x 100% = 62,20%; dan juga memberi arti bahwa terdapat 37,80% faktor lain yang dapat mempengaruhi minat belajar

    AM Analisis Kemampuan Siswa SMP Negeri 4 Kodi Utara Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Bertipe PISA

    No full text
    ABSTRAK :Tujuan dari penelitian ini,untuk mengetahui kemampuan peserta didik di SMP Negeri 4 Kodi Utara dalam menyelesaikan soal-soal matematika bertipe PISA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan kuantitatif. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas IXA SMP Negeri 4 Kodi Utara dengan jumlah siswa 15 orang. Subjek yang dipilih untuk dideskripsikan hasilnya yaitu 6 subyek, keenam subyek dipilih berdasarkan kriteria baik sekali,baik,cukup, kurang dan kurang sekali, masing- masing kategori dipilih untuk diwawancarai. Jenis data yang dikumpulkan berupa data kualitatif dari hasil tes Matematika bertipe PISA. Data dianalisis berdasarkan tahapan BSNP. Analisis data dilakukan berdasarkan tahap reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil analisis data kemampuan Matematika bertipe PISA peserta didik pada tahap memahami konsep matematika 6,7% termasuk kategori kurang sekali, pada tahap menggunakan penalaran 2,2%, sedangkan tahap memecahkan masalah 0% termasuk kategori kurang sekali. Sehingga dari hasil tersebut menunjukkan bahwa kemampuan siswa untuk soal bertipe PISA masih tergolong rendah.Kata kunci: kemampuan Matematika Bertipe PISA, BSNP

    Kaka Analisis Kemampuan Literasi Numerasi Siswa SMP N.1 Kota Tambolaka

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kemampuan peserta didik di SMP N.1 Kota Tambolaka   dalam menyelesaikan soal-soal literasi numerasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas IXC SMP N.1 Kota Tambolaka   dengan jumlah siswa 27 orang. Subjek yang dipilih untuk dideskripsikan hasilnya yaitu 6 subyek, keenam subyek dipilih berdasarkan kriteria baik sekali, baik, cukup, kurang dan kurang sekali, masing- masing kategori dipilih untuk diwawancarai. Jenis data yang dikumpuikan berupa data kualitatif dari hasil tes literasi numerasi siswa. Data dianalisis berdasarkan tahapan polya dan indikator literasi. Analisis data dilakukan berdasarkan tahap reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil analisis data kemampuan literasi numerasi peserta didik pada tahap memahami masalah 44%, pada tahap merencanakan 32%, pada tahap melaksanakan rencana 13%, sedangkan tahap melihat kembali 11% termasuk kategori kurang sekali. Sehingga dari hasil tersebut menunjukkan bahwa kemampuan siswa untuk soal literasi numerasi masih tergolong rendah. Kata kunci: kemampuan literasi numerasi, polya

    Analisis Hasil Belajar Pendidikan Agama Katolik Siswa Keluarga Marapu dan Siswa Keluarga Katolik Kelas IV dan V Serta Peran Orang Tua Dalam Pendidikan Anak di SDN Omba Key

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Katolik dan peranan orang tua dalam pendidikan anak kelas IV dan V di SDN Omba Key, dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatifdan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, serta teknik analisis data melalui proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah melalui tahapan mengajar dengan 2x petermuan (pertemuan I dan II). Tes hasil belajar yang diperoleh dengan melakukan analisis secara deskriptif kualitatif yaitu menunjukkan adanya peningkatan presentasi pencapain ketuntasan dari pertemuan I (pertama) 40 siswa secara keseluruhan yang terdiri dari 25 siswa yang berasal dari keluarga Katolik telah tuntas 100 % dan 15 orang siswa yang berasal dari keluarga Marapu terdapat 2 orang siswa yang tuntas (13,33 %) dan siswa yang tidak tuntas atau tidak mencapai KKM adalah siswa dari keluarga Marapu dengan jumlah 13 orang (86,66 %). Jumlah keseluruhan siswa keluarga Katolik dan siswa dari keluarga Marapu yang tuntas pada pertemuan I (pertama) terdapat 27 orang (67,5 %) dengan nilai rata-rata 69, 75. Sedangkan pada pertemuan ke II (dua), peningkatan prestasi pencapaian ketuntasan hasil belajar siswa dari 40 orang siswa secara keseluruhan mencapai 87,5 % yang terdiri dari 25 siswa keluarga Katolik (100 %) dan 10 siswa keluarga Marapu (66,66 %) yang tuntas atau sudah mencapai KKM. Sedangkan yang belum tuntas pada pertemuan ke II (dua) terdiri dari 5 orang siswa dari keluarga Marapu. Jumlah keseluruhan nilai rata-rata siswa pada pertemuan ke II  terdapat 87,5 % dengan jumlah siswa 35 orang

    PENERAPAN PENDEKATAN INTEGRATIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS IV SD NEGERI MANANGA ABA

    No full text
    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah melalui penerapan pendekatan integratif dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV SDN Mananga Aba. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV SD Negeri Mananga Aba. Teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini adalah teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Mananga Aba yang berjumlah 7 orang. Pada penelitian ini dilakukan dua siklus dan tiap siklus di lakukan dua pertemuan. Berdasarkan hasil penelitian, pada siklus 1 ketuntasan rata-rata siswa 3 orang dengan ketuntasan klasikal 42,85%, sedangkan siklus 11 ketuntasan siswa meningkat rata-rata 7 orang dengan klasikal 100%.  Dan pada observasi aktivitas siswa dan aktivitas guru dimana pada observasi aktivitas guru siklus 1 pertemuan 1 dengan skor nilai 75 dan pertemuan ke-11 dengan skor nilai 88,23 dengan kategori baik, dan pada observasi siswa siklus 1 pertemuan 1 dengan skor nilai 66,66 dan pertemuan ke-11 dengan skor nilai 72,22 dengan kategori cukup baik. Namun pada siklus 11 ada perkembangan dimana observasi guru siklus 11 pertemuan 1 dengan skor 91,17 dan pertemuan ke-11 dengan skor 95,58 dengan kategori sangat baik. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa dengan penerapan metode integratif dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa IV Sekolah Dasar Negeri Mananga Aba

    MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR DAN KARTU HURUF SISWA KELAS II B MIS AL-FALAH TAMBOLAKA TAHUN AJARAN 2022/2023

    No full text
     Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa dengan Menggunakan Media Gambar dan Kartu Huruf di Kelas II B MIS Al-Falah Tambolaka Kecamatan Kota Tambolaka Tahun Ajaran 2022-2023. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II B MIS AL-Falah Tambolaka yang berjumlah 26 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. data yang diperoleh berupa hasil tes dan hasil observasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan media gambar dan kartu huruf dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas II B MIS Al-Falah Tambolaka. Pada tahap siklus I diketahui bahwa 11 orang siswa yang mencapai KKM. Berdasarkan hasil observasi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar siswa tidak mencapai KKM dikarenakan memiliki masalah dalam belajar yaitu kurangnya kemampuan dalam membaca. Dengan demikian hasil belajar siswa pun dikategorikan rendah. dan dari 26 orang siswahanya 11 orang siswa yang mencapai KKM. Sedangkan yang tidak mencapai KKM masih 15 orang siswa. Dari hasil refleksi siklus I, peneliti melaksanakan perbaikan pada tahap siklus II tujuannya yaitu untuk meningkatkan hasil kemampuan membaca siswa yang dikategorikan rendah. Dari tindakan perbaikan tersebut diperoleh hasil tes siklus IIyaitu 25 orang siswayangmencapai KKM dengannilai rata-rata di atas 70 dan1orang siswa yang belummencapai KKM, sertanilai rata-rata kelas II B MIS Al-Falah Tambolakayaitu 80,0.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penelitian tindakan kelas ini adalah sebuah upaya yang dapat membantu meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas II B MIS Al-Falah Tambolaka

    ANALISIS KECENDERUNGAN PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN DALAM PENELITIAN TINDAKAN KELAS MAHASISWA STKIP WEETEBULA

    No full text
    Penelitian ini adalah studi pustaka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kecenderungan penggunaan model pembelajaran pembelajarn dalam dalam yang dilakukan oleh mahasiswa STKIP Weetebula. Sumber referensi utama yang digunakan adalah skripsi penelitian tindakan kelas mahasiswa STKIP Weetebula. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi. Teknik analisisnya adalah pengumpulan data, pengelompokan data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa mahasiswa STKIP Weetebula cenderung menggunakan model pembelajaran Talking Stik

    IDENTIFIKASI KENDALA PENEGUHAN PERKAWINAN PASANGAN KATOLIK DI STASI SANTO PAULUS GOLLU UTTA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kendala Peneguhan Perkawinan Pasangan Katolik di Stasi St. Paulus Gollu Utta. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan kasus. Penelitian ini dilaksanakan di Stasi St. Paulus Gollu Utta. Subjek penelitian adalah pasangan-pasangan yang belum diteguhkan perkawinannya secara sakramental. Data dan sumber data dalam penelitian ini di ambil dari sepuluh pasangan yang belum diteguhkan perkawinannya secara sacramental. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik wawancara (triagulasi). Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu: menggunakan teknik interaktif yang dikembangkan oleh Jhon W. Creswell Hasil temuan penenliti mengenai kendala dalam peneguhan perkawinan Gereja Katolik di Stasi St. Paulus Gollu Utta. Bahwa yang menjadi kendala dalam peneguhan perkawinan bagi pasangan-pasangan yang belum meneguhkan perkawinannya secara sakramental yaitu kendala adat istiadat, kendala faktor ekonomi, kendala hubungan semendah, kendala umat yang belum menerima sakramen permandian, komoni dan belum krisma, kendala perkawinan beda Gereja, kendala kesiapan batin. Menurut mereka kendala-kendala inilah yang membuat mereka belum bisa untuk menikah secara Gereja Katolik, karena menurut mereka bisa saja mereka belum menikah karena minimnya pemikiran ataupun pengetahuan bagi pasangan-pasangan yang belum meneguhkan perkawinannya secara sakramental karena dipengaruhi beberapa faktor penghambat seperti faktor ekonomi, budaya, pengetahuan, dan sebagainya sehingga perkawinannya belum diteguhkan. Tetapi dalam Gereja Katolik yang terpenting dalam perkawinan Gereja adalah diberkati dan disahkan oleh Gereja dengan mengucapkan janji setia dihadapan Allah dan juga mengatakan bahwa tujuan dari perkawinan adalah kesejahteraan suami-istri serta kelahiran anak dan pendidikan anak

    PERSEPSI ORANG MUDA KATOLIK TERHADAP PERKAWINAN ADAT DAN PERKAWINAN KATOLIK DI PAROKI ST. ALFONSUS MARIA DE LIQUORI KEREROBBO

    No full text
    Persepsi Orang Muda Katolik Terhadap Perkawinan Adat dan Perkawinan Katolik di Paroki St. Alfonsus Maria de Liquori Kererobbo. Skripsi Sarjana. Tambolaka: Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Weetebula

    Analisis Kemampuan Literasi Numerasi Siswa SMP Negeri 2 Wanukaka

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini, untuk mengetahui kemampuan peserta didik di SMP Negeri 2 Wanukaka dalam meneyelesaiankan soal-soal literasi numerasi bertipe PISA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas IXA SMP Negeri 2 Wanunaka dengan jumlah siswa 20 orang. subjek yang dipilih untuk dideskripsikan hasilnya yaitu 5 subjek, kelima subjek dipilih berdasarkan kriteria baik sekali, baik, cukup, kurang, kurang sekali, masing-masing kategori dipilih untuk diwawancarai. Jenis data yang dikumpulkan berupa data kualitatif dari hasil tes literasi numerasi siswa. Data dianalisis berdasarkan tahapan polya dan indicator literasi. Analisis data dilakukan berdasarkan tahap reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil analisis data kemampuan literasi numerasi peserta didik pada tahap memahami masalah 16% termasuk kategori kurang sekali, pada tahap merencanakan 8% termasuk kategori kurang sekali, pada tahap melaksanakan rencana 27% termasuk kategori kurang sekali, sedang pada tahap melihat kembali 0%, termasuk kategori kurang sekali. Sehingga dari hasil tersebut menunjukkan bahwa kemampuan siswa untuk soal bertipe PISA masi tergolong rendah. Kata kunci: kemampuan literasi numerasi, poly

    81

    full texts

    168

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal STKIP Weetebula
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇