Repository Universitas Katolik Darma Cendika
Not a member yet
1705 research outputs found
Sort by
Pengaruh Likuiditas, Profitabilitas, Leverage, Aktivitas, Sales Growth terhadap Finansial Distress pada Perusahaan Garmen dan Tekstil yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2020
The growth of the fashion industry has an impact on the garment and textile industry. The existence of the Minister of Trade Regulation No. 64 of 2017 and the COVID-19 pandemic has made many garment and textile sub-sector companies experience financial distress. This study aims to determine the effect of liquidity as proxied by the current ratio, profitability as proxied by return on assets, leverage as proxied by debt to asset ratio, activity proxied by total asset turnover, and sales growth on the occurrence of corporate financial distress. The population in this study are garment and textile sector manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the observation period, 2018-2020. Sampling in this study used purposive sampling, namely as many as 13 companies in the garment and textile sector. This research method uses logistic regression analysis with SPSS 24 program. The results of this study indicate that the current ratio has an effect because it has a sig value.
0.037 which is smaller than 0.05 Return on assets has no effect because it has a sig value. 0.527 which is greater than 0.05 Debt to asset ratio has no effect because it has a sig value. 0.102 which is greater than 0.05 Total asset turnover has an effect because it has a sig value. 0.029 which is smaller than 0.05 Sales growth has no effect because it has a sig value. 0.928 which is greater than 0.0
Pengaruh Likuiditas, Leverage, dan Profit Abilitas Terhadap Finansial Distress pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Peridoe 2017-2020
Financial distress merupakan kondisi dimana keuangan perusahaan semakin memburuk dari hari ke hari sehingga perusahaan tidak mampu untuk membayar hutangnya kepada kreditor. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh likuiditas, leverage, dan profitabilitas terhadap financial distress pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2020. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2020.
Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah regresi linear berganda dengan menggunakan program IBM SPSS versi 22. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diambil dari laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel terpilih sebanyak 72 perusahaan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, analisis regresi linear berganda dan uji hipotesis.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa likuiditas berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Leverage berpengaruh signifikan terhadap financial distress, sedangkan profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress.
Kata kunci: Financial Distress, Likuiditas, Leverage, Profitabilita
Analisis Pengaruh Free Cash Flow, Debt to Equity Ratio, Return On Cash dan Pertumbuhan Perusahaan Terhadap Devidend Payout Ratio
Devidendis the company's net profit which will be distributed to shareholders or investors based on the proportion of share ownership owned. Devidend policy is a decision that determines the amount of devidends to be distributed to shareholders, whether to be distributed all or retained in the form of retained earnings. This study aims to analyze the effect of Free Cash Flow, Debt To Equity Ratio, Return On Assets and company growth on the DevidendPayout Ratio in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2017-2019 period.
Sampling used in this research is purposive sampling, in accordance with predetermined criteria. The number of samples collected by as many as 63 companies with a period of 3 years. The approach used in this research is a quantitative approach and data analysis techniques used are classical assumption test, t hypothesis test and multiple linear analysis. By using the SPSS application.
The results in this study indicate that Free Cash Flow, Debt To Equity Ratio, Return On Assets, company growth and the processed Devidend Payout Ratio data show that Free Cash Flow, Debt To Equity Ratio, Return On Assets and company growth have a significant positive effect on Devidend Payout Ratio
MACRO ECONOMIC ANALYSIS AND ACCOUNTING SIDE OF THE DEVELOPMENT OF THE INDONESIAN BUSINESS CYCLE FROM 1998-2022
The business cycle is one of the concerns of every macroeconomic policy of a country. The government needs to observe and overcome economic fluctuations carefully so that there is no recession in the economy of a country
fluctuations in the Indonesian economy in a business cycle always occurs, especially from the valley of the Indonesian recession that occurred in 1998. In 1998, there was an economic crisis in almost all countries. This condition is aggravated by the rush where all customers take the funds they have stored in the bank simultaneously so as to make the financial liquidity ratio of a bank to be disrupted eventually the economy of a country becomes destroyed because there is no creditor institution that can help the economic distress in the country.Indonesia's economy continued to improve after 1998 from 1999 to 2019 the Indonesian economy continued to increase and continued to reach its peak in the reign of President Joko Widodo, where Indonesia'S GDP enters the G20, where Indonesia itself enters the top 16 countries that have the largest gross domestic product (GDP) in the world. Indonesia's economic conditions experienced their worst track record again during the covid 19 pandemic. Efforts continue to be made by the government so that Indonesia escapes the brink of recession during the pandemic with monetary and fiscal policies that
continue to be carried out. But the question is whether it is all effective or make Indonesia's macro economy, especially its business cycle continues to deteriorate?. The purpose of this study is to analyze and study the macroeconomic policies of the Government of Indonesia in a business cycle of the Indonesian state. The research method used is case studies and literature that can provide a complete description and similar to what is experienced by a
country in a business cycle. The results showed that Indonesia's macroeconomic policy in overcoming the recession in 1998 and the Covid 19 pandemic in 2020-2021 was successful in terms of monetary and fiscal policies so that the Indonesian economy was last recorded in 2022 to strengthen by 5.4% compared to 2020 and continues to strengthen and inflation until no
Peranan Asas Hukum Dalam Mewujudkan Tujuan Perizinan Berusaha Melalui Pengaturan Online Single Submission
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan OSS perizinan berdasar PP No. 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, untuk
mengetahui kendala yuridis formal Online Single Submission berdasar PP No. 5 Tahun 2021 dan untuk mengetahui cara pengaturan yuridis formal OSS agar dapat berjalan secara
efektif. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian yuridis empiris mengenai peraturan yang mengatur tentang perizinan secara online yang berupa Online
Single Submission yang dapat dijadikan proses yang telah diatur dalam PP No. 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. Hasil dari penelitian ini adalah mengenai pengaturan OSS perizinan berdasar PP No. 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. Kendala yuridis formal Online Single
Submission berdasar PP No. 5 Tahun 2021 adalah sistem masih terbilang lemah, terdapat kesenjangan digital, jaringan internet mengalami gangguan sinyal yang tidak stabil,
terdapat gangguan server sistem OSS karena terlalu banyak pengguna. Pengaturan yuridis formal Online Single Submission agar dapat berjalan secara efektif adalah dengan membuka
ruang usaha dengan persyaratan di bidang investasi, mengadakan seminar nasional mengenai teknis pelaksanaan operasional OSS, mengadakan sosialisasi OSS dengan
memberikan bimbingan, pelatihan, dan seminar untuk memberikan pemahaman kepada setiap anggota notaris tentang teknis pelaksanaan sistem OSS
Evaluasi Penghitungan Pajak Penghasilan Badan Pada Perusahaan Distributor Air Mineral Di Surabaya
Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengevaluasi apakah Perusahaan Distributor Air Mineral di Surabaya telah melakukan analisis perencanaan pajak (Tax Planning) dalam hal koreksi fiskal terhadap akun-akun dalam laporan keuangan seperti akun pendapatan, beban, metode pencatatan maupun penilaian sebelum melaporkannya ke pihak perpajakan. Jenis penelitian ini adalah studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi data Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak penghasilan perusahaan. Sedangkan untuk teknik analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Teknik analisis deskriptif digunakan untuk memeriksa akun-akun biaya, menghitung PPh Final dan tidak final, Menyusun rekonsiliasi fiskal dan mengevaluasi penghitungan Pajak Penghasilan Badan dilakukan oleh Perusahaan Distributor Air Mineral di Surabaya.Berdasarkan hasil data yang didapat bahwa perhitungan fiskal positif
menurut perhitungan perusahaan sebesar Rp. 1.756.279.454 yang diperoleh dari biaya beban perusahaan dan fiskal negatif menurut perusahaan sebesar Rp. 0 sedangkan dari hasil perhitungan ulang peneliti yang mengacu pada Undang undang perpenjakan memperoleh fiskal positif sebesar Rp. 1.747.396.851 dan fiskal negatif sebesar Rp. 1.782.657.754 disimpulkan bahwa penghitungan pajak penghasilan badan di Perusahaan Distributor Air Mineral di Surabaya belum mengacu pada kententuan Undang-Undang Perpajakan, karena terdapat beberapa item yang dikoreksi perpajakan seperti yang tertera dalam laporan SPT perusahaan antara lain penghasilan yang dikenakan PPh final, biaya-biaya, dan beban yang tidak dimasukan. Perusahaan diharapkan akan mencermati beberapa
akun atau hal-hal yang telah mengalami koreksi fiskal agar laporan keuangan periode mendatang tidak memerlukan penyesuaian
PENGUATAN AKSES KREDIT FORMAL MELALUI LITERASI KEUANGAN DAN SYARAT KREDIT PADA USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. dan termasuk jenis penelitian ekplanatif/asosiatif yang disertai dengan pengujian hipotesis. Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini untuk menguji literasi keuangan dan syarat kredit dalam menentukan akses kredit formal. Penelitian dilakukan pada UMKM dengan populasi sebanyak 324 diempat wilayah kota Jawa Timur (Sidoarjo, Mojokerto, Pasuruan dan Gresik, dengan sampel size sebanyak 100 pelaku U M K M dengan metode stratifid random sampling untuk pengambilan datanya. Pengolahan dan analisis data menggunaan S E M P L S Hasil uji validitas semua pernyataan kuesnair adalah valid, hasil uji reallibilitas semua variabel reallibel, Hasil pengujian menunjukan literasi keuangan dan syarat kredit berpengaruh signifikan terhadap akses kredit forma
PENGARUH VALUE ADDED CAPITAL EMPLOYED, VALUE ADDED HUMAN CAPITAL, STRUCTURAL CAPITAL VALUE ADDED DAN CORPORATE SOCIAL RESPOSIBILITY TERHADAP NILAI PERUSAHAAN
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel modal intelektual yang terdiri dari variabel Value Added Capital Employed, Value Added Human Capital, Sructural Capital Value Added dan Corporate Social Responsibility
Terhadap Nilai Perusahaan. Value Added Capital Employed adalah rasio yang menunjukkan kontribusi yang dibuat oleh setiap unit dari capital employed terhadap value added perusahaan. Value Added Human Capital adalah rasio yang
menunjukkan hubungan yang mengindikasikan kemampuan tenaga kerja dalam menghasilkan nilai bagi perusahaan, yang dananya akan dikeluarkan untuk tenaga kerja tersebut. Sructural Capital Value Added adalah infrastruktur perusahaan
yang mendukung produktivitas karyawannya. Corporate Social Responsibility adalah suatu konsep bahwa perusahaan memiliki berbagai bentuk tanggung jawab terhadap seluruh pemangku kepentingannya. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan transportasi yang terdaftar di BEI tahun 2018-2021. Berdasarkan kriteria pemilihan sampel yang telah ditentukan maka sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 48 perusahaan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan periode laporan keuangan tahunan 2018-2021. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi Berganda dengan menggunakan bantuan program komputer yaitu program SPSS. Uji yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah Analisis Statistik Deskriptif, Uji Asumsi Klasik, Uji Kelayakan Model, Koefisien Determinasi, dan Uji Hipotesis. Penelitian ini dinyatakan valid dan layak untuk ditindaklanjuti sehingga menghasilkan kesimpulan berupa (1) Value Added Capital Employed berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan (2) Value Added Human Capital tidak berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan (3) Structural Capital Value Added tidak berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan (4) Corporate Social Responsibility berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan.
Saran bagi Perusahaan, penelitian ini bisa menjadi acuan bagi manajemen perusahaan dalam membuat kebijakan dan menjadi informasi yang dapat membantu manajemen dalam memberikan keputusan mengenai penerapan nilai perusahaan. Bagi Investor, penelitian ini dapat menjadi masukan dalam
meningkatkan perannya untuk memenuhi kebutuhan pihak pemakai informasi, dan bagi Peneliti selanjutnya, dapat menambahkan rentang periode penelitian agar mendapatkan hasil yang lebih baik
PERBANDINGAN ALGORITMA DIJKSTRA DAN FLOYD-WARSHALL DALAM MENENTUKAN RUTE TERPENDEK STASIUN GUBENG MENUJU WISATA SURABAYA
Persoalan penentuan rute terpendek sudah menjadi hal umum untuk dibahas berkaitan dengan cara penyelesaiannya yang menggunakan graf. Penyelesaian tersebut umumnya digunakan dengan tujuan untuk mengoptimalisasi aspek tertentu,
contohnya dalam hal penggunaan bahan bakar dan waktu tempuh. Penyelesaian tersebut dapat diraih dengan penerapan salah satu komponen dalam graf yaitu algoritma. Jurnal ini ditulis guna membantu masyarakat terlebih para turis dalam memberikan informasi terkait rute yang paling efisien dari titik awal stasiun menuju ke berbagai destinasi wisata kota Surabaya dengan penerapan Algoritma Dijkstra dan Algoritma Floyd-Warshall. Teknik yang digunakan dalam perhitungan
dilaksanakan secara manual dan bantuan program dengan Bahasa C. Melalui penelitian tersebut, hasil yang diperoleh Algoritma Dijkstra memiliki efisiensi yang lebih tinggi dari segi perhitungan dan kompleksitas programnya. Perhitungan yang dilaksanakan pada kedua algoritma menunjukkan hasil berupa nilai bobot minimum yang sama dan tepat, adapun juga informasi terkait lintasan terpendek yang dapat diterapkan masyarakat guna meningkatkan efisiensi dalam berwisata di kota Surabaya. Untuk rute terpendek yang diperoleh pada perbandingan dua algoritma adalah pada perjalanan dengan titik awal Stasiun Gubeng menuju Jalan Taman Apsari dengan jarak tempuh sejauh 1,2 km
PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI KAYU DOWEL SAPU DENGAN PENDEKATAN METODE SEVEN TOOLS DAN 5W + 1H
Masyarakat pasti memerlukan alat kebersihan berupa sapu. Pegangan sapu umumnya menggunakan bahan dari kayu. Penggunaan material kayu berupa dowel mempunyai beberapa keunggulan yaitu ringan, tidak selip, ramah lingkungan dan murah. Untuk menghadapi persaingan global yang semakin ketat, CV. Yu Jaya Bersama perlu melakukan peningkatan kualitas terhadap produk kayu dowel sapu yang diproduksinya. Penurunan kualitas produksi terjadi karena banyaknya terjadi cacat produk. Metode Seven Tools diharapkan dapat mengetahui sebab dan akibat permasalahan yang terjadi dalam usaha pengendalian kualitas produksi kayu dowel sapu. Selanjutnya dengan metode 5W+1H dapat memberikan usulan perbaikan kualitas dengan memprioritaskan pada penyebab cacat yang paling dominan. Dari analisis Seven Tools diketahui bahwa faktor penyebab kegagalan pengolahan kayu dowel diameter 22 mm panjang 90 cm adalah dari kualitas bahan baku yang digunakan serta sumber daya manusia yang kurang terampil dan terlatih. Cacat produk yang paling dominan adalah cacat patah kayu yang mencapai 49,135% dari keseluruhan total jenis cacat. Usulan perbaikan dengan metode 5W+1H adalah dengan mengunakan material kayu kualitas mahoni prima (grade A), ketrampilan asah pisau dan setting roll terhadap bagian mekanik harus ditingkatkan. Selain itu perlu adanya training untuk karyawan saat awal pemilihan sortir bahan dan proses mesin dowel agar lebih terampil, teliti dan terlatih dalam mengerjakan pekerjaannya.
Kata kunci: peningkatan kualitas, seven tools, 5 w 1