Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan PGRI Sumbawa Barat
Not a member yet
124 research outputs found
Sort by
Meningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Narasi melalui Pendekatan Kontekstual dengan Inspirator Lingkungan Sekolah Siswa Kelas VIII-1 SMP Negeri 1 Brang Rea
This study aims to find out and reveal that the application of a contextual approach with school environment inspiration can improve the ability to write narrative essays for class VIII-1 students of SMP Negeri 1 Brang Rea, and find out and find contextual learning steps to improve narrative essay writing skills. The subjects of this study were students of class VIII-1 SMP Negeri 1 Brang Rea. This research uses a classroom action research design and was carried out in the 2018/2019 academic year, carried out in three cycles, in which the three cycles discussed one linguistic aspect, namely "writing narrative essays". Following the action research design, activities are carried out in each cycle, including planning, implementing actions, observing actions, and reflecting on actions and their results. The technique used in collecting data is the observation sheet technique and the test technique. The data were processed using qualitative descriptive techniques. Based on the results of data analysis, it turns out that the contextual approach can improve the quality of learning to write narrative essays for class VIII-1 students of SMP Negeri 1 Brang Rea, 2018/2019 academic year. This can be observed from the acquisition of the average score of students who experienced a significant increase. In the initial test results, the average score of students only reached 60. The average score of students increased in the first cycle test to 68, increased to 78 in the second cycle. The contextual approach can provide opportunities for students to compete in compiling narrative essays according to the characteristics of narrative essays. Changes in behavior or attitudes appear in learning to compose narrative essaysPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengungkap bahwa penerapan pendekatan kontekstual dengan inspirator lingkungan sekolah dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 1 Brang Rea, dan mengetahui serta menemukan langkah-langkah pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 1 Brang Rea. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas dan dilaksanakan pada tahun pelajaran 2018/2019, dilakukan dalam tiga siklus, yang pada ketiga siklus tersebut membahas satu aspek kebahasaan yakni “menulis karangan narasi”. Sesuai dengan rancangan penelitian tindakan, pada setiap siklus dilakukan kegiatan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi tindakan, refleksi tindakan dan hasil-hasilnya. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah dengan teknik lembar observasi dan teknik tes. Data diolah dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data, ternyata pendekatan kontekstual dapat meningkatkan mutu pembelajaran menulis karangan narasi siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 1 Brang Rea, tahun pelajaran 2018/2019. Hal ini dapat dicermati dari perolehan nilai rata-rata siswa yang mengalami peningkatan yang signifikan. Pada hasil tes awal nilai rata-rata siswa hanya mencapai 60. Nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan pada tes siklus I menjadi 68, meningkat menjadi 78 pada siklus II. Pendekatan kontekstual dapat memberi kesempatan bagi siswa untuk berkompetisi di dalam menyusun karangan narasi sesuai dengan ciri-ciri karangan narasi. Perubahan tingkah laku atau sikap tampak dalam pembelajaran menyusun karangan naras
Penerapan Teori Belajar Piaget untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas VII pada Mata Pelajaran PKN di SMP Negeri 1 Brang Rea Tahun Pelajaran 2020/2021
The purpose of this classroom action research (PTK) was to determine the extent to which Piaget's learning theory was applied in improving student achievement in Civics. In this action research carried out in 3 cycles. From the results of the action taken is proven to increase student achievement by achieving ideal standards. From 59% in cycle 1, it can increase in cycle 2 to 84% and cycle 3 to 100%, and classically has reached completeness. The results of this action research indicate that the application of the PIAGET Learning Theory can improve the learning achievement of grade VII students with completeness reaching 100%, thus the PIAGET Learning Theory approach is effective in increasing student achievement at SMP Negeri 1 Brang Rea.Tujuan diadakan penelitian tindakan kelas (PTK) ini adalah untuk mengetahui sejauh mana penerapan Teori Belajar Piaget dalam meningkatkan prestasi siswa pelajaran PKN. Dalam penelitian tindakan ini dilakukan dalam 3 siklus. Dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dengan mencapai standar ideal. Dari 59% pada Siklus l, dapat meningkat pada siklus 2 menjadi 84% dan siklus 3 mencapai 100% ,dan secara klasikal telah mencapai ketuntasan. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa penerapan Teori Belajar PIAGET dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VII dengan ketuntasan mencapai 100%, dengan demikian pendekatan Teori Belajar PIAGET efektif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di SMP Negeri 1 Brang Rea
Pemecahan Masalah Geometri Berdasarkan Pendekatan Metakognitif Pada Aspek Perencanaan
This study aims to determine students' ability in solving geometric problems through a metacognitive approach to the planning aspect. The approach used is qualitative descriptive type. The subjects of this study consisted of three grade VIII students of SMP Negeri 2 Benjeng Gresik who were included in the medium category. Data collection was carried out by means of instrument testing and interviews. The validity of the instrument in this study was the validity of the items and showed the respective values of 0.74; 0.78; 0.76 which meant that the three items had fulfilled the validity. Whereas for the reliability test the results obtained were 0.76. The results showed that the planning aspects of the students were in the middle category of solving different geometric problems, this was influenced by the abilities of the students and the habitual factors in problem solving activitiesPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam pemecahan masalah geometri melalui pendekatan metakognitif pada aspek perencanaan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif jenis deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri tiga orang siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Benjeng Gresik yang termasuk dalam kategori sedang. Pengumpulan data dilakukan dengan uji instrument dan wawancara. Validitas instrument dalam penelitian ini adalah validitas item dan menunjukkan nilai masing-masing 0.74; 0.78;0,76 yang berarti bahwa tiga item tersebut telah memenuhi validitas. Sedangkan untuk uji reliabelitas diperoleh hasil 0,76. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek perencanaan siswa kategori sedang dalam pemecahan masalah geometri berbeda, hal tersebut dipengaruhi oleh kemampuan yang dimiliki siswa dan faktor kebiasaaan dalam aktivas pemecahan masala
Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Potensi Peserta Didik di SMK Islam Al-Irsyad Kebon Kongok Suka Makmur Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat
The purpose of this study is to determine 1). Competence of Islamic Religious Education Teachers in teaching and learning activities at Islamic Vocational High School Al-Irsyad Kebon Kongok, 2). The application of the competence of Islamic religious education teachers in improving student achievement of Islamic Vocational High School Al-Irsyad Kebon Kongok. The research method used in this research is qualitative. This means that the resulting data is descriptive, where the researcher does not only collect and compile data but analyzes and interprets it. The data analysis used is inductive descriptive analysis, namely analysis by describing specific events or data to conclude into a general conclusion. Based on the results of the data analysis carried out, the following data were obtained, namely the learning outcomes of students in the field of Islamic Religious Education the average score was 71.63, the learning outcomes of the students in the field of study aqidah morals the average score was 71.10, then the learning outcomes of students in the field of Islamic religious education, the average was 75.33, and the English learning outcome score was 70.78. By looking at these results we can say that the competence possessed by the Islamic Religious Education teacher at the Islamic Vocational School Al-Irsyad Kebon Kongok Suka Makmur, Gerung District, West Lombok, West Nusa Tenggara Province is sufficient to improve student learning achievement because the results obtained have met the completeness standards. minimalTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui 1). Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam dalam kegiatan belajar mengajar di SMK Islam Al-Irsyad Kebon Kongok, 2). Penerapan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan prestasi belajar siswa SMK Islam Al-Irsyad Kebon Kongok. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitiatif. Artinya bahwa data yang dihasilkan bersifat deskriftif, dimana peneliti tidak hanya mengumpulkan dan menyusun data,tetapi menganalisis dan menginterpretasiknnya. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriftif induktif, yaitu analisis dengan mnguraikan peristiwa-peristiwa atau data-data yang bersifat khusus untuk kemudian menyimpulkan menjadi satu kesimpulan yang umum. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan, diperoleh data sebagai berikut, yaitu hasil belajar siswa bidang studi Pendidikan Agama Islam nilai rata-ratanya adalah 71.63, hasil belajar siswa bidang studi aqidah akhlak nilai rata-ratanya adalah 71.10, kemudian hasil belajar siswa bidang studi fiqih nilai rata-ratanya adalah 75.33, dan nilai hasil belajar bahasa Inggris dengan rata-rata sesesar 70.78. dengan melihat hasil tersebut dapat kita mengatakan bahwa kompetensi yang dimiliki oleh guru Pendidikan Agama Islam di SMK Islam Al-Irsyad Kebon Kongok Suka Makmur Kecamatan Gerung Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat sudah cukup memadai untuk meningkatkan prestasi belajar siswa karena hasil yang diperoleh sudah memenuhi standar ketuntasan minima
Efforts to Improve Teacher Creativity Through Online Learning Models During the Covid-19 Pandemic at SD Negeri 2 Rempe
This study aims to determine the online learning model in increasing the creativity and initiative of teachers in managing learning at home at SD Negeri 2 Rempe. The type of research conducted is school action research (PTS) using Elliot's model. The research was held at SD Negeri 2 Rempe in the 2019/2020 school year during the Covsid 19 pandemic. The research subjects were grade 1, 2, 3, 4, and Grade 5 teachers. The object of the research was learning at home through online learning during the pandemic. covid-19. Data collection is through observation and documentation and then analyzed qualitatively. Based on the results of the study, it shows that the online learning model can overcome and be a solution in implementing learning during the COVID-19 pandemic by involving the creativity and initiative of teachers to manage to learn at home. The creativity and initiative of teachers have increased in making lesson plans by 18%, online learning management by 12%, student activity by 17%, and student learning scores by 9.6% from cycle I to cycle II in learning.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran daring dalam meningkatkan kreatifitas dan inisiatif guru dalam mengelola pembelajaran di rumah di SD Negeri 2 Rempe. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian tindakan sekolah (PTS) dengan menggunakan model dari Elliot. Penelitian diadakan di SD Negeri 2 Rempe pada tahun pelajaran 2019/2020 di masa pandemi Covid 19. Subjek penelitian adalah guru kelas 1, 2, 3, 4, dan guru kelas 5. Obyek penelitian adalah pembelajaran di rumah melalui pembelajaran daring/online dimasa pademi covid-19. Pengumpulan data yaitu melalui observasi dan dokumentasi kemudian dianalisis secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran daring dapat mengatasi dan menjadi solusi dalam pelaksanaan pembelajaran dimasa pademi covid-19 dengan melibatkan kreatifitas dan inisiatif guru untuk mengelola pembelajaran di rumah. Kreatifitas dan inisiatif guru mengalami peningkatan dalam pembuatan RPP sebesar 18%, pengelolaan pembelajaran daring sebesar 12%, keaktifan siswa sebesar 17% dan nilai belajar siswa sebesar 9,6% dari siklus I ke siklus II dalam pembelajara
Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Inggris Melalui Pemberian Tugas Secara Terprogram Kelas VIII SMP Negeri 1 Brang Rea Kecamatan Brang Rea Kabupaten Sumbawa Barat Tahun Pelajaran 2020/2021
Tujuan dari pendidikan Bahasa Inggris pada jenjang pendidikan dasar dan menengah adalah adalah untuk menguasai keterampilan membaca, merespon ungkapan dalam percakapan singkat ,. Dengan demikian Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran yang sangat penting dalam pendidikan dan wajib dipelajari di SMP.
Keberhasilan proses kegiatan belajar mengajar pada pembelajaran Bahasa Inggris dapat diukur dari keberhasilan siswa yang mengikuti kegiatan tersebut. Keberhasilan itu dapat dilihat dari tingkat pemahaman, penguasaan materi serta hasil belajar siswa. Semakin tinggi pemahaman dan penguasaan materi maka semakin tinggi pula hasil belajar siswa. Namun dalam kenyataannya dapat dilihat bahwa sampai saat ini hasil belajar Bahasa Inggris yang dicapai siswa masih rendah.
Rendahnya hasil belajar Bahasa Inggris tidak hanya karena kesalahan siswa tetapi juga disebabkan oleh proses belajar yang tidak sesuai. Guru membacakan atau membawakan bahan yang disiapkan dan siswa mendengarkan, mencatat dengan teliti dan mencoba menyelesaikan soal sesuai contoh dari guru, atau biasa disebut model pembelajaran konvensional. Hal ini mengakibatkan kurangnya interaksi antara guru dan siswa. Menjadikan siswa pasif, kurang perhatian untuk belajar kreatif dan mandiri.
Tujuan diadakan penelitian tindakan kelas ( PTK ) ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan Pemberian tugas secara terprogram.
Penelitian tindakan ini dilakukan dalam 3 siklus. Dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan mencapai standar ideal. Dari 61.8 % pada Kondisi awal, dapat meningkat pada siklus 1 menjadi 69.46 % dan siklus 2 mencapai 81.7 %, dan secara klasikal telah mencapai ketuntasan.
Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan Pemberian tugas secara terprogram dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII dengan ketuntasan mencapai 100 %, dengan demikian Pemberian tugas secara terprogram efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pelajaran bahasa Inggris di SMP Negeri 1 Brang Rea Kecamatan Brang Rea Kabupaten . Sumbawa BaratTujuan dari pendidikan Bahasa Inggris pada jenjang pendidikan dasar dan menengah adalah adalah untuk menguasai keterampilan membaca, merespon ungkapan dalam percakapan singkat ,. Dengan demikian Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran yang sangat penting dalam pendidikan dan wajib dipelajari di SMP.
Keberhasilan proses kegiatan belajar mengajar pada pembelajaran Bahasa Inggris dapat diukur dari keberhasilan siswa yang mengikuti kegiatan tersebut. Keberhasilan itu dapat dilihat dari tingkat pemahaman, penguasaan materi serta hasil belajar siswa. Semakin tinggi pemahaman dan penguasaan materi maka semakin tinggi pula hasil belajar siswa. Namun dalam kenyataannya dapat dilihat bahwa sampai saat ini hasil belajar Bahasa Inggris yang dicapai siswa masih rendah.
Rendahnya hasil belajar Bahasa Inggris tidak hanya karena kesalahan siswa tetapi juga disebabkan oleh proses belajar yang tidak sesuai. Guru membacakan atau membawakan bahan yang disiapkan dan siswa mendengarkan, mencatat dengan teliti dan mencoba menyelesaikan soal sesuai contoh dari guru, atau biasa disebut model pembelajaran konvensional. Hal ini mengakibatkan kurangnya interaksi antara guru dan siswa. Menjadikan siswa pasif, kurang perhatian untuk belajar kreatif dan mandiri.
Tujuan diadakan penelitian tindakan kelas ( PTK ) ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan Pemberian tugas secara terprogram.
Penelitian tindakan ini dilakukan dalam 3 siklus. Dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan mencapai standar ideal. Dari 61.8 % pada Kondisi awal, dapat meningkat pada siklus 1 menjadi 69.46 % dan siklus 2 mencapai 81.7 %, dan secara klasikal telah mencapai ketuntasan.
Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan Pemberian tugas secara terprogram dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII dengan ketuntasan mencapai 100 %, dengan demikian Pemberian tugas secara terprogram efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pelajaran bahasa Inggris di SMP Negeri 1 Brang Rea Kecamatan Brang Rea Kabupaten . Sumbawa Bara
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Membuat dan Memanfaatkan Alat Peraga Sederhana sebagai Display Kelas bagi Guru SD Negeri Telaga Baru Tahun Pelajaran 2020/2021
The use of simple teaching aids is one way to hone teacher competence in the teaching and learning process. For this reason, this research was conducted to improve the competence of teachers in their respective fields which was carried out at SD Negeri Telaga Baru, Taliwang District. The creation of props is also used as a class display. This manifests two advantages in terms of 1) teacher improvement in making, utilizing, and designing teaching aids, 2) creating fun classroom displays for students. The research was conducted in two cycles. The stages of the activity are 1) Socialization, 2) KD analysis and types of teaching aids, 3) Determining the sketch/pattern of teaching aids, 4) Making props that have been determined, 5) Presentation on the props that have been made, 6) Socialization about the second cycle, as a follow-up to the improvement of the first cycle, and 7) Exhibition of works/work titles. In the results of the first cycle, the teacher improved the components used from the teaching aids, in the second cycle the teacher carried out the working title because he had realized the teaching aids that were in line with expectations. This certainly manifests the results of a significant increase in teacher competence because they have carried out cognitive and technical processes in making works in the form of teaching aidsPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru pada bidangnya masing masing yang dilaksanakan di SD Negeri Telaga Baru Kecamatan Taliwang. Penciptaan alat peraga sekaligus dimanfaatkan sebagai display kelas. Hal ini mewujudkan dua hal keuntungan dari aspek 1) peningkatan guru dalam membuat, memanfaatkan, dan merancang alat peraga, 2) menciptakan display kelas yang menyenangkan bagi siswa. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Adapun tahapan kegiatannya 1) Sosialisasi, 2) Analisis KD dan jenis alat peraga, 3) Menentukan sketsa/pola alat peraga, 4) Membuat alat peraga yang telah ditentukan, 5) Presentasi tentang alat peraga yang telah dibuat, 6) Sosialisasi tentang siklus kedua, sebagai tindaklanjut perbaikan siklus pertama, dan 7) Pameran hasil karya/gelar karya. Hasil dari siklus pertama guru memperbaiki komponen yang digunakan dari alat peraga, siklus kedua guru melaksanakan gelar karya karena telah mewujudkan alat peraga yang sesuai dengan harapan. Hal ini tentu mewujudkan hasil peningkatan kompetensi guru yang signifikan karena telah melaksanakan proses kognitif dan teknis dalam pembuatan karya berupa alat perag
Penerapan Strategi Picture Word Inductive Model dalam Menyusun Teks Deskriptif Berbahasa Inggris untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas VII-1 SMP Negeri 1 Brang Rea
This study aims to improve the learning outcomes of grade VII-1 students of SMP Negeri 1 Brang Rea for the even semester of 2018/2019 in learning English, especially in describing certain objects, people, or places through the Picture Word Inductive Model learning strategy. The type of research used is Classroom Action Research (CAR), while the research subjects are 31-grade VII-1 students of SMP Negeri 1 Brang Rea in the even semester of the 2018/2019 academic year. Data collection is carried out simultaneously with observations during the action, while data analysis is carried out at the time of reflection of the action. From the results of the study, it was found that PWIM was significant in improving student learning outcomes in learning English, especially in describing certain objects/people/places for class VII-1 in the even semester of the 2018/2019 academic year. The pedagogical implication of this research is that the use of the PWIM strategy can help students explore many words and then arrange them into a paragraph and descriptive text in English. With pictures of certain objects/people/places, students get inspired by what words they will write to compose a descriptive text.Makalah ini menyajikan hasil penelitian tindakan kelas dalam pembelajaran menulis berbahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII-1 SMP Negeri 1 Brang Rea semester genap tahun ajaran 2018/2019 dalam pembelajaran menulis berbahasa Inggris, terutama dalam mendeskripsikan benda, orang atau tempat tertentu melalui strategi pembelajaran Picture Word Inductive Model.
Subyek penelitian adalah 31 siswa kelas VII-1 SMP Negeri 1 Brang Rea semester genap tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 siklus. Selama seluruh siklus, siswa bekerja dalam kelompok berempat. Pada siklus pertama siswa mendeskripsikan benda tertentu dengan strategi penggunaan Picture Word Inductive Model (PWIM), sementara pada siklus kedua siswa mendeskripsikan orang tertentu dengan prosedur seperti dalam siklus 1. Pada siklus ke tiga, siswa mendeskripsikan tempat tertentu tanpa menggunakan strategi PWIM.
Pengumpulan data dilaksanakan bersamaan dengan pengamatan selama tindakan, sementara analisis data dilaksanakan bersamaan pada saat refleksi tindakan. Dari hasil analisis/refleksi bisa diketahui apakah tindakan akan dihentikan (apabila telah mencapai target) atau dilanjutkan untuk mencapai target. Penelitian dengan menggunakan analisis data berupa triangulasi metode, menunjukkan hasil bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa kelas VII-1 SMP Negeri 1 Brang Rea semester genap tahun ajaran 2018/2019 dalam mengikuti pembelajaran menulis berbahasa Inggris ketika menggunakan strategi PWIM.
Dapat disimpulkan bahwa PWIM signifikan guna meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis berbahasa Inggris terutama dalam mendiskripsikan benda/orang/tempat tertentu bagi kelas VII-1 semester genap tahun ajaran 2018/2019. Implikasi pedagogis dari penelitian ini adalah, penggunaan strategi PWIM bisa membantu siswa dalam menggali banyak kosa kata untuk kemudian disusun menjadi sebuah paragrap dan teks deskriptif berbahasa Inggris. Dengan melihat gambar benda/orang/tempat tertentu, siswa mendapatkan inspirasi kata apa saja yang akan mereka tulis untuk menyusun sebuah teks deskriptif
Peningkatan Mutu Guru dalam Proses Pembelajaran melalui Penerapan Supervisi Klinis Pengawas Sekolah di SD Gugus 1 Kecamatan Sekongkang Tahun 2020
The purpose of this supervisory action research (PTKp) is to determine the extent to which principal coaching through clinical supervision is to improve teacher performance in implementing learning. In this PTKp is carried out in 3 cycles, from the results of the actions taken are proven to improve teacher performance by achieving ideal standards. From 63.40% in the first cycle, it can increase to 73.00% in the second cycle, and 83.00% in the third cycle. The results of this action research indicate that coaching through clinical supervision can improve teacher performance in implementing learning, with completeness reaching 100%.Tujuan dari penelitian tindakan kepengawasan (PTKp) ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pembinaan kepala sekolah melalui supervisi Klinis untuk meningkatkan kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran. Dalam PTKp ini dilakukan dalam 3 siklus, dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan kinerja guru dengan mencapai standar ideal. Dari 63,40 % pada siklus I, dapat meningkat menjadi 73,00 % pada siklus II, dan siklus ke III 83,00 %. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa pembinaan melalui supervisi Klinis dapat meningkatkan kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran, dengan ketuntasan mencapai 100 %
Pengaruh Pengawasan Orang Tua terhadap Kualitas Belajar Peserta Didik dalam Sistem Pembelajaran Jarak Jauh
The purpose of this discussion is to find out whether parental supervision influences the quality of student learning in the distance learning period. Since the outbreak of the COVID-19 pandemic in mid-March 2020, all physical learning activities at schools have stopped. The central and regional governments swiftly issue online learning policies or commonly referred to as distance learning (PJJ). The various obstacles faced in this PJJ certainly affect the quality of student learning. In addition to the various problems faced, a large role for parental supervision is also needed in distance learning because teachers as facilitators at school cannot fully supervise student’s activities. Parental involvement has a positive impact on student achievement, such as higher test scores and graduation rates, as well as the influence on student development indicators, including better behavior and social skills, strong belief in the importance of education, and so on. The role of parents at home is to accompany children in doing school assignments, limit permits for activities outside the home, coordinate with teachers and schools, and also help students implement a clean and healthy lifestyleTujuan pembahasan ini adalah untuk mengetahui apakah pengawasan orang tua mempunyai pengaruh terhadap kualitas belajar peserta didik di masa pembelajaran jarak jauh. Sejak mewabahnya pandemi covid-19 sejak pertengahan Maret 2020 membuat seluruh aktivitas fisik belajar di sekolah menjadi terhenti. Pemerintah pusat maupun derah dengan sigap mengeluarkan kebijakan pembelajaran online atau biasa disebut dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Berbagai kendala yang dihadapi dalam PJJ ini tentunya membuat kualitas pembelajaran peserta didik menjadi terpengaruh. Namun disamping berbagai permasalahan yang dihadapi dibutuhkan peran besar pengawasan orang tua terhadap kualitas pembelajaran peserta didik terutama pada pembelajaran jarak jauh, karena guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran disekolah tidak bisa mengawasi penuh kegiatan peserta didik secara online, tentulah dibutuhkan bantuan pengawasan orang tua. Keterlibatan orang tua memiliki dampak positif terhadap prestasi siswa, salah satunya adalah nilai ujian dan tingkat kelulusan lebih tinggi, serta pengaruh terhadap indicator perkembangan siswa antara lain perilaku dan keterampilan sosial yang lebih baik, keyakinan kuat akan pentingnya Pendidikan dan sebagainya. Adapun peran orangtua di rumah yaitu mendampingi anak-anak dalam mengerjakan tugas sekolah, membatasi izin kegiatan di luar rumah, berkoordinasi dengan wali kelas, guru atau sekolah, membantu siswa menerapkan pola hidup bersih sehat (PHBS)