Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan PGRI Sumbawa Barat
Not a member yet
124 research outputs found
Sort by
Penerapan Pembelajaran Kontekstual (CTL) dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPA Sains Kelas VI di MIS Al-Yaminy Dompu Tahun Pelajaran 2019/2020
The success of the quality of education depends on various factors, including the students themselves, subject matter, teachers and parents, the learning strategies prepared by the teacher. In teaching, especially in Science, an appropriate learning strategy is needed, such as the CTL learning approach. This study aims to determine how the application of contextual learning (CTL) can improve student achievement in Science and Science subjects Class VI at MIS Al-Yaminy Dompu in the 2019/2020 academic year. The research design used was classroom action design (Classroom Action Research) and in short PTK. From the results of the research, it is proven that it can improve the learning achievement of class VI. In the first cycle, the students' absorption capacity was 57.60% and classically 33.33% (sufficient category). In cycle II, there was an increase in student absorption by 68.60% and classically 73.33% (good category) while in the action cycle III, there was an increase in student absorption by 75.13% and classically 86.67% (good category) from cycle II. The results of the study can be concluded that the application of contextual learning (CTL) is effective in improving student learning achievement in Science Class VI subjects at MIS Al-Yaminy in the 2019/2020 Academic YearKeberhasilan mutu pendidikan tergantung dari berbagai faktor antara lain siswa itu sendiri, materi pelajaran, guru dan orang tua, strategi belajar yang disiapkan oleh guru. Dalam mengajarkan terutama pada mata pelajaran IPA Sains dibutuhkan strategi pembelajaran yang sesuai seperti pendekatan pembelajaran CTL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran kontekstual (CTL) dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA Sains Kelas VI di MIS Al-Yaminy Dompu Tahun Pelajaran 2019/2020. Desain penelitian yang digunakan adalah desain tindakan kelas (Clasroom Action Research) dan di singkat PTK. Dari hasil penelitian yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar kelas VI. Pada siklus I daya serap siswa sebesar 57,60% dan secara klasikal 33,33% (kategori cukup). Pada siklus II, ada peningkatan daya serap siswa sebesar 68,60% dan secara klasikal 73,33% (kategori baik) sedangkantindakan siklus III, ada peningkatan daya serap siswa sebesar 75,13% dan secara klasikal 86,67% (kategori baik) dari siklus II. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran kontekstual (CTL) efektif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA Sains Kelas VI di MIS Al-Yaminy Tahun Pelajaran 2019/202
Penerapan Model Pembelajaran Cooperatif Learning dalam Meningkatkan Kompetensi Paedagogik Guru Matematika Kelas VI melalui Pembinaan Pengawasan di Kecamatan Sekongkang Tahun Pelajaran 2019-2020
This supervisory action research (PTKp) aims to find out the extent of supervisors' guidance to improve the ability of teachers to apply cooperative learning models of mathematics learning for VI-grade elementary school in Sekongkang District. In the supervisory action research (PTKp) is carried out in 3 cycles, the results of the actions taken are proven to be able to improve teacher performance by achieving ideal standards. From 58.89% in the first cycle, it can increase to 69.33% in the second cycle, and the third cycle 77.89%. The results of this action research show that supervisors can improve teacher performance in developing cooperative learning of elementary school sixth- grade mathematics learning with completeness reaching 100%.Penelitian tindakan kepengawasan ( PTKp ) ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana pembinaan pengawas meningkatkan kemampuan guru dalam menerapkan model pembelajaran cooperatif learning pelajaran matematika kelas VI SD Binaan di Kecamatan Sekongkang. Dalam penelitian tindakan kepengawasan (PTKp) ini dilakukan dalam 3 siklus, dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan kinerja guru dengan mencapai standar ideal. Dari 58,89 % pada siklus I, dapat meningkat menjadi 69,33 % pada siklus II, dan siklus ke III 77,89 %. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa pembinaan pengawas dapat meningkatkan kinerja guru dalam mengembangkan pembelajaran cooperatf learning pelajaran matematika kelas VI SD dengan ketuntasan mencapai 100 %
Pengaruh Media Vidio Pembelajaran terhadap Hasil Pembelajaran Tematik pada Siswa Kelas VI SD Negeri Kejawat Kecamatan Brang Rea Kabupaten Sumbawa Barat
This study aims to determine the effect of the use of video learning media on thematic learning outcomes in SD Negeri Kejawat, Brang Rea District, West Sumbawa Regency, 2019/2020 academic year. This research was conducted in 2 cycles with 1 meeting per cycle. The research subjects were teachers and students of grade VI SD Negeri Kejawat, Brang Rea District, West Sumbawa Regency, in the 2019/2020 academic year with a total of 5 students. Data were collected using test and non-test techniques. Data analysis used quantitative and qualitative descriptive analysis. The results showed that using instructional video media could improve the thematic learning outcomes of Theme 2 (Unity in Differences) in Class VI SD Negeri Kejawat, Brang Rea District, West Sumbawa Regency, namely: (1) The skills of teachers through the use of video learning media increased. The increase in teacher skills was 18.73% from 72.93% in the first cycle with a good category to 91.66% in the second cycle with a very good category. (2) Student activity through the use of learning video media increased. The increase in student activity was 13.47% from 68.33% in the good category in the first cycle to 81.80% in the second cycle with a very good category. (3) Student learning outcomes through the application of learning video media have increased. Student completeness increased by 60% from 40% at the end of the cycle I to 100% at the end of cycle II. The data has reached the established success indicator of 80%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media vidio pembelajaran terhadap hasil pembelajaran tematik di SD Negeri Kejawat Kecamatan Brang Rea Kabupaten Sumbawa Barat tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dengan 1 kali pertemuan tiap siklus. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas VI SD Negeri Kejawat Kecamatan Brang Rea Kabupaten Sumbawa Barat tahun pelajaran 2019/2020 dengan jumlah siswa sebanyak 5 orang. Data dikumpulkan dengan teknik tes dan non tes. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan media video pembelajaran dapat meningkatkan hasil pembelajaran tematik Tema 2 (Persatuan dalam Perbedaan) di Kelas VI SD Negeri Kejawat Kecamatan Brang Rea Kabupaten Sumbawa Barat yaitu: (1) Keterampilan guru melalui penggunaan media vido pembelajaran meningkat. Peningkatan keterampilan guru sebesar 18,73% dari 72,93% pada siklus I dengan kategori baik menjadi 91,66% pada siklus II dengan kategori sangat baik.(2)Aktivitas siswa melalui penggunaan media vido pembelajaran meningkat. Peningkatan aktivitas siswa sebesar 13,47% dari 68,33% dengan kategori baik pada siklus I menjadi 81,80% pada siklus II dengan kategori sangat baik. (3)Hasil belajar siswa melalui penerapan media vido pembelajaran meningkat. Ketuntasan siswa meningkat 60% dari 40% pada akhir siklus I menjadi 100% pada akhir siklus II. Data tersebut telah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu sebesar 80%
Peningkatan Keterampilan Membaca Cerpen dengan Metode P2R dan Model Berpikir-Berbasangan-Berbagi pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Poto Tano Tahun Pelajaran 2019/2020
Short story reading skills of grade IX students of SMP Negeri 1 Poto Tano are still low. This is because students find it difficult to retell the contents of short stories and find intrinsic elements in short stories. This is due to the use of approaches and learning media that are less interesting and boring. In addition, the teacher has not been intensive to guide students in learning to read short stories. Based on the results of this action research shows that using the P2R method and thinking-pair-sharing models in reading short stories in class IX students with 100% completeness, thus reading short stories with the P2R method and thinking-pair-sharing models in class IX students of SMP Negeri 1 Poto Tano is good.Keterampilan membaca cerpen siswa kelas IX SMP Negeri 1 Poto Tano masih rendah. Hal tersebut disebabkan siswa merasa kesulitan dalam menceritakan kembali isi cerpen dan menemukan unsur-unsur intrinsik dalam cerpen. Hal ini disebabkan penggunaan pendekatan dan media pembelajaran kurang menarik dan membosankan. Selain itu, guru belum secara intensif untuk membimbing siswa dalam pembelajaran membaca cerpen. Berdasarkan hasil penelitian tindakan ini menunjukan bahwa menggunakan metode P2R dan model berpikir-berpasangan-berbagi dalam membaca cerpen pada siswa kelas IX dengan ketuntasan mencapai 100%, dengan demikian membaca cerpen dengan metode P2R dan model berpikir-berpasangan-berbagi pada siswa kelas IX SMP Negeri 1 Poto Tano dangan baik
Hubungan Antara Keterampilan Metakognitif Dengan Kemampuan Kognitif dalam Desian dan Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
In facing the world of work, graduates need to have learning outcomes that allow them to take a set of smart and responsible actions in carrying out tasks in their field of work. To have smart and responsible actions they need to be trained and guided, so that they are accustomed to using their intelligence in dealing with learning difficulties. This intelligence is the embryo that enables the optimal operation of cognitive abilities as an effort to fully master learning outcomes. The carrying capacity for the functioning of these cognitive abilities requires metacognitive skills, namely strategic skills, how to manage and use thinking activities in certain learning methods. With the available support capacity, information, facts, or problems faced can be processed, recognized, understood by means of critical analytical thinking to further enrich one's knowledge (cognitive aspects).
Data collection has been carried out to obtain information about the relationship of mastery of metacognitive skills with the level of cognitive abilities of Islamic Education students of STAI Al-Amin Dompu in designing instructional techniques for PAI learning.
Based on the results of data analysis using the Moment Product Correlation statistical technique through statistical analysis using SPSS for Windows, a strong relationship was obtained between the metacognitive skills of students and their cognitive abilities in designing PAI learning instructional techniques. This is indicated by the value of the correlation coefficient or r count greater than r table (0.615> 0.361) at the 5% significance level. With a correlation coefficient of 0.615 (positive), indicating a strong correlation between metacognitive skills and students' cognitive abilities. Therefore, it can be concluded that the higher the metacognitive skills students have, the more they will affect their cognitive abilities. Based on the results of data analysis, it can be explained that cognitive abilities in terms of designing instructional techniques for teaching Islamic education will increase if students have the intelligence to use their metacognitive skillsDalam menghadapi dunia kerja, lulusan perlu memiliki capaian pembelajaran, dan learning outcomes yang memungkinkan mereka dapat melakukan seperangkat tindakan cerdas dan bertanggungjawab dalam melaksanakan tugas-tugas di bidang pekerjaannya kelak. Untuk memiliki tindakan cerdas dan bertanggung jawab haruslah dilatih bahkan dipelajari, sehingga mereka terbiasa menggunakan kecerdasannya dalam menghadapi kesulitan belajarnya.. Kecerdasan ini merupakan cikal bakal yang memungkinkan beroperasinya kemampuaan kognitif secara optimal sebagai upaya menguasai learning outcomes secara utuh, Daya dukung untuk berfungsinya kemampuan kognitif ini diperlukan keterampilan metakognitif, yakni keterampilan strategis, bagaimana cara mengelola dan menggunakan kegiatan berpikirnya dalam cara belajar tertentu. Dengan daya dukung yang tersedia, maka informasi, fakta, atau permasalahan yang dihadapi dapat diproses, dikenali, dipahami dengan cara berpikir kritis analitis untuk selanjutnya memperkaya khasanah pengetahuan (aspek kognitif) yang dimiliki seseorang.
Telah dilakukan pengumpulan data untuk memperoleh informasi mengenai hubungan penguasaan keterampilan metakognitif dengan tingkat kemampuan kognitif mahasiswa Pendidikan Agama Islam STAI Al-Amin Dompu dalam mendesain teknik insruksional pembelajaran PAI.
Berdasarkan hasil analisis data menggunakan teknik statistik Korelasi Produk Moment melalui analisis statistik menggunakan SPSS for Windows, maka diperoleh suatu hubungan yang kuat antara keterampilan metakognitif yang dimiliki mahasiswa dengan kemampuan kognitifnya dalam mendesain teknik instruksional pembelajaran PAI. Hal ini ditandai dengan harga koefisien korelasi atau r hitung lebih besar dari r tabel (0.615>0,361) pada taraf signifikasi 5%. Dengan harga koefisien korelasi sebesar 0.615 (bersifat positif), menujukan adanya korelasi yang kuat antara keterampilan metakognitif yang dimiliki dengan kemampuan kognitif mahasiswa. Oleh karena itu, dapat dissimpulan bahwa semakin tinggi keterampilan metakognitif yang dimiliki mahasiswa maka akan mempengaruhi kemampuan kognitifnya. Berdsarkan hasil analisis data maka dapat dijelaskan bahwa kemampuan kognitif dalam hal mendesain teknik instruksional pembelajaran PAI akan semakin meningkat apabila mahasiswa memiliki kecerdasan dalam menggunakan keterampilan metakognitifny
Penerapan Strategi Pembelajaran The Power Of Two sebagai Upaya Meningkatkan Aktifitas dan Prestasi Belajar IPS Siswa Kelas VIII SMP Negeri 5 Seteluk
This study aims to determine the effectiveness of the application of the power of two strategy in increasing student activity in social studies learning, and to determine whether the application of this strategy can improve student learning achievement, as well as to determine the response of class VIII students of SMP Negeri 5 Seteluk to social studies learning with strategies. the power of two.
This research is a classroom action research conducted in class VIII SMP Negeri 5 Seteluk. Data collection was done by using observation sheets, cycle tests, questionnaires, documentation and interviews. The data on learning achievement and student activities in learning were analyzed using comparative descriptive.
The results of data analysis showed that student learning achievement had increased. This can be seen from the data from the cycle test results that have increased. Before the study, completeness of classical learning was only 31.81%, in the first cycle it increased to 59.09%, and in the second cycle it increased again to 86.36%. For student learning activities in the learning process an average of 18.90% increased, while student learning activities in pairs increased by 18.70% on average. Increased learning achievement and student learning activities are also followed by an increase in psychomotor abilities which is shown by an increase in students' ability in percentagePenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan strategi the power of two dalam meningkatkan aktivitas siswa pada pembelajaran IPS, dan untuk mengetahui apakah penerapan strategi ini dapat meningkatkan prestasi belajar siswa, serta mengetahui respon siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Seteluk terhadap pembelajaran IPS dengan strategi the power of two.
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan di kelas VIII SMP Negeri 5 Seteluk. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi, tes siklus, angket, dokumentasi dan wawancara. Data hasil prestasi belajar dan aktifitas siswa dalam pembelajaran dianalisis dengan menggunakan deskriptif komparatif.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari data hasil tes siklus yang mengalami peningkatan. Sebelum penelitian ketuntasan belajar klasikal hanya 31.81%, pada siklus I meningkat menjadi 59.09%, dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 86.36%. Untuk aktifitas belajar siswa dalam proses pembelajaran rata-rata mengalami peningkatan 18.90%, sedangkan aktifitas belajar siswa dalam berpasangan rata-rata meningkat sampai 18.70%. Peningkatan prestasi belajar dan aktifitas belajar siswa juga diikuti dengan peningkatan kemampuan psikomotor yang ditunjukkan oleh peningkatan kemampuan siswa dalam persentas
Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di SD Negeri Sapugara Kecamatan Brang Rea Kabupaten Sumbawa Barat Tahun Pelajaran 2019/2020
This PTS discusses the managerial competence of school principals in improving teacher performance at SD Negeri Sapugara, Brang Rea District, West Sumbawa Regency, motivated by the important role of the principal in improving teacher performance, implementing school quality and at the same time in improving the quality of learning management, because of the steps a school organization controlled by a principal. This study is intended to answer the problem of how the principal's leadership is viewed from managerial competence in improving teacher performance in SD Negeri Sapugara, Brang Rea District, West Sumbawa Regency. This type of research is qualitative research. Methods of data collection using interviews, observation and documentation. Data analysis using qualitative descriptive analysis.
The results show that in the context of managerial competence, the principal of SD Negeri is able to prepare school plans for various levels of planning, develop school organizations according to needs, lead schools in order to optimize school resources, have the right strategy to improve the performance of educational personnel. at his school. Creating a conducive school climate, providing advice to school residents, encouraging all teachers, and implementing interesting learning models. It is human nature, besides the advantages there are also disadvantages, namely the Principal of SD Negeri because of his too discipline, sometimes in certain situations he is active in filling the lesson hours which are actually a portion of the teacher concerned. This condition gives the impression that the principal's level of trust in teachers is lackingPTS ini membahas kompetensi manajerial kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SD Negeri Sapugara Kecamatan Brang Rea Kabupaten Sumbawa Barat, dilatarbelakangi oleh peran penting kepala sekolah dalam rangka meningkatkan kinerja guru, menerapkan kualitas sekolah dan sekaligus dalam manajemen peningkatan mutu pembelajaran, karena gerak langkah sebuah organisasi sekolah dikendalikan oleh seorang kepala sekolah. Studi ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan bagaimana kepemimpinan kepala sekolah ditinjau dari kompetensi manajerial dalam meningkatkan kinerja guru di SD Negeri Sapugara Kecamatan Brang Rea Kabupaten Sumbawa Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam konteksnya dengan kompetensi manajerial, kepala sekolah SD Negeri mampu menyusun perencanaan sekolah untuk berbagai tingkatan perencanaan, mengembangkan organisasi sekolah sesuai dengan kebutuhan, memimpin sekolah dalam rangka pendayagunaan sumber daya sekolah secara optimal, memiliki strategi yang tepat untuk meningkatkan kinerja tenaga kependidikan di sekolahnya. Menciptakan iklim sekolah yang kondusif, memberikan nasehat kepada warga sekolah, memberikan dorongan kepada seluruh guru, serta melaksanakan model pembelajaran yang menarik. Sudah menjadi sifat manusia, di samping kelebihan ada pula kekurangannya yaitu Kepala sekolah SD Negeri karena terlalu disiplinnya, terkadang dalam situasi tertentu aktif mengisi jam pelajaran yang sebetulnya menjadi porsi guru yang bersangkutan. Kondisi ini menimbulkan kesan kurangnya tingkat kepercayaan kepala sekolah terhadap guru
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Konsep Aritmatika Sosial Dengan Praktek Jual Beli Melalui Pendekatan Saintific di Kelas VII SMP Negeri 1 Sekongkang
The observations during carrying out the Daily Repetition activities at SMP Negeri 1 Sekongkang showed that learning Social Arithmetic material at the school was not optimal. The purpose of this study is to find out the increase in learning outcomes with the practice of buying and selling through a scientific approach in which there are 4C skills which include Communication, Collaboration, Critical thinking, Creative and innovation in class VII SMP Negeri 1 Sekongkang; Classroom Action Research as a subject for grade VII students and teacher classmates as observers. This class action research uses two cycles. The results of the study there is an increase in student learning outcomes with the practice of buying and selling through the scientific approach which contains 4C in Class VII students of SMP Negeri 1 Sekongkang. This can be seen an increase in the average value in the acquisition of student learning outcomes from the written test which was originally averaged in the Pre Cycle 68.55 to 72.05 in Cycle I and in cycle II experienced a significant increase of 10.22 from the average cycle I result because in the second cycle the average value becomes 82.27.Hasil pengamatan selama melaksanakan kegiatan Ulangan Harian di SMP Negeri 1 Sekongkang menunjukkan bahwa hasil pembelajaran materi Aritmatika Sosial di sekolah tersebut belum optimal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peningkatan hasil belajar dengan praktek Jual Beli melalui pendekatan Saintific yang didalamnya terdapat kerampilan 4C yang meliputi Communication, Collaboration, Critical thinking, Creative and innovation pada kelas VII SMP Negeri 1 Sekongkang;Penelitian Tindakan Kelas sebagai subjeck siswa kelas VII dan teman guru sebagai observer.Penelitian tindakan kelas ini menggunakan dua siklus. Hasil penelitian terdapat peningkatan Hasil Belajar siswa dengan Praktek Jual Beli melalui pendekatan Saintific yang diadalam mengandung 4C pada siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Sekongkang. Hal ini dapat dilihat adanya peningkatan nilai rata–rata dalam perolehan hasil belajar siswa dari Tes tertulis yang semula rata-rata pada Pra Siklus 68,55 menjadi 72,05 pada Siklus I dan pada siklus II mengalami kenaikan yang signifikan yaitu 10,22 dari rata-rata hasil siklus I karena pada siklus kedua nilai rata-rata menjadi 82,27
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Dapat Meningkatkan Kemampuan Belajar Siswa Kelas VI Pada Bidang Studi Pendidikan Kewarganegaraan MI Raudhatul Jannah Desa Ranggo Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu Tahun Pelajaran 2019-2020
In another formulation, it is stated that teaching is an attempt to organize a school environment to create conducive learning conditions for students. This formula is considered more advanced than the previous formula because it focuses more on the elements of students, the environment, and the learning process. Problem-based teaching is a teaching approach that uses real-world problems as a context for students to learn about critical thinking and problem-solving skills, as well as to acquire essential knowledge and concepts from the subject matter. This learning is used to stimulate higher-order thinking in problem-oriented situations including learning how to learn. The methods used in this research are (1) Observation Method, (2) Interview Method, (3) Documentation Method, and (4) Questionnaire Method. Based on the results of research on the teaching and learning process in the field of Civics studies in class VI MI Raudhatul Jannah, Ranggo Village, Pajo District, Dompu Regency, it can be concluded that 1. The effect of problem-based learning models in the Civic Education Field of Study can increase the learning independence of grade VI students at MI Raudhatul Jannah Ranggo Village, Pajo District, Dompu Regency, Academic Year 2019-2020. This can be seen from the increase in learning independence scores in the semester I and semester II. 2. The problem-based learning model in the Civics field of study can improve the learning independence of grade VI students of MI Raudhatul Jannah, Ranggo Village, Pajo District, Dompu Regency. This is evidenced by the increase in the scores of learning independence in semesters I and II. 3. The effect of the problem-based learning model can increase the learning independence and learning independence of class VI students of MI Raudhatul Jannah, Ranggo Village, Pajo District, Dompu Regency, 2019-2020 Academic YearDalam rumusan yang lain dinyatakan bahwa mengajar merupakan usaha mengorganisasi lingkungan sekolah sehingga menciptakan kondisi belajar kondusif bagi siswa. Rumusan ini dianggap lebih maju dari rumusan sebelumnya karena lebih menitik beratkan pada unsur siswa, lingkungan dan proses belajar. Pengajaran berbasis masalah merupakan suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah, serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran. Pembelajaran ini digunakan untuk merangsang berpikir tingkat tinggi dalam situasi berorientasi masalah termasuk didalamnya belajar bagaimana belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) Metode Observasi, (2) Metode Wawancara, (3) Metode Dokumentasi, dan (4) Metode Angket. Berdasarkan hasil penelitian pada proses belajar mengajar bidang studi PKn pada kelas VI MI Raudhatul Jannah Desa Ranggo Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu, maka dapat diambil kesimpulan 1. Pengaruh model pembelajaran berbasis masalah pada Bidang Studi Pendidikan Kewarganegaraan dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas VI Pada MI Raudhatul Jannah Desa Ranggo Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu Tahun Pelajaran 2019-2020. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan skor kemandirian belajar pada semester I dan semester II. 2. Model pembelajaran berbasis masalah pada bidang studi PKn dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas VI MI Raudhatul Jannah Desa Ranggo Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu. Hal ini dibuktikan dari peningkatan skor kemandirian belajar semester I dan II. 3. Pengaruh model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kemandirian belajar dan kemandirian belajar siswa kelas VI MI Raudhatul Jannah Desa Ranggo Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu Tahun Pelajaran 2019-202
Partisipasi Orang Tua Murid dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan MI Assa’adah Labuapi Kabupaten Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat
This study aims to determine; 1). How parents' participation in improving the quality of Education in MI Assa'adah Labuapi, West Lombok Regency 2019-2020 Academic Year, 2). Want to know what obstacles are faced in improving the quality of Education in MI Assa'adah Labuapi, West Lombok Regency, Academic Year 2019-2020. Data collection methods that the authors use in this study are, the Observation Method (observation), Interview Method (Interview), and the Documentation Method. MI Assa'adah Labuapi, West Lombok, is considered quite successful in making people aware of the importance of participating in carrying out the education of their children, from the research results obtained 1). Parental participation such as helping to improve madrasas, whether in the form of assistance with energy, money or other building materials, besides that parents also help children learn at home by meeting the needs of their children and guiding learning, 2). The obstacle faced by MI Assa'adah Labuapi West Lombok is the number of teachers that are not balanced with the number of students because there is only one teacher from the country besides honorary teachers, inadequate facilities and infrastructure such as benches, some is slightly damaged and the condition of the room has not been well organized. and the hall is still joined by other institutions.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1). Bagaimana partisipasi orang tua murid dalam meningkatkan kualitas Pendidikan di MI Assa’adah Labuapi Kabupaten Lombok Barat Tahun Pelajaran 2019-2020, 2). Ingin mengetahui kendala-kendala apa yang dihadapi dalam meningkatkan kualitas Pendidikan di MI Assa’adah Labuapi Kabupaten Lombok Barat Tahun Pelajaran 2019-2020. Metode Pengumpulan Data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah, Metode Observasi (pengamatan), Metode Wawancara (Interview), dan Metode Dokumentasi. MI Assa’adah Labuapi Lombok Barat, dinilai cukup berhasil dalam menyadarkan masyarakat sebagaimana arti pentingnya berpartisipasi untuk melaksanakan pendidikan putra-putrinya mereka, dari hasil penelitian diperoleh 1). Partisipasi orang tua seperti membantu perbaikan madrasah, baik itu berupa bantuan tenaga, uang atau bahan-bahan bangunan lainnya, selain itu orang tua juga membantu anak-anak belajar di rumah dengan memenuhi kebutuhan anak-anak mereka serta membimbing belajar, 2). Kendala yang dihadapi oleh MI Assa’adah Labuapi Lombok Barat adalah jumlah guru yang tidak seimbang dengan jumlah murid karena guru negerinya hanya satu orang selainnya guru honorer, sarana dan prasarana kurang memadai seperti bangku sebagian ada yang rusak ringan dan keadaan ruangan belum tertata dengan baik mushalla dan aula masih bergabung dengan lembaga lainnya