Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan PGRI Sumbawa Barat
Not a member yet
    124 research outputs found

    Kelengkapan Administrasi Guru dalam Pembelajaran PKN Siswa Kelas VIII MTs. Al Kautsar Desa Ranggo Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu Tahun Pelajaran 2019/2020

    Get PDF
    This study aims to find out 1). What is the completeness of the administration of teachers in learning Civics students of class VIII MTs. Al-Kautsar Ranggo Village 2019-2020 Academic Year, 2). How is the completeness of the administration of the teacher in class VIII student learning MTs. Al-Kautsar Ranggo Village 2019-2020 Academic Year. The research method used is field research, namely research that studies intensively about a person's background, social interaction, individuals, groups, institutions, and society. In this study, data collection was carried out using the method: Observation Method (Observation), Interview Method (Interview), and Documentation Method. Based on the results of the study obtained as follows 1). Teachers in teaching Citizenship Education class VIII MTs. Al-Kautsar Ranggo Village, Pajo Subdistrict, Dompu Regency has prepared teaching (administration) tools so that it is possible to fight in the teaching and learning process, 2). The role of teacher completeness in teaching MTs Citizenship Education. Al-Kautsar, Ranggo Village, Pajo Subdistrict, Dompu Regency really has an important role for teachers and students, so that output is better.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1). Apa saja kelengkapan administrasi guru di dalam pembelajaran PKn siswa kelas VIII MTs. Al-Kautsar Desa Ranggo Tahun Pelajaran 2019-2020, 2). Bagaimanakah kelengkapan administrasi guru dalam pembelajaran siswa kelas VIII MTs. Al-Kautsar Desa Ranggo Tahun Pelajaran 2019-2020. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (Field Research) yaitu penelitian yang mempelajari secara intensif tentang latar belakang keadaan seseorang, interaksi sosial, individu, kelompok, lembaga dan masyarakat. Dalam penelitian ini, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode: Metode Observasi (Pengamatan), Metode Wawancara (Interview), dan Metode Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh sebagai berikut 1). Para Guru dalam mengajar Pendidikan Kewarganegaraan kelas VIII MTs. Al-Kautsar Desa Ranggo Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu telah menyiapkan perangkat (administrasi) pengajaran sehingga hal tersebut memungkinkan untuk berperang dalam proses belajar mengajar, 2). Peranan kelengkapan administrasi guru dalam mengajarkan Pendidikan Kewarganegaraan MTs. Al-Kautsar Desa Ranggo Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu benar-benar mempunyai peranan penting bagi guru dan siswa, sehingga output lebih baik

    Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Menggunakan LKS Terstruktur Dapat Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Struktur dan Fungsi Tumbuhan Kelas VIII SMP Negeri 1 Brang Rea Kabupaten Sumbawa Barat

    No full text
    The background of this research is the incomplete learning of students before the material structure and function of plants in class VIII students of SMP Negeri 1 Brang Rea. The research objective is to determine the use of structured worksheets to improve the ability to understand the concept of structure and function of plants in class VIII SMP Negeri 1 Brang Rea on the structure and function of plants for the 2019/2020 academic year. This research was conducted at SMP Negeri 1 Brang Rea, West Sumbawa Regency in class VIII students for the 2019/2020 school year which consisted of 32 students. This research is a Classroom Action Research which consists of two basic competencies that are divided into two cycles. From each cycle, data were obtained in the form of observations and evaluation results which were analyzed quantitatively. These data are collected and managed with the indicators used, if ± 80% of all students have obtained a value of ± 70 then the hypothesis is accepted. From the results of data processing, the percentage of completeness of learning in the first cycle was 76.47% and the second cycle was 94.12%. These results indicate an increase in each cycle. So it can be concluded that by using structured worksheets in jigsaw-type cooperative learning, plant structure and function materials can improve the ability to understand the concept of plant structure and function in class VIII SMP Negeri 1 Brang Rea, West Sumbawa Regency, 2019/2020 academic yearLatar belakang dari penelitian ini adalah belum tuntasnya belajar siswa sebelum materi struktur dan fungsi tumbuhan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Brang Rea. Adapun tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui penggunaan LKS terstruktur dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep Struktur dan fungsi tumbuhan kelas VIII SMP Negeri 1 Brang Rea pada materi struktur dan fungsi tumbuhan tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Brang Rea Kabupaten Sumbawa Barat pada siswa kelas VIII tahun pelajaran 2019/2020 yang terdiri dari 32 orang siswa. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua kompetensi dasar yang terbagi menjadi dua Siklus. Dari masing-masing siklus diperoleh data berupa hasil observasi dan hasil evaluasi yang dianalisis secara kuantitatif. Data-data tersebut dikumpulkan dan dikelola dengan indikator yang digunakan, apabila ±80% dari seluruh siswa telah memperoleh nilai ±70 maka hipotesis diterima. Dari hasil pengolahan data tersebut diperoleh persentase ketuntasan belajar pada siklus I sebesar 76,47 % dan Siklus II sebesar 94,12%. Hasil ini menunjukkan adanya peningkatan pada tiap-tiap siklus. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan penggunaan LKS terstruktur pada pembelajaran kooperatif tipe jigsaw materi struktur dan fungsi tumbuhan dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep Struktur dan fungsi tumbuhan kelas VIII SMP Negeri 1 Brang Rea Kabupaten Sumbawa Barat Tahun Pelajaran 2019/2020

    Peningkatan Kemampuan Memecahkan Masalah Siswa Kelas VIII SMPN 4 Taliwang pada Luas Bangun Datar Gabungan Berbantuan Desain Pembelajaran Elpsa melalui Aktivitas Spatial Reasoning

    Get PDF
    Geometry is one of the material that is quite difficult in learning mathematics, evidenced by the low learning outcomes and student interest in this material. Based on the data on pre-cycle activities, the results of students' spatial abilities are low. One contributing factor is the teacher's learning methods that are less optimal in the use of visual media so students tend to only memorize formulas. Therefore the researcher applies the spatial reasoning activity on the learning framework of the ELPSA as an alternative solution to improve students' ability to solve the problem of combined flat area. This research is a class action research. The research subjects are class VIIIA. The research instrument used was pre-test / post-test and learning observation sheet. The study was conducted in 3 cycles conducted in 5 meetings. The collected data were analyzed descriptively and concluded. The results showed that learning through spatial reasoning activities in the learning framework of the ELPSA in SMPN 4 Taliwang was in accordance with the expected target seen from an increase in achievement in learning activities based on observations. Whereas the ability to solve students' problems based on the pre-test and post-test results in cycle I gained a significant increase (gain) from 0.71 which means that this score is included in the high category. Cycle II gains 0.34. This score is in the medium category. While the results of the pretest and the study gained 0.72. This means that this increase is included in the high category. The number of students who completed in the first cycle, the gain reached 0.92. high category. Cycle II gain reached 0.69 in the medium category. While the completeness of the study based on the results of the pre-test and post-test obtained a gain of 0.72. And this increase is included in the high category. Based on the results obtained it can be concluded that this study was declared successfulGeometri merupakan salah satu materi yang tergolong sulit dalam pembelajaran matematika, dibuktikan dengan rendahnya hasil belajar dan minat siswa pada materi ini. Berdasarkan data pada kegiatan pra siklus memperoleh hasil kemampuan spasial siswa rendah. Salah satu faktor penyebabnya adalah metode pembelajaran guru yang kurang optimal dalam pemanfaatan media visual sehingga siswa cenderung hanya menghafal rumus. Oleh sebab itu peneliti menerapkan aktivitas spatial Reasoning pada pembelajaran berkerangka kerja ELPSA sebagai alternatif solusi untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah luas bangun datar gabungan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian adalah kelas VIIIa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pre tes/postes dan lembar observasi pembelajaran. Penelitian dilaksanakan dalam 3 siklus yang dilaksanakan dalam 5 kali pertemuan. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dan disimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran melalui aktivitas spatial reasoning pada pembelajaran berkerangka kerja ELPSA di SMPN 4 Taliwang sesuai target yang diharapkan dilihat dari peningkatan pencapaian pada aktivitas pembelajaran berdasarkan hasil observasi. Sedangkan pada kemampuan memecahkan masalah siswa berdasarkan hasil pre tes dan postes pada siklus I memperoleh peningkatan (gain) yang signifikan yaitu dari 0,71 artinya skor ini termasuk kedalam kategori tinggi. Siklus II pencapaian gain 0,34. Skor ini termasuk kategori sedang. Sedangkan dari hasil pretes dan penelitian diperoleh gain 0,72. Artinya peningkatan ini termasuk kedalam kategori tinggi. Jumlah siswa yang tuntas pada siklus pertama, gain mencapai 0,92. kategori tinggi. Siklus II gain mencapai 0,69 dengan kategori sedang. Sedangkan pada ketuntasan penelitian berdasarkan hasil pre tes dan postes diperoleh gain sebesar 0,72. Dan peningkatan ini termasuk kategori tinggi. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa penelitian ini dinyatakan berhasi

    Efektivitas Pembelajaran Konstruktivis dengan Model Siklus Belajar Terhadap Aktivitas dan Ketercapaian KKM Mata Pelajaran Bahasa Inggris Siswa Kelas XI ATPH SMK Negeri 1 Woja

    Get PDF
    The purpose of this study was to determine the effectiveness of constructivist learning with a learning cycle model of student activities in English subjects for class XI students of ATPH SMK Negeri 1 Woja in the academic year 2018/2019. The method used in this research is descriptive qualitative. The research subjects were students of class XI ATPH SMK Negeri 1 Woja in the 2018/2019 school year. Data used are the results of test results, and interviews. The results showed that the brainstorming activity could improve students' skills in using acceptable spoken English specifically to express descriptive monologues. Evidence from quantitative data analysis shows that the value of student learning outcomes,  in general, is above the English Minimum Mastery Criteria (KKM) of 70.Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui efektifitas pembelajaran konstruktivis dengan model siklus belajar terhadap aktifitas siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris siswa kelas XI ATPH SMK Negeri 1 Woja tahun pelajaran 2018/2019. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah  siswa kelas XI ATPH SMK Negeri 1 Woja tahun ajaran 2018/2019. Data yang digunakan hasil hasil tes, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa menunjukan bahwa aktivitas curah pendapat dapat meningkatkan keterampilan siswa di dalam menggunakan bahasa Inggris lisan yang berterima khususnya untuk mengungkapkan monolog descriptive. Terbukti dari analisis data secara kuantitatif menunjukkan bahwa nilai hasil belajar siswa pada umumnya  diatas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) bahasa Inggris yaitu 70

    Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru Non Akademik dalam Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH) Melalui Supervisi Akademik Kepala Sekolah di TK Negeri 1 Jereweh Tahun Pembelajaran 2018/2019

    Get PDF
    This research is motivated by the lack of cognitive abilities in recognizing the shapes and colors of objects in Group B TK Negeri 1 Jereweh, and varied games are rarely applied to the cognitive development of children. The formulation of the problem in this study is: "How to improve cognitive abilities in introducing shapes and colors of objects with the varied play of children of Group B in Jereweh State Kindergarten 2018/2019 learning year?" objects with Group B children's varied games in Jereweh State Kindergarten 1 2018/2019 learning year. This type of research is Classroom Action Research (CAR), with 4 stages of action namely: planning, action implementation, observation, and reflection. The number of subjects in this study was 3 people. Data collection methods used are the method of observation and documentation. Analysis of the data used in this study is a qualitative descriptive analysis. Through Academic Supervision the principal can be concluded that: 1). In the components of the formulation of learning objectives indicators, seen an increase from 40% in the initial ability, to 60% in cycle 1 and increased to 70% at the end of the activity. 2). In the Determination Component of learning materials and materials, there is an increase in ability from 65% to 70% after cycle 1 and is stronger to 80%. 3). In the Component Selection Strategy and learning method, which includes learning steps and determining the allocation of time used, seen a significant increase from the original only 40% to 60% in cycle 1 and increased again to 75% after cycle 2. 4 ). Although there was no noticeable increase, in the selection component of the media and learning tools there was also an increase from 60% at the beginning of the activity and after cycle 1, to 80% after cycle 2Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemmapuan kognitif dalam mengenal bentuk dan warna benda di Kelompok B TK Negeri 1 Jereweh, dan permainan variatif jarang diterapkan pada pembelaran pengembangan kognitif anak. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: “Bagaimana meningkatkan kemampuan kognitif dalam mengenalkan bentuk dan warna benda dengan permainan variatif anak Kelompok B pada TK Negeri 1 Jereweh tahun pembelajaran 2018/2019 ?”Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan kognitif dalam mengenalkan bentuk dan warna benda dengan permainan variatif anak Kelompok B pada TK Negeri 1 Jereweh tahun pembelajaran 2018/2019 . Jenis penelitian ini adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan 4 tahap tindakan yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi . Adapun jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 3 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Melalui Supervisi Akademik Kepala sekolah dapat disimpulkan bahwa:1). Pada komponen Perumusan indikator tujuan pembelajaran, terlihat peningkatan dari 40 % pada kemampuan awal, menjadi 60% pada siklus 1 dan meningkat menjadi 70% pada akhir kegiatan. 2). Pada Komponen Penentuan bahan dan materi pembelajaran, terdapat peningkatan kemampuan dari 65% menjadi 70% setelah siklus 1 dan lebih menguat menjadi 80%. 3). Dalam Komponen Pemilihan Strategi dan metoda pembelajaran, yang didalamnya memuat langkah-langkah pembelajaran dan penentuan alokasi waktu yang digunakan,terlihat adanya peningkatan yang signifikan dari yang semula hanya 40% menjadi 60% pada siklus 1 dan meningkat lagi menjadi 75% setelah siklus 2. 4). Meskipun tidak terlihat adanya peningkatan yang cukup tajam, dalam komponen pemilihan Media dan alat pembelajaran juga terdapat adanya peningkatan dari 60% pada awal kegiatan dan setelah siklus 1, menjadi 80% setelah siklus

    Kolaborasi Strategi Reading Aloud Dan Two Stay Two Stray sebagai Upaya Meningkatkan Minat dan Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kelas VII A SMP Negeri 3 Taliwang

    No full text
    The research objective was to increase student interest and achievement in English by using the collaborative reading aloud strategy and two stay two stray. This classroom action research uses subjects and data sources for class VII A SMP Negeri 3 Taliwang school year 2019/2020 in English with 29 students. Kemmis and Taggart's plot method research design with a cycle model. Research data collection uses observation techniques and learning outcomes tests. The data analysis procedure used interactive model analysis by Milles and Huberman. Based on the analysis of test results and findings in the reflection-evaluation of learning activities, it can be concluded that; 1) through appropriate procedures and steps, the collaborative use of reading aloud and two stay two stray strategies can increase student interest and learning achievement in English, 2) The application of this collaborative strategy increases student interest in learning. This can be seen from the increase in value in aspects of student activities who show interest in participating in learning, namely: a) reading aloud, b) listening to readings, c) focusing attention, d) cooperation, e) seeking answers, and f) presentation, 3 ) Student learning achievement in English with the application of collaborative reading aloud and two stay two stray strategies in learning tends to increase in each cycle. The percentage and number of students who scored above the KKM reached 75%, 4) Students' perceptions of the use of collaborative reading aloud and two stay two stray strategies applied in this study were very positive, students were very happy and very interested in this strategy was used in presenting the material and subjects other than English. This collaborative strategy is very effective in increasing student interest and learning achievement when learning is understood about the steps for using this strategy, the teacher guides students who have difficulty in the learning process, and at the end of the lesson, an evaluation test is given and reflects on learning activitiesTujuan penelitian adalah untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris dengan menggunakan kolaborasi strategi reading aloud dan two stay two stray. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan subyek dan sumber data siswa kelas VII A SMP Negeri 3 Taliwang tahun pelajaran 2019/2020 pada mata pelajaran Bahasa Inggris dengan jumlah siswa 29 orang. Desain penelitian metode alur dari Kemmis dan Taggart dengan model siklus. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik observasi dan tes hasil belajar. Prosedur analisis data menggunakan analisis model interaktif dari Milles dan Huberman. Berdasarkan analisis hasil tes dan temuan dalam refleksi-evaluasi kegiatan pembelajaran, dapat disimpulkan bahwa; 1) melalui prosedur dan langkah-langkah yang sesuai, penggunaan kolaborasi strategi reading aloud dan two stay two stray dapat meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris, 2) Penerapan kolaborasi strategi ini meningkatkan minat belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan nilai pada aspek kegiatan siswa yang menunjukan minat dalam mengikuti pembelajaran yaitu: a) membaca keras, b) menyimak bacaan, c) fokus perhatian, d) kerjasama, e) usaha mencari jawaban, dan f) presentasi, 3) Prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris dengan penerapan kolaborasi strategi reading aloud dan two stay two stray dalam pembelajaran mempunyai kecenderungan semakin meningkat pada setiap siklus. Persentase dan jumlah siswa yang memperoleh nilai di atas KKM mencapai 75%, 4) Persepsi siswa terhadap penggunanaan kolaborasi strategi reading aloud dan two stay two stray yang diterapkan dalam penelitian ini sangat positif, siswa sangat senang dan sangat berminat jika strategi ini digunakan pada penyajian materi dan mata pelajaran selain Bahasa Inggris. Kolaborasi strategi ini sangat efektif meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa apabila dalam pembelajaran dipahamkan tentang langkah-langkah kegiatan penggunaan strategi ini, guru membimbing siswa yang menemui kesulitan dalam proses pembelajaran, dan pada akhir pelajaran diberikan tes evaluasi serta merefleksi kegiatan pembelajara

    Pengelolaan Pembelajaran Fisika Berbasis Masalah di SMA Negeri 1 Soromandi

    No full text
    Penelitian ini bertujuan  umum tentang pengelolaan pembelajaran fisika berdasarkan masalah disekolah SMA Negeri 1 Soromandi.  Tujuan khusus penelitian, yaitu mendiskripsikan tentang (1)Pengelolaan ruang dan media pembelajaran Fisika berbasis masalah dalam rangka untuk meningkatan hasil belajar siswa (2) Pengembangan materi ajar fisika berbasis masalah (3) Pelaksanaan  interaksi pembelajan fisika berbasis masalah (4)Perencanaan evaluasi dan tindaklanjut pembelajaran Fisika berbasis masalah. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Tekhnik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Tekhnik analisis data dilakukan dengan menggunakan beberapa tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verivikasi data. Hasil penelitian dan solusi; (1)Manajeme pengelolaan ruang dan media pembelajaran fisika berbasis masalah sesuai dengan kebutuhan belajar siswa sehingga pembelajran tersebut dapat memeperkaya makna baik bagi guru, siswa dan sekolah pada umunya(2) Pengembangan materi ajar fisika berbasis masalah yang harus di perhatikan adalah prosedur pengembangan bahan ajar, mengidentifikasi perilaku awal siswa, membuat perumusan tujuan pembelajaran, persiapan dan perancangan(3) Pelaksanaan  interaksi pembelajaran fisika berbasis masalah, siswa dituntut untuk saling bekerjasama dalam memecahkan masalah (4) Perencanaan  evaluasi dan tindakan pembelajaran fisika berbasis masalah, guru melibatkan siswa secara aktif, sehingga siswa dapat memahami informasi yang diberikan oleh guru, siswa dapat menemukan hubungan informasi baru dengan informasi yang sudah dipelajari, sehingga pada akhirnya siswa dapat memahami informasi yang berikan oleh guru dalam memahami dan mempelajari materi pengajaran berikutnyaPenelitian ini bertujuan  umum tentang pengelolaan pembelajaran fisika berdasarkan masalah disekolah SMA Negeri 1 Soromandi.  Tujuan khusus penelitian, yaitu mendiskripsikan tentang (1)Pengelolaan ruang dan media pembelajaran Fisika berbasis masalah dalam rangka untuk meningkatan hasil belajar siswa (2) Pengembangan materi ajar fisika berbasis masalah (3) Pelaksanaan  interaksi pembelajan fisika berbasis masalah (4)Perencanaan evaluasi dan tindaklanjut pembelajaran Fisika berbasis masalah. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Tekhnik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Tekhnik analisis data dilakukan dengan menggunakan beberapa tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verivikasi data. Hasil penelitian dan solusi; (1)Manajeme pengelolaan ruang dan media pembelajaran fisika berbasis masalah sesuai dengan kebutuhan belajar siswa sehingga pembelajran tersebut dapat memeperkaya makna baik bagi guru, siswa dan sekolah pada umunya(2) Pengembangan materi ajar fisika berbasis masalah yang harus di perhatikan adalah prosedur pengembangan bahan ajar, mengidentifikasi perilaku awal siswa, membuat perumusan tujuan pembelajaran, persiapan dan perancangan(3) Pelaksanaan  interaksi pembelajaran fisika berbasis masalah, siswa dituntut untuk saling bekerjasama dalam memecahkan masalah (4) Perencanaan  evaluasi dan tindakan pembelajaran fisika berbasis masalah, guru melibatkan siswa secara aktif, sehingga siswa dapat memahami informasi yang diberikan oleh guru, siswa dapat menemukan hubungan informasi baru dengan informasi yang sudah dipelajari, sehingga pada akhirnya siswa dapat memahami informasi yang berikan oleh guru dalam memahami dan mempelajari materi pengajaran berikutny

    Meningkatkan Hasil Belajar dengan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) Mata Pelajaran PKn pada Siswa Kelas V SD Negeri 1 Jereweh

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN 1 Jereweh pada mata pelajaran PKn dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL)  . Penelitian in merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah kelas V SDN 1 Jereweh dengan jumlah siswa 26 orang. Penelitian ini berlangsung dalam tiga siklus dan masing-masing terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, kegiatan dan pengamatan, repleksi dan revisi pelaksanaan . Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini  adalah observasi dan tes formatif. Hasil penelitian tindakan kelas dengan menerapkan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) menunjukkan bahwa hasil belajar PKn siswa mengalami peningkatan. Hal tersebut ditunjukkan dengan peningkatan nilai rata kelas yaitu pada saat siklus 1 persentase ketuntasan 34,61% pada siklus 2 persentase ketuntasan 69,23%, dan  pada siklus 3 persentase ketuntasan 100 %, sedangkan ketuntasan maksimal yang tuntas meningkat 34,62 % dari siklus 1 ke siklus 2, dan dari siklus 2 ke siklus 3 sebanyak 30,77 %.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN 1 Jereweh pada mata pelajaran PKn dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL)  . Penelitian in merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah kelas V SDN 1 Jereweh dengan jumlah siswa 26 orang. Penelitian ini berlangsung dalam tiga siklus dan masing-masing terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, kegiatan dan pengamatan, repleksi dan revisi pelaksanaan . Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini  adalah observasi dan tes formatif. Hasil penelitian tindakan kelas dengan menerapkan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) menunjukkan bahwa hasil belajar PKn siswa mengalami peningkatan. Hal tersebut ditunjukkan dengan peningkatan nilai rata kelas yaitu pada saat siklus 1 persentase ketuntasan 34,61% pada siklus 2 persentase ketuntasan 69,23%, dan  pada siklus 3 persentase ketuntasan 100 %, sedangkan ketuntasan maksimal yang tuntas meningkat 34,62 % dari siklus 1 ke siklus 2, dan dari siklus 2 ke siklus 3 sebanyak 30,77 %

    Upaya Meningkatkan Budaya Disiplin Guru dalam Kehadiran Mengajar Melalui Penerapan Reward and Punishment di SD Negeri Aik Kangkung Kecamatan Sekongkang Kabupaten Sumbawa Barat

    No full text
    Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan budaya disiplin guru dalam kehadiran mengajar di kelas melalui reward and punishment di SDN aik Kangkung Kecamatan Sekongkang. Dalam Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini, dicobakan tindakan berupa penerapan Reward and Punishment untuk para guru di SDN Aik Kangkung Kecamatan Sekongkang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian pada siklus 1 kedisiplinan kehadiran guru dalam mengajar di kelas terlambat kurang dari 5 menit mencapai 37,5 % sehingga belum memenuhi indikator yang telah ditetapkan sebesar 75%. Pada siklus kedua kedisiplinan kehadiran guru dalam mengajar di kelas terlambat kurang dari 5 menit mencapai hasil 87,5%, dari hasil penelitian dan analisa data, pada siklus kedua, kedisiplinan kehadiran guru dikelas pada proses pembelajaran meningkat dan memenuhi indikator yang telah ditetapkan sebesar 75%. Dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan kedisiplinan kehadiran guru dikelas pada kegiatan pembelajaran dapat dilakukan dengan penerapan Reward and Punishment kepada guru.Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan budaya disiplin guru dalam kehadiran mengajar di kelas melalui reward and punishment di SDN aik Kangkung Kecamatan Sekongkang. Dalam Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini, dicobakan tindakan berupa penerapan Reward and Punishment untuk para guru di SDN Aik Kangkung Kecamatan Sekongkang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian pada siklus 1 kedisiplinan kehadiran guru dalam mengajar di kelas terlambat kurang dari 5 menit mencapai 37,5 % sehingga belum memenuhi indikator yang telah ditetapkan sebesar 75%. Pada siklus kedua kedisiplinan kehadiran guru dalam mengajar di kelas terlambat kurang dari 5 menit mencapai hasil 87,5%, dari hasil penelitian dan analisa data, pada siklus kedua, kedisiplinan kehadiran guru dikelas pada proses pembelajaran meningkat dan memenuhi indikator yang telah ditetapkan sebesar 75%. Dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan kedisiplinan kehadiran guru dikelas pada kegiatan pembelajaran dapat dilakukan dengan penerapan Reward and Punishment kepada guru

    Problematika Guru Pendidikan Agama Islam Peace Education dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Mts. Al-Ikhlashiyah Perampuan Kecamatan Labuapi Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun Pelajaran 2018-2019

    No full text
    Begitu pentingnya tugas dan tanggung jawab guru, maka tinggi rendahnya prestasi belajar siswa, bahkan sampai pada mutu pendidikan pada umumnya dikembalikan kepada guru. Sebab keberhasilan proses belajar mengajar ditentukan oleh dua faktor utama yaitu faktor intern dan ekstern. Pengajaran peace education haruslah dengan menerapkan fleksibilitas dan menggunakan pendekatan yang dinamis. Hal tersebut diterapkan agar dapat mengelaborasi tiga ranah peserta didik; kognitif, afektif dan psikomotorik sekaligus. Prestasi belajar merupakan hasil penilaian dari kegiatan belajar anak yang dapat mencerminkan hasil yang dicapai oleh setiap siswa dalam periode tertentu. Prestasi belajar juga dapat diartikan sebagai suatu hasil penilaian yang telah dicapai oleh siswa pada mata pelajar Pendidikan Agama Islam peace education yang berupa nilai hasil ulangan harian yang diperoleh tiap siswa dalam kegiatan belajar mengajar. Proses pengumpulan data merupakan bagian terpenting dalam suatu penelitian, begitu pula dalam penelitian ini, peneliti menggunakan tekhnik relevan dengan jenis penelitian kualitatif. Beberapa tekhnik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: (a) Metode Observasi, (b) Metode Wawancara, dan (c) Metode Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahaswan dapat disimpulkan bahwa 1). Prestasi mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Peace Education di MTs. Al-Ikhlashiyah Perampuan Kecamatan Labuapi Lombok Barat rata-rata meningkat, itu terbukti dengan nilai raport masing-masing kelas VII-IX dari 6,5 menjadi 8,0. 2). Soluasi Guru Pendidikan Agama Islam Peace Education dalam mengatasi problema yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam Peace Education guna meningkakan prestasi belajar siswa di MTs. Al-Ikhlashiyah Perampuan Kecamatan Labuapi Lombok Barat yaitu dengan mengadakan bimbingan kepada siswa, itu terbukti dengan setiap hari jum’at diadakannya imtaq dengan melaksanakan shalat dhuha bersama, yasinan bersama dan pemberian nasihat lewat caramah oleh guru agama, membimbing siswa melalui pesantren kilat pada bulan ramadhan dengan mengadakan lomba-lomba seperti lomba pidato dan baca al-Qur’an.Begitu pentingnya tugas dan tanggung jawab guru, maka tinggi rendahnya prestasi belajar siswa, bahkan sampai pada mutu pendidikan pada umumnya dikembalikan kepada guru. Sebab keberhasilan proses belajar mengajar ditentukan oleh dua faktor utama yaitu faktor intern dan ekstern. Pengajaran peace education haruslah dengan menerapkan fleksibilitas dan menggunakan pendekatan yang dinamis. Hal tersebut diterapkan agar dapat mengelaborasi tiga ranah peserta didik; kognitif, afektif dan psikomotorik sekaligus. Prestasi belajar merupakan hasil penilaian dari kegiatan belajar anak yang dapat mencerminkan hasil yang dicapai oleh setiap siswa dalam periode tertentu. Prestasi belajar juga dapat diartikan sebagai suatu hasil penilaian yang telah dicapai oleh siswa pada mata pelajar Pendidikan Agama Islam peace education yang berupa nilai hasil ulangan harian yang diperoleh tiap siswa dalam kegiatan belajar mengajar. Proses pengumpulan data merupakan bagian terpenting dalam suatu penelitian, begitu pula dalam penelitian ini, peneliti menggunakan tekhnik relevan dengan jenis penelitian kualitatif. Beberapa tekhnik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: (a) Metode Observasi, (b) Metode Wawancara, dan (c) Metode Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahaswan dapat disimpulkan bahwa 1). Prestasi mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Peace Education di MTs. Al-Ikhlashiyah Perampuan Kecamatan Labuapi Lombok Barat rata-rata meningkat, itu terbukti dengan nilai raport masing-masing kelas VII-IX dari 6,5 menjadi 8,0. 2). Soluasi Guru Pendidikan Agama Islam Peace Education dalam mengatasi problema yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam Peace Education guna meningkakan prestasi belajar siswa di MTs. Al-Ikhlashiyah Perampuan Kecamatan Labuapi Lombok Barat yaitu dengan mengadakan bimbingan kepada siswa, itu terbukti dengan setiap hari jum’at diadakannya imtaq dengan melaksanakan shalat dhuha bersama, yasinan bersama dan pemberian nasihat lewat caramah oleh guru agama, membimbing siswa melalui pesantren kilat pada bulan ramadhan dengan mengadakan lomba-lomba seperti lomba pidato dan baca al-Qur’an

    7

    full texts

    124

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan PGRI Sumbawa Barat
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇