Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan PGRI Sumbawa Barat
Not a member yet
    124 research outputs found

    Analisis Kesulitan Belajar Matematika Materi Pembagian Pada Siswa Tunarungu di SDLB N Cendono Dawe Kudus

    No full text
    This research aims to determine the difficulties of learning mathematics and efforts to overcome these learning difficulties for deaf students in division operation material at SDLB N Cendono Dawe Kudus. This research uses a qualitative approach, with the type of field research. The research was designed using a field study with data collection techniques through observation, interviews, and documentation studies of the mathematics learning process for deaf children at SDLB N Dawe Kudus. The results of the research show that concrete media in the form of candy has an impact on increasing students' interest in learning as evidenced by their attitude of not getting bored easily when given division operation questions, and also their enthusiasm to do it immediately, this is proven by their increased work resultsPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar matematika serta upaya dalam mengatasi kesulitan belajar tersebut pada siswa tunarungu dalam materi operasi pembagian di SDLB N Cendono Dawe Kudus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian lapangan (field research). Penelitian dirancang menggunakan studi lapangan dengan teknik pengambilan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap proses pembelajaran matematika pada anak tunarungu di SDLB N Dawe Kudus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media konkrit berupa permen berdampak untuk meningkatkan minat belajar siswa yang dibuktikan dengan adanya sikap tidak mudah bosan pada saat diberikan soal operasi pembagian, dan juga antusias untuk segera mengerjakannya, hal ini terbukti dengan hasil pekerjaannya yang meningkat

    Peran Kepala Sekolah dalam Percepatan Kenaikan Pangkat Guru

    No full text
    This article discusses the process of teacher promotion, which involves advancing from a lower rank to a higher rank, with a focus on the education context in Indonesia. The research method used is quantitative, and the data collection method is interviews. The article explains the requirements and factors influencing teacher promotions, including educator certificates, credit points, performance, scholarly publications, and personal development. Additionally, it reviews efforts to expedite teacher promotions, such as competency exams, training, credit point accumulation, and academic paper writing. Challenges in the promotion process are also discussed, with an emphasis on the role of school principals in addressing these obstacles. The article underscores the importance of teacher professionalism development and efforts to enhance the quality of education as an integral part of the teacher promotion process.Artikel ini membahas proses kenaikan pangkat guru, yang merupakan peningkatan jabatan dari golongan yang lebih rendah ke golongan yang lebih tinggi, dengan fokus pada konteks pendidikan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode pengumpulan data yaitu wawancara. Artikel ini menjelaskan persyaratan dan faktor-faktor yang memengaruhi kenaikan pangkat guru, termasuk sertifikat pendidik, angka kredit, kinerja, publikasi ilmiah, dan pengembangan diri. Selain itu, artikel ini mengulas upaya untuk mempercepat kenaikan pangkat guru, seperti ujian kompetensi, pelatihan, pengumpulan poin kredit, dan penulisan karya tulis ilmiah. Kendala dalam proses kenaikan pangkat juga dibahas, dengan penekanan pada peran kepala sekolah dalam membantu mengatasi kendala tersebut. Artikel ini menggarisbawahi pentingnya pengembangan profesionalisme guru dan upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan sebagai bagian integral dari proses kenaikan pangkat guru

    Tipe Kepemimpinan dalam Lembaga Pendidikan Islam

    No full text
    This study aims to examine the dominant type of leadership in Islamic educational institutions in Indonesia. This research uses a systematic literature review method. Data analysis was conducted on 21 Scopus-indexed articles from 2002–2022. Data were obtained through a Scopus search with the keywords "leadership" and "Islamic education," resulting in 136 articles. The screening process was carried out with inclusion and exclusion criteria, and 21 articles that met the inclusion criteria were written in English and focused on leadership types in Islamic education institutions in Indonesia. Data analysis used content analysis techniques by identifying and categorizing the types of leadership that emerged. The results showed that there are 12 types of leadership in Islamic education institutions in Indonesia. Transformational leadership and spiritual leadership are the dominant types of leadership applied. Transformational leadership can improve the performance of Islamic education institutions because it can create a conducive work climate, increase organizational innovation and commitment, and achieve the goals of educational institutions. Spiritual leadership can improve the performance of Islamic education institutions because it can improve employee spirituality and create a religious atmosphere. This research makes an important contribution to the development of leadership theory and practice in Islamic educational institutions.Kepemimpinan merupakan faktor penting dalam keberhasilan lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tipe kepemimpinan yang dominan dalam lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan sistematik literatur review. Analisis data dilakukan pada 21 artikel terindeks Scopus dari tahun 2002-2022. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 12 tipe kepemimpinan dalam lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Kepemimpinan transformasional dan kepemimpinan spiritual merupakan tipe kepemimpinan yang dominan diterapkan. Kepemimpinan transformasional dapat meningkatkan kinerja lembaga pendidikan Islam karena mampu menciptakan iklim kerja kondusif, meningkatkan inovasi dan komitmen organisasi, serta mencapai tujuan lembaga pendidikan. Kepemimpinan spiritual dapat meningkatkan kinerja lembaga pendidikan Islam karena dapat meningkatkan spiritualitas karyawan dan menciptakan suasana religius di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini berkontribusi penting terhadap pengembangan teori dan praktik kepemimpinan dalam lembaga pendidikan Islam

    Efektivitas Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Negeri Jakarta Terhadap Peningkatan Pengetahuan Guru (Survei Terhadap Peserta Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru Pada 27 Februari 2024)

    No full text
    This study aims to determine the level of effectiveness of the socialization of the Jakarta State University (UNJ) on new student admissions, the increase in teacher knowledge after attending the socialization, and the effect of socialization effectiveness on increasing teacher knowledge. The method used is an explanatory quantitative method based on the philosophy of positivism, with a survey technique to collect direct data from 63 respondents who attended the socialization of UNJ's new student admissions on February 27, 2024. The results showed that all respondents live in Jabodetabek, with the majority coming from SMA (61.9%), SMK (27.0%), and MA (11.1%). 82.5% of respondents came from public schools and 17.5% from private schools. Data analysis using SPSS version 27 revealed that the socialization effectiveness variable (X) has a value of 0.784, indicating a strong relationship with increasing teacher knowledge (Y). Thus, the null hypothesis (Ho) is rejected and the alternative hypothesis (H1) is accepted, which means that there is a significant relationship between the effectiveness of socialization and the improvement of teachers' knowledge. This study confirms that effective socialization plays an important role in increasing teachers' knowledge about new student admissions at UNJ.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas sosialisasi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada penerimaan mahasiswa baru, peningkatan pengetahuan guru setelah mengikuti sosialisasi tersebut, serta pengaruh efektivitas sosialisasi terhadap peningkatan pengetahuan guru. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif eksplanatif berdasarkan filsafat positivisme, dengan teknik survei untuk mengumpulkan data langsung dari 63 responden yang menghadiri sosialisasi penerimaan mahasiswa baru UNJ pada 27 Februari 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden berdomisili di Jabodetabek, dengan mayoritas berasal dari SMA (61.9%), SMK (27.0%), dan MA (11.1%). Sebanyak 82.5% responden berasal dari sekolah negeri dan 17.5% dari sekolah swasta. Analisis data menggunakan SPSS versi 27 mengungkapkan bahwa variabel efektivitas sosialisasi (X) memiliki nilai sebesar 0.784, menunjukkan hubungan yang kuat dengan peningkatan pengetahuan guru (Y). Dengan demikian, hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima, yang berarti terdapat hubungan signifikan antara efektivitas sosialisasi dengan peningkatan pengetahuan guru. Penelitian ini mengkonfirmasi bahwa sosialisasi yang efektif berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan guru mengenai penerimaan mahasiswa baru di UNJ

    Analisis Penggunaan Bahasa SIBI Untuk Meningkatkan Komunikasi Siswa Tunarungu Dalam Kehidupan Sehari-hari

    No full text
    Children can experience different learning problems, with some experiencing mild difficulties while others re There are no sources in the current document.quire special help and attention from adults. Each child requires different treatment according to their individual characteristics and needs. A research was conducted at Cendono State Special School with the aim of analyzing the use of SIBI language in improving students' daily communication. Data was collected through observation, interviews and documentation. The results show that the use of media in the learning process helps students learn better and makes the learning experience more interesting and enjoyable. Media also helps students in learning the alphabet and writing, as well as in communicating using SIBI language. Thus, media is the right tool to help deaf students practice and memorize SIBI language to make it easier to communicateAnak-anak bisa mengalami masalah belajar yang berbeda-beda, dengan beberapa mengalami kesulitan yang ringan sementara yang lain memerlukan bantuan dan perhatian khusus dari orang dewasa. Setiap anak membutuhkan perlakuan yang berbeda sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing. Sebuah penelitian dilakukan di SLB Negeri Cendono dengan tujuan untuk menganalisis penggunaan Bahasa SIBI dalam meningkatkan komunikasi siswa sehari-hari. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan media dalam proses pembelajaran membantu siswa belajar dengan lebih baik serta membuat pengalaman belajar menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Media juga membantu siswa dalam belajar huruf abjad dan menulis, serta dalam berkomunikasi menggunakan Bahasa SIBI. Dengan demikian, media merupakan alat yang tepat untuk membantu siswa tunarungu dalam mempraktikkan dan menghafal Bahasa SIBI agar lebih mudah dalam berkomunikas

    Implementasi Peran Guru Sebagai Manajer Kelas Dalam Proses Pembelajaran Pada Sekolah Penggerak SMAN 1 Moyo Hulu

    No full text
    Teachers play a crucial role in the success of learning in schools because they help students develop their potential to achieve life goals to the fullest. In the classroom, teachers engage in two main activities: teaching and managing the class. The objectives of this study are to describe the implementation of the teacher's role as a classroom manager in driving schools, to describe the factors inhibiting the implementation of the teacher's role, and to analyze its effectiveness. This study uses a mixed-methods design, incorporating both qualitative and quantitative approaches. The qualitative informants in this study include the Principal of SMAN 1 Moyo Hulu, six teachers at SMAN 1 Moyo Hulu, and four students from SMAN 1 Moyo Hulu. The quantitative respondents consist of 70 students from Class X and Class XI for the 2023/2024 academic year. Qualitative data collection techniques include interviews, observations, and documentation. Quantitative data collection techniques involve distributing questionnaires. The research results indicate that the implementation of the teacher's role as a classroom manager in the learning process at SMAN 1 Moyo Hulu includes: planning learning models, organizing classroom conditions, utilizing teachers' understanding strengths, creating learning discipline, providing feedback to students, creating a clean environment, collaborating on every policy to be applied in the learning process, promoting a democratic attitude in teaching and learning activities, and supporting the acceleration of teaching methodology facilitated by the Merdeka Curriculum. The inhibiting factors include limitations in understanding students, teachers not fully understanding classroom management implementation, inadequate facilities, lack of technology use, insufficient support from the school and parents, poor environmental issues, student discipline problems, and teachers' lack of understanding of the material being delivered. Quantitative research results regarding the effectiveness of the learning process show an average (mean) in the sufficient criteriaPeran guru sangat penting dalam kesuksesan pembelajaran di sekolah karena mereka membantu peserta didik mengembangkan potensi mereka untuk mencapai tujuan hidup secara maksimal. Di dalam kelas, guru menjalankan dua kegiatan utama: mengajar dan mengelola kelas. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi peran guru sebagai manajer kelas di sekolah penggerak, untuk mendeskripsikan faktor penghambat implementasi peran guru dan untuk menganalisis efektivitasnya. Desain penelitian ini menggunakan mixed methods atau menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Informan kualitatif dalam penelitian ini terdiri dari Kepala Sekolah SMAN 1 Moyo Hulu, 5 Guru di SMAN 1 Moyo Hulu, dan 4 Siswa SMAN 1 Moyo Hulu. Responden kuantitatif dalam penelitian ini berjumlah 70 orang Siswa Kelas X dan Kelas XI Tahun Pelajaran 2023/2024. Teknik pengumpulan data kualitatif menggunakan pendekatan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data kuantitatif dengan melakukan penyebaran angket kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi peran guru sebagai manajer kelas dalam proses pembelajaran di sekolah penggerak SMAN 1 Moyo hulu adalah merencanakan model pembelajaran, mengatur keadaan kelas, kekuatan pemahaman yang di miliki oleh guru, kekuatan pemahaman yang di miliki oleh guru, menciptakan disiplin belajar, memberikan umpan balik kepada siswa, menciptakan lingkungan yang bersih, mengkolaborasikan setiap kebijakan yang akan di terapkan dalam proses pembelajaran, mengedepan sikap demokratis dalam kegiatan belajar mengajar, mendukung percepatan realisasi metodelogi bahan ajar yang sudah di fasilitasi oleh kurikulum merdeka. Adapun faktor penghambatnya yaitu Keterbatasan dalam mengenal anak atau peserta didik, Guru belum terlalu paham tentang penerapan manajemen kelas, Fasilitas yang belum mamadai, kurang dalam penggunaan teknologi, kurang dukungan dari pihak sekolah dan orang tua, Ada masalah lingkungan yang kurang baik, Ada masalah kedisiplinan siswa, kurangnya pemahaman guru terhadap materi yang disampaikan. kemudian hasil penelitian secara kuantitatif mengenai efektivitas dalam proses pembelajaran diperoleh rata-rata (mean) dalam kriteria yang cuku

    Pentingnya Integrasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Membentuk Identitas Keislaman Mahasiswa

    No full text
    The aim of this research is to determine the level of integration of Pancasila values into the Islamic Religious Education curriculum at STAI Al-Amin Dompu and how this affects the formation of students' Islamic identity. This study will use a qualitative approach to gain an in-depth understanding of the integration of Pancasila values and the formation of students' Islamic identity. Data collection techniques such as observation, interview, and document analysis will be used. The research will involve teaching lecturers and students at the STAI Al-Amin Dompu Islamic Religious Education Study Program. The results obtained from this research show that the integration of Pancasila values in the Islamic Religious Education curriculum at STAI Al-Amin Dompu has been successfully carried out. This integration is not only formal but also substantive, with efforts to link Islamic religious teachings with the principles and values of Pancasila. Pancasila values can be identified in learning materials, creating a moral and cultural foundation for students. This integration not only enriches student learning but also plays a role in forming characters who understand and respect the welfare of societyPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana integrasi nilai-nilai Pancasila dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam di STAI Al-Amin Dompu dan bagaimana hal tersebut berpengaruh terhadap pembentukan identitas keislaman mahasiswa. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang integrasi nilai-nilai Pancasila dan pembentukan identitas keislaman mahasiswa. Teknik observasi, wawancara, dan analisis dokumen akan digunakan sebagai metode pengumpulan data. Sampel penelitian akan melibatkan dosen pengajar dan mahasiswa di Program Studi Pendidikan Agama Islam STAI Al-Amin Dompu. Hasil penelitian diperoleh 1). bahwa integrasi nilai-nilai Pancasila dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam di STAI Al-Amin Dompu telah berhasil dilakukan dengan baik. Integrasi ini tidak hanya bersifat formal, tetapi juga substantif, dengan usaha mendalam untuk menghubungkan ajaran agama Islam dengan prinsip-prinsip dan nilai-nilai Pancasila. Keberhasilan ini tercermin dalam sejauh mana nilai-nilai Pancasila dapat diidentifikasi dalam materi pembelajaran, menciptakan landasan moral dan kultural bagi mahasiswa. Integrasi ini tidak hanya memperkaya pembelajaran mahasiswa tetapi juga berperan dalam membentuk karakter yang memahami dan menghargai keragaman dalam masyaraka

    Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Untuk Keterampilan Menyimak dengan Menggunakan Media Audio Visual

    No full text
    This research aims to find out how well children's Indonesian language learning outcomes are. This research is classroom action research, where there are stages in cycle I and cycle II in its implementation, which are divided into four, namely planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this research were 24 students, consisting of 10 men and 14 women. Data analysis techniques use quantitative evaluation test results and qualitative observation sheet assessments. The results of Cycle I showed an average score of 6.1, with classical completeness at 41.6%. In cycle II, it showed an average score of 8.3, with classical completeness reaching 91.6%. At the implementation stage, students are more active and focused on listening so they can understand what is being displayed. Based on the results of cycles I and II, it shows that audio-visual media can improve Indonesian language learning outcomes, especially material on fairy tale listening skills.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa baik hasil belajar Bahasa Indonesia anak-anak. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas di mana terdapat tahapan siklus I dan siklus II dalam pelaksanaannya yang terbagi menjadi empat yaitu planning, implementation, observation & reflection. Subjek penelitian ini berjumlah 24 peserta didik yang terdiri dari 10 laki-laki dan 14 perempuan. Teknik analisis data menggunakan kuantitatif dari hasil tes evaluasi dan kualitatif dari penilaian lembar observasi. Hasil Siklus I menunjukan nilai rata-rata 6,1 dengan ketuntasan klasikal diangka 41,6%. Pada siklus II menunjukan nilai rata-rata 8,3 dengan ketuntasan klasikal mencapai 91,6%. Pada tahap pelaksanaan siswa lebih aktif dan fokus dalam menyimak sehingga dapat memahami apa yang ditampilkan. Berdasarkan hasil data siklus I maupun II menunjukan bahwa media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia khususnya materi keterampilan menyimak dongeng

    Kurikulum Merdeka dari Perspektif Aliran Filsafat Pendidikan dan Filosofi Ki Hadjar Dewantara

    No full text
    The Merdeka Curriculum is a development of the K13 Curriculum that focuses on aspects of developing students' potential, talents, and interests through the digitalization of learning with the use of technology. The Merdeka Curriculum is structured based on four schools of educational philosophy, each of which has unique characteristics that complement each other in curriculum preparation; only their dominance is different in each curriculum. The development of an independent curriculum needs to be viewed from the perspective of educational philosophy so that the dominant philosophy can be identified and the output results can be identified based on the curriculum. This research uses a qualitative method with a library research approach; primary sources are obtained from scientific literature, and secondary sources are obtained from supporting sources, such as essays, papers, seminar results, and others. The results of research on the independent curriculum were created without forgetting perennials, then strengthened with essentialism, added to its development with progressivism, and complemented by constructionism. So it can be concluded that progressivism and constructionism dominate in the development of the Merdeka curriculum. Meanwhile, freedom of learning, in Ki Hadjar Dewantara's view, seeks to grow the soul and body of students through culture so that students can overcome their problems with their abilities by their nature.Kurikulum Merdeka merupakan pengembangan dari kurikulum K13 yang menitikberatkan pada aspek pengembangan potensi, bakat, dan minat peserta didik melalui digitalisasi pembelajaran dengan pemanfaatan teknologi. Kurikulum Merdeka disusun berdasarkan empat aliran filsafat pendidikan yang masing-masing memiliki ciri khas yang saling melengkapi dalam penyusunan kurikulum, hanya dominasinya saja yang berbeda pada setiap kurikulum. Pengembangan kurikulum merdeka perlu ditinjau dari segi filsafat pendidikan agar dapat diketahui dominas filsafat tersebut sehingga teridentifikasi hasil output dengan dasar kurikulumnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), sumber primer didapatkan dari literatur ilmiah dan sumber sekunder didapatkan dari sumber pendukung, seperti esai, makalah, hasil seminar, dan lainnya. Hasil penelitian tentang kurikulum merdeka dibuat tanpa melupakan perenialisme, kemudian dikuatkan dengan esensialisme serta ditambah perkembangannya dengan progresivisme dan dilengkapi dengan konstruksionisme. Sehingga dapat disimpulkan bahwa progresivisme dan konstruksionisme mendominasi dalam pengembangan kurikulum Merdeka. Sedangkan merdeka belajar dalam pandangan Ki Hadjar Dewantara berusaha menumbuhkan jiwa dan raga peserta didik melalui kebudayaansehingga peserta didik dapat mengatasi permasalahan-permasalahannya dengan kemampunannya sendiri sesuai dengan kodratnya

    Efektivitas Penerapan Ice Breaking Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa di SDN 17 Kempo

    No full text
    This research aims to find out what students' learning motivation is when applying ice breaking and what the student learning outcomes are when applying ice breaking. This research uses a quantitative approach with a descriptive type. This research was conducted at SDN 17 Kempo. The research subjects were 30 class V students. The research instrument uses an essay-type test and a questionnaire sheet with a Likert-scale type of questionnaire. Data collection techniques use test and questionnaire methods. The data analysis technique uses descriptive statistical analysis. The research results show that the application of ice-breaking has a positive impact on student motivation and learning outcomes. Indicators of learning motivation, namely indicators of desire and desire, succeeded in obtaining a percentage of 88.1% in the good category; varied learning indicators obtained a percentage of 84% in the good category; hopes and aspirations obtained a percentage of 79.2 in the quite good category; awards in learning obtained a percentage of 77.9% in the quite good category; interesting activities got a percentage of 85.2% in the good category; and indicators of a supportive learning environment got a percentage of 84.46% in the good category. The percentage value of learning outcomes before learning was 69.42% in the quite good category, and after learning, it was 83.42% in the good category so it had increased.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah motivasi belajar siswa pada penerapan ice breaking dan bagaimanakah hasil belajar siswa pada penerapan ice breaking. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SDN 17 Kempo. Sabjek penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah sebanyak 30 siswa. Intrumen penelitian menggunakan tes dengan jenis esai dan lembar angket dengan jenis anget Skala Likert. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis statistic deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan ice breaking memberikan dampak positif pada motivasi belajar dan hasil belajar siswa. Indicator motivasi belajar yaitu indicator keinginan dan hasrat berhasil memperoleh persentasi sebesar 88,1% kategori baik, indicator embelajaran yang bervariasi memperoleh persentasi sebesar 84% kategori baik, harapan dan cita-cita memperoleh persentasi 79,2 kategori cukup baik, penghargaan dalam belajar memperoleh persentasi 77,9% kategori cukup baik, kagiatan yang menarik memperoleh persentasi 85,2% kategori baik dan indicator lingkungan belajar mendukung memperoleh persentasi 84.46% kategori baik. Nilai persentasi hasil belajar sebelum pembelajaran sebesar 69.42% kategori cukup baik dan sesudah pembelajaran sebesar 83,42% kategori baik dengan kategori baik sehingga mengalami peningkatan. &nbsp

    7

    full texts

    124

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan PGRI Sumbawa Barat
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇