E-Journal UNTAG Semarang
Not a member yet
2017 research outputs found
Sort by
Vaksinisasi Covid-19 : Upaya Pemenuhan Hak Kesehatan Atau Wujud Kewajiban Dalam Berbangsa Dan Bernegara
Adanya penyebaran pandemi Covid-19 ke seluruh dunia tidak dipungkiri membawa dampak yang berkelanjutan. Pada perkembangannya demi memutus rantai penyebaran virus Covid−19, terdapat sejumlah upaya yang salah satunya adalah pelaksanaan vaksinisasi Covid−19. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan pemecahan komperhensif terkait dengan Apakah vaksinasi covid-19 merupakan hak atau kewajiban bagi masyarakat dan Sejauh apa tanggung jawab pemerintah dalam pelaksanakan vaksinisasi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian hukum (legal research) dengan metode pendekatan Yuridis-Empiris yang menggunakan data primer dan data sekunder untuk kemudian dianalisis secara kualitatif. Penelitian ini menghasilkan sebuah kesimpulan bahwa vaksinasi yang pada mulanya merupakan suatu hak bagi seseorang, dapat berubah menjadi suatu kewajiban mengingat negara sedang dalam keadaan darurat. Selain itu pelaksanaan vaksin juga berkaitan dengan kewajiban asasi manusia untuk menghargai hak asasi orang lain, yakni hak atas kesehatan orang lain. Adapun tanggung jawab pemerintah dalam pelaksanaan vaksinisasi covid-19 dapat diwujudkan dengan memberikan perlindungan hukum baik secara preventif maupun represif. Keduanya merupakan tanggung jawab yang harus dilaksanakan oleh negara atas jaminan perlindungan untuk menghindari akibat yang berpotensi di timbulkan dan akan merugikan masyarakat pasca vaksinasi
LISTENING-FIRST APPROACH AND LISTENING STRATEGIES TOWARDS SUCCESSFUL EFL LISTENING CLASSROOM
This paper highlights the importance of listening comprehension in learning English as a foreign language (EFL). The aim of this paper is two-fold: (1) to suggest use of listening-first approach towards successful listening comprehension teaching; and (2) to propose a challenge of teaching listening strategies to help students acquire good competence in listening comprehension. It cites significant research findings in second language acquisition and reviews the concept of listening comprehension and listening strategies and their relationship language teaching and learning. Research suggests that listening is prerequisite to other language skills, speaking, reading, and writing, and listening should be the primary skill to be acquired in learning a new language. There are major reasons for applying the listening-first approach. Listening comprehension sets a foundation for the future acquisition of speaking. Emphasis on aural comprehension training, and relaxation of the requirement for oral production in the initial phase of instruction, fosters development of linguistic competence, and produces better results than those obtained through intensive oral practice. Additionally, research also suggest that listening strategy is something teachable, so that it can be taught students in such a way that they will have opportunities to choose which suits their learning capability
The Effect of Financial Rewards, Job Market Considerations, Personality, Social Values, and Professional Training on Career Selection as Public Accountant
This study aims to obtain empirical evidence regarding the effect of financial rewards, labor market considerations, personality, social values, and professional training on career choices as public accountants by accounting students in Semarang City. The population in this study were 8th semester accounting students at the University of 17 August 1945 Semarang (UNTAG), Dian Nuswantoro University (UDINUS), and Diponegoro University (UNDIP). The sampling technique used is purposive sampling. The data used are primary data obtained by distributing questionnaires. Respondents in this study amounted to 188 people. The analytical tool used is multiple linear regression with IBM SPSS version 23. The results show that financial rewards and social values have a positive and significant effect on career choice as a public accountant. Furthermore, l labor market considerations, personality, and professional training have no effect on career choice as a public accountant
TINJAUAN HUKUM KESEHATAN PEMASANGAN VENEER DI INDONESIA
Aesthetic dental care can be done in various ways, nowadays the most popular dental treatment is by applying veneers to the teeth. Even so, many people still do not understand that veneer treatment is the authority of dentists. This study aims to determine the regulation of veneer installation in positive law in Indonesia and the application of the law to violations of authority in veneer installation in Indonesia. The result of the research is that although it does not specifically regulate the veneer method, based on the Dentist Competency Standards, Law Number 29 of 2004 concerning Medical Practice has become a positive legal arrangement inIndonesia which becomes the legal umbrella for all forms of general medical practice and dentistry. The application of the law against violations of authority in veneer installation should be able to include elements of a more complex crime in several positive legal regulations in Indonesia. This is intended so that the public can learn about the powers of medical treatment that can only be carried out by medical personnel or doctors or dentists
IMPROVING WRITING ABILITY FOR STUDENTS
Everyone basically has the ability to communicate, especially writing. The ability to write is acquired through a learning process not inherited. In college, the ability to write is very important for students, especially for compiling scientific works such as papers, theses, theses, dissertations, and reports. Problems faced by novice writers. These include: (1) fear of starting, (2) not knowing when to start, (3) organizing, and (4) language. Determining the initial attitude for novice writers will determine success or failure in writing. Regarding the process approach, writing activities are divided into three stages, namely: pre-writing stage, writing stage, and post-writing stage. Keywords: communicating, pre-writing, writing process, post-writing
Problematika Penggunaan Alat Swab Nasofaring Dan Orofaring Bekas Pakai Pada Pemeriksaan Rapid Antigen Covid-19
Screening swab antigan Covid-19 merupakan salah satu kebijakan pemerintah Indonesia dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kebijakan tersebut memerlukan penanganan dan pemeriksaan laboratorium yang sesuai mutu dan standard yang telah ditetapkan. Pelaksanaan Screening swab antigan Covid-19 sekarang telah memunculkan permasalahan, yaitu terjadi pelanggaran penggunaan alat swab nasofaring dan orofaring bekas pakai pada saat pemeriksaan rapid antigen Covid-19 di Bandara Kualanamu, Medan. Fakta demikian telah memunculkan suatu problematic, baik dari sisi medis, etik dan yuridis. Berdasarkan problematika tersebut artikel ini akan mencoba menganalisis apa problematic medis, etik dan yuridis dalam pelaksanaan screening swab antigen Covid 19. Artikel ini menggunakan jenis penelitian yuridis normative dengan pendekatan kasus, data yang digunakan berupa data primer dan sekunder berupa peraturan perundang-undangan dan literature yang membahas mengenai kebijakan screening swab antigen Covid 19. Hasil penelitian menunjukan bahwa problematika medis dalam pelaksanaan screening swab antigen Covid 19 yang bermasalah, akan berimplikasi pada risiko meningkatnya kasus Covid-19 dan penyakit yang ditularkan lewat alat bekas pakai, seperti Hepatitis, HIV dan sebagainya. Kemudian aspek etik yaitu pelaku yang merupakan petugas kesehatan telah melanggar kode etik profesi dimana seharusnya tenaga medis bekerja sesuai kode etik profesi dan standar operasional prosedur. Terakhir dari aspek yuridis kegiatan penggunaan swab bekas pakai tersebut merupakan bentuk tindak kejahatan korporasi untuk mendapatkan keuntungan atau manfaat, sehingga perbuatan tersebut merupakan suatu tindak pidana. Saran kedepan perlu ada sosialisasi terkait konsekuensi pelanggaran etika, medis dan yuridis bagi pelayanan pemeriksaan swab antigen yang tidak sesuai dengan standard dan mutu baik bagi perorangan dan korporasi terkait dengan pelanggaran tersebut
KEBIJAKAN HUKUM PERLINDUNGAN MASYARAKAT TERHADAP VAKSINASI COVID-19 SEBAGAI PEMENUHAN HAK DASAR KESEHATAN DI INDONESIA
Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana kebijakan hukum perlindungan yang diberikan kepada masyarakat terhadap pemberian vaksisnasi covid-19 di Indonesia guna memenuhi kebutuhan dasar Kesehatan masyarakat. Pendekaan yang digunakan pada kajian ini adalah pendekatan hukum yuridis normative. Maksudnya adalah penelitian ini akan melakukan analisis terhadap beberapa literatur primer seperti perundang undangan, teori hukum hingga pandangan ulama. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah sebagai salah satu negara yang merasakan dampak pandemi covid-19, Indonesia perlu berhati-hati dalam mengeluarkan kebijakan. Pemerintah sebagai pemegang kekuasaan tertinggi negara melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi hal ini salah satunya adalah melalui vaksinasi. Pemberian vaksin kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat dalam menghadapi varian virus Covid yang mewabah sehingga angka kematian bisa dicegah. Tidak hanya itu, melalui vaksinasi ini pemerintah berharap dapat memulihkan kembali berbagai sektor kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Berbagai kebijakan hukum telah dikeluaran pemerintah untuk memberikan dukungan dan memperkuat tindaan yang dilakukan. Peraturan ini diawali dengan penetapan PERMEN no 10 Tahun 2020 tentang pemberian vaksinasi untuk memberantas covid-19. Peraturan ini ditopang oleh berbagai peraturan seperti UUD 1945 yang menjunjung tinggi hak masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatannya
Analysis Food Demand of Java Households with Aids Model Estimates
The quantity and quality of food consumed by the community are determined by the price level and household income. Household food expenditure share is still dominated by rice commodities. The aims of this study are 1) to analyze the level of household expenditure on food in Java and (2) to analyze the expenditure elasticity and price elasticity of household food demand in Java. The data used was March 2015, 2016, and 2017 SUSENAS data. Household consumption data was estimated using the AIDS Model. The results showed that household food expenditure share for medium and low-income groups (Q3 and Q4) for urban and rural areas was more than 50 percent. This shows that the household is food insecure. The own-price elasticity for all commodities is negative and inelastic. Changes in food prices do not significantly affect changes in demand for food commodities because their elasticity is inelastic. Household food demand is more influenced by food prices than household income for food commodities except for rice commodities. Rice has elastic expenditure elasticity (means that food demand is very responsive to changes in household expenditure/income. The relationship between each commodity is almost entirely negative (complementary)
OPTIMALISASI PERAN BALAI PEMASYARAKATAN (BAPAS) DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK (STUDI DI BALAI PEMASYARAKATAN (BAPAS) KELAS I SEMARANG)
Dalam Konstitusi Indonesia, dijelaskan bahwa anak memiliki peran strategis yang menjelaskan bahwa Negara menjamin hak setiap anak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Balai Pemasyarakatan (BAPAS) melalui Pembimbing Kemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi peran BAPAS dalam sistem peradilan anak serta apa saja hambatannya.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis empiris. Sedangkan sebagai pendukung pendekatan utama digunakan pendekatan yuridis normatif. Optimalisasi peran BAPAS, yaitu pembentukan Pos BAPAS, Pengangkatan Pembimbing Kemasyarakatan dan Pembantu Pembimbing Kemasyarakatan, penambahan jumlah sarana prasarana serta peningkatan koordinasi penegak hukum dengan BAPAS. Hambatan yang dihadapi, yaitu dua peran Pembimbing Kemasyarakatan dan Pembantu Pembimbing Kemasyarakatan, belum adanya sarana dan prasana yang memadai serta keterbatasan anggaran khusus Pos BAPAS. Upaya mengatasinya, yaitu koordinasi dengan Kepala Lembaga Pemasyarakatan atau Rumah Tahanan Negara dan peningkatan sarana prasarana serta anggaran khusus Pos BAPAS. Sarannya, yaitu perlu segera dibentuk BAPAS di kabupaten/kota
PENGARUH PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH DAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DAERAH (STUDI KASUS PADA BPKAD KABUPATEN BOGOR)
ABSTRAKSIKualitas laporan keuangan daerah adalah laporan terstruktur mengenai posisi keuangan, transaksi-transaksi dan kinerja suatu pemerintah daerah dimana didalamnya memiliki informasi yang mudah dipahami dan dapat digunakan sebagai pengambilan keputusan di masa yang akan datang. Laporan keuangan yang berkualitas harus memenuhi karakteristik antara lain relevan, andal, dapat dipahami dan dapat dibandingkan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh sistem akuntansi keuangan daerah dan pengelolaan keuangan daerah terhadap kualitas laporan keuangan daerah. Penelitian dilakukan di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Bogor dengan menyebarkan kuesioner melalui link google form kepada 78 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah verifikatif dengan metode penelitian explanatory survey. Data diuji dengan menggunakan SPSS versi 25, metode statistik analisis statistik deskriptif, uji kualitas data menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas, uji asumsi klasik dengan uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas, uji hipotesis yaitu analisis regresi linear berganda serta uji t, uji F dan uji koefisien determinasi. Hasil pengujian secara parsial dengan uji t mendapatkan hasil penerapan sistem akuntansi keuangan daerah berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan daerah dan pengelolaan keuangan daerah berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan daerah. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi penerapan sistem akuntansi keuangan daerah dan pengelolaan keuangan daerah maka akan menghasilkan kualitas laporan keuangan daerah yang baik. Hasil pengujian secara simultan dengan uji F yaitu penerapan sistem akuntansi keuangan daerah dan pengelolaan keuangan daerah secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan daerah. Kata kunci: Sistem Akuntansi Keuangan, Pengelolaan Keuangan, KuABSTRACTThe quality of regional financial statements is a structured report on the financial position, transactions and performance of local governments in which information is easily understood and can be used for decision making in the future. Quality financial reports must meet the characteristics of being relevant, reliable, accessible and comparable. The purpose of this study is to analyze the impact of regional financial accounting systems and regional financial management on the quality of regional financial statements. The research was conducted at the Regional Financial and Asset Management Agency of Cianjur Regency by distributing it via a google form link to 78 respondents. The method of analysis used in this research is verification with explanatory survey research methods. The data was tested using SPSS version 25, descriptive statistical analysis method, data quality test using validity and reliability tests, classical assumption test with normality test, multicollinearity test, and heteroscedasticity test, hypothesis testing namely multiple linear regression analysis and t test, F test and the coefficient of determination test. Partial testing with t-test shows that the implementation of regional financial accounting systems has a positive effect on the quality of regional financial reports and regional financial management has a positive effect on the quality of regional financial reports. This shows that the higher the application of regional financial accounting systems and regional financial management, the better the quality of regional financial reports. Simultaneous test results with the F test, namely the application of regional financial accounting systems and regional financial management together have a positive effect on the quality of regional financial reports.  Keywords: Financial Accounting System, Financial Management, Financial Report Qualityalitas Laporan Keuanga